SANG DEWA AGUNG 2

SANG DEWA AGUNG 2
Naga Kerang


__ADS_3

Kini suara pertarungan menggema di berbagai tempat, bahkan Ryu juga tidak ingin ketinggalan bagian.


Swing!


Ryu menggunakan teknik teleportasi ke arah beberapa tikus raksasa yang memiliki ukuran yang paling besar.


' Pelahap Jiwa Bintang'


Buussshh!


Tubuh tikus raksasa tersebut langsung mengering hingga mati seketika.


Swing!


Ryu berpindah tempat ke tikus raksasa yang lain dimana memiliki ukuran paling besar.


' Pelahap Raga Bintang.'


Buussshh!


Tubuh tikus raksasa langsung menghilang dan tersedot ke telapak tangan Ryu.


" Hmmm... Sangat menarik." Ryu bergumam merasakan fisiknya meningkat, meskipun hanya sedikit.


" Sayangnya kedua teknik ini hanya bisa digunakan untuk lawan yang berada dibawah dua tingkat di bawahku dan banyak sekali mengeluarkan Qi." Ryu berpikir kedua teknik tersebut sangat cocok untuknya sekarang.


Melihat kejadian itu, Tou Shuijing, Jiu Tou She dan Pasukan Semesta tersadar dari lamunan mereka.


Dengan sigap, mereka langsung terbang ke arah pertarungan.


Di sisi lain Jin Niu dan 69 Naga Kecil yang lain juga tertarik dengan teknik yang dimiliki Ryu.


Tentu mereka mengetahui bahwa kedua teknik tersebut akan mempercepat kekuatan fisik dan jiwa mereka. Tentu akan mempercepat kemurnian darah mereka.


Bahkan Tou Shuijing, Jiu Tou She dan Pasukan Semesta yang ingin membantu, kini mengurungkan niat mereka karena 96 Naga kecil masih mampu menghalau lautan Hewan Roh tersebut.


Kini lautan Hewan Roh terus berdatangan seakan mereka tidak pernah takut akan kematian mereka sendiri akibat tekanan Auman dari Naga Kecil.

__ADS_1


Namun karena begitu banyaknya Hewan Roh tersebut, Jin Niu, Jin Ke, Jin Qiu dan yang lain juga tidak mampu menahan amukan mereka hingga Lolos dari serangan Auman dan menuju ke arah Pasukan Semesta.


Tetapi itu tidak masalah bagi Tou Shuijing, Jiu Tou She dan Pasukan Semesta, karena kehadiran Naga kecil tersebut mampu mengurangi jumlah Hewan Roh tersebut secara drastis.


Di sisi lain Ryu terus menggunakan teknik teleportasi dan menggunakan kedua teknik untuk meningkatkan kekuatan fisik dan jiwanya.


Tou Shuijing, Jiu Tou She dan Pasukan Semesta juga bisa menguasai pertarungan tersebut tanpa ada satupun yang terluka karena yang mereka hadapi tidak begitu banyak.


Terlebih lagi mereka sudah menggunakan baju Zirah, tentu akan membantu menahan kekuatan serangan dari pihak lawan.


Setelah melakukan pertarungan selama seharian, kini Hewan Roh tidak ada lagi yang muncul dan menandakan bahwa mereka sudah habis.


" Salam Dewa Agung." Ucap Jin Niu dan 69 Naga Kecil yang lain.


" Mmmm... Kalian boleh kembali ke alam jiwa terlebih dulu." Ucap Ryu sambil mengibaskan tangannya membawa 70 Naga kecil ke alam Jiwanya.


Sedangkan 26 Naga kecil yang lain langsung bergabung bersama Pasukan Semesta yang lain.


Mereka sama sekali tidak keberatan jika 70 Naga kecil yang berjenis kelamin perempuan mendapatkan perlakuan khusus dari Ryu.


" Baik Dewa Agung." Jawab mereka serempak.


Bagi 26 anggota baru mereka sebenarnya sangat heran atas apa yang dilakukan rekan mereka.


Namun mereka juga dengan senang hati untuk membantu agar semua cepat selesai.


" Kalian akan tau sendiri nanti. Bahkan Inti Roh yang menggunung seakan tidak berarti untuk tubuh kita sekarang." Ucap Wu Tian yang melihat ekspresi dari 26 sosok tersebut.


" Benarkah? Kalau begitu nanti kami akan mencobanya." Jawab salah satu sosok yang baru bergabung.


