Mencintaimu Dengan Caraku

Mencintaimu Dengan Caraku
BAB 257


__ADS_3

Memasuki dini hari Neera terbangun dari tidurnya. Setelah membenarkan posisi tidur triplet Neera mengambil air wudhu dan melaksanakan sholat malam.


Mengucap sembah dan syukur serta mengadu dan merayu pada Sang Pencipta. Ia ingin mendapatkan ketenangan hati melalui ibadahnya. Berharap masalah ini akan bisa mereka selesaikan dengan baik.


Sedikit khawatir dengan kondisi lelaki yang kini tengah mengisi relung hatinya, Neera putuskan untuk mengirim pesan lewat email karena hanya itu yang kemungkinan tidak akan terlacak oleh gps yang dipasang suaminya.


Setelahnya Neera menghubungi keluarga di rumah berharap mereka dalam keadaan baik-baik saja berhubung keluarnya berita tidak mengenakkan ini.


Pertama sekali ia menghubungi keluarganya sendiri mengabarkan bahwa mereka baik-baik saja kemudian memberi kabar pada keluarga mertuanya melalui telepon rumah. Beruntung Neera mengingat nomor telepon mereka dengan baik.


Lain halnya dengan Neera ditempat yang berbeda terlihat seorang lelaki tampan yang masih duduk di singgasananya. Wajah yang kusut dan pakaian yang sedikit terbuka memperlihatkan betapa rumitnya keadaan pria itu.


Bunyi pesan masuk melalui pc yang digunakannya mengambil alih perhatiannya. Dengan malas Ayyub membuka pesan itu. Namun, matanya seketika membesar saat membaca siapa nama pengirim pesan.


Langsung saja ia membuka email yang baru terkirim beberapa detik itu. Harap-harap cemas Ayyub mulai membaca pesan dengan perasaan yang berkecamuk.


Assalamu'alaikum Uda,


Uda gimana keadaannya sekarang ?, Uda sudah makan dan sudah sholat ?. Semoga semua yang Neera tanyakan diatas jawabannya sudah semua.


Uda jangan lupa istirahat, meskipun banyak pekerjaan tetapi jangan mengabaikan kesehatan. Triplets dan twins yang Insya Allah akan segera lahir masih membutuhkan ayahnya yang sehat dan bugar.


Uda sebenarnya Neera cukup kaget saat tadi membuka ponsel terkait dengan semua yang terjadi saat ini. Jujur komunikasi kita belakangan memang kurang lancar terlebih saat Uda sudah memasuki fase sibuk karena mempersiapkan launching produk yang akan segera keluar. Semoga acaranya lancar dan sukses ya Uda, Neera selalu mendo'akan yang terbaik untuk Uda.

__ADS_1


Perihal ini benar atau salah Neera tidak bisa menyimpulkan hal ini sendiri. Karena ini diluar batas pengetahuan Neera. Neera yakin Uda tau apa yang terbaik untuk Uda. Namun satu hal yang ingin Neera sampaikan, kami akan selalu baik-baik saja disini. Neera akan menjaga anak-anak kita dengan baik, jadi Uda tidak perlu khawatir.


Uda, maafkan Neera ya jika Neera tidak bisa dihubungi karena hanphone Neera matikan, beberapa kali hang karena banyaknya notifikasi yang masuk. Sementara Neera akan mengabari Uda melalui email saja, hitung-hitung nostalgia 😁


Tujuan Neera mengirim pesan ini mengabarkan bahwa kami semua dalam keadaan baik-baik saja tapi maaf kami belum bisa kembali pulang atau berjumpa dengan Uda untuk sementara waktu.


Neera tidak ingin triplets dikejar-kejar media dan akan merepotkan sekali jika Neera muncul dan menimbulkan konflik baru dalam permasalahan ini. Neera hanya tidak siap jika diberitakan sebagai pelakor 😅


Pelan-pelan Uda selesaikan masalah dengan baik. Apapun akhirnya Neera akan ikhlas menerima apapun itu keputusan Uda. Insya Allah kami baik-baik saja disini dan akan selalu memberikan support dari jauh 🤗


Bukan maksud Neera memisahkan Uda dan anak-anak tetapi sepertinya ini jalan terbaik untuk keadaan kita sekarang. Mungkin dengan begini ada pembelajaran baru untuk kita kedepannya.


