SANG DEWA AGUNG 2

SANG DEWA AGUNG 2
Ch 176. Naga Agung


__ADS_3

Mendengar perkataan dari Ryu, Xie Xian dan Istri Ryu yang lain memaklumi hal itu. Bagaimanapun 70 Peri Cahaya harus berbaur dengan Rasnya.


" Bagaimana dengan keenam wanita Pasukan Semesta itu?" Ryu kembali bertanya kepada Istrinya.


" Mungkin tidak lama lagi mereka akan keluar dari Pagoda Jiwa. Lebih baik kita akan memeriksanya." Jawab Jiu Wei Hu, lalu membawa yang lain keluar dari Istana Kristal.


Setelah berada di halaman depan Istana Kristal, terlihat Luan Hua dan kelima rekannya keluar dari Pagoda Jiwa, dimana telah menyelesaikan latihan mereka.


" Salam Dewa Agung, salam Dewi Agung." Keenam wanita tersebut menundukkan kepala.


Terlihat jelas dari wajah mereka terlihat senang karena teknik yang mereka idamkan telah berhasil mereka kuasai.


" Mmmm... Apa kalian telah menggunakan kristal perubahan wujud itu?" Tanya Ryu kepada mereka.


" Belum Dewa Agung. Kami bingung harus menggunakan Inti Roh jenis apa?" Ucap Luan Quan sedikit menundukkan kepala.


" Tidak masalah... Aku rasa ada yang cocok untuk kalian." Ucap Ryu sambil membawa mereka ke Penjara Abadi.


Melihat hal itu, Xie Xian dan Istri Ryu yang lain juga terlihat penasaran lalu berjalan mengikuti suami mereka.


Tidak lama kemudian mereka telah sampai di Penjara Abadi, dimana banyak sekali Hudie yang terkurung di Penjara Abadi.


" Suamiku, makhluk apa ini?" Tanya Xie Xian yang merasa asing dengan penampilan kupu-kupu raksasa tersebut.


" Aku pernah membaca Kitab leluhur Klan Gong. Makhluk ini dinamakan dengan Hudie, yang memiliki fisik yang sangat keras layaknya logam keras." Gong Ziya menjelaskan tentang apa yang dia ketahui dari Kitab yang pernah dia pelajari.


" Hudie bisa dikatakan makhluk purba yang sulit ditaklukkan. Mereka juga memiliki Inti Jiwa yang bisa memiliki kemampuan khusus seperti menciptakan Armor." Gong Ziya menjelaskan kepada mereka.


" Gong Ziya, bagaimana cara menggunakannya?" Xie Xian terlihat bersemangat untuk menciptakan Zirah yang lebih kuat lagi.


" Seperti kita menciptakan pelindung dari elemen yang kita miliki. Namun itu hanya berlaku untuk pertahanan saja, karena kita sudah memiliki cara yang lain. Kecuali keenam wanita Pasukan Semesta itu, mereka akan mendapatkan kekuatan tambahan sepasang sayap kupu-kupu."


" Tapi tenang saja, meskipun sayap kita sedikit berbeda, namun fungsinya tetap sama." Gong Ziya kembali menjelaskan kepada mereka tentang fungsi dari Inti Jiwa Hudie.

__ADS_1


" Kalau begitu aku akan mencobanya." Xie Xian dan Jiu Wei Hu langsung masuk ke dalam Penjara Abadi untuk mengambil beberapa Inti Jiwa Hudie.


Begitupun Istri Ryu yang lain, mereka membunuh beberapa Hudie yang memiliki usia paling panjang untuk keperluan mereka.


Di sisi lain sekelompok Hudie yang sudah kehilangan tenaga, kini hanya bersikap pasrah menanti ajalnya karena Xie Xian dan Istri Ryu yang lain begitu bersemangat untuk membunuh rekan mereka.


Setelah membunuh puluhan Hudie, Xie Xian dan Istri Ryu yang lain keluar dari Penjara Abadi dengan senyuman puas dari wajahnya.


" Ini untuk kalian." Feng Quinlan memberikan masing-masing satu Inti Jiwa Hudie kepada Luan Hua dan kelima rekannya.


" Terimakasih Dewi Agung." Keenam wanita tersebut terlihat senang lalu mengambil Inti Jiwa Hudie dan menyimpannya di Cincin Ruang mereka.


" Aku ingin melihat kemampuan khusus dari kalian. Sekarang kalian langsung serap Inti Jiwa Hudie itu." Ucap Xie Xian sambil menatap ke arah keenam wanita tersebut.


