
Kelima Raja Naga Laut itupun saling mengirim pesan jiwa untuk menyikapi situasi tersebut, agar membuat Raja Naga Langit semakin frustasi.
" Menantuku, sepertinya mereka juga memiliki paras yang cantik. Meskipun kami sudah tua, kami juga ingin menambah Istri." Long Mubai tersenyum canggung karena mengutarakan keinginan mereka di depan menantu dan putrinya.
Mendengar ucapan tersebut, mata Long Que Zhu dan saudarinya langsung melotot, bahkan Liu Ryu sendiri terbatuk-batuk karena tidak menyangka bahwa kelima ayah mertuanya memiliki pemikiran lain.
" Apa kalian ingin menjadi Istri kami?" Long Yebei yang sudah merasa terlanjur malu, langsung bertanya kepada puluhan wanita tersebut.
Mendengar ucapan tersebut, puluhan wanita itu sontak kaget, karena bukannya mendapatkan hukuman, tetapi mereka malah dijadikan sebagai Istri.
Tentu mereka dengan senang hati menjadi Istri dari kelima Raja Naga Laut, yang tentu hidup mereka akan lebih baik dari pada menjadi seorang budak.
" Aku bersedia Yang Mulia Raja. Asalkan anak-anak kami bisa dibebaskan."
" Aku juga bersedia."
" Kami bersedia melakukan sumpah langit untuk setia kepada Yang Mulia Raja."
Satu-persatu puluhan wanita itu mengeluarkan suara, dengan satu syarat, anaknya terbebas dari segel budak.
Raja Naga Langit yang mendengar perkataan dari puluhan Istrinya, kini memasang wajah memerah padam karena itu sama menikam jantungnya hingga berkali-kali.
Melihat ekspresi wajah dari Raja Naga Langit, kelima Raja Naga Laut tersenyum lebar karena dengan demikian, Raja Naga Langit akan semakin frustasi.
" Sialan kalian semua." Raja Naga Langit menggerutu dalam hati, karena wajahnya seakan ditampar hingga ribuan kali.
Namun di dalam aturan peperangan, kelompok yang kalah harus menerima kenyataan, dimana kelompok yang menang bebas melakukan apapun kepada mereka, termasuk mengambil Istri dari seorang Raja bahkan dijadikan sebagai budak.
Namun kelima Raja Naga Laut, masih merasa belum puas, sehingga mereka juga mengambil Ratu Naga Langit sebagai selir Long Mubai.
__ADS_1
Bahkan Istri dari Raja Naga Langit yang lain yang pernah mereka kenal karena usia mereka juga sudah mencapai jutaan tahun, kini juga diangkat menjadi selir dari kelima Raja Naga Laut.
Ratu Naga Langit dan beberapa Istri dari Raja Naga Langit memasang wajah jelek karena status mereka langsung turun menjadi selir.
Bahkan hal yang mereka paling benci adalah harus melayani sosok yang mereka paling benci, yaitu kelima Raja Naga Laut.
" Baiklah, kami akan bersedia." Puluhan wanita itu dengan berat hati menyetujui permintaan dari kelima Raja Naga Langit.
" Tapi sebelumnya kalian harus melakukan sumpah langit, agar tidak menuntut hak di kerajaan kami." Long Mubai meminta kepada mereka untuk berjanji tidak mengambil hak yang lain, kecuali hanya melayani kebutuhan Raja.
Puluhan wanita itu mengumpat dalam hati, karena karena mereka sudah jatuh, tertimpa tangga pula.
Dengan keadaan terpaksa, puluhan wanita itu langsung mengikrarkan sumpah langit. Meskipun menjadi seorang selir, namun hidup mereka tidak jauh berbeda dengan budak karena harus melayani orang yang mereka paling benci, dan pasti akan mendapatkan perlakuan yang tidak baik.
" Menantuku, permintaan kami sudah selesai. Aku harap agar kamu mengangkat para gadis ini menjadi selirmu. Tapi mereka tidak berhak untuk menuntut hak atas Kekaisaran Atas Awan." Long Mubai meminta kepada Liu Ryu agar menjadikan ratusan gadis dari putri Raja Naga Langit sebagai selirnya.
Sedangkan sisanya akan tunduk kepada kelima Kerajaan Naga Laut, dan posisi mereka akan dijadikan sebagai pekerja kasar, termasuk Raja Naga Langit dan putranya sendiri.
