
Kembali lagi ke New York, disebuah restoran hotel bintang lima terlihat satu meja besar yang dipenuhi oleh orang dewasa.
Saparan pagi ini sungguh berbeda karena diantara mereka terdapat seorang wanita cantik yang begitu mempesona. Seorang wanita yang sedari dua hari lalu berusaha didekatkan keluarganya dengan Ayyub.
Seakan mengerti, wanita itu selalu mengintili dan menempeli Ayyub kemanapun ia pergi. Sangat merepotkan sebenarnya tetapi dengan pembawaannya yang asik Ayyub seakan terlena dan menerima saja apa yang dilakukannya tanpa perasaan toh ia tidak ingin berdebat lagi dengan sang mama yang nantinya akan menghalangi jalannya untuk mempertemukan keluarga kecilnya dengan sang mama.
Karena dua hari sebelumnya telah terucapkan janji dari orang tuanya itu bahwasanya ia akan menuruti semua keinginan Ayyub jika kali ini ia menuruti kemauan Mamanya untuk bersama dengan Hannah, model wanita sekaligus anak dari teman sosialita dan rekanan bisnis suaminya.
Hannah bagai harapan baru bagi mama Ayyub yang memang sengaja ingin menjodihkan Ayyub pasca kandasnya hubungannya dengan Vina.
Kali ini pilihan yang sangat tepat menurut wanita paruh baya itu sehingga ia menyusul Ayyub ketempat pemberhentian terakhirnya sekaligus mengajak calon menantunya itu untuk liburan ke NY itu.
Sudah lebih dari seminggu ini Ayyub tidak bisa menghubungi Neera karena memang alasan pekerjaan yang pertama, ia harus memadatkan jadwalnya untuk mengambil liburan bersama anak dan istrinya karena Ayyub tau bahwa saat ini Neera dan triplets liburan semester.
Saat akan pergi tiba-tiba sang mama menelpon dan mengabari akan menyusulnya dan meminta Ayyub tetap disana karena keluarganya sudah ada diperjalanan dan lagi transit.
Tanpa bisa menolak Ayyub mengikuti keinginan mama karena dipikirnya masih ada waktu satu minggu lagi untuk bersama Neera dan triplets.
Setelah menjemput keluarganya dan berkenalan dengan seorang wanita asing yang dibawa mamanya Ayyub berniat untuk menghubungi Neera karena selama ini ia menonaktifkan hpnya dan berharap akan mendengarkan suara yang sudah sangat dirindukannya itu.
__ADS_1
Baru saja akan menuliskan pesan ia dikagetkan dengan kehadiran seorang wanita yang tadi baru dikenalnya, pembawaannya yang easy going dan asik membuat Ayyub seakan terhanyut dalam pembicaraan mereka padahal mereka baru saja bertemu.
Akhirnya Ayyub membatalkan niatnya untuk mengirim pesan. Saat mendapatkan waktu luang ia kembali membuka hp dan berniat menelpon pengisi hatinya tetapi kembali gagal akibat teguran sang mama yang berjalan mendekatinya.
Ya, mama Ayyub memasuki kamar dan mencoba bernegosiasi dengannya mengenai kesepakan mereka yang meminta Ayyub menerima Hannah dan jalan-jalan dengannya selama liburan ini dengan balasan akan menerima apapun permintaan Ayyub. Akantetapi syarat yang dikemukakan mamanya sangat membuat hatinya rapuh yaitu ia harus fokus dan tidak boleh ketauhan berhubungan dengan wanita lain. Jika ternyata nanti Ayyub tetap tidak bisa menerima Hannah maka mamanya tidak akan memaksa lagi dan mengikuti keputusan Ayyub.
Oleh sebab itu Ayyub memutuskan memindahkan sementara nomor Neera dan mengirim pesan singkat pada istrinya itu. Bahkan Ayyub juga memblock dan nanti akan membukanya kembali saat perjanjian ini selesai.
Ia hanya harus bertahan dan mengikuti apa mau keluarganya agar nanti memuluskan jalannya mempersatukan keluarga kecil dan keluarga besarnya.
Sampailah dihari keempat mereka bersama Ayyub seperti melihat Neera dan buah hati mereka bersama dua wanita yang tidak terlalu dikenal Ayyub.
