SANG DEWA AGUNG 2

SANG DEWA AGUNG 2
Ch 351. Pertarungan Di Dunia Yuzhou


__ADS_3

Setelah memakan waktu yang cukup lama, kini bola kristal tersebut berhasil menyerap tumpukan mayat, lalu melesat ke arah tangan Xu Tianpeng.


" Sekarang kita pergi ke Kekaisaran Sun." Ucap Xu Tianpeng, lalu membawa mereka terbang ke sebuah arah.


" Baik Yang Mulia Kaisar." Jawab pasukan bawahan Xu Tianpeng yang terbang mengikutinya.


*******


Sebuah tempat di wilayah Kekaisaran Sun, kini terlihat Kaisar Sun Gozi beserta seluruh prajurit Kekaisaran Sun yang siap untuk melakukan pertarungan melawan Kaisar Langit dan pengikutnya.


Di tempat itu juga terdapat dua ras yang lain yang berasal dari dunia kecil ras Tanlan, yaitu ras Tanlan Putih dan Tanlan Emas.


Tidak hanya itu saja, beberapa Kultivator yang sempat mengungsi ke wilayah Kekaisaran Sun juga saling bahu-membahu untuk melakukan perlawanan terhadap Xu Tianpeng dan pasukannya.


Baik itu dari Kerajaan kecil, maupun besar, semuanya telah berkumpul untuk bertarung hingga sampai titik darah penghabisan.


" Terimakasih atas bantuan kalian semua, pertarungan ini akan menentukan nasib semua yang berada di Dunia Yuzhou ini."


" Jika kita gagal, maka semua penghuni Dunia Yuzhou selamanya akan musnah." Kaisar Sun Gozi yang berdiri paling depan diantara para prajurit gabungan dan para Kultivator dari berbagai Sekte.


Semua yang berada di tempat itu tidak ada satupun yang terlihat bersemangat, karena sudah dipastikan mereka akan dimusnahkan.


Meskipun demikian, semua yang berada di tempat itu tidak memiliki keraguan sedikitpun untuk melakukan perlawanan terhadap Xu Tianpeng dan seluruh pasukannya.


" Yang Mulia Kaisar, seharusnya paling tidak kita menyembunyikan generasi muda kita." Salah satu Patriak Sekte memberi usul.


" Benar Yang Mulia Kaisar. Hanya merekalah harapan bagi Dunia Yuzhou ini."


" Mereka terlalu muda untuk menghadapi situasi seperti ini."


Satu-persatu para pemimpin yang bergabung, mengutarakan keinginan mereka, agar Dunia Yuzhou tidak diambang kehancuran.


" Tapi musuh yang kita hadapi berasal dari Dunia Tiantang. Sangat sulit bagi kita untuk menyembunyikan mereka. Meskipun di dunia kecil." Kaisar Sun Gozi kembali mengeluarkan suara, sambil menatap ke arah pasukan dengan penuh kesedihan.


Di tengah kerumunan para pasukan, terlihat sosok wanita yang menggunakan baju Zirah yang memimpin kelompoknya.


Wanita itu tidak lain adalah Sun Kim Ai yang membentuk kelompoknya sendiri dari berbagai generasi muda demi mempertahankan Dunia Yuzhou.


" Putriku, apa yang kamu lakukan?" Kaisar Sun Gozi terlihat khawatir karena kelompok Sun Kim Ai yang seharusnya berada di barisan belakang, kini ikut bergerak maju.


" Ayah... Izinkan kami untuk berperang di barisan depan. Kita harus berjuang bersama-sama." Sun Kim Ai membulatkan tekad, karena bagaimanapun peperangan tersebut menentukan kelangsungan hidup penghuni Dunia Yuzhou.


Mendengar perkataan dari putrinya, Kaisar Sun Gozi tidak bisa berkata apa-apa lagi, karena segala macam cara mereka masih berada di pihak yang kalah.


" Baiklah." Kaisar Sun Gozi hanya bisa menghela napas berat, lalu meminta kepada beberapa Jenderal untuk melindungi putrinya.

__ADS_1


Tidak lama kemudian di atas langit, terlihat miliaran pasukan bawahan Xu Tianpeng seakan menutupi daratan, membuat daratan menjadi gelap.


Di sisi lain Xu Tianpeng dan Istrinya beserta para pasukan semakin bersemangat karena mereka hanya menganggap bahwa pasukan dari pihak lawan hanyalah sekumpulan semut.


" Bunuh mereka semuanya." Tanpa basa-basi, Xu Tianpeng langsung memberi perintah kepada bawahannya.


" Baik Yang Mulia Kaisar." Jawab mereka serempak, lalu melesat ke arah pasukan gabungan Kekaisaran Sun.


