SANG DEWA AGUNG 2

SANG DEWA AGUNG 2
Ch 406. 36 Darah Campuran Dewa


__ADS_3

" Pantas saja wanita ini sangat cantik. Jadi dia ada Ratu Siluman Ular Gurun yang dikabarkan itu?" Pikir beberapa sosok yang berada di tempat itu.


Namun hal yang menjadi pertanyaan di pikiran mereka, kenapa Dewi Arinia memilih manusia biasa sebagai suaminya?


Padahal banyak sekali para Dewa bahkan beberapa orang yang memiliki darah campuran Dewa begitu memuji kecantikannya.


" Master... Tinggallah di kediamanku untuk beberapa saat, sambil menunggu Serikat Petarung untuk mengurus semuanya." Jackson menawarkan diri agar Liu Ryu dan Istrinya tidak menjadi pusat perhatian.


Tentu keberadaan Dewi Arinia yang keluar dari wilayah kekuasaannya akan banyak kekuatan besar yang ingin merebut wanita itu.


" Baiklah, aku rasa urusanku disini sudah selesai." Ucap Liu Ryu, lalu bangkit berdiri.


Tanpa membuang waktu, Jackson langsung membawa mereka menuju ke kediamannya yang berada di Ibukota Westland.


Sebelum Liu Ryu pergi dari bangunan tersebut, dia menyadari bahwa ada beberapa sosok yang memiliki tatapan keserakahan saat mendengar nama Dewi Arinia.


" Sepertinya sekelompok semut ini benar-benar idiot." Pikir Liu Ryu, Lalu memacu kudanya untuk mengikuti Jackson.


Begitupun dengan Dewi Arinia, juga memacu kudanya yang merupakan hasil rampasan dari kelompok yang mengejar mereka sebelumnya.


*******


( Istana Kepala Negara )


" Jadi ada orang yang berani pergi ke pelabuhan itu?" Tanya Kepala Negara, sambil menatap ke arah wanita berambut cokelat.


" Benar tuan." Jawab wanita berambut cokelat.


" Beberapa tahun yang lalu, aku pernah mengutus beberapa Petarung kelas SSS untuk mencari jalur untuk menuju pelabuhan."


" Sayangnya sampai saat ini, mereka masih belum kembali. Aku khawatir mereka tidak akan selamat dari tempat-tempat yang sangat berbahaya."


Kepala Negara Westland menarik napas dalam-dalam, karena saat portal teleportasi tidak berfungsi lagi, akses menuju ke berbagai tempat juga terputus.

__ADS_1


" Apakah tuan memiliki peta daratan Efhoria ini?" Tanya wanita berambut cokelat, meskipun dirinya tidak layak untuk bertanya seperti itu, namun mengingat kemampuan Liu Ryu, sehingga dia harus berani bertanya.


Beruntung kepala negara sangat ramah, sehingga dia sama sekali tidak tersinggung sedikitpun.


" Aku tidak memilikinya. Hanya saja aku mengetahui jalur yang bisa dilewati. Namun tempat itu sangatlah berbahaya, sehingga hanya keturunan Dewa itu saja yang mampu melewati jalan itu." Jawab kepala negara, sambil menarik napas panjang.


Namun akhir-akhir ini puluhan sosok yang memiliki garis darah Dewa hanya sibuk dengan kesenangan mereka sendiri, sehingga tidak mau membantu para warga.


Jika saja puluhan yang memiliki darah campuran Dewa mau membantu Negara Westland, tentu para rakyat tidak akan menderita.


" Kalau begitu, biarkan hamba yang meminta bantuan kepada mereka." Wanita berambut cokelat menawarkan diri untuk mendatangi kediaman keluarga para Dewa.


" Sebaiknya kamu urungkan niatmu. Mereka tidak sesederhana yang dipikirkan." Kepala negara mengingatkan kepada wanita berambut cokelat agar tidak bertemu dengan darah campuran Dewa.


Kepala negara sudah mengetahui sifat asli puluhan sosok yang memiliki darah campuran Dewa, karena sifat mereka tidak lebih dari binatang buas.


Banyak sekali para gadis sudah menjadi korban dari Apollo dan sebelas saudaranya. Begitupun dengan Beatrix dan 23 saudarinya juga sudah banyak menculik para pemuda dari berbagai kota untuk memuaskan nafsu mereka.


