SANG DEWA AGUNG 2

SANG DEWA AGUNG 2
Ch 270. Pengejaran


__ADS_3

Pada saat malam hari tiba, Liu Ryu dan Istrinya menyebar ke berbagai sudut kota sambil menyembunyikan keberadaan mereka.


Sebenarnya Liu Ryu ingin mencari seorang diri, namun Sheng Zhishu dan yang lain juga tidak ingin hanya berdiam diri.


Setelah menunggu waktu cukup lama, kini Liu Ryu mendapatkan pesan jiwa dari Zhang Qixuan yang berada di tempat yang lain.


Tanpa menunggu lama, Liu Ryu langsung berpindah tempat ke arah Zhang Qixuan yang sudah menemukan sosok misterius tersebut.


" Istriku, dimana sekarang sosok itu?" Tanya Liu Ryu, sambil menatap ke arah Zhang Qixuan yang berada di atap rumah para warga.


" Sosok itu menyadari keberadaanku, setelah itu dia langsung menghilang." Zhang Qixuan tidak menyangka bahwa sosok tersebut sangatlah cepat dari perkiraannya.


Tidak lama kemudian Liu Ryu mendapatkan pesan jiwa dari Zhao Luyi dan Zhao Liying yang mengatakan bahwa sosok bayangan hitam melewati tempat mereka.


Liu Ryu pun kembali berpindah tempat ke tempat Zhao Luyi dan Zhao Liying, dimana kedua wanita itu memasang wajah masam.


" Istriku, apa yang terjadi?" Tanya Liu Ryu.


" Sosok bayangan hitam itu sangat cepat. Kami tidak mampu mengejarnya." Ucap Zhao Luyi sambil menunjuk ke arah kediaman Walikota.


Tanpa menunggu lama, Liu Ryu bergegas ke arah kediaman Walikota, dimana langsung meletakkan beberapa Batu Bintang untuk mengurung sosok misterius tersebut.


Beruntung Liu Ryu memiliki teknik teleportasi, sehingga dia bisa bergerak lebih cepat ke arah kediaman Walikota.


Tidak lama kemudian terlihat sebuah bayangan hitam yang bergerak cepat ke kediaman Walikota, sambil memeriksa keadaan sekitar.


Liu Ryu yang melihatnya dari balik awan ciptaannya, kini menatap ke arah sosok berpakaian serba hitam yang memiliki ciri-ciri seorang pria.


Buussshh!


Saat sosok tersebut berada di dalam area Batu Bintang, Liu Ryu langsung menciptakan Formasi Cakar Hitam.


Sosok pria berpakaian serba hitam yang mendapatkan serangan tiba-tiba, kini sontak kaget, berusaha untuk keluar dari Formasi Cakar Hitam tanpa mengeluarkan suara.


Sudah banyak elemen Kehampaan yang menyambar tubuh sosok misterius tersebut, namun tidak bersuara sedikitpun meski dalam keadaan tidak baik.

__ADS_1


Tentu kejadian tersebut membuat Liu Ryu merasa heran, karena sosok tersebut seakan tidak ingin keberadaannya diketahui.


Liu Ryu yang merasakan keanehan tersebut, langsung menciptakan rantai dari elemen Kehampaan, lalu mengikat sosok tersebut.


Buussshh!


Liu Ryu mengembalikan Formasi Cakar Hitam, lalu melesat ke arah sosok tersebut yang tidak mampu bergerak liar.


Merasakan adanya orang lain di tempat itu, sosok berpakaian serba hitam berusaha untuk melepaskan ikatan tersebut tanpa menimbulkan suara apapun, meski sudah berguling-guling di tanah.


" Cepat katakan apa tujuanmu kesini?" Tanya Liu Ryu yang sudah berada di tempat tersebut.


Sesaat sosok tersebut menoleh ke arah Liu Ryu, lalu berusaha untuk melepaskan ikatan tersebut.


" Kamu keras kepala juga. Baiklah, aku tidak segan untuk menyiksamu." Bersamaan dengan ucapannya, Liu Ryu langsung memperkuat rantai tersebut, untuk menyiksa sosok itu.


" Aarrgggh. Lepaskan aku! Apa kamu bekerjasama dengan wanita monster itu?" Sosok tersebut berteriak keras, sambil bertanya kepada Liu Ryu.


" Wanita monster? Apa maksudmu?" Tanya Liu Ryu.


Sesaat sosok tersebut terdiam sejenak sambil menatap ke arah Liu Ryu penuh selidik.


" Jika kamu tidak ingin menceritakan yang sebenarnya, aku akan terus menyiksamu." Ucap Liu Ryu dengan nada tinggi.


