SANG DEWA AGUNG 2

SANG DEWA AGUNG 2
Ch 421. Ratu Siluman Laba-laba II


__ADS_3

Namun Liu Ryu masih mampu menghindari dari arah tembakan tombak tersebut, sehingga ratu siluman laba-laba harus mencari cara untuk menghadapi Liu Ryu.


" Baru kali ini aku berhadapan dengan seorang Dewa yang memiliki kekuatan besar." Gumam ratu siluman laba-laba.


Sudah tidak terhitung jumlah para Dewa tertinggi yang mati di tangan ratu siluman laba-laba, namun kali ini dia merasa ragu untuk mengalahkan Liu Ryu.


Meskipun demikian, ratu siluman laba-laba tidak akan menyerah begitu saja. Jika dia berhasil mengalahkan Liu Ryu, maka kekuatannya bisa disetarakan dengan ratu peri merah.


Wuush!


Liu Ryu melesat dengan kecepatan tinggi, untuk melewati puluhan tombak yang mengarah kepadanya.


Ratu siluman laba-laba juga tidak tinggal diam, langsung mengayunkan kaki depannya untuk bertarung dalam jarak dekat.


Traaang! Traaang! Traaang!


Benturan keras dari Pedang Naga Petir dan kaki depan ratu siluman laba-laba, menimbulkan percikan api kecil.


Meskipun hanya dengan menggunakan kaki depannya, kekerasan kaki depan ratu siluman laba-laba tidak bisa dianggap enteng, karena menyamai benda logam.


Meskipun terlihat lebih leluasa untuk bergerak, ratu siluman laba-laba memiliki ketangkasan yang sangat cepat, membuat serangan tebasan dari Liu Ryu masih belum melukai ratu siluman laba-laba.


" Kamu pikir bisa mengalahkanku dengan mudah?" Ratu siluman laba-laba terlihat senang, karena karena Liu Ryu belum mampu mengalahkannya.


" Kamu terlalu percaya diri." Ucap Liu Ryu, sambil menambahkan elemen Kehampaan di pedangnya.


Sraaiiingg!


Liu Ryu berpindah tempat ke tempat punggung ratu siluman laba-laba, Lalu mengayunkan pedangnya.


Craaash!


Aarrgggh!


Sebuah tebasan yang sangat kuat bersarang di tubuh ratu siluman laba-laba, membuatnya berteriak kesakitan.


Wuush!


Ratu siluman laba-laba melompat ke sebuah arah, untuk menjauhi Liu Ryu, hingga tumpuannya menciptakan gempa bumi.


Bboooom!


Saat ratu siluman laba-laba menyentuh tanah, kini pepohonan di sekitarnya langsung rusak total.


Wuush! Wuush! Wuush!


Tidak ingin mengambil resiko, ratu siluman laba-laba menembakkan tombak ker arah Liu Ryu.

__ADS_1


Traaang! Traaang! Traaang!


Dari setiap ayunan pedang di tangan Liu Ryu terus menangkis serangan tombak yang dilepaskan oleh ratu siluman.


Bersamaan dengan ayunan pedangnya, Liu Ryu terus bergerak ke berbagai arah untuk menghindar dan berusaha untuk mendekati ratu siluman laba-laba.


" Jika tidak melukainya lagi, maka luka sayatan yang aku berikan sebelumnya akan kembali pulih." Gumam Liu Ryu, karena dia tidak ingin tebasan sebelumnya bisa menutup kembali.


Sraaiiingg!


Liu Ryu berpindah tempat ke atas punggung ratu siluman laba-laba, lalu mengayunkan pedangnya.


Craaash!


Aarrgggh!


Sebuah tebasan bersarang pada pinggang ratu siluman laba-laba, tepat pada luka sayatan sebelumnya, membuat ratu siluman laba-laba berteriak kesakitan.


Wuush!


Ratu siluman laba-laba kembali melompat untuk menjauhi Liu Ryu, namun secara bersamaan Liu Ryu juga berpindah tempat di atas punggungnya.


Craaash! Craaash! Craaash!


Tebasan demi tebasan dari Pedang Naga Petir, membuat luka yang sangat dalam di pinggang ratu siluman laba-laba.


Wuush!


Liu Ryu melesat ke arah luka sayatan di pinggang ratu siluman laba-laba, untuk mengambil Inti Roh tersebut.


Wuush!


Ratu siluman laba-laba juga tidak tinggal diam, langsung melompat ke arah yang sangat jauh, agar Liu Ryu tidak bisa mengambil Inti Roh miliknya.


