
Setelah memeriksa seluruh ruangan yang tidak menemukan apapun, Liu Ryu keluar dari Istana tersebut dengan menelan kekecewaan, karena tidak ada menemukan Sumberdaya.
" Paling tidak, aku mendapatkan Istana ini." Liu Ryu yang sudah berada di halaman depan Istana, kini menaruh beberapa Batu Bintang mengelilingi Istana.
Setelah merasa sudah cukup, Liu Ryu langsung membuat pola gerakan, lalu menarik Istana tersebut ke Dunia Quzhu.
Lagi-lagi Liu Ryu menelan kekecewaan, karena Istana yang berada di depannya seakan dilindungi energi tidak kasat mata.
Tanpa membuang waktu, Liu Ryu pergi dari tempat tersebut untuk mengumpulkan kristal energi yang berada di tempat lainnya.
*******
Beberapa jam setelah kepergian Liu Ryu, 74 patung yang berada di dalam Istana, kini kening mereka mengeluarkan sebuah cahaya.
Semua patung itupun membuka mata sambil memeriksa keadaan sekitar, merasa heran karena ada yang telah membangunkan mereka.
" Apa yang terjadi dengan kita?" Ucap 74 patung yang sudah menjadi manusia seutuhnya.
" Sepertinya orang yang membangkitkan kita masih ada disini. Entah berapa lama kita tertidur disini." Ucap salah satu dari patung tersebut.
Sesaat wajah 74 wanita itu langsung memerah, karena menyadari bahwa mereka tidak menggunakan sehelai kain.
" Kita harus mencari sesuatu untuk menutupi tubuh kita." Ucap salah satu dari mereka, dimana langsung menyusuri setiap ruangan yang berada di Istana.
Namun setelah memeriksa seluruh ruangan, mereka tidak berhasil menemukan apapun untuk menutupi tubuh mereka, membuat semuanya terlihat gelisah.
" Sialan... Ternyata 27 saudari kita benar-benar ingin memusnahkan seluruh anggota Klan Shang." 74 wanita itu terlihat marah karena beberapa dari saudarinya telah menguras harta yang ada di Istana tersebut.
Bahkan pakaian yang melekat di tubuh mereka juga diambil, karena jenis kain yang digunakan setara dengan sebuah pusaka.
" Wushuang, Nihuang, Nanyue... Apa yang harus kita lakukan sekarang?" Tanya saudarinya yang lain, karena mereka tidak bisa keluar dari Istana,. jika dalam kondisi seperti itu.
Mereka sangat berharap agar ketiga senior mereka bisa menemukan cara agar bisa menyelesaikan masalah tersebut.
__ADS_1
Sesaat ketiganya terdiam sejenak sambil merasakan kehadiran sosok yang telah membangunkan mereka.
" Jiwa kita hanya terhubung kepada pria yang membangunkan kita. Hanya dialah yang bisa membantu kita." Ucap Shang Wushuang yang merupakan paling tua diantara lainnya.
" Tapi dia seorang pria. Apa kamu ingin pria itu melihat anggota tubuh kita?" Tanya Shang Ningshuang, karena dia tidak ingin tubuhnya dilihat oleh seorang pria.
" Tidak ada cara lain. Lagi pula, aku sangat yakin bahwa pria itu sudah melihat semua anggota tubuh kita saat menjadi patung." Ucap Shang Nanyue.
Sesaat 74 wanita itu terdiam sejenak, karena ada orang lain yang bisa mengetahui tempat kediaman mereka.
Kini 74 wanita itu semua setuju jika mereka memanggil kembali pria yang berhasil membangkitkan mereka melalui pesan jiwa kepada Liu Ryu.
*******
Di sisi lain Liu Ryu yang sedang mengumpulkan kristal energi, kini menghentikan aktivitasnya karena mendapatkan pesan jiwa dari orang asing.
" Siapa yang mengirim pesan jiwa untukku?" Liu Ryu sedikit mengerutkan kening, karena untuk menggunakan pesan jiwa harus orang yang dikenal.
Namun kali ini Liu Ryu mendapatkan pesan jiwa dari orang yang tidak dia kenal.
Sesaat Liu Ryu berfikir untuk kembali ke Istana, karena dia sendiri merasa penasaran dengan siapa yang mengirim pesan jiwa untuknya.