" Baiklah, aku akan menceritakan yang sebenarnya. Tapi lepaskan aku terlebih dulu." Sosok tersebut tidak memiliki pilihan lain, kecuali harus berterus terang kepada Liu Ryu.


" Baiklah, aku akan melepaskanmu, tapi jangan harap kamu bisa lolos dariku. Semua wilayah ini sudah aku berikan Formasi." Ucap Liu Ryu, lalu melepaskan ikatan tersebut.


Saat ikatan itu terlepas, sosok tersebut terdiam sejenak karena sudah mendengar ancaman Liu Ryu sebelumnya.


Jika dia berusaha untuk melarikan diri, maka Formasi Cakar Hitam akan menyiksanya kembali.


" Wanita yang menjadi menantu Walikota itu adalah wanita kelelawar, yang memiliki darah kuno."


" Jika dibiarkan hidup, maka kota ini dalam bahaya." Ucap sosok tersebut.

__ADS_1


Sosok berpakaian serba hitam itupun menceritakan bahwa wanita yang menjadi selir putra Walikota adalah wanita biasa.


Namun saat dia sedang hamil, wanita itu membeli Pil untuk memperkuat kandungannya yang ternyata sebuah Pil yang diciptakan oleh Organisasi Singa Darah dengan menggunakan setetes darah bangkai Kelelawar Kuno.


Pada saat sosok berpakaian serba hitam itu menemukan keanehan dari menantu Walikota, dia mencoba untuk membunuh wanita itu, namun tidak berhasil.


Saat menantu Walikota berhasil diculik, darah Kelelawar Kuno sudah menyatu di dalam tubuhnya, sehingga sosok berpakaian serba hitam tidak mampu untuk mengalahkannya dan memilih untuk melarikan diri dengan kemampuan khususnya.


" Hanya setetes darah? Sekuat itu?" Liu Ryu tidak menyangka bahwa tetesan darah makhluk zaman purba, tidak mudah untuk dikendalikan.


" Ya... Organisasi Singa Darah sekalipun tidak berani menggunakan tetesan darah Kelelawar Kuno, meskipun mereka berasal dari aliran Hitam." Sosok tersebut menjelaskan bahwa efek darah Kelelawar Kuno bisa mengendalikan pikiran manusia.


Karena itulah Organisasi Singa Darah tidak ingin menggunakan Pil tersebut, karena tidak menutup kemungkinan, mereka akan saling membunuh satu sama lain.


" Baiklah, aku percaya padamu. Lalu kenapa kamu menyelesaikan masalah ini seorang diri?" Tanya Liu Ryu.


" Aku sudah menceritakan kepada Walikota, namun dia tidak percaya." Jawab sosok tersebut.


" Kamu pasti tau akibatnya jika wanita monster itu memberikan tetesan darahnya kepada seluruh anggota keluarganya, ataupun orang lain?"


" Beruntung wanita itu berasal dari kalangan biasa. Jika itu terjadi pada Kultivator, maka akan tau sendiri hasilnya."


Sosok tersebut menjelaskan segala kemungkinan yang terjadi, bahwa wanita tersebut sedang menculik anak-anak, para gadis dan pria yang masih perjaka untuk meningkatkan kekuatannya.


Jika sudah mencapai tahap tertentu, maka saat itulah malapetaka akan terjadi di seluruh kota tersebut.


Saat sosok tersebut menceritakan secara panjang lebar, tiba-tiba Liu Ryu mendapatkan pesan jiwa dari She Xia dan Qing Yun yang sedang mengejar seorang wanita yang menculik seorang gadis.


Tanpa menunggu lama, Liu Ryu menjelaskan secara singkat tentang yang terjadi sekarang, lalu berpindah tempat ke arah She Xia dan Qing Yun.


Melihat Liu Ryu yang menghilang begitu saja, sosok tersebut membulatkan mata karena baru pertama kali melihat kejadian tersebut.


Di sisi lain Liu Ryu yang sudah berada di tempat She Xia dan Qing Yun, kini menatap ke arah kedua wanita itu.


" Kemana arahnya pergi?" Tanya Liu Ryu.

__ADS_1


Tanpa menjawab apapun, She Xia dan Qing Yun melesat ke sebuah arah, sambil mengirimkan pesan jiwa kepada Istri Liu Ryu yang lain.


Tanpa menunggu lama, Sheng Zhishu dan yang lain mulai berdatangan, dimana mereka langsung masuk ke dalam hutan tempat sosok wanita yang menculik seorang gadis.


__ADS_2