Walaupun mereka tidak begitu yakin apa yang dikatakan Wu Tian bagaimana bisa ada seorang Kultivator mampu menyerap Inti Roh.


Namun mereka hanya mengangguk, karena mereka juga sedikit mengetahui tentang apa yang bisa dilakukan Ryu.


Setelah selesai mengumpulkan Inti Roh, Ryu langsung meminta kepada Pasukan Semesta untuk menyerap Inti Roh tersebut untuk mengembalikan kekuatan mereka.


Tentu Ryu tidak ingin mengambil resiko, karena menurutnya daratan berikutnya memiliki Hewan Roh jauh lebih kuat lagi.

__ADS_1


" Haaahh... Semoga saja saat berada di Dunia Yuzhou tidak ada yang seperti ini." Ryu menghela nafas berat, karena belum mencapai portal teleportasi sudah banyak sekali Hewan Roh.


" Namun setelah dipikir lagi, semua Hewan Roh ini sangat berguna untuk mengembalikan kekuatan fisik sebelum berada di Dunia Yuzhou." Ryu merasa semua Hewan Roh tersebut sangat berhubungan erat dengan Dunia yang lain.


Tidak ingin terlalu berpikir lebih jauh, Ryu langsung masuk ke Alam Jiwanya untuk menemui Naga kecil.


Tentu ada kesenangan tersendiri bagi Ryu saat melihat 70 Naga kecil tersebut.


" Salam Dewa Agung." Jin Niu dan yang lainnya menyambut kedatangan Ryu.


" Mmmm... Untuk sementara waktu, kalian bisa tinggal disini." Meskipun Ryu berusaha untuk mengendalikan pikirannya, namun dia tidak hentinya merasa kagum kepada ciptaannya itu.


" Tapi Dewa Agung, kami juga harus melayani Dewi Agung yang lain." Jin Niu merasa heran karena Ryu menahan mereka di Alam Jiwanya.


Begitupun dengan 69 Naga Kecil yang lain, tentu mereka akan melakukan apapun yang diminta Ryu. Termasuk untuk melayani Dewi Agung.


" Sepertinya nama kalian tidak cocok lagi dengan Ras Kerang Langit. Bagaimana kalau Ras kalian menjadi Naga Kerang. Karena wujud kalian yang sekarang seperti Naga, namun memiliki sisik kulit kerang." Ryu tidak ingin membahas masalah yang ditanyakan Jin Niu, namun dia fokus untuk memperhatikan ciptaannya.


" Terimakasih Dewa Agung. Sepertinya itu sangat cocok. Ya, Naga Kerang." Jin Niu terlihat senang, begitupun dengan yang lain.


" Mmmm... Ada hal yang ingin aku tanyakan kepada kalian semua. Sepertinya kalian bukan berasal dari Ras Hewan Buas ataupun Ras Iblis. Lalu di dalam tubuh kalian mengalir darah dari Ras mana?" Ryu menatap mereka dengan serius.


Mendengar pertanyaan tersebut, kini Jin Niu, Jin Ke, Jin Qiu dan yang lain saling berpandangan.


Meskipun Ryu adalah ' Dewa ' di Dunia Quzhu, namun untuk Kerang Langit dia tidak bisa menggali informasi lebih akurat.


Tentu hal itu yang mengganjal di pikiran Ryu.


" Dewa Agung... Jika kami menceritakan tentang diri kami, itu adalah hal yang sangat tabu untuk Ras kami. Namun karena Dewa Agung telah melakukan yang terbaik untuk kami, maka kami akan memberikan sedikit informasi." Jin Niu menghela nafas panjang sambil menatap yang lainnya.


" Tapi Dewa Agung harus berjanji tidak akan menceritakan hal ini kepada siapapun. Bahkan untuk Dewi Agung itu sendiri." Jin Ke melanjutkan.


" Dewa Agung... Bukan karena kami tidak setia pada Dewi Agung. Namun ini semua demi melindungi Ras kami." Kini Jin Niu mau tidak mau harus menceritakan diri mereka.


" Bisa dikatakan bahwa kami merupakan gabungan dari Ras Peri dan Ras Hewan Buas. Itulah mengapa kami memiliki jiwa yang sangat kuat." Jin Niu menceritakan asal usul mereka.


Mendengar perkataan tersebut, Ryu sedikit kaget. Namun yang menjadi pertanyaan bagi Ryu, mengapa mereka tidak mengalir darah Hewan Roh.

__ADS_1


__ADS_2