" Tapi ayah mertua, aku sudah memiliki banyak istri dan tidak perlu lagi mencari selir." Liu Ryu merasa tidak enak, karena dia sendiri tidak memiliki pemikiran seperti itu.
" Kami sudah berjanji kepada ibu mereka, jadi tidak mungkin mereka tetap menjadi budak. Terlebih mereka sangat muda, tidak mungkin kami mengangkatnya menjadi selir."
Long Mubai dan keempat saudaranya tidak mungkin mengambil anak dari Istri mereka untuk dijadikan sebagai selir, karena itu akan menjadi malapetaka bagi Kerajaan mereka.
Untuk menyikapi situasi tersebut Liu Ryu menoleh ke arah Istrinya, dan berharap agar Sheng Zhishu dan yang lain bisa membantunya.
" Suamiku, Istana Kekaisaran Atas Awan masih mampu menampung mereka. Tidak ada salahnya jika mereka menjadi selirmu. Hanya saja mereka tidak memiliki hak untuk menggunakan mahkota." Ucap Xie Hua, sambil menatap ke arah para gadis itu yang sekitar 300 orang.
Mendengar ucapan tersebut para gadis itu terlihat senang karena bisa terlepas dari segel budak, meskipun tidak memiliki hak atas Kekaisaran Atas Awan.
__ADS_1
Di sisi lain Raja Naga Langit ingin sekali bunuh diri, namun tidak bisa, karena teknik Tuan-Hamba yang tertanam di jiwanya begitu kuat.
" Baiklah, jika itu yang kalian inginkan." Liu Ryu terlihat pasrah, lalu menoleh ke arah para gadis tersebut.
" Kalian semua, bagikan para tawanan ini menjadi lima kelompok! Untuk Raja Naga Langit ini, dia akan menjadi pemimpin penjaga gerbang di Istanaku." Long Mubai memberi perintah.
" Baik Yang Mulia Raja." Jawab para prajurit, lalu menyeret para tawanan hingga menjadi lima kelompok.
Setelah semuanya selesai, kelima Raja Naga Laut mengambil masing-masing para tawanan tersebut dan memasukkan ke Cincin miliknya masing-masing.
" Menantuku, kalau begitu kami pamit dulu." Ucap Long Mubai, lalu membawa calon Istri dan selirnya kembali ke Istana Kerajaan Laut Timur diikuti keempat Raja yang lain.
Begitupun dengan Long Que Zhu dan saudarinya, juga melepaskan segel budak dari para gadis itu, karena mereka akan dijadikan sebagai selir suami mereka.
" Sebaiknya kita kembali ke Istana." Ucap Liu Ryu, lalu berpindah tempat ke Istana Kekaisaran Atas Awan.
Begitupun dengan Sheng Zhishu dan Istri Liu Ryu yang lain juga berpindah tempat ke Istana Kekaisaran Atas Awan dengan membawa calon selir Liu Ryu.
" Kalian semua, bersihkan tempat ini." Zi Mayi memberi perintah.
" Baik Jenderal Besar." Jawab para prajurit, lalu membersihkan wilayah pertarungan sebelumnya, agar terlihat seperti semula.
Begitupun dengan para Jenderal Besar dari Kekaisaran Gu dan 26 Kerajaan lainnya, mereka langsung berpamitan kepada kelima Jenderal Besar dari Kekaisaran Atas Awan untuk kembali ke Istana masing-masing.
Kelima Jenderal Besar itupun mengembalikan Prajurit Awan Hitam yang tersisa, lalu menghancurkan portal teleportasi yang diciptakan oleh Raja Naga Langit sebelumnya.
" Gunakan semua Batu Roh hasil jarahan kita untuk menghadapi segala kemungkinan yang terjadi nantinya." Heilong memberi perintah kepada para prajurit.
" Baik Jenderal Besar." Para prajurit Kekaisaran Atas Awan, langsung melesat ke berbagai arah untuk menanam Batu Roh di bibir pantai.
__ADS_1
Setelah selesai melakukan pekerjaan mereka, kelima Jenderal Besar kembali membawa mereka ke Istana Kekaisaran Atas Awan dan melatih para prajurit yang dikirim oleh Han Linxi dan Haruki yang berada di Dunia Quzhu.