Mencintaimu Dengan Caraku

Mencintaimu Dengan Caraku
BAB 58


__ADS_3

Baru saja Ayyub meminta agar istrinya yang aktif kini ia sendiri yang sudah tidak tahan dengan tingkah istri cantiknya.


Segera dia memegang kedua lutut Neera agar lebih menekuk agar mudah digapai. Begitu ia akan membalikkan tubuh istrinya segera Neera menghalanginya.


"Ssstttt sayang, kamu nikmati saja malam ini. Aku akan memberikan kenikmatan untukmu" bisik Neera ditelinga Ayyub dengan gerakan sensual.


"Ahhhhsss, sayang tolonglah. Uda sudah tidak tahan"


Sejujurnya Neera sangat puas mempermainkan Ayyub terlebih melihat mukanya yang sudah memerah menahan birahi sedari tadi.


Sesekali suami mesumnya itu harus diberi pelajaran agar tidak selalu menyiksa Neera di tempat tidur.


Perlahan Neera menaikkan kaos Ayyub sembari mempermainkan perut eight packnya mengikuti garis kotak-kotak, setelahnya Neera menulungkup diatas paha suaminya dan menciumi perut.


Setelah puas bermain disana Neera menaikkan kembali kaos hingga dada membuat Ayyub yang geram langsung membuka kaos itu dengan tidak sabar.


Kembali Neera menciumi dan menjilati serta membelai bagian dada bidang suaminya yang juga dipenuhi otot hingga garis tegas dibagian leher dan rahang.


Tidak lupa Neera memberikan banyak tanda dibagian tubuh Ayyub sebagai pembalasan atas dirinya, tentu saja hal itu membuat Ayyub mengeram tidak sabar. Kini nafsunya sudah diubun-ubun.


Setelah puas bermain di bagian atas, Neera melanjutkan permainan kebagian bawah. Tentu saja ia tidak akan langsung ke intinya, Neera terlebih dahulu menggesek dari luar celana tidur panjang suaminya, setelah itu barulah ia membuka sedikit demi sedikit sembari memandang nakal pada Ayyub yang sudah kelinjangan.


"Ahhmmm hmmmm arrgg, sayang celatlah" pinta Ayyub dan setelahnya ia membuka celananya sendiri hingga kini tanpa sehelai benangpun.


"Sayang, gimana nikmat tidak. Apa mau yang lebih lagi?" tanya Neera sensual.


"Ahhrrmmm sayang, please sayang. Cepatlah kamu menyiksaku"


"Jawab dulu apakah niat ?"


"Iya, iya nikmat sekali, kamu yang terbaik"


"Jadi sekarang kamu mau apalagi ?" tanya Neera sembari menggenggan junior Ayyub.


"Aarrghhhh sayang, please aku tidak bisa lagi" desak Ayyub yang sudah bersiap-siap membalikkan posisi mereka.


Melihat gelagat suaminya segera Neera mendorong dada Ayyub hingga terjatuh kembali di kasur.


Tanpa aba-aba Neera memasukkan junior Ayyub kemulutnya lalu mempermainkan disana. Memasuk dan mengeluarkan dengan sesekali belaian lidah lembabnya.

__ADS_1


Tidak lupa dikecupi dan dikulum dengan ritme yang lembut namun memabukkan. Terbukti dengan mata Ayyub yang sudah merem melek serta erangan tertahannya.


Tidak berselang lama ia pun mengeluarkan lahar panas dimulut Neera sembari meneriakkan nama istrinya dengan erangan.


Neera tersenyum smirk melihat kelegaan di wajah Ayyub, suaminya itu kini terengah-engah sembari menikmati puncak yang baru saja terlewati.


Tidak memberikan waktu yang lama, kembali Neera membelai junior dan memberikan ransangan-ransangan yang akhirnya membuat pentungan itu bangun lagi.


Jelas saja itu sangat besar dan panjang ,bahkan tidak muat dalam genggaman tangan Neera.


Dengan gerakan jemari dan mulutnya kini junior Ayyub sudah siap tempur lagi. Segera Neera naik keatas suaminya akantetapi dengan gerakan cepat Ayyub berhasil membawa kaki Neera kearah kepalanya sehingga kini posisi mereka 69.


Tanpa mempedulikan bantahan Neera, Ayyub segera ******* habis bagian sensitifnya dan menghisapny sedikit kuat membuat tubuh diatasnya mengelinjang dengan kuat.


"Hmmm, ternyata kamu sudah basah sayang" ungkap Ayyub yang kini sudah mengesekkan jemarinya memberi ransangan pada bagian inti Neera sembari tetap menjilatinya.


Neera yang takut menjadi bulan-bulanan suaminya segera membalikkan tubuhnya dan berdiri diatas junior Ayyub bersiap memasukkannya.


Cukup lama Neera berusaha karena selain guanya yang sempit dan kesat juga junior Ayyub yang sedikit besar dan panjang.


Akhirnya dengan beberapa kali percobaan junior Ayyub masuk ke sarangnya disertai erangan dan desahan dari kedua insan yang tengaj bersatu itu.


Karena merasa sedikit terhalangi oleh pakaian Neera tanpa basa basi Ayyub segera merobek lingerie yang dikenakan istrinya. Dengan geram Ayyub membuang kain itu kesembarang arah kemudian meraih melon ranum yang menggantung indah didepannya.


