
Setelah semua Batu Bintang sudah diletakkan, Liu Ryu menciptakan Formasi Pelindung pada sembilan portal dimensi yang lain, agar tidak terlihat.
Semua pasukan yang baru mengenal Liu Ryu, kini berdecak kagum karena pengetahuan Liu Ryu tentang Formasi begitu tinggi.
" Berikan Batu Roh pada Formasi yang aku ciptakan itu!" Ucap Liu Ryu sambil menunjuk ke arah sebuah lingkaran rumit yang dia ciptakan.
" Baik Dewa Agung." Ucap beberapa pasukannya, lalu menumpukkan Batu Roh di tempat tersebut hingga tumpukan Batu Roh seakan dilahap habis.
Meskipun mereka tidak mengetahui apapun, namun Tou Shuijing dan Jiu Tou She berpikir bahwa Batu Roh yang diletakkan itu berfungsi untuk memperkuat Formasi.
Buussshh! Buussshh! Buussshh!
Liu Ryu kembali menciptakan Formasi Cakar Hitam Hingga tujuh lapis untuk mengurung semua monster yang nantinya akan keluar dari portal dimensi.
" Istriku, aku minta bantuan kalian untuk memberikan Batu Roh sebanyak mungkin untuk meningkatkan pertahanan Formasi Cakar Hitam itu." Ucap Liu Ryu sambil menunjuk ke arah masing-masing sepuluh lingkaran cahaya di pinggir tiap Formasi Cakar Hitam.
Untuk kali ini Liu Ryu tidak ingin mengambil resiko, karena untuk mempertahankan Formasi Cakar Hitam dengan menggunakan kekuatan spiritual, dapat dipastikan tubuhnya akan hancur berkeping-keping.
" Baik suamiku." Ucap Sheng Zhishu dan yang lain, karena mereka mengerti apa yang dimaksud suami mereka.
Tentu itu karena hanya mereka saja yang bisa menggunakan teknik teleportasi, sehingga mereka bisa berpindah tempat dengan cepat saat Formasi Cakar Hitam yang pertama berhasil dihancurkan.
Dari masing-masing Formasi Cakar Hitam, telah berdiri sepuluh orang, dimana mereka semua adalah Istri Liu Ryu itu sendiri.
" Sekarang persiapkan diri kalian semua!" Ucap Liu Ryu, lalu berjalan mendekati portal dimensi yang pertama.
Buussshh!
Portal dimensi yang pertama telah berhasil dibuka, hingga tercipta sebuah gempa bumi yang sangat kuat.
Straaing!
Liu Ryu langsung menggunakan teknik teleportasi untuk menjauhi tempat tersebut.
" Sekarang!" Liu Ryu memberi instruksi kepada Sheng Zhishu dan sembilan Istrinya yang lain.
Buussshh!
Sheng Zhishu mengaktifkan kembali Formasi Cakar Hitam yang pertama dengan menggunakan tumpukan Batu Roh.
Ggooooaaarr!
__ADS_1
Rrraawr!
Terlihat gelombang monster yang berbentuk seperti serangga, namun memiliki ukuran yang sangat besar.
" Ma... Makhluk apa ini?" Beberapa sosok yang menyaksikan gerombolan monster yang keluar dari portal dimensi seakan saling mendorong agar cepat keluar.
Hanya dalam hitungan detik, gerombolan monster tersebut memenuhi wilayah Formasi Cakar Hitam.
Sheng Zhishu dan Istri Liu Ryu yang menyaksikan kejadian tersebut juga berkeringat dingin karena monster yang ada di depan mereka seperti air bah.
" Tetap konsentrasi." Liu Ryu berteriak keras sambil mengingatkan kepada Sheng Zhishu dan Istrinya yang lain.
Dengan buru-buru Sheng Zhishu dan Istri Liu Ryu yang lain melemparkan tumpukan Batu Roh untuk memperkuat Formasi Cakar Hitam yang kini sudah mulai retak.
Ggooooaaarr! Ggooooaaarr! Ggooooaaarr!
Rrraawr! Rrraawr! Rrraawr!
Gerombolan monster tersebut berusaha keras untuk menghancurkan Formasi Cakar Hitam, meskipun mereka sudah banyak yang terluka berat bahkan mati.
Meskipun sudah ratusan yang sudah mati, namun gerombolan monster tersebut seakan tidak berkurang sedikitpun karena jumlah mereka diluar nalar.
Karena saking banyaknya, membuat gerombolan monster saling berdempetan seakan berebut untuk menghancurkan Formasi Cakar Hitam.
