SANG DEWA AGUNG 2

SANG DEWA AGUNG 2
Ch 510. Penggabungan Raga


__ADS_3

Mendapatkan bantuan dari Dewi Malam, ratu peri merah bernafas lega, lalu menggunakan sihir khusus untuk memulihkan diri meskipun masih melakukan pertarungan.


Meskipun ratu peri merah sedang memulihkan diri, namun kecepatan penyembuhannya sedikit melambat karena harus melakukan pertarungan.


" Dengan begini, Liu Ryu tidak akan bertahan lama." Pikir ratu peri merah, sambil bertukar serangan kepada Liu Ryu.


Sementara itu, Liu Ryu memasang wajah serius karena Dewi Malam dan ratu peri merah menyatukan kekuatan untuk membunuhnya.


" Tidak ada cara lain, aku harus menggunakan kekuatan penuh." Pikir Liu Ryu, lalu mengeluarkan Qi dalam jumlah besar untuk melindungi tubuhnya.


Sementara itu, Liu Ryu juga menyerap energi murni dari Dunia Quzhu untuk memulihkan kondisinya, agar bisa melakukan pertarungan lebih lama.


Waktu terus berjalan, pertarungan antara Liu Ryu melawan Dewi Malam dan ratu peri merah sudah memakan waktu selama dua hari.


Berbagai macam pertarungan telah mereka keluarkan, namun tidak ada yang menunjukkan tanda-tanda ada yang kelelahan.


" Kekuatan orang ini sangat merepotkan. Bagaimana dia mampu bertahan?" Dewi Malam mengirim transmisi suara kepada ratu peri merah.


" Aku juga tidak tau. Kenapa kekuatannya mampu mengimbangi kita berdua." Ratu peri merah mengirim transmisi suara kepada Dewi Malam, di sela pertarungannya.


Akibat pertarungan antara kedua belah pihak, wilayah sekitar menjadi porak poranda, hingga terlihat kawah raksasa di di sekeliling mereka.


" Kita tidak bisa bertarung lebih lama lagi. Jika tidak, maka kelima Jenderal Iblis Merah akan datang kesini." Ratu peri merah kembali mengirimkan transmisi suara kepada Dewi Malam.


Keduanya saling berdiskusi untuk memikirkan cara agar bisa membunuh Liu Ryu dan menghisap darahnya agar mereka bisa menerobos ranah half Immortal.


Terlebih jika keduanya terus bertarung melawan Liu Ryu, dapat dipastikan bahwa kelima Jenderal Iblis Merah akan menyadari keberadaan mereka.


" Bukankah orang ini menyukai kita berdua, bagaimana jika kita memanfaatkan situasi ini?" Dewi Malam, mengirim transmisi suara kepada ratu peri merah.


" Aku tidak mau berhubungan dengan orang ini, sampai kapanpun aku tidak memberikan hatiku kepada siapapun." Ratu peri merah masih bersikeras dengan pendiriannya, untuk hidup sebagai wanita suci.


Meskipun sebelumnya Liu Ryu telah menikmati keindahan tubuhnya, namun ratu peri merah harus mengorbankan perkembangannya dan memburu para gadis yang masih suci untuk mengembalikan kesuciannya.


Ratu peri merah tidak ingin kejadian sebelumnya terulang lagi, sehingga dia berusaha keras untuk mengalahkan Liu Ryu.


" Kalau begitu, kita harus menyatukan raga kita. Jika itu tidak berhasil, maka jalan terakhir adalah mengikuti keinginan orang ini." Dewi Malam kembali mengirim transmisi suara di sela pertarungannya.


" Baiklah." Jawab ratu peri merah, lalu melompat ke belakang, diikuti Dewi Malam.


" Sihir Jiwa, Penyatuan Raga."

__ADS_1


Buussshh!


Saat berada di tempat yang cukup jauh, Dewi Malam dan ratu peri merah menyatukan kedua telapak tangan mereka, hingga secara perlahan tubuh mereka mulai menyatu.


" Apa yang mereka lakukan?" Liu Ryu memasang wajah serius, karena aura yang dilepaskan oleh Dewi Malam dan ratu peri merah, meningkat pesat hingga berkali-kali lipat dari sebelumnya.


Bahkan akibat penyatuan raga kedua wanita itu, kini ukuran tubuh mereka mulai membesar hingga setinggi tiga meter.


" Seni Naga Emas, Naga Agung."


Buussshh!


Tubuh Liu Ryu secara perlahan mulai membesar, hingga membentuk sosok Naga Agung yang diselimuti elemen Kehampaan.


