
Setelah memeriksa semua isi dari Cincin Ruang tersebut, Ryu melesat ke arah Istana Kerajaan Gong yang dimana mereka juga telah menyelesaikan pertarungan.
Sesaat Ryu mengerutkan kening karena anggota Ras Peri Hutan banyak yang mengalami luka berat.
" Apa yang terjadi pada mereka?" Ryu sedikit heran karena luka dalam yang terjadi pada pasukan Ras Peri Hutan.
Ryu masih belum menyadari bahwa efek tersebut ditimbulkan oleh aura penekanan dari Raja Naga.
" Mereka akan sembuh dengan memulihkan diri selama beberapa hari. Beruntung Istrimu sempat menciptakan pelindung untuk mereka." Ucap Gong Sifa sambil melirik ke arah Feng Quinlan dan saudarinya.
Jika saja kelima wanita itu tidak sigap, dapat dipastikan semua anggota Ras Peri Hutan hanya akan tersisa dua orang, yaitu Gong Sifa dan sang Jenderal.
Termasuk Gong Ziya yang berada di alam jiwa dan para tawanan. Artinya hanya sang Jenderal sendiri yang tersisa dengan jenis kelamin pria diantara seluruh Ras Peri Hutan.
" Suamiku, mereka terkena imbas tekanan Aura dari Raja Naga itu tadi." Feng Quinlan menggelengkan kepala karena mereka sendiri merasakan dampak aura tersebut, meskipun masih mampu menahannya.
Mendengar ucapan tersebut, Ryu bernafas lega karena jika terlalu lama membunuh Raja Naga, maka akan mendapatkan resiko tinggi.
" Kemana pasukan Semesta wanita yang lain?" Ryu menoleh ke arah anggota Pasukan Semesta hanya terdapat para pria.
" Mereka sedang menyelamatkan para tawanan bersama Jendral." Jawab Gong Sifa sambil menoleh ke arah Ryu dengan kekaguman.
Di sisi lain Xie Xian dan Istri Ryu yang lain telah berada di dalam Istana Kerajaan Gong, untuk memastikan bahwa tidak ada lagi yang tersisa.
Hanya Feng Quinlan dan saudarinya saja yang berada di tempat itu, karena mereka melindungi Ras Peri Hutan.
Sedangkan Tan Shuying, Jin Niu dan 69 Peri Cahaya yang lain mulai berdatangan karena telah berhasil membunuh para pemimpin Ras Orc.
" Mari kita masuk kedalam." Gong Sifa membawa mereka menuju Istana Kerajaan Gong.
Sedangkan Pasukan Semesta yang berada di tempat itu, dengan ringan tangan membersihkan tempat tersebut dari bekas pertarungan, karena anggota Ras Peri Hutan masih banyak yang terluka.
__ADS_1
" Sebelumnya aku sangat berterima kasih atas bantuan kalian semua. Tinggallah disini untuk sementara waktu." Ucap Gong Sifa sambil duduk di kursi kebesarannya.
" Gong Sifa... Terimakasih atas tawarannya. Tapi kami harus melanjutkan perjalanan lagi." Ryu tidak ingin terlalu lama, karena tujuannya sudah selesai, kecuali mencari keberadaan Centaurus.
" Deeeg." Jantung Gong Sifa seakan terhenti karena Ryu begitu cepat meninggalkan Istana Kerajaan Gong.
Kini Gong Sifa berfikir keras untuk membuat Ryu tinggal di Istana Kerajaan Gong sementara waktu.
Meskipun Gong Sifa ingin sekali bersama sosok pemuda tersebut, namun dia tidak bisa meninggalkan Kerajaan Gong yang membutuhkan seorang pemimpin.
Sesaat Gong Sifa memikirkan Air Suci yang berada di belakang Istana Kerajaan Gong, untuk meregenerasi sel-sel kulit dan membuat seseorang menjadi muda kembali.
Meskipun Gong Sifa yakin bahwa Ryu tidak tertarik dengan Air Suci, namun tidak untuk istrinya yang pasti menginginkan sebuah kecantikan.
Sesaat kemudian sang Jenderal, anggota wanita Pasukan Semesta dan gerombolan sosok wanita dari Ras Peri Hutan hampir memenuhi ruangan tersebut.
Beruntung Istana Kerajaan Gong sangatlah luas, sehingga masih bisa menampung ribuan para tawanan tersebut.
" Salam Yang Mulia Ratu." Sang Jenderal dan anggota wanita Ras Peri Hutan memberi hormat.