" Baik Dewi Agung." Keenam wanita mengangguk lalu mengambil tempat duduk untuk menyerap Inti Jiwa Hudie.


" Kalian langsung gabungkan saja dengan Kristal perubahan wujud milik kalian." Ryu memberi isyarat kepada keenam wanita tersebut.


" Suamiku, untuk beberapa hari kedepan kamu harus melayani Dewi Agung ini. Aku yakin nanti kamu akan memiliki perubahan wujud yang sempurna dengan bantuan energi Yin kami juga dengan Inti Jiwa Hudie ini." Xie Xian tersenyum lebar lalu membawa Ryu menuju Istana Kristal.


Melihat tingkah majikan mereka, keenam wanita Pasukan Semesta hanya berdiam diri langsung memusatkan pikiran mereka untuk menyerap Inti Jiwa Hudie dan kristal perubahan wujud.


*******


Tiga bulan telah berlalu di Dunia Quzhu, Xie Xian dan Istri Ryu yang lain tidak pernah melepaskan suami mereka untuk bepergian ke luar kamar utama.


Tentu mereka ingin membuat suami mereka kewalahan saat menghadapi mereka yang melakukannya secara bersamaan.


Benar saja, selama tiga bulan terakhir Ryu yang dikurung oleh Istrinya, kini terlihat kewalahan karena kerjasama Istrinya tersebut meskipun mendapatkan energi Yin yang berlimpah.


" Suamiku, bagaimana rasanya jika dihukum oleh Istrimu secara bersamaan?" Tanya Xie Xian yang terlihat puas karena berhasil membuat suaminya kewalahan, meskipun mereka juga tidak dalam keadaan baik-baik.


" Xie Xian... Idemu sangat buruk." Tan Shuying dan Gong Ziya tersenyum pahit karena mereka berdua lah yang paling banyak menerima hukuman dari suami mereka.

__ADS_1


" Tapi kalian sangat menyukainya kan?" Jiu Wei Hu menatap ke arah kedua wanita itu seraya menggoda suaminya yang kini memasang wajah jelek.


" Kalian keterlaluan. Kalian bisa saja membunuhku." Ryu memasang wajah masam karena seluruh tubuhnya seakan remuk.


" Sekarang kami ingin melihat perubahan wujudmu. Bawa kami ke gunung tertinggi di Dunia Quzhu ini." Ucap Xie Xian sambil menatap ke arah Ryu.


" Mmmm." Ryu mengangguk lalu membawa Istrinya ke suatu tempat di Dunia Quzhu.


Sesaat mereka telah berpindah tempat di sebuah gunung tertinggi, dimana terlihat di puncak gunung tersebut memiliki dataran yang sangat luas.


" Sekarang seraplah Inti Jiwa Hudie ini! Aku yakin dengan bantuan energi Yin milik Tan Shuying dan Gong Ziya, suamiku akan bisa berubah wujud menjadi sosok Naga yang Agung. Tidak lagi dengan wujud Harimau." Xie Xian berspekulasi tentang perubahan wujud suami mereka.


" Ya... Mungkin akan terjadi kombinasi dari Ras Peri Hutan, Ras Tanlan, Ras Naga Laut, Ras Naga Kerang, Ras Phoenix Awan, Ras Ular Hijau, juga gabungan dari Yin Istrimu yang lain." Jiu Wei Hu ikut menimpal.


" Baiklah, aku akan mencobanya." Ryu juga merasa tidak keberatan, karena dia sendiri ingin mengetahui perubahan wujud dirinya yang sekarang.


Tanpa menunggu lama Ryu langsung mengambil posisi Berkultivasi untuk menyerap Inti Jiwa Hudie, dimana Feng Quinlan dan saudarinya langsung menciptakan pelindung terkuat mereka.


Sedangkan Ryu yang sudah menyerap Inti Jiwa Hudie, kini seluruh tubuhnya diselimuti elemen Kehampaan yang berwarna keemasan yang bergerak liar di tempat itu.


Duaarr! Duaarr! Duaarr!


Sambaran elemen Kehampaan menyambar tubuh Ryu yang kini secara perlahan mulai berubah wujud menjadi sosok Naga yang Agung dengan corak berwarna keemasan.


Gunung yang sebelumnya menjulang tinggi, kini langsung berubah menjadi kawah besar dimana Xie Xian langsung menjauhi gunung tersebut.


Ggooooaaarr!


Sosok Humanoid Naga berwarna keemasan melayang di udara membuat seisi Dunia Quzhu merasakan penekanan dari Naga tersebut.



Ilustrasi Perubahan wujud dari Ryu

__ADS_1


__ADS_2