SANG DEWA AGUNG 2

SANG DEWA AGUNG 2
Ch 366. Pencarian


__ADS_3

Jika saja Liu Ryu tidak memiliki energi 'Yang' Matahari, dapat dipastikan dia akan mati kelelahan karena ribuan para pelayan itu sangat kuat sehingga membuat Liu Ryu berkali-kali melakukan pelepasan ke bagian intim setiap pelayan itu.


" Ras Demi-Human sangat mengerikan." Liu Ryu menyeka keringatnya yang bercucuran, sambil melirik ke arah para pelayan yang terkapar berjejer rapi di sampingnya.


Sesaat Liu Ryu melirik ke arah bawah perutnya yang kini dipenuhi dengan noda darah dari 206.000 pelayan dari ras Demi-Human.


Kali ini Liu Ryu benar-benar kehabisan tenaga, sehingga dia tidak mampu menggerakkan tubuhnya, sehingga dia hanya bisa berbaring telentang diantara 206.000 pelayan yang juga sangat kelelahan.


Dua hari telah berlalu semenjak kejadian itu, kini Liu Ryu sudah mampu menggerakkan tubuhnya lalu mengambil posisi duduk bersila untuk memulihkan diri.


Liu Ryu berkali-kali menggelengkan kepala karena pandangannya terasa gelap. Begitupun dengan para pelayan juga satu-persatu mengambil pakaian dari Cincin miliknya karena pakaian sebelumnya sudah tidak bisa digunakan lagi.


Meskipun dari raut wajah 206.000 pelayan sangat ketakutan jika Liu Ryu menghukum mereka, namun dalam hati mereka sangat senang karena bisa memberikan kesucian mereka kepada seorang Kaisar.


" Sepertinya Kaisar Ryu tidak akan memaafkan kita." Ucap salah satu pelayan sambil menatap ke arah Liu Ryu yang sedang duduk bersila.


Meskipun kondisi tubuh dari 206.000 pelayan itu belum pulih total, namun mereka tidak berani untuk memulihkan diri sebelum Liu Ryu memberi perintah kepada mereka.


Jika saja 206.000 pelayan itu berniat buruk kepada Liu Ryu, dapat dipastikan bahwa Liu Ryu akan mati di tangan mereka, karena semua sudah mencapai Bintang Kaisar.


Namun 206.000 pelayan itu tidak ada niat untuk melukai Liu Ryu, karena bagaimanapun mereka adalah seorang pelayan.


" Kita harus menerima hukuman dari Yang Mulia Kaisar, karena Kaisar Ryu adalah penyelamat keluarga kita yang tinggal di Kekaisaran Tanah Merah." Jawab pelayan yang lain.


" Aku setuju. Aku sendiri siap untuk menerima hukuman mati jika Kaisar Ryu menginginkannya."


" Aku juga."


Satu-persatu para pelayan bersedia untuk menerima resiko karena mereka sudah berani menggunakan Liu Ryu untuk memuaskan hasrat mereka.

__ADS_1


Di sisi lain Liu Ryu yang sedang memulihkan diri, kini hanya tersenyum pahit karena para pelayan itu tidak ada niat buruk kepadanya.


Sesaat Liu Ryu membuka mata dan berdiri sambil menatap ke arah 206.000 pelayan secara bergantian.


" Ya... Yang Mulia Kaisar." Para pelayan itu langsung berlutut di hadapan Liu Ryu, karena merasa bersalah.


" Kenapa kalian tidak memulihkan diri?" Tanya Liu Ryu.


" Tapi... Itu..." Para pelayan berkeringat dingin tidak berani menatap wajah Liu Ryu.


Sambil menarik napas dalam-dalam, Liu Ryu membebaskan mereka dari hukuman. Bahkan Liu Ryu juga berjanji akan mengangkat mereka menjadi selir, karena bagaimanapun kesucian 206.000 pelayan itu sudah direnggut oleh Liu Ryu.


" Yang Mulia Kaisar, bukankah itu..." Meskipun 206.000 pelayan sangat senang, namun mereka juga merasa heran karena justru Liu Ryu mengangkat derajat mereka.


" Ya... Apa kalian tidak mau menjadi selirku?" Tanya Liu Ryu.


Mendengar ucapan tersebut, para pelayan langsung mengangguk pelan, tidak menyangka bahwa Liu Ryu justru menjadikan mereka sebagai istrinya, meskipun hanya sebagai selir.


