
Semua peradaban saling terhubung satu sama lain, seperti yang terjadi pada Liu Ryu sekarang yang telah melintasi ruang waktu pada dunia peradaban Sihir.
Dari semua peradaban, berhubungan dengan Planet yang lain, sehingga memiliki satu kesatuan.
Mendengar ucapan tersebut, Liu Ryu mengerutkan kening lalu membuka Kitab yang diberikan Ling Tian.
" Jadi Planet Bumi dikuasai oleh Kaisar Manusia?" Tanya Liu Ryu, sambil membuka Kitab di tangannya.
" Ya... Sebenarnya aku tanpa sengaja menemukan beberapa prasasti dari setiap peradaban. Hanya saja aku tidak mengetahui letaknya." Jawab Ling Tian.
Mendengar keterangan dari ayah mertuanya, Liu Ryu mulai mempelajari Kitab yang di tangannya, sambil menggabungkan informasi yang dia dapatkan dari kaisar peri, atau Dewi Nuwa.
Dari semua petunjuk yang Liu Ryu kumpulkan, dia berhasil menyimpulkan bahwa Kaisar Manusia menguasai Planet Bumi yang pada umumnya ditempati oleh ras manusia.
Sedangkan untuk ras peri, ras Iblis, ras Cahaya, ras hewan buas, dan yang lain hanyalah ciptaan dan Kaisar Manusia, agar manusia yang tinggal di Planet Bumi bisa mengetahui apa saja makhluk hidup yang tinggal di Planet lainnya.
Begitupun dengan Planet Demon yang dikuasai oleh Dewa Ashura, Planet Leviathan yang dikuasai oleh Dewa Buas dan masih banyak para Immortal lainnya juga menciptakan berbagai ras di Planet masing-masing.
Hal itu terjadi sudah sejak lama, karena peperangan antar ras dan kelompok yang berkepanjangan. ( Baca episode satu Sang Dewa Agung Season pertama )
Namun untuk pergi ke planet yang lain, semuanya bertitik pusat pada Planet Boundari yang merupakan penghubung antar Planet yang lain.
Planet Boundari adalah tempat berkumpul para Immortal yang dikelilingi empat planet, yaitu North Planet, East Planet, South Planet dan West Planet.
" Sepertinya aku mengetahui letaknya." Gumam Liu Ryu, karena dia sudah melihat gambaran umum dari ruang angkasa.
" Menantuku... Jika kamu ingin Immortal yang terkuat, aku harap agar kamu bisa membiarkan semua makhluk bisa terlepas dari belenggu penguasa Planet yang lain."
" Aku tau ini bukan perkara mudah, karena membutuhkan waktu yang tidak terhitung. Namun, aku yakin kamu bisa mengatasi semuanya." Ling Tian berharap agar Liu Ryu bisa mengembalikan aturan alam semesta sehingga tidak terikat oleh penguasa Planet.
" Baiklah ayah mertua. Aku akan berusaha semampuku." Jawab Liu Ryu, karena dia tidak ingin kehidupan semua makhluk seakan diatur oleh orang lain.
Meskipun tugas tersebut sangat sulit, karena harus berhadapan dengan para Immortal yang sudah hidup selama jutaan hingga milyaran tahun, namun Liu Ryu akan berusaha semaksimal mungkin.
__ADS_1
" Baiklah, kalau begitu aku pamit dulu. Jika kamu ingin berkunjung ke alam dewa, disana ada sesuatu yang bisa membuatmu bisa lebih kuat."
" Hanya saja tempat itu memiliki penjaga masing-masing, bahkan aku sendiri tidak mampu mendekatinya." Setelah memberi pesan kepada Liu Ryu, Ling Tian langsung melesat ke sebuah arah hingga menghilang dari pandangan.
Melihat kepergian Ling Tian, Liu Ryu menghela nafas panjang, lalu melanjutkan langkahnya.
Tidak lama kemudian, Liu Ryu mendengar suara pertarungan dari arah yang cukup jauh dari tempatnya.
Tanpa membuang waktu, Liu Ryu melesat ke arah pertarungan, hingga tatapannya tertuju pada dua sosok wanita yang sedang bertarung melawan pasukan Iblis Merah.
" Jadi, kedua wanita ini yang menghisap darah kelompok suci milikku." Gumam Liu Ryu, sambil menatap ke arah pertarungan.
