SANG DEWA AGUNG 2

SANG DEWA AGUNG 2
Ch 183. Suku Rubah Langit


__ADS_3

Tanpa menunggu lama Ryu dan Istrinya langsung menarik semua mayat tersebut ke Dunia Quzhu.


Melihat Istrinya yang mengalami goresan kecil di kulit mereka, Ryu seakan tidak terima karena keindahan tersebut seharusnya tidak digores oleh benda apapun.


" Sebaiknya kalian harus berhati-hati lagi." Ryu memasang wajah jelek sambil menatap ke arah mereka.


" Suamiku, kamu tidak perlu khawatir. Hanya lecet seperti ini, nanti akan kembali seperti semula." Xie Xian menggelengkan kepala karena Ryu terlalu mengkhawatirkan mereka.


" Benar suamiku. Ini hanya goresan kecil." Satu-persatu Istri Ryu istri Ryu langsung protes karena sikap suami mereka terlalu berlebihan.


Mendengar ucapan tersebut, Ryu hanya tersenyum pahit lalu mengambil posisi duduk bersila untuk memulihkan diri.


Begitupun dengan Xie Xian dan Istri Ryu yang lain, mereka juga langsung mengambil tempat untuk memulihkan diri.


Setelah selesai memulihkan diri, Ryu dan Istrinya kembali melanjutkan perjalanan menuju ke wilayah yang lain.


Saat menempuh perjalanan cukup jauh, kini Ryu dan Istrinya disambut kawanan Suku Rubah Langit.


Sama seperti Suku Serigala sebelumnya, Suku Rubah Langit juga terlihat seperti manusia, namun memiliki kuping dan ekor layaknya Rubah.


" Suamiku, ternyata di Dunia Dongwu ini banyak sekali Roh Suci. Hanya saja mereka tidak seperti Xin Chie dan Huli Yue." Ucap Xie Xian yang mengingat bahwa Sheng Zhishu, Xin Chie, Huli Yue, Tianhe, Yunjiang, Yinshi dan Yuwang juga memiliki tubuh Roh Suci.


Hanya saja Ketujuh Istri Ryu tersebut memiliki perubahan wujud yang sempurna. Ditambah lagi dengan teknik tubuh Dewi Agung, sehingga mereka sangat berbeda dengan Roh Suci yang berada di Dunia Dongwu.


" Bukan hanya mereka, aku dan She Xia juga berasal dari Roh Suci. Hanya saja karena kami sudah lama tinggal di dunia manusia, jadi ada sedikit perbedaan." Ucap Jiu Wei Hu sambil menatap ke arah sekelompok Suku Rubah Langit.


" Sepertinya kita tidak untuk mungkin bisa menghadapi mereka sekaligus." Ucap Ryu sambil menatap ke arah kawanan Suku Rubah Langit yang semakin mendekat.


" Suamiku, kamu tenang saja. Kami masih memiliki Hewan Kontrak." Ucap Xie Xian yang mengetahui kekhawatiran suami mereka.


Wuush! Wuush! Wuush!


Xie Xian dan Istri Ryu yang lain langsung mengeluarkan Hewan Kontrak mereka, kecuali Tan Shuying dan Gong Ziya yang tidak memiliki Hewan Kontrak.


" Meskipun tidak memiliki Hewan Kontrak, tapi aku memiliki cara lain." Ucap Gong Ziya, lalu menciptakan manusia pohon yang memiliki ukuran besar.


" Aku juga." Ucap Tan Shuying hingga sesaat tubuhnya semakin membesar dan memiliki sepasang sayap kelelawar juga memiliki kuku tajam.

__ADS_1


" Sepertinya kita masih mempu menghadapi masing-masing 20 Suku Rubah Langit sekaligus." Ucap Long Que Zhu sambil menatap ke arah gerombolan Suku Rubah Langit.


" Kamu benar. Tapi jumlah mereka terlalu banyak." Feng Quinlan terlihat khawatir karena pihak lawan rata-rata mencapai Pendekar Surgawi dan memiliki jumlah yang tidak masuk akal.


" Meskipun kita bisa mengalahkan mereka, namun cukup menguras tenaga dan dapat dipastikan kita akan terluka." Ucap Huang Que Zhu sambil melirik ke arah Ryu.


Tentu mereka mengetahui bahwa Ryu tidak menginginkan hal itu terjadi, meskipun di dalam pertarungan adalah hal wajar.


" Sudah lama aku tidak memakainya. Bahkan aku hampir saja lupa. Sepertinya Formasi Cakar Hitam sangat membantu." Ryu teringat Formasi Petir Hitam yang pernah dia gunakan puluhan tahun yang lalu.


