
Penjaga gerbang itupun mempersilahkan kepada Han Juan dan Han Linxi untuk masuk ke dalam Istana, lalu kembali melanjutkan tugasnya.
Saat keduanya sudah masuk ke dalam Istana, kini mereka disuguhkan dengan pemandangan dimana terlihat sosok pria yang masih muda dan tampan duduk di kursi kebesarannya.
Di tempat itu juga terdapat 203 sosok wanita cantik yang duduk di kursi kebesarannya masing-masing.
Di depan kursi kebesaran seorang Kaisar, Permaisuri dan Ratu juga terdapat beberapa sosok yang memiliki jabatan tertinggi di Istana Kekaisaran Atas Awan.
" Ja... Jadi, pemuda itu adalah seorang Kaisar?" Gumam Han Juan saat menatap ke arah Liu Ryu yang sedang duduk di kursi kebesarannya.
Bahkan hal yang membuat Han Juan hampir muntah darah, karena sejak pertama kali bertemu dengan Liu Ryu hanya mencapai Bintang Suci.
Namun di depan matanya sendiri, Han Juan dapat memperkirakan bahwa Liu Ryu sudah mencapai Bintang Kaisar. Begitupun dengan 203 wanita yang duduk di samping kanan dan kirinya.
" Adik... Coba tampar aku! Apa aku sedang bermimpi?" Han Juan seakan tidak percaya dengan apa yang dia lihat, karena dia yang sudah berusia ribuan tahun hanya bisa mencapai Bintang Langit.
" Kakak, ada apa denganmu?" Tanya Han Linxi yang melihat ekspresi dari kakaknya, karena dia menganggap bahwa Liu Ryu lebih tua dari ayahnya Han Kiang karena dia juga merasakan tingkat Kultivasi Liu Ryu.
Tentu Liu Ryu dan Istrinya memang sengaja tidak menyamarkan tingkat Kultivasi mereka, agar pihak Kekaisaran yang lain tidak berani mengusik Kekaisaran Atas Awan.
Di sisi lain Liu Ryu yang sudah mempersilahkan kepada mereka untuk duduk, kini tidak bisa didengar oleh Han Juan, karena hanyut dalam pikirannya.
" Saudara Juan, silahkan duduk." Liu Ryu kembali mempersilahkan kepada kedua tamunya.
Kini Han Linxi harus menyadarkan kakaknya, karena Han Juan masih belum mengendalikan rasa terkejutnya.
Jika saja Han Linxi mengetahui bahwa beberapa tahun yang lalu Liu Ryu hanya mencapai Bintang Suci, dan sekarang sudah mencapai Bintang Kaisar, maka dia juga ikut bereaksi seperti kakaknya.
" Maaf Yang Mulia Kaisar." Han Juan yang kini tersadar, langsung mengambil tempat duduk diikuti Han Linxi sambil mengatur nafasnya yang terasa sesak.
__ADS_1
Butuh waktu yang cukup lama, kini Han Juan mengutarakan tujuannya, yaitu pihak Istana Kekaisaran Han ingin menjalin kerjasama dengan pihak Istana Kekaisaran Atas Awan.
Namun sebelumnya Han Juan juga memperkenalkan Han Linxi yang merupakan adiknya yaitu putri dari Kaisar Han Kiang yang ke-217.
" Saudara Juan, kerjasama seperti apa yang kalian inginkan?" Tanya Liu Ryu.
" Kaisar Ryu... Sebenarnya kami ingin meminta bantuan kepada Kekaisaran Atas Awan untuk membantu kami untuk menghadapi pasukan dari Kerajaan Langit Timur." Han Juan menceritakan bahwa tidak lama lagi prajurit Kerajaan Langit Timur akan sampai ke kota Lanshui.
Tujuan mereka adalah untuk menghancurkan Kekaisaran Han, karena Kultivator utusan mereka mati di wilayah Kekaisaran Han.
Mendengar ucapan tersebut, Liu Ryu sedikit menaikkan alisnya karena tidak menyangka bahwa dia yang sudah membunuh kelompok dari Benua Tengah, pihak Kerajaan Langit Timur langsung menyatakan perang.
" Baiklah, aku akan membantu kalian." Jawab Liu Ryu, lalu memberi perintah kepada Kelima Jenderal Besar untuk mempersiapkan pasukan.
Tentu Liu Ryu dengan senang hati membantu pihak Kekaisaran Han, karena bisa juga ingin memancing Kaisar Langit agar keluar dari Benua Tengah.