Satu hal lagi, jangan lupa untuk menenangkan keluarga kita di rumah. Neera yakin mereka akan panik saat mendengar berita ini. Sudah menjadi kewajiban kita untuk menjaga kesehatan fisik dan mental orang tua kita.


Triplets, Twins dan Bunda ♥️


Tes.., satu air mata luruh saat selesai membaca untaian pesan dari istrinya. Begitu besar hati wanita yang telah ia nikahi itu. Ia masih mendo'akan kebaikan untuknya disaat hatinya begitu tersakiti.


Bukan tanpa alasan Ayyub mengurangi waktunya bersama Neera. Ayyub berpikir jika ia lebih cepat menyelesaikan pekerjaan maka nantinya ia akan menghabiskan waktu lebih banyk bersama anak dan istrinya karena Neera sudah berkorban waktu untuk pindah bekerja disini.


Namun ternyata pekerjaan itu tidak ada habisnya bahkan dengan kecerobohannya ia kembali mengorbankan perasaan istri dan anaknya.


Betapa sakitnya perasaan Ayyub saat membaca pesan istrinya. Disaat kebanyakan wanita memborbardir bahkan menyalahkan suaminya jika terjadi hal seperti ini istrinya justru menepi dan memberikan ruang yang sebesar-besarnya pada dirinya untuk memperbaiki kesalahan tanpa sedikitpun menghakimi.

__ADS_1


Justru hal ini yang semakin menampar jiwa kelelakiannya. Ia sadar betul Neera punya peluang yang sangat besar untuk meninggalkannya tetapi justru wanita itu selalu bersabar dan mengalah untuknya.


Sekali lagi ia melakukan kebodohan yang membuat ia harus jauh dari anak dan istrinya. Keegoisan sebagai lelaki membuat hatinya tertutupi oleh ketulusan istrinya selama ini.


Sekarang keadaan terasa begitu menghimpitnya. Jujur saja ia tidak tau dimana keberadaan anak dan istrinya saat ini. Bukan hal sulit bagi Neera untuk menyembunyikan identitas dirinya mengingat statusnya sebagai anggota elit kesatuan organisasi dunia.


Ingin melepas semua yang ia punya tetapi bukan ini solusi terbaiknya. Perlahan namun pasti ia mulai tenang dan menyusun rencana lain untuk menyelesaikan semua permasalahan rumit yang tengah dihadapinya.


Sebelum memulai semua Ayyub menghubungi semua keluarga mengatakan bahwa berita itu adalah kebohongan dan menjelaskan semua kronologinya.


Baru setelahnya Ayyub berusaha menghubungi istrinya namun selalu dijawab oleh operator yang mengatakan bahwa nomor yang dihubungi tidak aktif.


Berulang kali hingga Ayyub menyerah dan mulai membalas email istrinya mengatakan bahwa ia akan menjelaskan semuanya lewat pesan suara akan lebih baik jika istrinya mau diajak bertemu langsung meskipun sangat tertutup ia akan mengusahakan itu karena terlalu sulit jika hanya dijelaskan lewat pesan tulisan.


Kemudian setelah beberapa lama menunggu Ayyub mulai berkutat kembali dengan pekerjaannya dan menyelesaikan segala sesuatunya.


Tak lama setelah itu kembali Ayyub memanggil asisten pribadinya. Meminta pria itu untuk menyelidiki asal usul berita kemarin karena tidak mungkin tanpa percikan api asap mulai mengepul dengan begitu hebat.


Ia merasa ada sesuatu yang salah mengenai pemberitaannya. Jelas-jelas beberapa rekan kerja sudah mengetahui statusnya tetapi mengapa masih saja berita seperti ini berhembus seperti sengaja untuk di viralkan.


Sementara di tempat lain Neera termenung melihat balasan pesan dari suaminya. Lelaki itu mengajaknya bertemu untuk menyelesaikan permasalahan mereka.


Tetapi Neera tau bahwa jika harus dipaksakan untuk bertemu saat ini mereka sama-sama dalam keadaan panas. Biarkan sejenak mereka menepi dan mendinginkan pekiran dan hati. Lalu setelahnya bisa berbicara dari hati ke hati menguntai benang yang kusut diantara keduanya.

__ADS_1


Untuk sementara biar saja begini hingga beritanya sedikit pudar dan hatinya sedikit terobat untuk kesehatan rumah tangga mereka kedepannya.


__ADS_2