
Setelah menjalani penyiksaan yang cukup lama, kini Liu Ryu berhasil melewati energi yang menyiksanya.
" Haaah, Haaah, Haaah." Liu Ryu mengatur napas sambil menyeka keringatnya.
Jika saja Liu Ryu tidak memiliki kekuatan fisik dan mental yang kuat, dapat dipastikan tubuhnya akan hancur berkeping-keping.
Kini Liu Ryu memperhatikan seluruh ruangan yang berada di goa tersebut, namun tidak menemukan apapun.
" Sialan... Setelah menjalani penyiksaan yang menyakitkan, tidak menemukan apapun?" Liu Ryu menggerutu lalu menendang sebuah batu besar di depannya.
Bboooom!
Batu tersebut hancur berkeping-keping saat membentur dinding goa.
Buussshh!
Sebuah bola cahaya keluar dari batu yang telah hancur, lalu melesat cepat ke arah Liu Ryu dengan kecepatan tinggi.
Liu Ryu yang sudah kehabisan tenaga,. kini tidak sempat menghindar, sehingga cahaya tersebut langsung masuk ke keningnya.
" Wilayah terlarang Naga Kuno?" Gumam Liu Ryu, saat menerima informasi dari bola cahaya sebelumnya.
Tidak hanya itu saja, Liu Ryu juga diberikan informasi tentang cara memasuki wilayah terlarang Naga Kuno yang berada di Kekaisaran Tanah Merah.
Wuush!
Sebelum Liu Ryu mencerna situasi tersebut, kini tubuhnya seakan ditarik paksa oleh energi tidak kasat mata.
Dalam hitungan detik, kini Liu Ryu telah berpindah tempat ke depan batu besar tempat pintu teleportasi.
Begitupun dengan Sheng Zhishu dan Istri Liu Ryu yang lain, kini langsung keluar dari Dunia Quzhu dan berkumpul bersama para Kultivator yang lain.
" Ternyata waktunya sudah habis." Gumam Liu Ryu, lalu memisahkan diri dari para Kultivator yang lain.
Begitupun dengan Sheng Zhishu dan Istri Liu Ryu yang lain, juga langsung memisahkan diri menuju ke arah suami mereka.
__ADS_1
" Sebaiknya kita mencari tempat yang aman." Ucap Liu Ryu, lalu membawa mereka meninggalkan tempat tersebut.
Saat berada di sebuah hutan yang tidak jauh dari kota perbatasan, Liu Ryu dan Istrinya mencari tempat untuk beristirahat sejenak.
Saat semuanya sudah berkumpul, Sheng Zhishu langsung mengeluarkan Shang Wushuang dan 73 saudarinya yang berada di alam jiwanya.
" Akhirnya kami bisa keluar." Shang Wushuang terlihat senang sambil merentangkan kedua tangannya.
Begitupun dengan 73 saudarinya, juga menarik napas dalam-dalam untuk menghirup udara segar di sekitar.
" Jadi seperti ini keadaan di dunia luar. Ternyata sangat menyenangkan." Shang Wushuang dan 73 saudarinya tidak henti dengan kekagumannya sambil menikmati pemandangan di sekitar mereka.
Di sisi lain, Liu Ryu secara diam-diam mengukur tingkat Kultivasi Shang Wushuang dan 73 saudarinya yang kini hanya mencapai Bintang Emas.
Dengan kata lain, Liu Ryu harus memfokuskan Pil Susu Awan kepada Shang Wushuang dan 73 saudarinya.
" Suamiku, ada apa denganmu?" Tanya Shang Wushuang sambil menatap ke arah Liu Ryu yang begitu kurang bersemangat.
Tentu Liu Ryu terlihat murung, karena harus meningkatkan Kultivasi 74 wanita itu terlebih dulu sebelum meningkatkan Kultivasinya juga Istrinya yang lain.
" Suamiku... Kita sudah mendapatkan pencapaian yang luar biasa singkat. Kamu harus tau bahwa sebelumnya kami membutuhkan waktu selama ribuan tahun untuk mencapai Bintang Alam."
" Tapi saat bersama kalian, dantian milik kami dengan lahap menyerap khasiat dari Pil Susu Awan." Tai Bai mengetahui apa yang ada di pikiran Liu Ryu, karena Shang Wushuang dan 73 saudarinya hanya mencapai Bintang Emas.
