
Mendengar perkataan dari suami mereka, Xie Hua dan yang lain terlihat senang karena, kemanapun Liu Ryu membawa mereka, tentu akan mengikutinya juga.
" Suamiku, apa kamu tidak merindukan kami?" Xie Hua memainkan jarinya, seakan meminta kepada Liu Ryu untuk melepaskan kerinduan mereka.
Tanpa berkata apapun, Liu Ryu memanggil para Jenderal Besar untuk berkumpul di Istana Kekaisaran Atas Awan.
Liu Ryu menitipkan Istana Kekaisaran Atas Awan kepada para prajurit, agar mereka bisa berpetualang kembali.
" Untuk kali ini, kalian tidak bisa bersamaku lagi, karena kami akan pergi ke tempat yang sangat jauh."
" Namun sebelum itu, aku mengirimkan informasi untuk melepaskan belenggu dari tubuh kalian."
Liu Ryu menjelaskan berbagai hal kepada para Jenderal Besar, sehingga mereka tidak bisa ikut bersamanya.
Liu Ryu juga meminta kepada para prajurit setianya untuk memilih jalannya sendiri, karena untuk mencapai ranah half Immortal, bukanlah perkara mudah.
Namun Liu Ryu berpesan kepada para prajurit, agar tinggal di Dunia Tiantang dan menjalani kehidupan baru bersama keluarganya.
" Baik Yang Mulia Kaisar. Kami berjanji akan menjaga Kekaisaran Atas Awan ini. Kami juga akan mengambil keturunan dari Yang Mulia Kaisar untuk menjadi pewaris tahta Kekaisaran Atas Awan disini."
Salah satu Jenderal Besar berniat untuk pergi ke Dunia Abadi untuk membawa keturunan Liu Ryu, agar dua tahta Kekaisaran Atas Awan selalu terisi.
" Terimakasih atas kepedulian kalian semua. Namun carilah keturunanku yang memiliki tanda khusus di keningnya untuk diangkat menjadi seorang Kaisar."
" Jika tidak memiliki tanda khusus, biarkan saja tinggal di Dunia Abadi." Liu Ryu memberi perintah kepada para Jenderal Besar.
Liu Ryu juga berpesan agar para Jenderal Besar harus memberikan ujian terlebih dulu kepada keturunannya, sebelum dibawa ke Dunia Tiantang.
Tentu Liu Ryu memberikan ujian yang berat kepada keturunannya, agar kelak bisa menjadi sosok yang sangat kuat dan disegani.
" Kalian juga bisa pergi ke Dunia Nuse untuk melihat tanda khusus keturunanku disana." Liu Ryu menutup pembicaraannya.
Perbedaan tingkat Kultivasi yang terlampau jauh, membuat Liu Ryu tidak bisa mendekati keturunannya, karena dapat dipastikan mereka akan mengalami luka berat hingga menyebabkan kematian.
Karena itulah Liu Ryu hanya meminta kepada para pelayan setianya untuk mencari bibit unggul dari keturunannya.
Meskipun di setiap dunia memiliki aturan alam semesta, namun tetap saja memberikan efek kepada mereka, karena dia sudah mencapai ranah half Immortal tahap awal.
Karena itulah kenapa Liu Ryu hanya berdiri di atas awan, agar makhluk hidup dibawahnya tidak mengalami kematian.
__ADS_1
Berbeda dengan Dunia Tiantang, karena di Dunia Tiantang adalah tempat tinggal para Dewa tertinggi, sehingga mereka tidak menerima efek apapun.
" Baik Yang Mulia Kaisar." Jawab mereka serempak.
Liu Ryu mengangguk kecil, lalu mengirimkan Informasi untuk melepaskan belenggu dari tubuh mereka.
Liu Ryu juga berpesan, ketika para prajurit sudah mencapai ranah half Immortal tahap awal, maka mereka tidak bisa lagi bertemu dengan keturunannya.
Itu artinya, mereka akan terbebas dari perintahnya dan harus menjalani kehidupan baru di kediaman para Immortal.
Setelah mengirimkan Informasi kepada para Jenderal Besar, Liu Ryu juga memberikan kesadarannya pada puluhan bola kristal.
Tentu dengan bola kristal, Liu Ryu bisa berkomunikasi dengan keturunannya, bagi yang memiliki tanda khusus di keningnya.
Dengan kata lain, bola kristal akan menjadi perwakilan Liu Ryu sendiri yang akan menuntun keturunannya yang ingin menjadi Dewa tertinggi.