Melihat perubahan wujud dari Liu Ryu, Dewi Malam dan ratu peri merah yang sudah menyatu, kini memasang wajah serius karena aura yang dimiliki Naga Agung jauh lebih kuat dari sebelumnya.


" Tidak menyangka orang ini bisa melakukan perubahan wujud." Ucap Dewi Malam dan ratu peri merah, yang suara mereka masih bisa didengar, meskipun menggunakan satu raga.


Wuush!


Tanpa membuang waktu, raga gabungan dari Dewi Malam dan ratu peri merah, melesat dengan kecepatan tinggi ke arah Liu Ryu, sambil mengarahkan kepalan tangannya.


Wuush!


Bboooom!


Bboooom!


Bboooom!


Pertukaran serangan dari kedua belah pihak, menciptakan gelombang energi yang membuat kerusakan besar di sekeliling mereka.


Gabungan raga Dewi Malam dan ratu peri merah, menyipitkan matanya karena tidak menyangka bahwa Liu Ryu juga memiliki kemampuan besar, namun dia merasa yakin bisa mengalahkan Liu Ryu.


" Jika kita berhasil meminum darahnya, kita bisa mencapai ranah half Immortal tahap awal." Pikir ratu peri merah, karena selangkah lagi, mereka akan melepaskan belenggu hingga bisa mencapai ranah half Immortal.


Buussshh!


Ratu peri merah melepaskan aura gabungan dari keduanya, membuat kawah raksasa dibawah mereka seakan terdorong hingga membentuk cekungan tanah.


" Aura ini sangat mengerikan." Pikir Liu Ryu, sambil menatap ke arah pihak lawan yang tubuhnya diselimuti kabut hitam kemerahan.

__ADS_1


" Sihir Kematian, Sihir Kegelapan."


Duaarr!


Dewi Malam dan ratu peri merah bersuara dengan lantang, sambil mengangkat tangannya, hingga langit menjadi gelap diikuti sambaran petir hitam diselimuti api merah yang menyambar ke berbagai arah.


Menyaksikan fenomena alam yang sangat mengerikan, Liu Ryu menyelimuti tubuhnya dengan elemen Kehampaan.


Duaarr! Duaarr! Duaarr!


Petir berwarna hitam yang diselimuti api merah menyambar tubuh Liu Ryu hingga berkali-kali, membuat Liu Ryu memuntahkan darah segar, hingga tersungkur ke tanah.


Di sisi lain Dewi Malam dan ratu peri merah menyipitkan matanya, karena sihir yang mereka gunakan masih belum mampu membunuh Liu Ryu, meskipun sosok itu sudah mendapatkan luka dalam.


Jika itu digunakan kepada makhluk yang lain, dapat dipastikan tubuh mereka akan menjadi kabut darah.


" Tidak menyangka jika kekuatan fisik naga aneh ini bisa bertahan dari sihir kita." Gumam Dewi Malam dan ratu peri merah, karena sebelumnya mereka sudah memperkirakan bahwa naga aneh tersebut tidak sesederhana yang dipikirkan.


Karena itulah Dewi Malam dan ratu peri merah menggunakan kekuatan penuh, untuk menghadapi Naga Agung.


" Teleportasi."


Sraaiiingg!


Liu Ryu yang sudah bangkit berdiri, langsung berpindah tempat ke arah samping Dewi Malam dan ratu peri merah, lalu mengayunkan kepalan tangannya.


Bboooom!


Sebuah pukulan yang sangat kuat membuat tubuh pihak lawan terpental hingga melebihi satu kilometer.


Dewi Malam yang kini mengembalikan kedua raga, dengan cepat bangkit berdiri lalu menyatukan kedua telapak tangannya.


" Sihir Kegelapan, Prajurit Neraka."


Duuung!


Seketika puluhan tengkorak raksasa keluar dari dalam tanah, langsung melesat ke arah Liu Ryu, dengan kecepatan penuh.


" Naga Kehampaan, Menggeser Alam."


Duuung!

__ADS_1


Saat Liu Ryu merentangkan kedua tangannya, kini tanah yang berada di wilayah pertarungan , terbelah menjadi dua bagian hingga membentuk jurang besar, membuat puluhan tengkorak raksasa langsung terjatuh ke dalam jurang raksasa.


Melihat kejadian di depan mata mereka, Dewi Malam memasang wajah serius, sambil memikirkan cara untuk mengalahkan Liu Ryu secepat mungkin.


__ADS_2