" Sebaiknya kalian pulihkan diri terlebih dulu sebelum melanjutkan perjalanan." Ucap Liu Ryu, lalu mengeluarkan beberapa Pil pemulihan kepada mereka.


Dengan sebuah anggukan, satu-persatu para gadis itu mengambil Pil dari tangan Liu Ryu, lalu mengambil tempat untuk duduk bersila.


Setelah beberapa saat, kini satu-persatu para gadis itu membuka mata lalu berdiri di belakang Liu Ryu.


" Sebaiknya kita berpencar untuk mencari keberadaan yang lain. Kalian boleh menggunakan darahku untuk berkumpul kembali ke daratan tertinggi di dunia buas ini." Liu Ryu melemparkan tetesan darahnya ke kening semua gadis itu agar mereka bisa menemukan keberadaan menara batu yang dia susun sebelumnya.


Tidak hanya itu saja, Liu Ryu juga memberikan baju Zirah kepada para wanita itu agar mereka tidak mendapatkan hal yang tidak diinginkan ketika sedang berhadapan dengan makhluk buas.


" Terimakasih Yang Mulia Kaisar. Kalau begitu kami pamit dulu." Jawab mereka serempak, lalu berpencar ke berbagai arah untuk membantu mencari anggota yang lain.

__ADS_1


" Haaah... Baru kali ini aku merasakan tubuhku seakan remuk." Liu Ryu menghela nafas berat, lalu berjalan ke arah lain.


Selama dalam pencarian, Liu Ryu bertemu dengan satu-persatu dari 2000 pelayan yang lain, namun mereka tidak mendapatkan efek apapun, sehingga Liu Ryu bisa bernafas lega.


Tentu para pelayan itu tidak mendapatkan efek, karena mereka bukan berasal dari ras Demi-Human.


" Apa itu berlaku pada Istriku yang memiliki garis darah ras Demi-Human?" Gumam Liu Ryu sambil memperhatikan keadaan sekitar.


" Yang Mulia Kaisar, apa kita harus berpencar untuk mencari Yang Mulia Permaisuri dan Yang Mulia Ratu?" Tanya salah satu dari pelayan Han Linxi.


" Lebih baik kalian pergi ke arah daratan tertinggi yang sudah aku siapkan sebelumnya." Liu Ryu tidak ingin ada kesalahan lagi, sehingga dia meminta kepada 2000 pelayan agar kembali ke menara batu yang dia ciptakan.


Dengan satu tetes darahnya, Liu Ryu memberikan petunjuk kepada mereka agar tidak tersesat di tengah perjalanan.


" Baik Yang Mulia Kaisar." Jawab mereka serempak, lalu berjalan menuju ke arah yang ditunjukkan.


Setelah itu Liu Ryu kembali melanjutkan perjalanan hingga sudah merasa bosan karena terus bertemu dengan makhluk buas.


Setelah melakukan perjalanan selama satu bulan, kini Liu Ryu bertemu dengan Long Que Zhu dan saudarinya juga Huang Que Yun dan saudarinya yang sedang beristirahat di bawah kaki gunung.


" Suamiku." Sepuluh wanita itu terlihat senang karena bisa bertemu dengan suami mereka.


" Apa ada sesuatu yang terjadi pada kalian?" Tanya Liu Ryu penuh selidik, karena sepuluh Istrinya itu juga memiliki garis darah ras Demi-Human.


Mendengar pertanyaan itu, sepuluh Istrinya saling berpandangan karena kondisi mereka masih baik-baik saja.


" Apa ada yang salah dengan kami?" Tanya Huang Que Yun yang merasa heran atas pertanyaan suami mereka.


" Tidak. Aku hanya mengkhawatirkan keadaan kalian saja." Liu Ryu bernafas lega karena Istrinya tidak mendapatkan efek apapun dari energi makhluk buas.

__ADS_1


Setelah beristirahat sejenak bersama dengan sepuluh Istrinya, Liu Ryu kembali melanjutkan perjalanan dengan membawa mereka bersamanya.


Tentu Liu Ryu tidak ingin sesuatu yang terjadi pada Istrinya, karena sebelumnya dia sudah mengetahui efek energi dari makhluk buas kepada 206.000 wanita yang berasal dari ras Demi-Human.


__ADS_2