SANG DEWA AGUNG 2

SANG DEWA AGUNG 2
Ch 504. Kelompok Suci III


__ADS_3

Liu Ryu yang sudah berada di atas tembok pertahanan, kini menyipitkan matanya, karena Iblis Merah membawa pasukan dalam jumlah besar.


" Tuan suci, apa yang harus kita lakukan?" Tanya pemimpin penjaga gerbang.


" Tenang saja! Kami akan memanggil bala bantuan dari kota lainnya." Salah satu kelompok suci merapalkan sebuah mantra khusus, agar bisa terhubung dengan kelompok suci yang lain.


Sementara di tempat lain, pemimpin pasukan Iblis Merah tersenyum lebar, karena kelompok suci yang berjaga di tempat itu sangat sedikit.


" Komandan kita telah memberi perintah untuk menghancurkan kota ini terlebih dulu." Pemimpin pasukan Iblis Merah tersenyum lebar, karena mereka telah berhasil membangkitkan beberapa komandan pasukan Iblis Merah yang lain.


Tidak hanya itu saja, pasukan Iblis Merah juga berhasil membangkitkan lima Jenderal Iblis Merah dengan melakukan pengorbanan darah dari ras manusia.


Dengan bangkitnya lima Jenderal Iblis Merah, maka mereka bisa membangkitkan pasukan Iblis Merah yang sudah lama tersegel sejak jutaan tahun yang lalu.


Itu artinya, selangkah lagi, pasukan Iblis Merah akan berhasil membangkitkan raja mereka, yaitu raja Iblis Merah.


Namun untuk membangkitkan raja Iblis Merah, pasukan Iblis Merah harus membunuh ras manusia dalam jumlah besar, sehingga kebangkitan raja Iblis Merah berjalan dengan lancar.


" Baik pemimpin." Jawab mereka serempak.


Pemimpin Iblis Merah itupun berjalan kedepan, sambil menatap beberapa sosok yang berdiri di atas tembok pertahanan.


" SERANG!!!" Teriak pemimpin Iblis Merah, seraya mengarahkan tangannya ke depan.


" DEMI KEBANGKITAN YANG MULIA RAJA." Teriak semua pasukan Iblis Merah, diikuti suara derap langkah kaki mereka yang berlari mendekati pintu gerbang.


Di sisi lain, kelompok suci dan semua para petarung terlihat panik, karena mereka tidak akan mampu melawan gerombolan pasukan Iblis Merah.


" Kenapa mereka belum datang?" Salah satu kelompok suci mengumpat dalam hati, karena bala bantuan belum muncul.


" Bukankah kalian adalah kelompok suci? Kenapa harus takut?"


Baaang! Baaang! Baaang!


Bersamaan dengan ucapannya, Liu Ryu menendang satu-persatu bokong kelompok suci, hingga terjun bebas ke arah luar tembok pertahanan kota.


Mendapatkan perlakuan dari Liu Ryu, belasan kelompok suci mengumpat dalam hati, karena mereka telah dihadapkan dengan gerombolan pasukan Iblis Merah.


Meskipun mereka seakan dipermalukan oleh Liu Ryu, namun tidak ada yang berani berkomentar, karena Liu Ryu tidak bisa dianggap enteng.


Sedangkan para petarung yang menyaksikan kejadian tersebut, kini membuka matanya lebar-lebar, karena Liu Ryu sama sekali tidak peduli dengan status dari kelompok suci.


" Sialan... Kita tidak bisa terbang ke arah tembok pertahanan." Belasan kelompok suci mengumpat dalam hati, karena ada energi tidak kasat mata yang membuat mereka tidak bisa terbang ke udara.


" Tidak ada pilihan lain, kita harus melakukan perlawanan."


Belasan kelompok suci itupun mengangguk kecil, lalu melesat ke arah pasukan Iblis Merah, dengan menggunakan seluruh kemampuan mereka.

__ADS_1


Di sisi lain, Liu Ryu hanya memperhatikan dari atas tembok pertahanan kota, kini tersenyum puas karena dalam hitungan detik, belasan kelompok suci sudah terpojok. Meskipun sudah berhasil membunuh pasukan Iblis Merah.


" Tuan... Kenapa kamu meminta kepada mereka untuk bertarung?" Tanya pemimpin penjaga gerbang, sambil menatap ke arah Liu Ryu.


" Bukankah mereka sudah mendapatkan pelayanan istimewa dari puluhan wanita sebelumnya? Itu artinya, mereka memiliki tanggung jawab untuk melindungi kota ini." Jawab Liu Ryu dengan santai, sambil memperhatikan jalannya pertarungan.


