SANG DEWA AGUNG 2

SANG DEWA AGUNG 2
Ch 248. Pemahaman Kesadaran Galaxi


__ADS_3

Sementara Tai Bai dan saudarinya juga ikut membantu pasukan Semesta untuk berburu Hewan Roh di gurun pasir tersebut.


Liu Ryu yang sudah selesai menciptakan Portal Teleportasi, kini langsung mengeluarkan tumpukan Batu Roh.


Wuush!


Saat portal teleportasi bercahaya, Liu Ryu langsung masuk ke dalam portal hingga menghilang dari pandangan.


*******


( Benua Dongwei )


Liu Ryu yang sudah berada di jembatan pelangi, kini mengirim pesan jiwa kepada Istrinya yang lain.


Disamping itu, Liu Ryu meminta kepada seluruh Kerajaan ataupun Kekaisaran yang lain untuk mempersiapkan diri.


Meskipun banyak pertanyaan di benak mereka, namun hanya bisa menuruti apa yang dikatakan Liu Ryu.


" Bagi Kekaisaran Gu, Kerajaan Qing, Kerajaan Shen, Kerajaan Jiang, Kerajaan Song dan Kerajaan Sin untuk sementara bisa tinggal di wilayah Kekaisaran Atas Awan."


" Tapi aku berjanji akan mencari tempat yang lain sebagai tempat tinggal kalian." Ucap Liu Ryu, sambil menatap ke arah mereka.


" Tidak masalah menantuku." Gu Fan tidak merasa keberatan jika tinggal di Wilayah Kekaisaran Atas Awan, karena wilayahnya masih mampu menampung mereka.


Sebenarnya gurun pasir sangatlah luas, namun untuk mendirikan sebuah Kekaisaran tentu membutuhkan tempat yang lebih luas lagi, agar penduduk bisa beraktivitas seperti biasa.


" Kebetulan tempat yang akan kita tinggalkan berada di wilayah Kekaisaran Han dan berbatasan dengan Kekaisaran Taiyang yang tidak jauh dari lautan."


" Kita bisa mengambil alih wilayah itu, karena ditutupi kabut beracun hingga mencapai bibir pantai. Dengan demikian kita memiliki pelabuhan sendiri." Ucap Liu Ryu, lalu mengeluarkan sebuah peta wilayah Kekaisaran Han.


Meskipun di dalam peta tersebut tidak menunjukkan wilayah kabut beracun, namun dari keterangan Tou Shuijing dan Jiu Tou She, bahwa wilayah kabut beracun yang merupakan wilayah Kekaisaran Taiyang berdekatan dengan gurun pasir.


Tentu Liu akan bernegosiasi dengan pihak Kekaisaran Taiyang untuk mendapatkan wilayah kabut beracun, meskipun harus mengeluarkan biaya yang sangat besar.


" Sekarang aku meminta bantuan kepada kalian semua untuk mengambil bebatuan yang berharga agar bisa membuat tembok besar di wilayah kita." Liu Ryu memberi perintah kepada bawahannya juga prajurit yang lain agar lebih cepat mengumpulkan bebatuan.

__ADS_1


" Baik Yang Mulia Kaisar." Jawab mereka serempak.


Semua pasukan yang dipimpin Heilong, Li Chun dan Zi Mayi langsung membawa rombongan pergi ke wilayah Kekaisaran Gu untuk mengambil bebatuan yang mereka butuhkan.


Setelah mereka pergi, Liu Ryu memindahkan Portal Teleportasi ke tempat yang lain, karena dia masih memerlukan Benua Dongwei di kemudian hari.


Setelah itu, Liu Ryu menciptakan lingkaran teleportasi berbentuk cincin raksasa, agar semua bisa masuk ke Dunia Quzhu.


Membutuhkan waktu selama satu minggu bagi semua prajurit untuk mengumpulkan bebatuan, dimana semua ditumpuk di Dunia Quzhu.


" Suamiku, apa kamu ingin memindahkan wilayah kita ini?" Tanya Sheng Zhishu.


" Ya... Wilayah yang kita tinggali adalah gurun pasir, jadi sangat sulit jika tidak memiliki lahan subur." Ucap Liu Ryu sambil menatap ke arah Formasi yang berbentuk tabung raksasa dari atas awan.


Seakan mengerti dengan tujuan suami mereka, Sheng Zhishu dan Istri Liu Ryu yang lain langsung menyalurkan Qi dalam jumlah besar kepada suaminya.


Tanpa menunggu lama, Liu Ryu membuat pola gerakan yang sangat rumit, lalu mengarahkan kedua telapak tangannya di wilayah yang diberikan Batu Bintang sejak pertama kali mereka tiba di Dunia Tiantang.