" Terimakasih Kaisar Ryu." Han Juan terlihat senang, lalu menyampaikan tujuannya sekaligus mengantarkan Han Linxi sebagai Istrinya sebagai bentuk kerjasama tersebut.
Tanpa kerjasama pun Han Linxi dengan senang hati menjadi Istri Liu Ryu, apalagi ditambah dengan statusnya sebagai Kaisar.
Terlebih Istana Kekaisaran Atas Awan sangatlah megah dan mewah, bagi siapapun pasti akan mendambakan hal itu.
" Saudara Juan... Aku membantu kalian tanpa mengharapkan imbalan." Liu Ryu menolak secara halus atas tawaran tersebut, karena yang mengira bahwa menjalin kerjasama yang dimaksud adalah bagian Sumberdaya ataupun yang lainnya.
Namun pihak Istana Kekaisaran Han memberikan putrinya sebagai bentuk kerjasama yang dimaksud.
Mendengar ucapan tersebut, Han Linxi terlihat murung bercampur marah, merasa malu karena Liu Ryu tidak tertarik kepadanya.
" Apa aku tidak terlihat menarik di matanya?" Pikir Han Linxi, sambil menatap ke arah Istri Liu Ryu yang lain.
__ADS_1
Sambil menarik napas dalam-dalam, Han Juan berusaha menahan diri, karena itu adalah suatu penghinaan terhadap pihak Istana Kekaisaran Han.
Tidak mungkin bagi Han Kiang membawa pulang Han Linxi, sehingga dia mencari cara lain untuk menghadapi situasi tersebut.
" Kaisar Ryu... Jika ini terjadi, maka kedatangan Han Linxi kembali ke Istana Kekaisaran Han akan membawa kesialan." Han Juan dengan wajah memerah padam, merasa menyesal karena telah terlebih dulu membawa adiknya hingga mendapatkan situasi seperti itu.
Han Juan juga berjanji akan memberikan 200 selir kepada Liu Ryu, asalkan tidak membawa pulang Han Linxi, demi kehormatan Istana Kekaisaran Han.
Sesaat Liu Ryu terdiam sejenak, lalu menoleh ke arah Istrinya yang lain seakan meminta isyarat.
" Karena aku adalah Permaisuri Kekaisaran Atas Awan yang pertama, maka aku memutuskan untuk mengambil Han Linxi menjadi Istri Kaisar Liu Ryu. Dengan demikian, hubungan antara Kekaisaran Han dan Kekaisaran Atas Awan akan tetap terjaga." Xie Hua dengan cepat angkat bicara, sambil berdiri dari tempat duduknya.
" Terimakasih Yang Mulia Permaisuri." Han Juan dan Han Linxi terlihat senang, sambil menundukkan kepala.
Dengan sebuah anggukan, Xie Hua dan Istri Liu Ryu yang lain menyambut kehadiran Han Linxi sebagai keluarga baru mereka.
" Satu lagi, kami tidak butuh selir." Nan Sian juga ikut bersuara, agar Han Juan tidak membawa 200 selir seperti yang dia janjikan.
" Baik Yang Mulia Permaisuri. Namun sebagai gantinya pihak Istana Kekaisaran Han akan memberikan seribu pelayan kepada pihak Istana Kekaisaran Atas Awan." Han Juan merasa itu keputusan yang tepat, agar Istana yang sangat luas itu ada yang mengurusnya.
Mendengar ucapan tersebut, Sheng Zhishu dan yang lainnya mengangguk setuju, karena mengurus Istana jika kedatangan tamu.
Han Juan pun meminta undur diri,. mengingat tidak lama lagi akan terjadi peperangan. Begitupun dengan Liu Ryu juga memanggil kembali Kelima Jenderal Besar.
" Yang Mulia Kaisar, para prajurit sudah berkumpul di depan Istana." Ucap Li Chun, sambil menundukkan kepala.
" Baiklah, kalau begitu kita akan berangkat." Ucap Liu Ryu, lalu bergegas keluar Istana.
Sedangkan Sheng Zhishu dan yang lain, Liu Ryu meminta kepada mereka untuk tinggal di Istana, karena untuk menghadapi pasukan dari Kerajaan Langit Timur tidak perlu membutuhkan bantuan 27 Kerajaan yang lain.
__ADS_1
*******
Untuk hari ini, Author hanya bisa update 1 Bab karena kondisi fisik kurang sehat 🙏