" Aku tidak tau mengapa mereka bisa berubah. Apa ada sihir jahat yang mengendalikan pikiran mereka?" Pikir kepala negara, karena 36 sosok itu sudah banyak berubah.


Jika mereka melakukan perlawanan, maka sama saja mereka hanya mengantar nyawa, karena kemampuan mereka sangat besar.


" Tuan tidak perlu khawatir. Bagaimanapun caranya, aku harus berbicara dengan mereka." Wanita berambut cokelat membulatkan tekad untuk membantu Liu Ryu.


Karena melihat keteguhan hati wanita itu, kepala negara langsung menceritakan apa sebenarnya yang terjadi pada 36 sosok itu.


" Kamu tau sendiri berapa banyak warga kita yang menghilang begitu saja? Merekalah pelaku yang sebenarnya." Ucap kepala negara, karena dia tidak ingin wanita itu bertindak gegabah.


Namun wanita berambut cokelat sama sekali tidak percaya, karena dia berpikir bahwa keterangan itu hanya untuk menyurutkan semangatnya saja.


" Tuan tidak perlu khawatir. Aku tau apa yang harus aku lakukan." Wanita berambut cokelat tetap bersikukuh dengan keputusannya.


Kepala negara tidak bisa berkata apa-apa lagi, lalu memberi tahukan tempat tinggal 36 darah campuran Dewa yang berada di bagian barat Ibukota Negara Westland.

__ADS_1


" Terimakasih tuan. Kalau begitu, aku pamit dulu." Wanita berambut cokelat memberi hormat, lalu meninggalkan ruangan tersebut.


Kepala negara hanya mengangguk pelan, meminta kepada bawahannya untuk mengumpulkan para petarung kelas S keatas untuk melindungi wanita itu dari kejauhan.


" Sepertinya rahasia ini harus dibongkar. Jika tidak seluruh wargaku semakin lama semakin berkurang." Gumam kepala negara.


*******


( Bagian barat Ibukota )


Terlihat beberapa sosok yang sedang berkumpul di mulut goa yang berada di bawah kaki gunung.


Di tempat itu terdapat dua goa yang sangat besar juga bagian mulut goa digunakan sebagai tempat berkumpul.


Di goa bagian kiri sebagai tempat tinggal Beatrix dan 23 saudarinya dan bagian kanan sebagai tempat tinggal Apollo dan sebelas saudaranya.


" Ternyata Dewi Malam bisa membuat kita sekuat ini." Ucap salah satu sosok pria yang memiliki ukuran besar.


Sebagai keturunan Dewa tertinggi, 12 Pria itu memiliki tubuh besar dan berotot, sedangkan 24 wanita memiliki paras yang cantik.


Meskipun demikian 36 darah campuran Dewa itu sudah mengabdi kepada Dewi Malam untuk meningkatkan kekuatan mereka.


" Ya... Jika kita bersetubuh dengan para wanita dari golongan manusia, maka kekuatan kita semakin meningkat." Ucap sosok yang paling tua, yaitu Apollo.


" Bukan hanya kalian saja. kami juga meningkat pesat jika terus berhubungan badan dengan para pria dari golongan manusia." Ucap salah satu sosok wanita yang bernama Beatrix sangat senang dengan sihir yang diberikan Dewi Malam.


Dari 36 sosok itu tidak lagi menganggap diri mereka sebagai bagian dari manusia, melainkan menganggap diri mereka sebagai Dewa.


" Meskipun kami memiliki sihir ilusi yang sangat kuat, namun tidak ada satupun manusia yang cocok untuk dijadikan sebagai target." Salah satu wanita menggelengkan kepala karena sihir yang mereka miliki terlalu kuat, sehingga tidak cocok digunakan untuk manusia.


" Aku juga berpikir begitu. Namun kita tidak memiliki cara untuk pergi ke alam Dewa. Jika saja kita memiliki cara agar bisa masuk ke alam Dewa, aku yakin mereka tidak akan mampu menangkal sihir ilusi milik kita." Ucap Beatrix, sambil menatap ke arah goa tempat tinggal mereka.


Di dalam goa itu terdapat ratusan para pemuda maupun para petarung yang seakan siap untuk melayani nafsu dari Beatrix dan 23 saudarinya.

__ADS_1


Namun resiko mereka sangat tinggi, karena semakin lama berhubungan, maka tubuh mereka akan mengering hingga mati.


__ADS_2