Sesaat Tou Shuijing, Jiu Tou She dan Pasukan Semesta pria juga muncul di tempat tersebut, dimana beberapa anggota Pasukan Semesta sangat kagum dengan beberapa sosok wanita dari Ras Peri Hutan.
Namun setelah mengingat kembali bahwa anggota wanita Ras Peri Hutan sudah digunakan oleh Ras Orc, maka Pasukan Semesta pria hanya tersenyum masam.
Melihat reaksi dari Pasukan Semesta, Gong Sifa tersenyum lebar penuh makna lalu menatap ke arah Ryu dan Istrinya.
" Pendekar Ryu... Kamu lihat sendiri bagaimana rakyatku semuanya hanya tersisa dengan jumlah lebih dari 100.000 wanita." Gong Sifa menghela nafas berat karena Ras Orc benar-benar menculik anak gadis dan wanita di seluruh wilayah Kerajaan Gong untuk memuaskan nafsu mereka.
Sedangkan untuk rakyatnya yang berjenis kelamin pria, benar-benar dimusnahkan.
" Sedangkan untuk Pria, hanya tersisa Jenderal dan 40 Prajurit pria dan 90 Prajurit wanita." Gong Sifa melanjutkan pembicaraannya.
__ADS_1
" Untuk itu aku meminta bantuan kepada anggota pria bawahanmu untuk mengangkat mereka sebagai suami dari Ras Peri Hutan untuk meneruskan keturunan Ras kami."
" Kalian tidak perlu khawatir, di belakang Istana ini ada Kolam Air Suci yang mampu mengendalikan kesucian Ras Peri Hutan, meskipun itu hanya bisa digunakan hanya sekali seumur hidup."
" Selebihnya Air Suci juga bisa membuat seseorang menjadi muda kembali." Gong Sifa menutup pembicaraannya sambil melihat reaksi Istri Ryu serta Pasukan Semesta.
Mendengar ucapan tersebut, semua Istri Ryu terlihat senang, tentu mereka tidak akan melewatkan kesempatan tersebut, membuat Ryu tersenyum pahit.
" Kalian semua sangat cantik bagiku. Apa kalian ingin membuatku mati berdiri." Gumam Ryu sambil menatap ekspresi dari wajah Istrinya.
Sesaat Ryu menoleh ke arah bawahannya yang terlihat sangat tertarik kepada Ras Peri Hutan yang membuatnya hanya bisa menggelengkan kepala.
Namun kali ini Ryu mengabulkan keinginan bawahannya, karena dia sendiri juga berencana untuk mencari pasangan hidup mereka.
Sesaat Wu Tian melirik ke arah salah satu prajurit wanita Ras Peri Hutan yang memiliki mata yang indah.
Merasakan bahwa ada orang yang sedang meliriknya, prajurit tersebut langsung menoleh ke arah Gong Sifa seakan meminta izin.
" Pendekar Ryu dan bawahannya telah membantu kita. Perlakukan mereka dengan baik. Jika bukan karena mereka, Ras Peri Hutan akan punah." Gong Sifa yang memahami isyarat tersebut, langsung membuka suara.
Mendapatkan Isyarat dari Ratu mereka, prajurit tersebut langsung mendatangi Wu Tian meskipun sedikit malu-malu.
Tentu sebagai seorang wanita, prajurit tersebut juga memiliki harga diri. Namun mengingat jasa dari Ryu dan bawahannya, dia tidak keberatan jika mereka diangkat sebagai istri.
" Tuan." Prajurit wanita Ras Peri menundukkan kepala kepada Wu Tian.
" Wu Tian... Aku tidak melarangmu." Ryu dengan cepat mengambil tindakan.
" Terimakasih Dewa Agung." Wu Tian terlihat senang,. lalu menoleh ke arah sosok wanita yang di depannya.
" Apa kamu ingin menjadi Istriku?" Wu Tian yang begitu tertarik dengan prajurit tersebut, langsung mengutarakan tujuannya karena sudah mendapatkan restu dari Ryu dan Gong Sifa.
__ADS_1
" Aku bersedia. Tapi kamu juga harus memilih beberapa wanita dari Ras Peri Hutan yang lainnya untuk meneruskan keturunan Ras kami." Prajurit wanita tersebut tidak keberatan jika berbagi Suami.
Tentu prajurit wanita Ras Peri Hutan tidak ingin egois, karena itu semua demi kebaikan Ras Peri Hutan itu sendiri.