SANG DEWA AGUNG 2

SANG DEWA AGUNG 2
Ch 155. Buah Pohon Suci


__ADS_3

Tentu itu semua tidak lepas dari Harta langit yang diberikan Ryu dan Istrinya kepada Ras Peri Hutan yang mereka serap saat di perjalanan.


Meskipun yang mereka konsumsi hanya sedikit, namun itu semua cukup membantu perkembangan fisik anggota Ras Peri Hutan.


Selebihnya tergantung tekad dari Gong Sifa dan pasukan Peri Hutan itu sendiri.


Di sisi lain Ryu yang sudah berada dalam jarak satu meter dari pohon suci, kini kembali melanjutkan langkah untuk mencapai sebuah pintu yang berada di pohon suci.


" Energi ini sangat kuat." Ryu merapatkan giginya saat maju selangkah dari tempat semula.


" Aku tidak boleh menyerah. Aku ingin mencari apa yang ada di balik pintu ini." Ryu tidak peduli dengan buah pohon suci yang bergelantungan di atasnya, karena dia belum mengetahui fungsi dari buah pohon suci.


Meskipun Ryu dapat merasakan aura dari buah pohon suci, namun karena tekanan yang seakan merobek tubuhnya, Ryu hanya fokus pada pintu yang berada di depannya.


" Penyiksaan ini jauh lebih kuat dari Air Embun Surgawi." Gumam Ryu sambil mengarahkan tangannya pada pintu tersebut dengan keringat bercucuran di tubuhnya.


Wuush!


Saat Ryu berhasil menyentuh pintu tersebut, tubuhnya seakan ditarik oleh energi tidak kasat mata.


" Ada dimana ini?" Ryu bergumam sambil memperhatikan wilayah sekitar, dimana dia tidak lagi berada di dekat pohon suci.


Bahkan tekanan energi dari pohon suci tidak lagi menyiksa tubuhnya, karena di sekelilingnya sekarang hanya terdapat hamparan hijau dan satu pohon aneh yang berdiri tegak di depannya.


" Hmmm... Ternyata ada makhluk hidup yang mampu mencapai tempat ini." Terdengar suara dari pohon yang berada di depan Ryu.


" Siapa kamu?" Ryu sontak kaget langsung meningkatkan kewaspadaan.


" Siapa aku? Seharusnya aku yang bertanya kepadamu." Ucap pohon tersebut yang merupakan wujud dari penguasa elemen kehidupan.


Mendengar suara yang kembali bertanya kepadanya, Ryu sedikit menaikkan alisnya sambil memperhatikan keanehan dari pohon tersebut.


" Tadi aku tidak sengaja menemukan pintu dibalik pohon suci. Saat aku menyentuhnya, aku malah ditarik ke tempat ini." Ryu berkata jujur karena dia mulai curiga bahwa pohon tersebut bukan pohon biasa.


" Pintu? Sepertinya kamu bisa mematahkan Formasi yang melindungi pintu dimensi itu. Tidak... Aku juga menaruh ilusi di pintu itu agar tidak ada seorangpun yang bisa masuk ke tempat ini." Ucap penguasa elemen kehidupan.


" Apa kamu adalah salah satu dari penguasa elemen?" Tanya Ryu penuh selidik.

__ADS_1


" Aku memang penguasa elemen. Tapi bukan dari bagian mereka, karena tidak ada satupun yang makhluk hidup yang mendapatkan elemen dariku kecuali tumbuhan."


" Tumbuhan itu yang kalian sebut dengan Sumberdaya yang bisa kalian manfaatkan untuk meningkatkan Kultivasi, menyembuhkan berbagai macam penyakit. Dan banyak lagi fungsinya, tergantung pemahaman penggunanya." Penguasa elemen kehidupan menjelaskan tentang dirinya.


" Kalau begitu aku ingin meminta anugerah dari penguasa." Ryu menundukkan kepala kepada pohon tersebut.


" Tidak." Jawab penguasa elemen kehidupan dengan singkat.


Mendapatkan ucapan tersebut, Ryu merapatkan giginya, lalu mengambil Pedang Naga Petir dan mendekati pohon tersebut.


Wuush!


Ryu menyalurkan Qi dan semua elemen yang dia miliki pada Pedang Naga Petir, berniat ingin menebang pohon tersebut.


" Apa yang kamu lakukan?" Tanya penguasa elemen kehidupan saat Ryu mendekatinya.


" Kamu tau sendiri jawabannya." Ryu mengayunkan pedangnya hingga seluruh wilayah tersebut seperti sedang terjadi bencana alam.


Baaang!


