SANG DEWA AGUNG 2

SANG DEWA AGUNG 2
Ch 395. Kedatangan Pasukan Siluman Kalajengking Gurun


__ADS_3

Dewi Arinia yang menyadari bahwa mereka sudah berpindah tempat, kini tidak terlalu banyak berpikir karena hanya fokus untuk menyalurkan hasratnya.


" Sekarang kamu jauh lebih agresif." Liu Ryu membisikan sesuatu di telinga Dewi Arinia.


" Kamu... yang... memulainya... jadi... jangan... salahkan... aku..." Ucap Dewi Arinia dengan nada terputus-putus, sambil mengalungkan kedua tangannya di pinggang Liu Ryu.


Tanpa sungkan lagi, Liu Ryu mengerahkan semua keperkasaannya untuk memenuhi keinginan Dewi Arinia, karena dia juga berfikir bahwa wanita itu masih mampu mengimbanginya.


Siang berganti malam, dan malam berganti paginya lagi, kini Dewi Arinia mulai kelelahan hingga meminta kepada Liu Ryu untuk menghentikan ritual mereka.


" Suamiku, aku tidak menyangka bahwa kamu bisa sekuat ini." Sambil memeluk tubuh Liu Ryu, Dewi Arinia menatap wajah Liu Ryu penuh dengan kebahagiaan yang tidak tergambarkan.


" Aku juga tidak menyangka bahwa kamu bisa bertahan lama." Liu Ryu tersenyum tipis sambil menatap ke arah Dewi Arinia yang sudah bersikap manja kepadanya.


Terlebih dengan energi 'Yang' Matahari yang Liu Ryu berikan, kini kemampuan Dewi Arinia setara dengan Pendekar Semesta tahap menengah.


" Ya... Berkat cairan darimu, aku merasa lebih kuat lagi, melebihi hasil ritual pemurnian." Dewi Arinia berkata dengan jujur.


Meskipun Dewi Arinia sudah kehilangan Air Suci, namun jika bersama Liu Ryu energi dari suaminya jauh lebih berharga dari Air Suci miliknya.


" Sekarang kita keluar dari sini, Elena pasti akan mencariku." Ucap Liu Ryu,. lalu membawa mereka ke pinggir kolam.


Mendengar perkataan dari Liu Ryu, Dewi Arinia terlihat cemburu, karena suaminya juga memiliki Istri yang lain.


" Untuk satu wanita saja kamu sudah terlihat tidak senang. Asal kamu tau di dunia asalku, aku memiliki ratusan Istri dan ratusan selir." Ucap Liu Ryu yang menyadari bahwa Dewi Arinia yang seakan tidak senang dengan kehadiran wanita lain di sisi Liu Ryu.


" Apa? Sebanyak itu?" Dewi Arinia membuka matanya lebar-lebar dengan rahang terbuka.


Kali ini Dewi Arinia kembali menelan kekecewaan, karena ternyata sosok yang menjadi suaminya sudah banyak memiliki Istri.


Namun karena Dewi Arinia sudah terlanjur mencintai Liu Ryu, dia mencoba untuk menerima keadaan.


" Semoga saja kamu bisa bersikap adil." Ucap Dewi Arinia, sambil memeluk suaminya.


Liu Ryu hanya tersenyum sambil mengusap rambut wanita itu, lalu berjalan keluar dari wilayah terlarang kolam Air Suci.

__ADS_1


Liu Ryu memang sengaja tidak membawa Dewi Arinia untuk melihat Dunia Quzhu, karena dia juga ingin membawa Elena sekaligus untuk menunjukkan apa saja yang ada di Dunia Quzhu.


Di sisi lain Dewi Arinia seakan melupakan tempat mereka tinggal sebelumnya, karena hati dan pikirannya hanya tertuju pada Liu Ryu.


Saat berada di luar wilayah terlarang, kini terlihat Elena sedang berjalan mondar mandir karena sangat khawatir akan keselamatan suaminya.


" Suamiku." Elena langsung berlari ke arah Liu Ryu, lalu memeluknya dengan erat.


" Aku kira kamu sudah dibunuh oleh wanita Siluman ini." Ucap Elena sambil menoleh ke arah Dewi Arinia yang berdiri di samping Liu Ryu.


Tanpa berkata apapun, Dewi Arinia melanjutkan langkahnya untuk mengumpulkan semua bawahannya.


Di sisi lain Liu Ryu secara perlahan menceritakan bahwa dia dan Dewi Arinia sudah menjadi pasangan suami-isteri.