Sesaat Liu Ryu tersenyum lebar, sambil menatap ke arah Dewi Malam yang memiliki kemampuan khusus.
" Tidak menyangka kedua wanita ini memiliki potensi untuk berkembang lebih cepat." Liu memperhatikan dari kejauhan, dimana Dewi Malam dan ratu peri merah berhasil membunuh semua pasukan Iblis Merah beserta komandan.
Beberapa saat kemudian, terlihat lima sosok terbang ke arah Dewi Malam dan ratu peri merah sambil mengeluarkan aura kematian yang sangat pekat.
" Lari!" Teriak Dewi Malam, karena kekuatan mereka masih dibawah lima Jenderal Iblis Merah.
Kedua wanita itu mengumpat dalam hati, karena mereka tidak mungkin melawan lima Jenderal Iblis Merah sekaligus.
Di sisi lain, Liu Ryu menyipitkan matanya karena kekuatan dari lima Jenderal Iblis Merah masih jauh diatasnya, sehingga dia tidak ingin mengambil resiko.
" Sepertinya aku membutuhkan bantuan kedua wanita itu."
Sriiiiiing!
Bersamaan dengan ucapannya, Liu Ryu berpindah tempat, lalu menangkap kedua wanita itu.
" Teleportasi."
Sraaiiingg!
__ADS_1
Liu Ryu kembali berpindah tempat untuk membawa kedua wanita itu untuk menjauhi kejaran lima Jenderal Iblis Merah.
" Sialan... Siapa orang itu tadi?" Kelima Jenderal Iblis Merah mengepal kedua tangannya, karena ada sosok yang bisa menguasai teknik teleportasi.
Kelima Jenderal Iblis Merah terlihat sangat marah, karena Dewi Malam dan ratu peri merah membuat pasukan Iblis Merah berkurang secara drastis.
" Cepat cari mereka!"
Kelima Jenderal Iblis Merah langsung berpencar ke berbagai arah untuk mencari keberadaan Dewi Malam dan ratu peri merah yang diselamatkan oleh sosok tidak dikenal.
*******
Di tempat yang sangat jauh, kini Liu Ryu langsung melepaskan kedua wanita itu, karena mereka berusaha untuk memberontak.
" Ka... Kau..." Ratu peri merah yang terlihat sangat marah, sambil menunjuk ke arah Liu Ryu.
Di sisi lain, Dewi Malam membuka tutup mulutnya lebar-lebar, karena sosok yang menjadi musuh ratu peri merah terlihat sangat muda dan tampan.
Sesaat ratu peri merah melirik ke arah Dewi Malam, seakan meminta bantuan kepada wanita itu untuk membantunya mengalahkan Liu Ryu.
" Sialan... Kenapa wanita ini bisa tertarik kepada Liu Ryu." Ratu peri merah mengumpat dalam hati, karena Dewi Malam tidak menunjukkan tanda-tanda untuk membantunya.
" Hei, cepat bantu aku membunuh orang ini. Dialah Liu Ryu yang kita cari." Ucap Ratu peri merah, sambil memukul bahu Dewi Malam.
Mendapatkan pukulan dari ratu peri merah, Dewi Malam mulai tersadar, lalu menoleh ke arah ratu peri merah.
" Apa kamu yakin pria tampan seperti ini menjadi musuh kita?" Tanya Dewi Malam yang merasa enggan untuk bertarung melawan Liu Ryu.
Mendengar ucapan dari Dewi Malam, ratu peri merah memasang wajah jelek, karena situasi tersebut sama sekali tidak menguntungkan.
Tentu tenaga ratu peri merah sudah banyak terkuras saat bertarung melawan para komandan Iblis Merah.
Jika dalam kondisi prima, maka ratu peri merah tidak perlu meminta bantuan kepada Dewi Malam untuk mengalahkan Liu Ryu.
__ADS_1
" Daripada kita saling membunuh, lebih baik kalian menjadi Istriku." Liu Ryu menawarkan kesepakatan kepada Dewi Malam, karena wanita itu memiliki potensi untuk menjadi seorang Immortal dengan cepat.
Dengan demikian, Liu Ryu bisa meningkatkan Kultivasi dengan cepat jika Dewi Malam mau menjadi pasangan Kultivasi Ganda.