Wuush!


" Suamiku, kita telah melanggar hukum alam. Tempat ini tidak boleh seperti ini." Sheng Zhishu dan yang lain terlihat khawatir, karena menghilangkan bagian dari benua Dongwei bisa berdampak buruk kepada mereka.


" Kalian tidak perlu khawatir." Ucap Liu Ryu, lalu mengeluarkan Pagoda Jiwa hingga membesar.


Sesaat muncul butiran pasir layaknya air bah keluar dari Pagoda Jiwa yang mengisi kembali kawah raksasa tersebut.


" Apa ini ada hubungannya dengan Pagoda Neraka milik Tai Bai?" Tanya Sheng Zhishu sambil menatap ke arah pasir yang keluar dari Pagoda Jiwa.


" Ya... Tai Bai dan saudarinya menggunakan Pagoda Neraka untuk menghisap semua pasir di tempat baru kita." Ucap Liu Ryu sambil menatap kawah raksasa yang terus diisi butiran pasir.


Membutuhkan waktu yang cukup lama, kini kawah raksasa sudah terisi penuh hingga membentuk gunung pasir.


" Sepertinya wilayah baru kita lebih luas dari tempat ini." Xie Hua tersenyum lebar karena dapat memperkirakan jumlah pasir yang keluar dari Pagoda Jiwa jauh lebih luas dari wilayah tersebut.


" Apa mereka ingin menciptakan sebuah lautan di Benua Timur?" Tanya Gu Chuyin yang masih belum mengerti tujuan dari Liu Ryu.

__ADS_1


" Apa kamu belum tau fungsi daratan yang ada di Dunia Quzhu?" Tanya Yuwang.


" Jadi...." Gu Chuyin baru menyadari bahwa Liu Ryu ingin mengeluarkan daratan dari Dunia Quzhu untuk mengisi gurun pasir.


Meskipun Gu Chuyin, Shen Yexia, Song Murong dan Sin Chieyu sudah lama mengenal Liu Ryu dan Istrinya yang lain, namun mereka masih belum mengetahui bahwa Liu Ryu bisa memanipulasi suatu wilayah.


Kini keempat wanita itu mulai mengerti mengapa mereka harus meningkatkan Qi dan spritual.


" Pantas saja kami diwajibkan harus memiliki lautan Qi dan spritual berbentuk Galaxi. Bukan lagi berbentuk lautan." Keempat wanita itu tidak menyangka bahwa saat menjadi Istri Liu Ryu, mereka bisa memiliki Galaxi Qi dan Galaxi Spiritual.


Dengan demikian, Liu Ryu dan Istrinya dengan mudah mengalahkan para Kultivator yang setara dengan mereka, bahkan satu tingkat diatas mereka.


" Tapi kita jangan berbangga diri, karena masih ada beberapa Kultivator yang memiliki alam jiwa yang berbentuk Galaxi." Liu Ryu mengingatkan kepada Istrinya, agar tetap berhati-hati.


Tentu Liu Ryu mengatakan hal itu, karena sebelumnya saat berlayar ke Benua Timur, dia berhadapan dengan Humanoid Hiu yang kemungkinan memiliki alam jiwa berbentuk Galaxi.


Hanya saja saat seorang Kultivator memiliki kesadaran berbentuk Galaxi, maka akan membutuhkan Sumberdaya yang lebih besar dari Kultivator lainnya.


Disamping itu, jika seorang Kultivator memiliki kesadaran berbentuk Galaxi, maka tidak akan mati karena usia dan selalu awet muda.


Dengan kata lain, Liu Ryu dan Istrinya akan hidup kekal.


" Sepertinya pasir disana sudah habis. Sebaiknya kita pergi ke Benua Timur." Ucap Liu Ryu sambil menatap ke arah gunung pasir yang menjulang tinggi, lalu mengembalikan Pagoda Jiwa.


" Mmmm." Sheng Zhishu dan yang lain melesat ke arah Portal Teleportasi mengikuti suami mereka.


Sesaat Liu Ryu melemparkan tumpukan Batu Roh pada Portal Teleportasi itu, hingga mengeluarkan cahaya.


" Kita pergi sekarang." Liu Ryu langsung masuk ke dalam portal teleportasi yang diikuti Istrinya.


*******


( Benua Timur )


Kini Liu Ryu dan Istrinya yang lain sudah muncul di portal teleportasi yang kini dihadapkan dengan sebuah kawah raksasa seluas mata memandang.

__ADS_1


__ADS_2