Mendengar ucapan tersebut, pemimpin penjaga terdiam sejenak, karena apa yang dikatakan Liu Ryu memang benar.


Sudah banyak para gadis bahkan para wanita yang sudah memiliki suami juga harus melayani keinginan kelompok suci.


Tujuan mereka tidak lain agar kelompok suci bisa melindungi kota itu dari serangan hewan buas, siluman bahkan pasukan Iblis Merah.


Tidak lama kemudian, belasan kelompok suci sudah banyak mengalami luka sayatan di sekujur tubuh mereka, membuat para penjaga gerbang semakin panik.


Liu Ryu yang awalnya hanya menonton, kini langsung melompat dari tembok pertahanan, sambil merentangkan kedua tangannya.


" Seni Naga Kehampaan, Pemecah Kekosongan."


Buussshh!


Qi unsur Kehampaan membentuk jaring raksasa, muncul dari ruang hampa, mengarah kepada gerombolan pasukan Iblis Merah.


Craaakk!


Craaakk!


Craaakk!


" Bagaimana mungkin?" Para penjaga gerbang yang menyaksikan, kini menelan ludah kasar, karena benang tipis yang membentuk jaring raksasa memiliki ketajaman tingkat tinggi.


Bahkan tubuh pasukan Iblis Merah yang sangat kuat, seakan tidak berarti bagi Liu Ryu.


" Tebasan Sang Agung."


Creeessh!


Sebelum menyentuh tanah, Liu Ryu kembali mengeluarkan Qi unsur Kehampaan membentuk siluet pedang raksasa mengarah kepada pasukan Iblis Merah.


" MENGHINDAR!" Teriak pasukan Iblis Merah, saat melihat kemunculan pedang raksasa di atas mereka.


Bboooom!


Ledakan yang sangat kuat, membuat tubuh pasukan Iblis Merah yang terkena wilayah serangan, langsung hancur berkeping-keping.


Sedangkan pasukan Iblis Merah yang berada di tempat yang cukup jauh, juga terpelanting ke berbagai arah, akibat tekanan energi dari bilah pedang raksasa.


Tap!

__ADS_1


Liu Ryu yang sudah berpijak di tanah, langsung mengeluarkan Pedang Naga Petir.


" Sang Agung, Jalan Bayangan."


Slaaash!


Slaaash!


Slaaash!


Dengan kecepatan yang tidak terbaca, Liu Ryu melesat cepat ke berbagai arah untuk membunuh semua pasukan Iblis Merah.


Bruuuuk!


Dalam waktu yang bersamaan, tubuh pasukan Iblis Merah jatuh ke tanah, dengan kondisi tubuh terpotong hingga terbelah menjadi beberapa bagian.


Liu Ryu menarik napas dalam-dalam, sambil menyerap energi murni yang berada di Dunia Quzhu untuk memulihkan Qi miliknya.


Di sisi lain, pemimpin Iblis Merah yang menyaksikan kejadian tersebut, kini memasang wajah serius, karena sosok yang berada di depannya memiliki kekuatan besar.


Sementara kelompok suci, kini bernafas lega karena dengan bantuan dari Liu Ryu, mereka bisa diselamatkan.


Namun itu hanya pemikiran mereka, karena Liu Ryu juga menargetkan mereka untuk dijadikan sebagai Pil Inti Jiwa.


" Teleportasi."


Sriiiiiing!


Tanpa membuang waktu, Liu Ryu langsung berpindah tempat ke arah pemimpin Iblis Merah, lalu mengayunkan pedangnya.


Merasakan kehadiran Liu Ryu yang berada di sampingnya, pemimpin Iblis Merah memutar bola matanya, sambil menangkis tebasan dari Liu Ryu, dengan menggunakan cakaran.


Traaang!


Aarrgggh!


Sebuah tebasan dari Liu Ryu membuat kuku tajam dari pemimpin Iblis Merah langsung terputus.


Slaaash!


Sebuah tebasan bersarang pada leher pemimpin Iblis Merah, hingga kepalanya terpisah dari tubuhnya.


Buussshh!


Liu Ryu mengibaskan tangannya untuk menarik semua mayat pasukan Iblis Merah menuju ke Dunia Quzhu.


Aroma tidak sedap yang keluar dari tubuh pasukan Iblis Merah, bisa menimbulkan penyakit bagi para warga, sehingga Liu Ryu berinisiatif untuk membawa mayat pasukan Iblis Merah ke Altar Naga Kuno untuk dimurnikan.

__ADS_1


Setelah selesai membunuh semua pasukan Iblis Merah, Liu Ryu kembali berjalan mendekati pintu gerbang agar menjadikan kelompok suci sebagai budaknya.


__ADS_2