"Ahhh sayang, kammmmhu sangat ehhrmmm wowww, semmpittt arrgggh, akuu bissssa argggg gilaa. Udaaaa Arggh ehhm uh hah, fasster sayang. I loove you arghhh hmmm ah" racau Ayyub yang tengah menikmati goyangan Neera.


"Hmmm ah ah Ayyub, hmmmssss i love ah ah iemhssss you ah ah too.." balas Neera yang juga sudah bergerak menikmati tusukan junior suaminya.


Karena sudah tidak tahan Neera merebahkan tubuh polosnya telungkup diatas Ayyub, namun hal itu menjadi keuntungan bagi pilot dengan tubuh atletis itu. Segera menarik tengkuk istrinya dan ********** dengan penuh nafsu bahkan ia terus memperdalam ciumannya.


Setelah itu tangan Ayyub segera bertengger dibokong sintal istrinya dan meremas sembari membantu Neera dengan gerakan naik turunnya.


Cukup lama mereka berada di posisi itu hingga akhirnya keduanya makin menggila dengan nafas yang kian memendek serta peluh yang membasahi kedua tubuh anak manusia itu.


Dengan hentakan dalam yang terakhir Ayyub memuntahkan laharnya di dinding rahim Neera yang masih terasa berkedut. Keduanya lemas dan memberi pelukan hangat tanpa melepaskan bagian bawah mereka yang bersatu.


Setelah mengatur napas dan sedikit tenang Neera mengumpulkan tenaga dan mengangkat kepalanya hingga sekarang sejajar denagan wajah tampan suaminya.


"Bagaimana sayang, apa Uda puas dengan pelayang Neera malam ini?" tanya centil Neera sembari mengerlingkan matanya nakal.

__ADS_1


"Terbaik sayang, kamu benar-benar luar biasa. Cukup sekali saja kamu begini, Uda bisa gila jika Neera melakukannya lagi. Sangat seksi dan marangsang. Kamu tau sayang, rasanya tetap sama selalu sempit dan nikmat" gamblang Ayyub yang membuat muka Neera memerah.


Segera ia menyembunyikan wajahnya didada bidang suaminya dan mencubit kecil perut liat dengan kotak-kotak berotot milik Ayyub.


"Au, sayang apa kamu ingin lagi. Pakai segala kasih kode. Belum puas ya yang ?" goda Ayyub pada istrinya.


"Sayang, bisakah Uda tidak terlalu mesum begitu" ucap Neera menahan malunya.


"Loh kenapa sayang, bukankah tadi kamu begitu berani. Ah.. sangat mengagumkan dan seksi. Tidak ada yang mampu menandingimu sayang. Apalagi saat kamu membuka tali dibahumu, Ahh membuat Uda mabuk kepayang" ungkap Ayyub bersemangat.


Mendengar Ayyub membahas lingerienya, segera Neera menyadari keberadaan gaun itu dan melihat tubuhnya yang masih tertempel menelungkup pada tubuh suaminya.


"Sayang, kemana perginya lingerie Neera. Apa Uda melemparnya tadi" tanya Neera sembari melihat wajah Ayyub.


Segera keduanya melihat kebagian lantai tempat kain itu terdampar dengan koyakan yang terlihat jelas.


"Udaaa....., kenapa Uda merobeknya ?! Apakah Uda tau Neera susah payah mendesainnya dan bahan itu sangat sulit dicari" omel Neera.


"Hehe maafkan Uda sayang, habisnya Uda gemas melihatmu seperti tadi. Uda tidak tahan dan langsung berpikir cepat" cengir Ayyub sembari menggaruk kepalanya yang tidak gatal.


"Berpikir cepat ndasmu. Uda tau tidak, Neera setengah mati mendesain dan mencocokkan kain itu, mana itu adalah satu-satunya dan akan Neera jadikan sampel" gerutu Neera.


Melihat kekesalan istrinya Ayyub bukannya gentar malah semakin gemas. Tanpa aba-aba ia menciumi bibi istrinya yang masih mengomel, tidak lupa ia memeluk hangat tubuh polos istrinya dan terus memberi kecupan hingga ke seluruh wajah Neera hingga wanita cantik itu berhenti mengomel.


"Berhenti Uda, ini sangat geli" elak Neera yang berusaha menghindar.


"Tidak sayang, kamu bikin gemas" Ayyub terus mengecupi.


"Udaa., Neera geli"


"Masih mengomel lagi ya, Uda tidak akan berhenti ciumin bibir cerewat kamu"


Melihat tanda-tanda Ayyub yang tidak mau berhenti segera Neera meremas sedikit junior Ayyub dan itu berhasil membuat suami pilotnya itu tersentak dan menghentikan kegiatannya dengan senyum nakal.


Suatu kesalahan Neera melakukan hal tadi karena kini Neera telah dibalikkan oleh Ayyub dan terang saja ini tidak akan berakhir sebelum mereka berdua tepar dan Neera akan kesulitan berjalan di pagi hari.


Terima kasih like dan votenya. Jangan lupa komen jika ingin reques untuk eps selanjutnya.


Apakah menurut readers adegan ini terlalu vulgar. Buat anak-anak jangan dikasih baca yaa hehe

__ADS_1


__ADS_2