Sraaiiingg!


Menyadari bahwa ratu siluman laba-laba, menjauhinya, Liu Ryu berpindah tempat ke tempat pinggang ratu siluman laba-laba yang sudah berada di tempat yang sangat jauh.


" Sihir teleportasi apa yang digunakan Dewa ini?" Ratu siluman laba-laba mengumpat dalam hati, karena sosok yang dia lawan bisa menciptakan sihir teleportasi.


Secara perlahan luka sayatan yang berada di pinggang ratu siluman laba-laba kembali menutup.


Craaash! Craaash! Craaash!


Menyadari hal itu, Liu Ryu kembali melancarkan serangan tebasan dari Pedang Naga Petir, membuat luka sayatan sebelumnya kembali terbuka lebar.


Buussshh!

__ADS_1


Tanpa membuang waktu, Liu Ryu menarik Inti Roh yang memiliki ukuran sangat besar, lalu menyimpannya di Dunia Quzhu.


Meskipun terkena luka yang sangat dalam, dan sudah kehilangan Inti Roh miliknya, ratu siluman laba-laba masih mampu bertahan, lalu melompat untuk menjauhi Liu Ryu.


" Aku akan membunuhmu." Ratu siluman laba-laba menatap ke arah Liu Ryu penuh dengan kebencian.


Jleeep! Jleeep! Jleeep!


Dengan semua sisa kekuatannya, ratu siluman laba-laba menembakkan jaring laba-laba ke arah Liu Ryu.


Traaang! Traaang! Traaang!


Puluhan tembakan jaring laba-laba, berhasil ditangkis oleh Liu Ryu dengan menggunakan Pedang Naga Petir di tangannya.


" Berapa banyak kamu memiliki kekuatan?" Gumam Liu Ryu sambil menangkis serangan dari ratu siluman laba-laba.


Buussshh!


Secara perlahan tubuh ratu siluman laba-laba mulai mengecil, meskipun masih tetap melancarkan serangannya kepada Liu Ryu.


Semakin lama, tubuh ratu siluman laba-laba kini sudah berbentuk manusia membuat Liu Ryu merasa heran.


" Bukankah seharusnya dia menjadi seekor laba-laba. Kenapa dia berwujud manusia?" Liu Ryu menyipitkan matanya, sambil mengayunkan pedangnya untuk menebas leher wanita itu yang merupakan wujud dari ratu siluman laba-laba.


" Ampun sang Dewa... Tolong ampuni aku." Ratu siluman laba-laba dengan buru-buru berlutut karena Liu Ryu ingin membunuhnya.


Liu Ryu menghentikan langkahnya, karena dia sangat penasaran dengan bentuk perubahan wujud dari ratu siluman laba-laba.


" Baiklah. Berikan aku alasan agar tidak membunuhmu." Ucap Liu Ryu, karena dia ingin menggali informasi dari ratu siluman laba-laba.


Jika dilihat sekilas, ratu siluman laba-laba memiliki paras yang sangat cantik, meskipun bagian bibirnya berwarna hitam pekat dan memiliki mahkota berbentuk kerangka laba-laba.


Jika saja ada orang lain melihatnya, dapat dipastikan mereka akan tergoda dengan kecantikan ratu siluman laba-laba.


Terlebih ratu siluman laba-laba seperti wanita seutuhnya yang tanpa busana, sehingga kedua gunung kembarnya dan bagian intim sangat terlihat jelas.


Namun bagi Liu Ryu, dia akan tetap membunuh wanita itu, setelah mendengar penjelasannya.


" Sang Dewa... Sebenarnya aku berasal dari campuran siluman laba-laba dan manusia." Jawab ratu siluman laba-laba.


" Dulu ibuku adalah penyihir Legenda yang merupakan salah satu penyembah raja siluman laba-laba." Wanita itu menjelaskan tentang jati dirinya.


Raja siluman laba-laba pada waktu itu masih berdampingan dengan manusia, sehingga dia bisa berubah wujud menjadi manusia seutuhnya.


" Sebenarnya dulu di wilayah ini ada sebuah kota yang cukup besar. Namun karena ibuku adalah penyihir yang menyembah siluman laba-laba, maka setiap hari dia mengorbankan nyawa manusia untuk raja siluman laba-laba yaitu ayahku sendiri." Ratu siluman laba-laba melanjutkan pembicaraannya.


Mendengar keterangan dari ratu siluman laba-laba, Liu Ryu menyipitkan matanya, namun masih berusaha untuk menahan diri.

__ADS_1


__ADS_2