Wuush! Wuush! Wuush!


Satu-persatu para prajurit Kekaisaran Sun juga langsung melesat ke arah pasukan bawahan Xu Tianpeng, untuk melakukan serangan.


" Lahar Api."


Terlihat dari arah yang berbeda, kelompok Dewa Ashura muncul dari atas langit dimana Lu Quan, langsung menjatuhkan hujan bola api menuju ke arah pasukan bawahan Xu Tianpeng.


Aarrgggh! Aarrgggh! Aarrgggh!


Teriakan demi teriakan dari pasukan bawahan Xu Tianpeng yang terkena imbas hujan bola api, membuat tubuh mereka terbakar, meskipun tidak menimbulkan kematian.


" Hujan Petir."


Duaarr! Duaarr! Duaarr!


Aarrgggh! Aarrgggh! Aarrgggh!


Jeritan demi jeritan dari pasukan bawahan Xu Tianpeng yang berada di sekitar serangan sambaran petir, kini menggeliat kesakitan hingga tidak berdaya.


" Formasi Pedang."


Luan Hua yang muncul di samping kedua belah pihak, langsung menciptakan sebuah gerakan, lalu menyatukan kedua telapak tangannya.


Buussshh!


Tercipta sebuah lingkaran cahaya raksasa berada di atas udara, hingga muncul seribu pedang yang seakan jatuh dari langit.


Jleeep! Jleeep! Jleeep!


Seribu pedang yang seakan memiliki mata sendiri, melesat dengan kecepatan tinggi langsung menusuk ke arah pasukan suku Raksasa.


Aarrgggh! Aarrgggh! Aarrgggh!


Satu-persatu prajurit dari Kekaisaran Langit, terkena tusukan pedang dari Formasi yang diciptakan oleh Luan Hua, kini langsung jatuh tersungkur.


Meskipun serangan dari ketiga Istri Liu Ryu tidak mampu membunuh mereka, namun akibat serangan tersebut membuat mereka tidak berdaya.

__ADS_1


Begitupun dengan Sheng Zhishu dan yang lain mulai bisa bergerak dengan bebas, lalu kembali menciptakan teknik terkuat mereka.


Straaing! Straaing! Straaing!


Sheng Zhishu dan yang lain berpindah tempat ke berbagai arah seakan mengelilingi pasukan bawahan Xu Tianpeng dan Istrinya, namun masih mengambil posisi yang aman agar tidak terkena imbas kemarahan dari Xu Tianpeng dan Istrinya.


" Kobaran Api."


" Angin Tornado."


" Badai Salju."


" Badai Petir."


" Gempa Bumi."


" Gelombang Air."


" Ledakan Cahaya."


" Kegelapan dan Kesengsaraan."


Satu-persatu Istri Liu Ryu menciptakan teknik terkuat mereka membuat semua pasukan bawahan Xu Tianpeng dan Istrinya yang berada di wilayah serangan menjerit kesakitan hingga jatuh terkapar di tanah.


Tentu serangan dari Istri Liu Ryu tidak mampu membunuh mereka, karena semua prajurit dari Kekaisaran Langit semuanya sudah mencapai puncak Kultivator.


Straaing! Straaing! Straaing!


Sheng Zhishu dan Istri Liu Ryu yang lain kembali berpindah tempat untuk berkumpul agar tidak mendapatkan serangan balik.


" Seribu Bayangan."


Wenlie juga tidak mau kalah, langsung membelah diri menjadi seribu bayangan, lalu bergerak cepat secara bersamaan ke arah pasukan pihak lawan.


" SERANG!!!" Melihat ratusan wanita yang menggunakan baju Zirah dan topeng yang menyerang secara bersamaan, Kaisar Sun Gozi langsung mengangkat pedangnya untuk memberi perintah kepada bawahannya.


Suara deru perang pun menyebar ke berbagai arah membuat pasukan pihak Kaisar Sun Gozi dengan mudah untuk membunuh pasukan bawahan Xu Tianpeng, karena sebelumnya sudah mendapatkan luka berat.


Para prajurit Kekaisaran Sun bernafas lega karena kedatangan kelompok yang berada di pihak mereka.


Di sisi lain, Dewa Ashura langsung melesat ke arah Xu Tianpeng, karena dia sendiri memiliki dendam pribadi kepada sosok tersebut.


Liu Ryu yang awalnya ingin melawan Xu Tianpeng, kini mengurungkan niatnya karena Dewa Ashura melarangnya.


Dengan demikian Liu Ryu hanya membantu pasukan dari Kekaisaran Sun, jika melihat mereka dalam keadaan terdesak.

__ADS_1


__ADS_2