Tentu hal itu membuat Elena sontak kaget, karena suaminya bisa menikah dengan wanita yang bukan manusia.


" Apa kamu menolak jika aku juga menjadi Istri suamimu?" Tanya Dewi Arinia sambil menatap ke arah Elena.


Tanpa berkata apapun, Elena hanya menganggukkan kepala, karena dia sedikit takut jika Dewi Arinia melakukan hal yang buruk kepadanya.


Tentu para bawahannya sontak kaget karena bagaimana mungkin itu bisa terjadi, karena Liu Ryu berasal dari ras manusia.


Namun para prajurit tidak berani membantah, karena bagaimanapun itu adalah pilihan Dewi Arinia sendiri.


" Aku tidak menyangka bahwa Yang Mulia Ratu lebih memilih manusia sebagai suaminya."


" Bukankah banyak para Dewa yang turun kesini untuk melamarnya, namun selalu ditolak mentah-mentah."


" Tapi aku yakin Yang Mulia Ratu memiliki alasan tersendiri."


Bisik beberapa bawahan dari Dewi Arinia yang sedang berbicara di tempat kursi kebesarannya.


Saat mereka sedang merayakan pernikahan Dewi Arinia dan Liu Ryu, kini terlihat satu sosok yang sedang terburu-buru memasuki ruangan tersebut.


" Penjaga, ada apa?" Tanya salah satu prajurit yang berada di tempat itu.

__ADS_1


Dewi Arinia juga memasang wajah serius, karena firasatnya mengatakan bahwa ada sesuatu yang buruk sedang terjadi.


" Yang Mulia Ratu, diluar benteng pertahanan ada pasukan dari Siluman Kalajengking Gurun."


" Mereka membawa pasukan dalam jumlah besar." Pemimpin penjaga melaporkan kejadian yang berada di luar tembok Istana.


" Jenderal... Kumpulkan semua prajurit untuk menghadang mereka." Dewi Arinia langsung bangkit berdiri, dan memberi perintah kepada bawahannya.


" Baik Yang Mulia Ratu." Jawab mereka serempak, lalu meninggalkan ruangan.


Sesaat Dewi Arinia menoleh ke arah Liu Ryu dan Elena, agar mereka bisa membantu para prajurit bawahannya.


" Istriku, kamu tidak perlu cemas. Lebih baik kita pergi ke tembok pertahanan." Liu Ryu yang menyadari kekhawatiran Dewi Arinia, kini langsung bergegas keluar Istana.


Semua prajurit kini sudah berkumpul di atas benteng pertahanan, sambil menatap ke arah lautan prajurit dari Siluman Kalajengking Gurun.


Liu Ryu, Dewi Arinia dan Elena yang juga sudah berada di atas benteng pertahanan, kini menatap ke arah depan dimana terlihat lautan prajurit yang ingin menerobos masuk ke dalam Istana.


" Aku tidak menyangka bahwa pasukan Siluman Kalajengking Gurun memiliki jumlah yang sangat banyak." Ucap Dewi Arinia yang merasa ragu untuk menahan serangan dari pihak lawan.


" Kamu tidak perlu khawatir. Bagiku mereka hanyalah seekor semut." Ucap Liu Ryu untuk meyakinkan kepada Dewi Arinia.


Di sisi lain terlihat beberapa sosok yang sedang menatap ke arah benteng pertahanan dengan tatapan penuh percaya diri.


" Serahkan Dewi Arinia kepada kami! Dengan begitu, kami akan menarik pasukan." Salah satu sosok bicara dengan lantang.


" Jika Dewi Arinia menyerahkan diri dan mau menjadi Istri dari Raja kami, maka kalian bisa hidup dengan damai." Sosok yang lain juga ikut bersuara.


Sementara itu Liu Ryu tertawa dalam hati, karena pasukan Siluman Kalajengking Gurun terlalu percaya diri.


" Sepertinya raja mereka tidak kalah cepat." Ucap Liu Ryu, sambil melirik ke arah Dewi Arinia.


" Ih." Dewi Arinia mendengus kesal,. sambil mencubit pinggang Liu Ryu.


Tentu sudah ratusan tahun Raja Siluman Kalajengking Gurun ingin mempersunting Dewi Arinia, namun pada waktu itu dia masih lemah.

__ADS_1


Namun berkat bantuan Dewi Malam, kemampuan Raja Siluman Kalajengking Gurun semakin berlipat ganda, sehingga dia merasa yakin bisa menaklukkan hati Dewi Arinia.


__ADS_2