Saat akan menghampiri ia segera ditarik oleh Hannah untuk jalan keluar karena sudah ditunggu keluarga mereka.
Hingga sampailah di hari terakhir mereka disini Ayyub masih terpikirkan Neera, oleh sebab itu ia bermaksud meminta informasi pada resepsionis meskipun awalnya menolak karena alasan privasi tetapi mereka tetap mengeceknya dan ternyata memang benar Neera dan mereka sudah check out dini hari tadi.
Ketakutan seketika menghantui Ayyub takut jika ternyata Neera mendapati dirinya bersama wanita lain dan keluarganya akan tetapi ia kembali berfikir bisa jadi mereka tidak tau karena selama ini juga mereka tidak pernah bertemu secara langsung.
Oleh sebab itu ia segera menemui mamanya dan meminta izin untuk pergi dengan alasan terbang. Ia sudah mengatakan bahwa sama sekali ia tidak bisa bersama Hannah karena tidak merasakan cinta bahkan tidak tertarik.
__ADS_1
Dengan berat hati mereka melepaskan Ayyub dan berjanji akan bertemu lagi saat Ayyub menagih janjinya nanti. Segera ia memesan tiket penerbangan menuju England dengan tujuan Edinbrug karena menurutnya saat ini Neera dan triplets sudah pulang.
Segera saat mendarat di Edinbrug, Ayyub bergegas pulang dan alangkah sedihnya ia mendapati rumah kosong seperti lama sudah ditinggalkan.
Dengan kebingunan Ayyub segera masuk dengan kuncinya dan mendapati setiap sudut yang kosong. Segera ia menghubungi nomor hp Neera yang ternyata tidak aktif bahkan pesan saja tidak terkirim.
Ketakutan kembali menghantuinya, takut kehilangan dan akan ditinggalkan lagi seperti dulu kala. Sungguh ia tidak sanggup kali ini bagaimana ia akan menjalani hidup kali ini. Sungguh suatu keadaan yang sulit yang tidak pernah dibayangkannya.
Sembari mencoba berpikir tenang, Ayyub menghubungi mertuanya dengan alasan rindu dan ternyata mertuanya juga menanyakan liburan mereka yang tidak mungkin juga akan Ayyub katakan keadaan sebenarnya.
Dengan berbagai upaya Ayyub mencoba menelpon maskapai penerbangannya jika ternyata terdapat penumpang dengan identitas Neera dan triplets ternyata nihil.
Tanpa berpikir lagi Ayyub menghubungi rekan sesama profesi untuk meminta tolong mengecek juga ternyata tidak ada, akhirnya Ayyub bergerak sendiri ke bandara dan ternyata memang benar ada keberangkatan dengan tujuan suatu negara eropa yang tidak terlalu terkenal dengan maskapai yang juga terhitung tidak terkenal.
Segera Ayyub mengambil penerbangan yang sama dengan maskapai berbeda tentunya bahkan sebuah negara kecil itu rasa-rasanya akan ia sisiri demi mencari keberadaan istri dan anak-anaknya.
Sampai ditujuan Ayyub segera mencari seorang kenalannya yang memiliki perusahaan tour dan meminta untuk mengecek setiap penginapan tanpa terkecuali. Namun nihil, tidak sesuai harapan tidak satupun dari tempat itu terdapat identitas istrinya maupun triplets.
Ternyata Neera sudah memperhitungkan semuanya, ia tahu bahwa suaminya seorang yang berpengaruh dan akan cepat mengetahui keberadaan mereka. Oleh sebab itu ia memesan sebuh tiket penerbangan ke negara tersebut sebagai pengalihan dan setelahnya memesan tiket baru menuju negara Norwey dengan maskapai lain. Bahkan ia tidak menggunakan maskapai tempat suaminya bekerja sekaligus milik suaminya itu.
__ADS_1
Ia akan menghabiskan waktunya bersama triplets tanpa gangguan apapun, menenangkan hati mereka dan mencoba menata kembali serpihan yang masih mungkin diselamatkan.
Sementara Ayyub seakan frustasi dan mengambil jadwal penuh lagi untuk seminggu kedepan agar ia bisa berpikir jernih dan sejenak menenangkan kemelut dihatinya.