
[ Jika menyukai karya ini sempatkan untuk berikan dukungan dan Rate 🌟 5 ]
*******
Satu minggu setelah acara pernikahan anak-anak mereka, Liu Ryu dan 24 Istrinya kini telah berkumpul di bukit Yexuan.
Tidak hanya itu saja, Semua bawahan Liu Ryu, lima Raja Phoenix Awan dan lima Raja Naga Laut juga berada di tempat itu.
Sedangkan Kerajaan Harimau Putih, Kerajaan Ular Hijau telah dibawa ke Dunia Quzhu beserta rakyat dari Ras Phoenix Awan dan Naga Laut.
Karena rombongan mereka terlalu banyak, sehingga diantaranya harus masuk ke Dunia Quzhu.
" Salam ayah mertua semuanya." Liu Ryu menundukkan kepala kepada sepuluh sosok yang terlihat berwibawa di depannya.
Sepuluh sosok tersebut adalah ayah dari Long bersaudara dan Huang bersaudara,. dimana mereka juga akan kembali ke Dunia Tiantang yang merupakan tempat tinggal leluhur mereka.
" Ryu'er... Kamu tidak perlu seperti itu. Aku merasa beruntung bisa memiliki menantu sepertimu." Sosok pria yang bernama Long Mubai yang merupakan ayah dari Long Que Zhu menatap ke arah Liu Ryu dengan penuh kebanggaan.
" Saudara Mubai benar. Tidak salah dulu kita menjodohkan putri kita kepada Kaisar Ryu." Sosok pria yang bernama Huang Yefei yang merupakan ayah dari Huang Que Yun penuh kebanggaan.
" Ayah mertua terlalu berlebihan. Aku hanya menjalankan tugasku sebagaimana mestinya." Liu Ryu penuh hormat kepada sepuluh sosok tersebut.
Sepuluh sosok tersebut hanya mengangguk kecil, karena bagi mereka Liu Ryu adalah sosok yang sangat disegani, meskipun usia mereka terpaut jauh.
" Baiklah, lebih baik kita berangkat sekarang." Liu Ryu melemparkan tumpukan Batu Roh sebanyak mungkin, karena yang dia bawa sekitar jutaan orang.
Meskipun mereka banyak berada di Dunia Quzhu, namun jumlah Batu Roh yang dikeluarkan juga akan dihitung untuk mereka.
Tanpa menunggu lama. Liu Ryu dan rombongannya langsung masuk ke dalam portal teleportasi, saat benda tersebut bercahaya terang.
*******
__ADS_1
( Dunia Tiantang )
Kini terlihat beberapa sosok yang muncul di tengah portal teleportasi raksasa dimana letaknya di depan jembatan pelangi.
Semua mata tertuju pada sebuah Istana yang sangat besar dan megah yang seakan berdiri di atas danau.
Namun jika dilihat dari kejauhan, Istana Kekaisaran Atas Awan seperti berdiri di atas awan.
" Ryu'er... Apa itu Istana yang kalian ciptakan?" Semua yang berada di tempat itu sangat terpana melihat kemegahan Istana Kekaisaran Atas Awan.
" Benar ayah mertua. Istana ini kami namakan Istana Kekaisaran Atas Awan." Jawab Liu Ryu sambil menatap ke arah mereka secara bergantian.
Saat mereka sedang hanyut melihat pemandangan tersebut, Sheng Zhishu dan Istri Ryu yang lain tiba-tiba keluar dari Dunia Quzhu.
Dengan kedatangan Sheng Zhishu dan yang lain, sepuluh sosok tersebut tersadar dari lamunan mereka, lalu memperbaiki sikap.
" Suamiku, apa ini Istana Kekaisaran Atas Awan yang kamu ceritakan?" Sheng Zhishu dan yang lain juga berdecak kagum melihat kemegahan Istana tersebut.
" Ya... Istana ini sebagai tempat tinggal baru kita." Ucap Liu Ryu sambil mengangguk-anggukkan kepala.
" Kami akan membantu." Zhao Luyi dan Zhao Liying serta Istri Liu Ryu yang lain langsung mengikuti Sheng Zhishu.
Saat mereka masih berdiri di tempat tersebut, kini Tou Shuijing dan Jiu Tou She muncul dan langsung memberi hormat kepada Liu Ryu dan sepuluh ayah mertua majikan mereka.