" Baiklah! Kalau begitu kami pamit dulu. Suatu saat kami akan kembali, setelah berhasil mengganti aturan alam semesta." Ucap Liu Ryu, lalu berpindah tempat ke atas awan.
Melihat Liu Ryu yang sudah berada di atas awan, Xie Hua dan yang lain hanya menggigit bibirnya, karena tidak bisa melepaskan kerinduan mereka kepada suaminya.
Tanpa berkata apapun, Xie Hua dan yang lain, langsung melesat ke atas awan untuk menemui suaminya yang sudah menunggu mereka.
" Ya... Aku menyimpannya di dunia kecil milikku." Jawab Sheng Zhishu, lalu mengeluarkan kapal udara.
Melihat kapal udara yang melayang di depannya, Liu Ryu langsung menambah kekuatan dan pertahanan kapal udara, agar mereka bisa melintasi ruang waktu, juga bisa pergi ke planet lainnya.
Membutuhkan waktu yang cukup lama, kini Liu Ryu telah menyelesaikan pekerjaannya, lalu meminta kepada Istrinya untuk naik ke atas kapal udara.
" Kita akan berangkat sekarang." Ucap Liu Ryu, sambil mengendalikan kapal udara dengan menggunakan kekuatan spiritual.
Wuush!
Kapal udara, melesat dengan kecepatan tinggi ke arah langit, hingga terlihat sebuah portal teleportasi yang memiliki ukuran besar.
" Kenapa di atas langit ada portal teleportasi seperti ini?" Xie Hua dan yang lain merasa heran, karena Liu Ryu bisa mengetahui letak portal teleportasi.
Tanpa berkata apapun, Liu Ryu hanya melihat sekeliling mereka yang sudah jauh dari Planet Bumi.
Sesaat Liu Ryu meminjam panah yang dimiliki Dewi Arinia, lalu mengeluarkan Tongkat Api.
__ADS_1
Liu Ryu mengarahkan busur panahnya, dengan menggunakan Tongkat Api sebagai anak panahnya.
Wuush!
Tongkat Api melesat dengan kecepatan tinggi ke sebuah arah di ruang angkasa, yang terdapat satu titik cahaya.
" Membesar."
Buussshh!
Bersamaan dengan ucapannya, Liu Ryu merentangkan kedua tangannya hingga Tongkat Api mulai membesar hingga seukuran belasan kali lipat kapal udara yang mereka tumpangi.
Bboooom!
Sebuah ledakan yang sangat kuat, hingga terlihat sosok pria yang memiliki ukuran raksasa terkena serangan dari tombak api.
" Uhuuuk." Pria raksasa itupun memuntahkan segumpal darah, sambil menatap ke arah Liu Ryu.
" Kenapa kamu menyerang ku?" Tanya pria raksasa yang melayang di ruang angkasa sambil memegang dadanya yang terasa sakit.
" Kamu adalah penguasa dunia tempat tinggal ku sebelumnya. Kamu menggunakan cara licik untuk meningkatkan kekuatanmu dari para dewa disana." Ucap Liu Ryu, sambil menatap ke arah pria raksasa yang berada di depan kapal udara.
Sementara itu, Xie Hua dan yang lain saling berpandangan, karena mereka tidak menyadari keberadaan pria raksasa yang bersembunyi di ruang hampa.
Di sisi lain, pria raksasa memasang wajah jelek karena dia tidak mungkin mengalahkan Liu Ryu dan Istrinya, meskipun hanya mencapai ranah half Immortal tahap awal.
Tanpa membuang waktu, Liu Ryu meminta kepada seluruh Istrinya untuk menggabungkan kekuatan mereka untuk bertarung melawan penguasa dunia.
" Teleportasi."
Sraaiiingg!
Sambil menunggu istrinya menggabungkan serangan, Liu Ryu langsung berpindah tempat ke tempat pria raksasa, sambil mengayunkan Tongkat Api di tangannya, untuk menyibukkan pihak lawan.
Sementara itu, Xie Hua dan yang lain langsung mengeluarkan Qi dalam jumlah besar untuk menyerang pria raksasa yang sedang bertarung melawan Liu Ryu.
Buussshh!
Bola raksasa yang merupakan gabungan serangan dari Xie Hua dan yang lain, melesat dengan kecepatan tinggi ke arah pria raksasa.
__ADS_1