SANG DEWA AGUNG 2

SANG DEWA AGUNG 2
Ch 207. Pembagian Wilayah


__ADS_3

Saat mereka sedang berbincang, kini Sheng Zhishu dan yang lain merasakan aura yang familiar sedang menuju ke arah Istana Yexuan.


" Ayah." Terdengar suara dari arah halaman Istana, dimana Sheng Zhishu dan yang lain langsung menuju ke arah tersebut.


Di halaman Istana Yexuan, kini Ryu merangkul anak-anaknya satu-persatu meskipun mereka sudah dewasa.


" Ternyata kalian sudah Dewasa." Ucap Ryu sambil menatap ke arah anaknya.


Terlebih untuk Liu Guangxi yang merupakan putra pertama Ryu, dimana dia memiliki perawakan tinggi dengan badan kekar.


Hanya satu sosok yang terlihat masih remaja, yaitu Liu Bai Jun yang merupakan putra paling muda dari Jinying.


" Suamiku." Sheng Zhishu dan yang lain terlihat senang dengan kedatangan suami mereka.


" Sepertinya aku sudah meninggalkan kalian terlalu lama." Ryu tersenyum pahit sambil menatap ke arah istrinya.


" Apa ada perbedaan waktu saat melintasi dunia yang lain?" Sheng Zhishu dan yang lain ingin sekali memeluk suami mereka, namun karena ada anak-anak, mereka hanya mengurungkan niatnya.


" Mungkin saja. Karena saat melintasi dunia yang lain, aku hanya melihat lautan kaca." Ryu menggelengkan kepala lalu menatap ke arah anaknya kembali.


" Guangxi, Yexuan, Yunyi dan kalian semua. Sekarang kita masuk kedalam." Xie Hua membawa mereka menuju Istana Yexuan.


" Baik Ibu." Satu-persatu Liu Guangxi dan saudaranya masuk ke Istana diikuti Ryu.


Setelah berada di dalam Istana, satu-persatu mereka menduduki kursi yang kosong,. lalu memberi isyarat kepada Ibu mereka untuk mengutarakan tujuan mereka.


" Suamiku... Kamu telah melihat sendiri bagaimana anak-anak kita. Tidak hanya sudah dewasa, namun sudah waktunya mereka untuk menikah." Ucap Sheng Zhishu sambil menatap ke arah Ryu.


Mendengar ucapan tersebut, Ryu langsung menoleh ke arah anaknya secara bergantian dimana wajah mereka memerah seperti kepiting rebus.

__ADS_1


" Maafkan ayah nak. Ayah tidak bisa menjadi ayah yang baik untuk kalian." Ryu merasa tidak enak karena dirinya selalu melakukan perjalanan jauh.


" Tidak masalah ayah. Sebagai seorang Kultivator, harus siap dengan segala kemungkinan. Lagi pula dengan adanya ibu kami, kami tidak pernah merasakan kekurangan kasih sayang." Ucap Liu Guangxi mewakili saudaranya.


Meskipun demikian, Ryu masih merasa tidak enak karena dia terlalu lama meninggalkan mereka.


" Untuk itu kami meminta restu kepada ayah." Ucap Liu Yexuan sambil memasang wajah memerah.


" Sebagai seorang ayah, aku hanya merestui kalian. Tapi ingat, sebagai seorang pria kalian harus menjaga Istri kalian dan jangan sampai ada kekerasan."


" Begitupun sebaliknya. Sebagai seorang wanita, kalian harus menghormati suami kalian dan jangan menganggap diri kalian berkuasa diatas suami kalian." Ryu menasehati anak-anaknya dengan wajah serius.


" Kami akan selalu mengingat nasehat ayah." Jawab mereka serempak.


" Ayah... Aku berencana untuk memberikan Istana Kekaisaran Awan kepada paman Liu Fang, karena kami memiliki tempat masing-masing." Liu Guangxi mengutarakan keinginan mereka untuk membagikan wilayah Kekaisaran Awan yang kebetulan sangat luas.


Tidak hanya itu, Liu Kang yang merupakan putra Nan Sian juga membagikan wilayah Kekaisaran Shin kepada saudaranya.


Untuk Istana Kekaisaran Awan akan menjadi milik Liu Fang adik Ryu, Istana Yexuan milik Yexuan putra Ting Ye, Istana Teratai akan menjadi milik Liu Guangxi putra Xie Hua dan Istana Matahari Terbit yang baru mereka ciptakan menjadi milik Liu Yunjun putra Huli Yue.