" Dewa Agung... Semua Istana telah kami ciptakan. Hanya saja ada beberapa kendala." Ucap Tou Shuijing sambil menceritakan situasi tersebut.
Untuk Istana Ras Naga Laut, Pasukan Semesta sudah memberikan tempat di empat penjuru, sedangkan Istana Laut Tengah, mereka masih kebingungan.
Terlebih untuk lima Istana Ras Phoenix, mereka datang bisa melewati kubah pelindung yang diciptakan sebelumnya.
" Untuk masalah itu, kita pikirkan nanti. Sekarang kita pergi ke Istana Kerajaan Laut Timur." Liu Ryu memahami apa yang dikatakan Tou Shuijing, namun dia harus melihat secara langsung Istana yang mereka ciptakan terlebih dulu.
__ADS_1
" Baik Dewa Agung." Ucap Tou Shuijing, lalu membawa mereka menuju ke arah timur.
Sesaat kemudian, mereka telah sampai di sebuah danau yang sangat luas dimana semuanya telah diciptakan oleh Pasukan Semesta.
Danau tersebut sangatlah luas, dimana bisa diciptakan dua kota besar yang mampu menampung jutaan orang.
" Dewa Agung... Di dasar danau ini telah kami tempatkan Istana Kerajaan Laut Timur." Ucap Tou Shuijing sambil membawa mereka masuk ke dalam danau.
Tidak lama kemudian mereka telah sampai di Istana bawah air, dimana terlihat sangat luas dan megah.
" Ayah mertua... Istana ini sebagai tempat tinggal kalian yang baru. Meskipun dibangun di dasar danau, namun aku rasa bisa menampung semua rakyatmu." Ucap Liu Ryu sambil menunjuk Istana yang berada di depan mereka.
" Ryu'er... Ini sudah lebih dari cukup. Untuk mencari arah laut, kami memiliki kemampuan tersendiri." Long Mubai terlihat senang karena Istana yang disediakan oleh Liu Ryu diluar dugaannya.
Dengan sebuah anggukan kecil, Liu Ryu langsung mengeluarkan semua rakyat Kerajaan Laut Timur, dimana mereka semua sangat kagum dengan tempat tinggal mereka.
Yan Ran yang merupakan Jenderal dari Istana Kerajaan Laut Timur juga sudah menyediakan beberapa bangunan bawah air sebagai tempat tinggal rakyat Kerajaan Laut Timur, sehingga mereka bisa menempatinya.
Setelah selesai memindahkan semua rakyat Kerajaan Laut Timur, Liu Ryu dan bawahannya langsung membawa mereka menuju Istana yang lain dimana sesuai dengan nama kerajaan mereka.
Di Istana Kerajaan Laut Selatan, Laut Utara dan Laut Barat juga ditempatkan di dasar danau yang memiliki ukuran yang sama seperti Istana Laut Timur.
Hanya satu yang belum selesai, yaitu Istana Laut Tengah, karena Pasukan Semesta tidak berani meletakkan Istana di sembarang tempat sebelum mendapatkan persetujuan dari Liu Ryu.
" Ayah mertua... Bagaimana kalau kami tempatkan Istana Kerajaan Laut Tengah di danau yang ada disini?" Ucap Liu Ryu sambil menunjuk ke arah danau ciptaan Istrinya.
" Ryu'er... Apa itu tidak merusak pemandangan Istana Kekaisaran Atas Awan milik kalian?" Long Mutian merasa enggan jika kediaman mereka berada di bawah Istana Kekaisaran Atas Awan.
Bukan karena takut, tapi Long Mutian juga tidak ingin merusak pemandangan Istana Kekaisaran Atas Awan yang menurutnya sangat mewah.
" Dewa Agung.... Kami bisa membantu mereka untuk membuat lorong dibawah danau ini menuju bagian pinggir hutan sebagai pintu gerbang Istana Kerajaan Laut Tengah." Jiu Tou She menawarkan diri untuk membantu Kerajaan Laut Tengah.
__ADS_1
Mendengar ucapan tersebut, Liu Ryu mengangguk setuju meskipun dia tidak keberatan jika Kerajaan Laut Tengah memiliki pintu gerbang yang sama.
Namun bagi Long Mutian, sangat menyayangkan jika itu terjadi, sehingga dia setuju dengan usulan Jiu Tou She, sehingga mereka tidak akan keluar melalui atas danau tersebut.