Namun karena dia sudah menggunakan elemen Kehampaan, jadi Formasi tersebut juga mengalami perubahan.


" Sepertinya kita melawan satu Kerajaan." Ryu memperkirakan jumlah mereka yang terlalu banyak.


" Teleportasi."


Straaing!


Ryu langsung berpindah tempat ke arah gerombolan Suku Rubah Langit yang memiliki jumlah sangat banyak.


Wuush!


" Apa? Formasi macam apa ini?" Salah satu Suku Rubah Langit melihat sekeliling mereka yang dikurung oleh kubah besar dimana di pinggirnya seperti cakar elang yang bersiap mengoyak siapapun yang mendekatinya.


Straaing!


Ryu kembali berpindah tempat untuk menciptakan Formasi Cakar Hitam yang kedua.


" Suku Harimau sialan." Raja Suku Rubah Langit terlihat geram karena Ryu mengurung pasukannya.


" Cepat lakukan perubahan wujud untuk menghancurkan pelindung itu!" Raja Suku Rubah Langit memberi perintah kepada pasukannya yang terkurung di Formasi Cakar Hitam.


Ggooooaaarr! Ggooooaaarr! Ggooooaaarr!


Semua pasukan Suku Rubah Langit langsung berubah wujud menjadi layaknya Hewan Roh.


Rrraawr! Rrraawr! Rrraawr!

__ADS_1


Pasukan Suku Rubah Langit berlari dan menerjang Formasi Cakar Hitam dengan kekuatan penuh.


Craaash! Craaash! Craaash!


Ribuan Cakar berwarna Hitam yang sangat tajam bergerak liar mengelilingi lingkaran Formasi, langsung mencabik pasukan Suku Rubah Langit yang ingin melewati lingkaran tersebut.


Melihat kejadian tersebut, Raja Suku Rubah Langit memasang wajah jelek, karena pasukannya banyak yang mengalami luka sayatan sebelum melakukan pertarungan.


Ryu memang mengetahui bahwa Suku Rubah Langit yang merupakan Roh Suci tidak bisa ditarik ke Penjara Abadi, karena mereka memiliki kemampuan khusus.


" Serang dan bunuh mereka semua!" Xie Xian dan Istri Ryu yang lain langsung menyerang kelompok Suku Rubah Langit yang berada di luar Formasi Cakar Hitam.


Straaing! Straaing! Straaing!


Ryu dan Istrinya langsung berpindah tempat untuk membunuh Suku Rubah Langit yang berada di luar Formasi.


Slaaash! Slaaash! Slaaash!


Ryu yang sudah menggunakan Pedang Naga Petir, langsung membunuh siapapun yang berada di dekatnya, membuat Suku Rubah Langit terlihat panik.


Begitupun dengan Xie Xian dan Istri Ryu yang lain, mereka juga memotong dan membelah tubuh pasukan Suku Rubah Langit dengan satu kali tebasan.


Kwaaaaaaak! Kwaaaaaaak!


Puluhan Elang Batu juga tidak mau kalah dari tuannya, langsung menyambar dan mengoyak tubuh pasukan Suku Rubah Langit.


Bboooom! Bboooom! Bboooom!


Gong Ziya yang berada di atas kepala manusia pohon, menggunakan kekuatan spiritualnya mengendalikan manusia pohon untuk membunuh pasukan Suku Rubah Langit yang berada di depannya.


Begitupun dengan Tan Shuying, dengan wujud raksasa, dia menciptakan pukulan yang membuat pasukan Suku Rubah Langit terlempar puluhan meter.


" Sialan... Suku Harimau bangsawan macam apa mereka ini." Raja Suku Rubah Langit memasang wajah gelap karena hanya dalam beberapa saat bawahannya sudah banyak yang mati.


Kini bunyi pertarungan mulai menggema akibat pertemuan serangan yang begitu hebat.


Di sisi lain, pasukan Suku Rubah Langit yang terkurung di dalam Formasi Cakar Hitam, kini terlihat sangat marah saat melihat kelompok mereka seperti sedang dibantai oleh Ryu dan Istrinya.

__ADS_1


Rubah Langit yang masih terkurung, kini menerjang Formasi Cakar Hitam tersebut secara bergantian meskipun tubuh mereka harus mengalami banyak luka sayatan.


Di sisi lain Ryu yang langsung berhadapan dengan Raja Suku Rubah Langit, juga terlihat seimbang, karena Raja Suku Rubah Langit langsung melakukan perubahan wujud.


__ADS_2