Ryu benar-benar menebang pohon tersebut, meskipun pohon itu kembali seperti semula.


Duaarr! Duaarr! Duaarr!


Karena tidak mendapatkan respon dari penguasa elemen kehidupan, Ryu terus menebang pohon tersebut diikuti sambaran Petir Hitam hingga berkali-kali bekas tebangan tersebut pulih seperti semula.


Jika saja pohon tersebut hanya pohon biasa, dapat dipastikan sudah menjadi abu.


Ryu sangat yakin bahwa penguasa elemen kehidupan tidak bisa menyerangnya ataupun berpindah tempat.


" Hentikan! Apa kamu ingin semua Sumberdaya di alam semesta kehilangan khasiat?" Penguasa elemen kehidupan tidak menyangka bahwa ada manusia yang benar-benar ingin menyiksanya.


Meskipun pohon tersebut memiliki penyembuhan tingkat tinggi, namun dia juga merasakan sakit karena elemen yang dimiliki Ryu bukanlah elemen biasa.


" Aku tidak peduli." Ryu terus menebang pohon tersebut dengan seluruh kekuatan yang dia miliki.


" Baiklah, aku akan memberikan Inti elemen kehidupan itu kepadamu." Penguasa elemen kehidupan yang merasakan sakit karena elemen gabungan milik Ryu, kini mulai menyerah.

__ADS_1


" Baik... Sekarang serahkan Inti elemen itu kepadaku!" Ryu menghentikan aksinya lalu menatap ke arah pohon tersebut.


Wuush!


Sebuah bola berwarna hijau keluar dari pohon tersebut, lalu masuk ke dalam tubuh Ryu tepat di akar jiwa Ryu dan menyelimuti 12 akar Jiwanya.


" Hmmm... Kenapa tidak bisa mengisi ruang kosong di akar jiwaku?" Ryu merasa bola hijau tersebut hanya menyelimuti akar jiwanya.


" Itu karena elemen kehidupan tidak seperti elemen yang lainnya." Penguasa elemen kehidupan berkata dengan nada tinggi.


" Apa kamu menipuku?" Ryu mengerutkan kening karena masih tidak percaya dengan apa yang dikatakan penguasa elemen kehidupan.


" Inti elemen kehidupan tidak seperti elemen yang lain. Dia hanya berfungsi untuk meregenerasi sel-sel tubuhmu saat kamu sedang terluka. Jika kamu gunakan untuk menyembuhkan seseorang, dia akan sembuh dengan cepat." Jawab penguasa elemen kehidupan dengan nada tinggi.


Jika saja penguasa elemen kehidupan memiliki wujud, mungkin ekspresinya sudah marah.


" Baiklah aku percaya kepadamu. Sekarang aku ingin kembali." Ryu meminta kepada penguasa elemen kehidupan untuk mengantarnya ke tempat semula.


" Aku tidak tau, kamu fikir sendiri caranya agar bisa kembali." Jawab penguasa elemen kehidupan.


Mendengar ucapan tersebut, Ryu menyipitkan matanya sambil mencari cara untuk kembali, karena menurutnya penguasa elemen kehidupan tidak berbohong kepadanya.


" Jadi begitu." Ryu tersenyum lebar lalu memusatkan fikirannya.


Sesaat kemudian Ryu telah berhasil berpindah tempat dan kembali ke tempat pohon suci.


" Haaahh... Aku sudah bersembunyi di tempat ini selama jutaan tahun, tapi masih ada yang mengetahui keberadaanku." Ucap penguasa elemen kehidupan sambil memikirkan cara untuk meninggalkan tempat tersebut.


Meskipun dia memiliki kelebihan tersendiri, namun seperti yang diperkirakan Ryu bahwa penguasa elemen kehidupan tidak bisa berpindah tempat seperti penguasa elemen yang lain.


Di sisi lain Ryu yang sudah berada di tempat pohon suci, kini tidak merasakan efek dari energi pohon suci sambil menatap ke arah Istrinya.


" Hmmm... Buah ini sepertinya sangat bermanfaat." Ryu menoleh ke arah buah pohon suci yang terlihat cukup banyak.


Wuush!


Ryu langsung melompat ke atas pohon suci, untuk memetik buah tersebut.

__ADS_1


" Buah pohon suci ini memiliki fungsi seperti Harta langit, tapi ada manfaat tersendiri jika Ras Peri Hutan yang memakannya." Ryu bergumam sambil memetik buah tersebut.


Tanpa menunggu lama, Ryu mengambil buah pohon suci dalam jumlah yang cukup banyak, juga mengambil yang sudah berusia lebih dari 10.000 tahun.


__ADS_2