
Tentu hewan laut tersebut sangat tertarik dengan bau darah dari anggota Organisasi Penguasa Lautan yang tenggelam di dalam lautan.
Tidak lama kemudian terlihat sekelompok Hiu yang rata-rata setara dengan Bintang Roh dan satu pemimpin mereka sudah mencapai Bintang Suci.
" Istriku, kalian bantu mereka! Biar aku yang menghadapi pemimpin mereka." Ucap Liu Ryu, sambil menatap ke arah Humanoid Hiu yang merupakan pemimpin mereka.
Praaak!
Humanoid Hiu menciptakan gelombang air laut menuju ke arah Kapal Assosiasi Senjata.
Buussshh!
Liu Ryu dengan cepat menciptakan Pelindung Yin-Yang Kura-kura mengelilingi kapal tersebut.
Bboooom!
Kapal Assosiasi Senjata terhempas gelombang air laut hingga terbang ke udara hingga kembali terjatuh ke air laut sekitar 50 meter dari jarak sebelumnya.
Beruntung Semua bawahan Liu Ryu sempat melindungi tubuhnya, sehingga tidak menimbulkan luka.
" Suamiku, Humanoid Hiu itu terlalu kuat." Tai Bai dan saudarinya merasa khawatir jika suami mereka berhadapan dengan pemimpin Hiu seorang diri.
" Kalian tidak perlu khawatir. Aku masih mampu mengalahkan pemimpin mereka." Liu Ryu meyakinkan kepada tujuh Istrinya, lalu menatap ke arah Humanoid Hiu yang berenang ke arah mereka.
Straaing!
Liu Ryu langsung menggunakan teknik teleportasi menuju ke arah Humanoid Hiu, lalu muncul di samping Hiu tersebut.
Wuush!
Liu Ryu melepaskan Aura Dewa Agung, lalu mengalirkan Qi pada kedua kepalan tangannya.
Humanoid Hiu yang menyadari kehadiran Liu Ryu di sampingnya, kini memutar arah sambil menciptakan gelombang air.
Wuush!
Tidak ingin mengambil resiko, Liu Ryu langsung melesat cepat ke arah Humanoid Hiu sambil mengayunkan kepalan tangannya.
Bboooom!
Tinju Liu Ryu bersarang di tubuh Humanoid Hiu, hingga membuatnya terpental puluhan meter.
Wuush!
Humanoid Hiu langsung masuk ke dalam air untuk melakukan serangan dadakan kepada Liu Ryu.
" Kamu pikir bahwa kamu saja yang bisa berada di dalam air?" Bersamaan dengan ucapannya, Liu Ryu langsung masuk ke dalam air, hingga menciptakan pelindung Kehampaan mengelilingi tubuhnya.
Saat berada di kedalaman air, Humanoid Hiu bergerak lebih cepat dari sebelumnya, dimana langsung menciptakan pusaran air menuju ke arah Liur.
Wuush! Wuush! Wuush!
Puluhan pusaran air melesat ke arah Liu Ryu dengan kecepatan tinggi hingga semakin jauh, semakin besar.
" Tidak menyangka hewan laut ini memiliki Qi dalam jumlah besar." Liu Ryu tersenyum lebar, lalu berpindah tempat untuk menghindari arah serangan.
__ADS_1
Namun Humanoid Hiu terlihat cerdas, dimana dia dapat merasakan kemunculan Liu Ryu dari ruang hampa.
Gggrrrrrrr!
Humanoid Hiu menciptakan gelembung air menuju ke arah kemunculan Liu Ryu.
Liu Ryu yang baru saja muncul dari ruang hampa, kini mengumpat dalam hati, karena tidak menyangka Humanoid Hiu tersebut memiliki kecerdasan layaknya manusia.
Bboooom! Bboooom! Bboooom!
Liu Ryu yang tidak sempat menghindar, kini tubuhnya terhempas ke udara, hingga merasakan seluruh tubuhnya seperti ditusuk ribuan jarum.
" Hiu sialan." Liu Ryu yang terlihat marah, langsung melesat ke dalam air.
Kali ini Liu Ryu tidak ingin menggunakan teknik teleportasi, karena tidak efektif untuk menyerang Humanoid Hiu.
Wuush! Wuush! Wuush!
Humanoid Hiu kembali menciptakan gelombang air, menuju ke arah Liu Ryu dengan kecepatan tinggi.
Tidak hanya disitu saja, Humanoid Hiu juga terus mengeluarkan gelembung air, dimana Liu Ryu tidak sempat untuk membalas serangan.
Sambil memikirkan cara untuk mengalahkan Humanoid Hiu, Liu Ryu terus menghindar dari arah serangan.