Sedangkan Liu Yanzi putra Sheng Zhishu akan mewarisi Istana Kabut Awan yang berada di Benua Tengah milik kakeknya.


Untuk wilayah Kekaisaran Shin dimana Istana Kekaisaran Shin menjadi milik Liu Kang putra Nan Sian, Istana Matahari Timur ( baru diciptakan) milik Liu Hutian, putra Tianhe, Istana Es ( baru diciptakan ) milik Liu Junyun putra Yunjiang, Istana Naga Emas ( baru diciptakan ) milik Liu Yanming putra Yinshi dan Istana Phoenix Petir ( baru diciptakan ) milik Liu Yunjin putra Yuwang.


Sedangkan putra-putri Ryu yang lain juga mewarisi Istana dari mertua mereka masing-masing yang tersebar di berbagai Benua.


Mendengar penjelasan dari anak-anaknya, Ryu hanya mengangguk setuju karena mereka sudah bisa mengatasi permasalahan itu sendiri.


" Suamiku... Untuk acara pernikahan mereka akan ditentukan satu bulan lagi dan akan dilangsungkan di Istana Matahari Terbit milik Liu Yunjun secara bersamaan." Sheng Zhishu menjelaskan kepada suami mereka karena Istana Matahari Terbit jauh lebih besar dari Istana yang lain dimana letaknya sangat strategis berada di tengah-tengah Benua Timur.

__ADS_1


" Suamiku... Wilayah Kekaisaran Matahari Terbit sekarang juga didiami anggota Klan Xie dan Klan She, karena penyerangan dari Dunia Tiantang juga sampai disana."


" Beruntung Zi Mayi Zi Mifeng dan bawahannya sempat memberikan pertolongan. Jika tidak, mungkin mereka sudah musnah." Xin Chie menjelaskan kepada Ryu tentang berbagai hal yang terjadi pada saat suami mereka bepergian.


Mendengar ucapan tersebut, Ryu mengepal kedua tangannya karena Kaisar Langit benar-benar ingin memusnahkan semua yang berhubungan dengannya.


" Bagaimana keadaan mereka sekarang?" Tanya Ryu yang kini terlihat marah atas tindakan Kaisar Langit.


" Untuk Zi Mayi, Zi Mifeng dan bawahannya sedang berada di Dunia kecil yang ada pada Heilong untuk menjalankan latihan tertutup setelah mereka mengalami penurunan Kultivasi."


" Sedangkan anggota Klan Xie dan Klan She sedang berbenah di tempat kediaman baru mereka." Ucap Huli Yue.


Setelah cukup lama melakukan perbincangan, kini Liu Guangxi dan saudaranya satu-persatu meninggalkan tempat tersebut kembali ke tempat masing-masing.


Tentu dengan menggunakan portal teleportasi, mereka dengan mudah kembali, meskipun jarak mereka sangat jauh.


Begitupun dengan Ryu, karena baru saja melakukan perjalanan jauh, langsung menuju Istana Kristal bersama Istrinya.


Liu Yexuan yang memiliki Istana Yexuan, lebih memilih untuk tinggal bersama Liu Guangxi karena ada beberapa hal yang mereka lakukan untuk menyiapkan acara pernikahan.


" Suamiku, sepertinya Dunia Quzhu sekarang jauh lebih luas dari sebelumnya." Sheng Zhishu dapat merasakan bahwa energi alam yang berada di Dunia Quzhu lebih padat dari sebelumnya.


" Ya... Bukan hanya Dunia Quzhu yang bertambah luas, tapi juga di dalam perjalanan, aku memiliki tambahan Istri." Ucap Ryu sambil menggoda Istrinya.


" Apa dengan keberadaan kami masih kurang?" Tanya Huli Yue.


" Tidak juga. Tapi jika kalian bertemu mereka, pasti kalian akan menyetujuinya." Ryu menceritakan tentang perjalanannya saat menjelajahi dunia yang lain sehingga bertemu dengan Jin Niu dan Peri Cahaya yang menjadi Istrinya.


Tidak hanya itu, Ryu juga menceritakan Tan Shuying dan Gong Ziya yang juga sebagai Istrinya.

__ADS_1


Mendengar cerita dari suami mereka, Sheng Zhishu dan yang lain hanya menghela nafas berat, namun tidak memarahinya.


Ryu juga menjelaskan bahwa di Dunia Tiantang, mereka juga sedang membuat Kekaisaran yang baru, dimana jauh lebih besar dari Istana Kekaisaran Awan bahkan berkali-kali lipat.


__ADS_2