" Suamiku... Tidak masalah jika kita fokuskan Pil Susu Awan untuk Shang Wushuang dan yang lain. Masih banyak tempat yang harus kita kunjungi." Sheng Zhishu ikut bersuara.
Memahami situasi tersebut, Shang Wushuang dan 73 saudarinya merasa tidak enak dengan menundukkan kepala.
" Suamiku, maafkan kami karena telah merepotkan kalian." Ucap Shang Wushuang sambil menunduk.
Tentu Shang Wushuang dan 73 saudarinya hanya mencapai Bintang Emas, karena mereka baru saja keluar dari ruang bawah tanah hutan larangan yang membuat mereka tidak bisa meningkatkan Kultivasi karena ditekan oleh energi tidak kasat mata.
" Istriku... Aku tidak menyalahkan kalian. Justru aku sangat senang karena mendapatkan Istri secantik kalian." Liu Ryu merasa tidak enak karena terlalu terobsesi dengan tingkat Kultivasi.
Dengan lembut Liu Ryu menarik tangan Shang Wushuang, dan Shang Ningshuang agar bisa duduk di sampingnya.
__ADS_1
Begitupun dengan saudari Shang Wushuang yang lain juga duduk di dekat Liu Ryu.
Melihat kejadian itu, Sheng Zhishu dan Istri Liu Ryu yang lain tidak ingin mengganggu mereka, agar 74 wanita itu bisa membiasakan diri dengan suami mereka.
Setelah melakukan percakapan cukup lama, kini Liu Ryu membawa Istrinya pergi ke Dunia Quzhu, tepat di lantai dasar Istana Kristal.
Meskipun sekarang Dunia Quzhu tidak lagi memiliki kecepatan waktu, namun mereka menganggap bahwa Istana Kristal sebagai tempat tinggal.
" Istriku... Apa kalian tau cara mengambil janin raksasa?" Tanya Liu Ryu kepada Shang Wushuang.
" Ya... Kami tau cara mengambilnya. Jika kami memiliki benih di dalam perut kami, maka benih itu akan kami masukkan ke janin raksasa." Shang Wushuang menjelaskan cara untuk mengambil janin raksasa.
Untuk membangkitkan janin raksasa, membutuhkan satu wanita sebagai wadah janin raksasa.
Setelah itu seratus wanita yang lain juga harus dalam keadaan hamil sekitar satu bulan, lalu benih tersebut dimasukkan dengan menggunakan kekuatan spiritual kepada wanita yang sebagai wadah janin raksasa.
" Jadi harus menggunakan seratus calon bayi?" Tanya Liu Ryu.
" Ya... Hanya itu saja caranya." Jawab Shang Wushuang dengan singkat.
" Kedengarannya sangat kejam. Tapi kita harus membangkitkan janin raksasa itu, agar tidak menimbulkan masalah di kemudian hari." Xie Hua berfikir bahwa jika terlalu lama menyimpan janin raksasa, tidak menutup kemungkinan bahwa ada Kultivator yang memiliki kemampuan khusus bisa mengetahuinya.
" Itu benar sekali. Waktu kita sangat terbatas, yaitu enam hari. Setelah itu janin raksasa akan menghilang." Ucap Shang Nanyue.
Mendengar ucapan tersebut, Liu Ryu terdiam sejenak karena semua Istrinya tidak ada yang sedang hamil, kecuali Jin Niu dan 69 Peri Cahaya.
Statusnya sangat berbeda, karena 70 Istri Liu Ryu yang berasal dari Ras Peri Cahaya, memiliki usia janin yang dikandungnya bisa mencapai ratusan tahun sebelum terlahir.
" Suamiku, kami siap memberikan benih milik kami. Yang penting kelak janin raksasa itu juga sebagai putra kami." Ucap Jin Niu mewakili saudarinya.
" Lalu bagaimana dengan kalian?" Tanya Liu Ryu kepada Istrinya yang lain.
Kini satu-persatu Istri Liu Ryu mengeluarkan pendapat masing-masing, dimana mereka memutuskan untuk memberikan dua janin raksasa kepada Xie Hua dan Nan Sian, karena mereka adalah Permaisuri Kekaisaran Atas Awan.
Sedangkan Sheng Zhishu dan Istri Liu Ryu yang lain harus membagi tugas, dimana seratus orang mengirim benih kepada Xie Hua dan seratus Istri Liu Ryu yang lain harus mengirim benih kepada Nan Sian.
__ADS_1