*******
Sebuah Istana di alam hampa, terlihat sosok wanita yang membuka mata sambil menatap ke sebuah arah.
Seketika wanita itu memasang wajah jelek, karena akan terjadi sesuatu yang bisa menghancurkan Dunia Tiantang.
" Siapa yang berani membuka segel portal dimensi itu?" Ucap wanita itu yang tidak lain adalah Dewi Nuwa.
Sesaat Dewi Nuwa teringat bahwa ada orang yang berasal dari Dunia Abadi baru naik ke Dunia Tiantang.
" Jangan-jangan pemuda itu ingin menghancurkan Dunia Tiantang yang aku lindungi ini." Bersamaan dengan ucapannya, Dewi Nuwa langsung menghilang dari pandangan.
*******
( Benua Tengah di Dunia Tiantang )
Sesaat Kaisar Langit menatap ke arah bola kristal yang kini seakan menandakan ada sesuatu yang berbahaya.
__ADS_1
" Portal dimensi?" Siapa yang sangat gila berani membuka segel portal dimensi itu?" Kaisar Langit memasang wajah jelek karena bisa saja Kekaisaran miliknya akan musnah jika semua monster yang ada di portal dimensi keluar.
Sesaat Kaisar Langit menghilang dari pandangan, menuju ruang Istana Kekaisaran Langit.
" Salam Yang Mulia Kaisar." Ucap dua Jenderal Besar sambil menundukkan kepala.
" Mmmm." Kaisar Langit mengangkat tangan kanannya untuk menyapa mereka.
Meskipun terlihat santai, namun Kaisar Langit terlihat gelisah jika penghuni portal dimensi menuju ke Benua Tengah.
" Yang Mulia Kaisar, di Benua Dongwei telah terbuka segel portal dimensi." Ucap salah satu Jenderal Besar.
" Aku tau itu... Tapi kita tidak bisa kesana, karena kutukan dari wanita Iblis itu." Ucap Kaisar Langit yang pernah berhadapan dengan sosok wanita yang memiliki cara yang aneh untuk meningkatkan Kultivasi.
" Apa itu mengenai Tai Bai?" Tanya Jenderal Besar.
" Ya... Wanita Iblis itu menggunakan Pagoda Neraka agar kita tidak bisa kesana." Kaisar Langit yang memiliki masa lalu terhadap Tai Bai.
Tai Bai bisa dikatakan pelindung Benua Dongwei yang mampu menciptakan Formasi agar siapapun yang berasal dari Benua Timur, Benua Utara, Benua Barat, Benua Selatan dan Benua Tengah berani menginjakkan kakinya di Benua Dongwei, maka Kultivasinya akan turun menjadi Pendekar Semesta tahap awal.
Meskipun Kaisar Langit mampu melumpuhkan meridian milik Tai Bai, namun Tai Bai masih sempat menggunakan kemampuan khususnya agar Kaisar Langit dan pengikutnya tidak bisa mengejarnya ke Benua Dongwei.
" Yang Mulia Kaisar, apa yang harus kita lakukan sekarang?" Tanya Jenderal Besar.
" Tutup Kekaisaran kita ini dengan Formasi pelindung! Gunakan semua Artefak Formasi." Kaisar Langit memberi perintah.
" Baik Yang Mulia Kaisar." Kedua sosok tersebut menghilang dari pandangan, menuju ke pusat Formasi, lalu mengaktifkan pelindung mengelilingi Kekaisaran Langit.
Bukan hanya Kekaisaran Langit, tetapi juga seluruh Kekaisaran, Kerajaan dan seluruh Klan yang berada di berbagai Benua juga mengaktifkan pelindung mengelilingi wilayah masing-masing, meskipun mereka tidak mengetahui tempat portal dimensi tersebut.
*******
Di sebuah goa yang tidak kasat mata, terlihat sosok wanita berbadan panas membuka mata, karena dapat merasakan adanya bahaya.
" Hmmm... Siapa yang membuka segel portal dimensi itu?" Ucap wanita tersebut yang masih terlihat muda.
Namun dari segi usia, dia sudah hidup selama jutaan tahun, meski dari segi Kultivasinya sudah turun menjadi Pendekar Surgawi tahap akhir.
Sosok itupun mengeluarkan sebuah Pagoda sebesar kepalan tangannya, lalu menatap ke sebuah arah.
" Jangan-jangan sekelompok manusia dari Dunia Abadi itu yang membuka segelnya." Gumam Tai Bai, lalu bangkit berdiri.
__ADS_1
Sesaat Tai Bai teringat akan rekannya yang berada di penjara Menara Langit yang berada di Benua Tengah.