Tidak lama kemudian Liu Ryu langsung masuk ke dalam Istana, sambil memperhatikan keadaan sekitar, dimana tidak menemukan siapapun.
Bahkan 74 patung sebelumnya kini sudah tidak ada lagi di tempat itu, membuat Liu Ryu langsung meningkatkan kewaspadaan.
" Keluar kalian semua!" Ucap Liu Ryu dengan nada tinggi, sambil memperhatikan keadaan sekelilingnya.
" Saudara... Kami tidak bisa keluar untuk sekarang. Karena itulah kenapa kami meminta bantuanmu." Terdengar suara wanita dari arah ruangan yang lain.
Mendengar ucapan tersebut, Liu Ryu sedikit heran, karena sebelumnya dia tidak menemukan siapapun di Istana tersebut.
" Kami adalah 74 patung yang kamu bangkitkan sebelumnya. Bisakah kamu memberikan beberapa lembar pakaian untuk kami?" Suara dari balik pintu kamar yang lain, seakan meminta pertolongan.
__ADS_1
Meskipun sangat sulit untuk diterima dengan akal sehat, Liu Ryu berjalan mendekati pintu tersebut lalu meletakkan beberapa lembar pakaian.
" Ambillah pakaian ini!" Ucap Liu Ryu, lalu berjalan menjauhi pintu tersebut.
" Jika kamu orang baik, tunggulah kami di depan Istana ini! Kami tidak bisa keluar, jika saudara masih berada di tempat ini." Ucap Shang Nanyue, untuk mewakili rekannya.
" Baiklah, aku akan menunggu kalian di depan Istana." Liu Ryu yang awalnya juga ingin keluar dari Istana, kini langsung melanjutkan langkahnya.
Tentu Liu Ryu ingin menanyakan berbagai hal mengenai ruang bawah tanah hutan larangan, dan kemunculan 74 patung yang sudah menjadi manusia seutuhnya.
Setelah menunggu cukup lama, kini muncul 74 wanita dari dalam Istana, dimana mata Liu Ryu hampir tidak bisa berkedip saat melihat pemandangan didepannya.
" Sangat sempurna." Pikir Liu Ryu, sambil menatap ke arah mereka secara bergantian, seakan tenggorokannya kering.
Sesaat Liu Ryu mengendalikan pikirannya, lalu berjalan mendekati 74 wanita itu penuh dengan selidik.
" Terimakasih atas bantuan saudara sebelumnya. Perkenalkan namaku Shang Wushuang. Dan ini saudariku Shang Ningshuang, Shang Nanyue...." Shang Wushuang memperkenalkan diri mereka satu-persatu.
" Kalian berasal dari mana? Dan kenapa kalian bisa berada di tempat ini?" Tanya Liu Ryu.
" Kami bukan berasal dari manapun. Kami terlahir dari kristal energi yang berada di tempat ini." Shang Wushuang menjelaskan bahwa mereka terlahir dengan sendirinya di tempat itu.
Shang Wushuang tidak merasa ragu sedikitpun, langsung menceritakan bahwa mereka ada 101 yang semuanya wanita.
Dari 101 wanita itu terlahir mulai dari anak seusia 5 tahun yang mendapatkan keistimewaan berbagai informasi dari hutan larangan.
Mereka tumbuh berkembang hingga dewasa secara alami dan mengumpulkan harta dari para Kultivator yang mati di hutan larangan sejak mereka masih kecil.
" Sayangnya 27 saudari kami mengkhianati kami saat kami secara tidak sengaja bertemu dengan beberapa Kultivator saat hutan larangan terbuka."
" Para Kultivator itu berjanji untuk membawa kami dan menjadikan Istri mereka." Shang Wushuang menceritakan tentang nasib yang mereka alami.
Beberapa dari saudarinya tergiur dengan tawaran tersebut, karena mereka ingin hidup layaknya manusia.
__ADS_1
" Namun hal yang tidak diduga, saudari tertua mereka sangat tertarik dengan salah satu Kultivator yang berasal dari Benua Tengah, sehingga 26 saudari kami yang lainnya ikut bersamanya." Shang Wushuang dengan polos menceritakan semuanya.
Dari 27 saudari mereka itupun mengambil kemampuan mereka, hingga menjadikan 74 wanita itu menjadi patung, karena tidak ingin keluar dari bawah tanah hutan larangan.