" Tidak ada cara lain, aku harus mencobanya." Gumam Liu Ryu, lalu melesat ke udara dengan kecepatan tinggi.
" Malapetaka."
Wuush!
Humanoid Hiu yang melihat bola Kehampaan yang sangat lambat, kini memicingkan matanya karena tidak tau apa yang Liu Ryu rencanakan.
" Teleportasi."
Straaing!
Liu Ryu memfokuskan pikirannya pada bola Kehampaan, hingga langsung menghilang dari pandangan.
Tentu Liu Ryu mengendalikan bola Kehampaan di Dunia Quzhu, agar tidak meledak.
" Menggunakan cara ini membutuhkan Qi dalam jumlah besar." Liu Ryu bergumam, lalu kembali masuk ke dalam air.
Wuush!
Liu Ryu meningkatkan kecepatannya lalu mengeluarkan Pedang Naga Petir sambil mengayunkan pedangnya ke arah Humanoid Hiu.
Dari setiap ayunan Pedang Naga Petir terus mengeluarkan elemen Kehampaan, melesat ke arah Humanoid Hiu.
Melihat hal tersebut, Humanoid Hiu juga tidak tinggal diam, langsung menciptakan gelombang air yang lebih banyak dari sebelumnya.
Bboooom! Bboooom! Bboooom!
Benturan antara kedua serangan tersebut, menciptakan pusaran air dalam jumlah besar hingga menyebar ke berbagai tempat.
" Malapetaka."
__ADS_1
Wuush!
Liu Ryu kembali melemparkan bola Kehampaan mengarah ke Humanoid Hiu dengan kecepatan tinggi.
Melihat hal itu, Humanoid Hiu yang tidak ingin kalah, langsung menciptakan gelembung air dengan ukuran lebih besar dari sebelumnya, lalu mengarahkan kepada bola Kehampaan.
Bboooom!
Ledakan yang sangat kuat membuat air laut terangkat ke atas hingga menciptakan jamur raksasa.
" Teleportasi."
Straaing!
Liu Ryu melesat ke arah Humanoid Hiu dengan kecepatan tinggi layaknya meteor, sambil mengeluarkan bola Kehampaan dari ruang hampa di belakang Humanoid Hiu.
Bboooom!
Ledakan yang sangat kuat dari arah belakang Humanoid Hiu, dimana bola Kehampaan bersarang pada tubuhnya.
Mendapatkan serangan dadakan dari arah belakang, Humanoid Hiu langsung terluka parah, karena sebelumnya dia hanya fokus pada Liu Ryu.
Seandainya Humanoid Hiu bisa berbicara, maka dia akan mengutuk keras karena Liu Ryu menggunakan cara licik kepadanya.
Straaing!
Liu Ryu kembali berpindah tempat ke arah Humanoid Hiu yang kini sudah tidak berdaya menanti ajalnya.
Slaaash!
Liu Ryu membelah kepala Humanoid Hiu, lalu mengambil Inti Roh tersebut yang seukuran kepala manusia.
" Hmmm... Tangkapan yang bagus." Liu Ryu memasukkan mayat Humanoid Hiu beserta Inti Rohnya.
Sesaat Liu Ryu menatap ke arah pertarungan sengit antara tujuh Istrinya serta Pasukan Semesta melawan kelompok Hiu.
Straaing!
Liu Ryu kembali berpindah tempat ke tempat kelompok Hiu untuk membantu bawahannya yang terlihat banyak mengalami luka.
Slaaash! Slaaash! Slaaash!
Dalam satu ayunan pedang, Liu Ryu mampu membunuh satu ekor Hiu tersebut, membuat mereka sangat geram.
Perbedaan kekuatan antara Bintang Suci dan Bintang Roh sangatlah jauh ibarat langit dan bumi, meskipun hanya satu tingkat.
Pasukan Semesta yang memiliki fisik yang sangat kuat juga banyak yang terluka, meskipun sudah menggunakan Armor Pelangi dan Cincin pemulihan.
Tentu mereka tidak mampu untuk melawan, karena Pasukan Semesta hanya mencapai Bintang Berlian.
Berkat bantuan dari Liu Ryu, kini secara perlahan jumlah kelompok Hiu semakin berkurang.
Tai Bai dan saudarinya yang sebelumnya terlihat kewalahan, kini sudah mampu menguasai pertarungan karena jumlah Hiu yang melawan mereka sisa sedikit.
Setelah melakukan pertarungan cukup lama, kini kelompok Hiu sudah tidak ada yang tersisa dimana Liu Ryu meminta kepada bawahannya untuk memulihkan diri.
__ADS_1