SANG DEWA AGUNG 2

SANG DEWA AGUNG 2
Ch 537. Mendatangi Fraksi Dewi Bulan


__ADS_3

Di tempat lain, Liu Ryu yang sepanjang hari mencari anggota baru, kini mulai menyerah karena setiap Immortal yang dia temui tidak ada yang mau bergabung bersamanya.


" Sepertinya hari ini aku menghentikan pencarianku." Gumam Liu Ryu, lalu berjalan menuju rumah makan yang berada di tengah-tengah kota.


Meskipun para Immortal tidak membutuhkan makanan seperti makhluk hidup yang lain, namun ada beberapa jenis makanan yang bisa menambah kekuatan vitalitas.


Hidangan yang sering dikonsumsi oleh para Immortal yaitu kelinci bulan, ayam spirit, ikan pelahap langit dan beberapa jenis hewan lainnya yang hanya bisa didapatkan di rumah makan atau Istana Kaisar Manusia.


Namun jika hewan peliharaan itu dibawa ke dunia yang lain, maka mereka bisa menjadi bencana besar bagi makhluk hidup yang tinggal di tempat itu.


Sedangkan bagi para Immortal, mereka menganggapnya sebagai hewan peliharaan sebagai konsumsi.


Semakin tinggi usia dari hidangan yang disajikan, maka harganya semakin tinggi, karena kualitasnya semakin meningkat.


Liu Ryu yang sudah berada di depan pintu rumah makan, kini terlihat murung sambil berjalan menuju meja yang terlihat kosong.


Pelayan yang berada di rumah makan juga bukan makhluk hidup, melainkan sebuah boneka yang berbentuk manusia, sehingga mereka bisa berkomunikasi layaknya manusia dan memiliki pikiran sendiri.


Para pelayan itu diciptakan oleh tuan kota Yanshu yang memang diperuntukkan melayani kebutuhan para Immortal.


" Haaah... Kemana lagi aku mencari anggota yang mau bergabung denganku." Liu Ryu menghela nafas panjang, sambil menyandarkan tubuhnya di kursi senyaman mungkin.


Meskipun ucap Liu Ryu sangat pelan, namun masih bisa didengar oleh para Immortal yang juga berkunjung ke rumah makan.


Mendengar keluhan dari Liu Ryu, beberapa sosok menoleh ke arah sumber suara, dimana Liu Ryu sedang duduk.


" Eh... Bukankah itu Liu Ryu yang ikut seleksi sebelumnya?" Tanya salah satu wanita yang kebetulan berasal dari desa Louse, sambil menunjuk ke arah Liu Ryu yang sedang memesan makanan.


" Benar... Dia sangat beruntung sekali, karena hanya mengikuti satu kali seleksi langsung lolos." Ucap Immortal pria yang lain.


Mendengar perkataan dari beberapa sosok yang duduk di samping meja makan yang lain, beberapa sosok Immortal lainnya juga menatap ke arah Liu Ryu, hingga salah satu Immortal wanita masih mengingat jelas wajah dari Liu Ryu.


" Dia..." Kata salah satu Immortal wanita, sambil menunjuk ke arah Liu Ryu.

__ADS_1


" Saudari, ada apa?" Tanya wanita yang lain yang satu meja dengannya.


Immortal wanita itupun tersenyum, lalu berbisik kepada rekan satu mejanya, mengenai apa yang dia ketahui tentang Liu Ryu.


" Sekuat itu?" Beberapa Immortal yang satu meja begitu terperanjat saat mengetahui bahwa Liu Ryu mampu melakukan Kultivasi Ganda selama satu bulan penuh.


" Ya... Aku rasa dia lebih kuat lagi, karena pada saat itu dia keluar karena energi yang berada di kolam Kultivasi sudah menipis." Bisik salah satu Immortal wanita yang lain.


Sesaat salah satu Immortal wanita memeriksa sesuatu yang berada di dalam tubuh Liu Ryu secara diam-diam, hingga membuatnya tertegun.


" YANG-MATAHARI." Wanita itu membulatkan mata, menatap ke arah Liu Ryu seperti melihat Sumberdaya yang berjalan.


Mendengar perkataan dari rekannya, para Immortal yang satu meja dengan mereka menelan ludah kasar, karena pemilik YANG-MATAHARI sangatlah berharga dan langka.


Sesaat para wanita itu memasang wajah masam, karena di Fraksi mereka tidak membolehkan seseorang pria bergabung dengan kelompoknya di Fraksi Dewi Bulan.


Fraksi Dewi Bulan didirikan oleh seorang Immortal wanita yang berasal dari bulan, sudah sejak lama, sehingga banyak para Immortal wanita yang bergabung dengannya.


Meskipun hanya beranggotakan para Immortal wanita, Fraksi Dewi Bulan sangat kuat, sehingga setiap seribu tahun pasti akan banyak Immortal wanita yang bergabung bersama mereka.


Tujuan mereka tidak lain karena Yue Meily sudah mencapai Earth Immortal tahap akhir, sehingga banyak yang berlindung kepada Fraksi Dewi Bulan.


" Aku akan mencoba berdiskusi dengan pemimpin. Semoga saja dia mau merekrut Liu Ryu agar bisa bergabung dengan kita." Bisik salah satu dari mereka.


Sementara di tempat lain, Liu Ryu yang sudah memesan makanan, kini langsung menikmati hidangan yang disajikan dengan lahap.


" Hidangan kelas Berlian ini sangat berguna untuk menambah kekuatan vitalitas." Gumam Liu Ryu, lalu memanggil kembali salah satu pelayan.


" Ada apa tuan? Apa ada yang salah dengan hidangan yang kami sajikan?" Pelayan itupun bertanya dengan nada lembut.


" Tidak! Makanan ini sangat lezat. Karena itu, aku ingin memesan makanan seperti ini lagi." Ucap Liu Ryu, lalu mengeluarkan tumpukan Batu Roh.


Pelayan itupun menggelengkan kepala, karena di dalam rumah makan itu tidak menggunakan Batu Roh sebagai alat tukar, melainkan dengan menggunakan Point Dewa.

__ADS_1


Point Dewa hanya bisa didapatkan di dalam Tanah Perang ketika berhasil mengalahkan pihak musuh.


Mendengar penjelasan dari pelayan, Liu Ryu mengerutkan kening karena itu artinya dia tidak bisa membayar makanan yang dia pesan.


Melihat Liu Ryu yang sedang kesulitan, salah satu Immortal wanita tersenyum lembut, lalu berjalan mendekati meja makan yang ditempati Liu Ryu.


" Pelayan... Biar aku yang membayarnya." Ucap wanita itu, lalu memberikan benda berbentuk token kepada pelayan.


" Baik nona." Jawab pelayan, lalu mengambil Token Dewa yang diberikan oleh wanita itu.


Setelah memindahkan Point Dewa yang dimiliki wanita itu, pelayan itupun kembali melanjutkan tugasnya, dimana wanita sebelumnya meminta izin kepada Liu Ryu agar dia bisa memberi waktu untuk bicara.


" Nona... Maaf telah merepotkanmu. Suatu saat aku akan menggantinya." Liu Ryu merasa tidak enak jika membalas budi.


" Tidak perlu... Aku hanya ingin mengundangmu ke Fraksi Dewi Bulan." Meskipun dia sudah mengeluarkan begitu banyak Point Dewa karena Liu Ryu memesan makanan kelas Berlian, namun wanita itu berusaha untuk tetap tersenyum.


Jika saja Liu Ryu mengetahui bahwa tidak mudah untuk mendapatkan Point Dewa, maka dia akan mengeluarkan kembali makanan yang dia lahap sebelumnya.


Mendengar tawaran tersebut, Liu Ryu sedikit mengerutkan kening, karena wanita di depannya ingin memanfaatkan situasi.


" Baiklah, aku akan berkunjung ke Fraksi Dewi Bulan." Liu Ryu tidak memiliki pilihan lain, karena dia tidak ingin merasa berhutang budi di masa depan, dengan terpaksa mengikuti keinginan mereka.


Mendapatkan persetujuan dari Liu Ryu, wanita itupun tersenyum puas, lalu meminta kepada Liu Ryu untuk mengikuti kelompoknya.


Di sisi lain, para Immortal pria yang sebelumnya secara diam-diam memeriksa tubuh Liu Ryu, kini merasa iri karena mereka sudah mengetahui bahwa Liu Ryu memiliki Yang-Matahari.


Namun beberapa Immortal itu tidak bisa berbuat apa-apa, karena itu adalah bagian dari kemampuan khusus dari Liu Ryu.


*******



Ilustrasi Huli Yue ( Absolut Rubah )

__ADS_1


__ADS_2