SANG DEWA AGUNG 2

SANG DEWA AGUNG 2
Dunia Yuzhou


__ADS_3

( Dunia Yuzhou )


Terlihat satu sosok Pria baru saja keluar dari persembunyiannya, sambil menatap beberapa sosok yang berada di ruangan tersebut.


" Salam Dewa Ashura." Semua yang berada di tempat itu memberi hormat.


" Mmmm.... Tidak lama lagi kita akan berangkat ke Dunia Tiantang. Sepertinya orang yang kita tunggu sudah berada di Dunia ini." Ucap sosok yang terlihat berwibawa, tidak lain adalah Dewa Ashura.


" Dewa Ashura, bukankah itu terlalu cepat? Dewa Agung harus menyeimbangkan dirinya dengan energi yang berada di Dunia ini." Sosok yang menggunakan pakaian Jenderal sedikit mengerutkan kening.


" Ya... Mereka memiliki kecepatan Kultivasi yang tidak masuk akal. Karena itulah kita harus menunggunya di Dunia Tiantang."


" Saat kita berada disana, maka kalian semua akan mengalami penurunan Kultivasi. Kecuali aku, karena aku sudah pernah berada disana dan berhasil menemukan cara agar tidak terkena hukum alam."


" Sayangnya aku tidak bisa menggunakan itu untuk kalian, sepertinya Dewa Agung memiliki tubuh spesial dariku." Dewa Ashura tersenyum pahit karena dia tidak bisa melakukan hal seperti Ryu.


" Kalau begitu, kenapa kita tidak sekalian bersama mereka?" Tanya salah satu sosok yang memiliki jabatan sebagai Komandan.


" Mau ditaruh dimana muka kita? Ras Iblis memiliki gengsi yang sangat tinggi, mana mungkin bisa meminta bantuan kepada Ras Manusia." Salah satu Jenderal terlihat geram ingin menelan bawahannya itu hidup-hidup.


Mendengar ucapan dari Dewa Ashura masih terlihat tenang, dan selalu menunjukkan wibawanya.


" Ya... Meskipun kita adalah sekutu, namun Ras Iblis tidak boleh seperti seorang pengemis. Lakukan saja perintahku! Kumpulkan semua Sumberdaya yang kita butuhkan." Dewa Ashura menatap ke arah mereka.


" Baik." Jawab mereka serempak hingga beberapa sosok langsung meninggalkan tempat tersebut.


Setelah itu Dewa Ashura kembali ke tempat persembunyiannya untuk mempersiapkan segala sesuatu.


*******


( Di tempat lain Dunia Yuzhou )


Terlihat beberapa sosok yang baru saja muncul dari balik portal teleportasi.


Mereka tidak lain adalah Ryu dan Pasukan Semesta sambil menatap sekelilingnya, dimana semua tanah dan pepohonan berwarna hitam.

__ADS_1


" Dewa Agung? Apa kita sudah sampai di Dunia Yuzhou?" Tanya Tou Shuijing sambil memperhatikan wilayah sekitar dimana terlihat sangat mengerikan.


" Ya... Kita sudah sampai di bagian terluar dari Dunia Yuzhou." Ucap Ryu sambil menciptakan pelindung Yin-Yang Kura-kura mengelilingi tempat tersebut.


Tentu Ryu tidak ingin terjadi sesuatu pada mereka, karena Qi milik mereka habis terkuras saat menggunakan portal teleportasi tersebut.


" Bagian luar? Maksud Dewa Agung?" Tanya Dao Luo yang merasa penasaran.


" Di Dunia Yuzhou terdapat tiga daratan. Daratan terluar adalah daratan hitam, daratan selanjutnya adalah daratan merah dan yang terakhir adalah daratan hijau."


" Daratan hitam memiliki penghuni manusia berkepala hewan, daratan merah memiliki penghuni Hewan Iblis dan yang terakhir daratan hijau dihuni oleh manusia. Namun manusia itu tidak sama dengan kita, mereka semua memiliki kekuatan fisik yang sangat kuat dan memiliki elemen Kegelapan." Ryu menjelaskan kepada mereka dari Kitab yang pernah dia dapatkan sebelumnya.


Mereka pun menatap kedepan dengan wajah penasaran, karena semuanya berwarna hitam pekat.


" Sepertinya kita akan mendiami daratan hitam Ini terlebih dulu sebelum melanjutkan perjalanan kita" Ryu berencana untuk melakukan pembantaian terhadap manusia berkepala hewan, karena dia sudah mengetahui fungsinya.


Tentu daratan hitam memiliki kesamaan dengan manusia berkepala hewan yang berada di Benua kekacauan.


" Sekarang kita harus memulihkan diri terlebih dulu sebelum melanjutkan perjalanan." Ucap Ryu sambil menatap ke arah mereka lalu mengeluarkan Pagoda Jiwa.


Tentu Ryu tidak ingin melewatkan kesempatan tersebut untuk menyerap energi hitam yang berada di tempat itu.


Tanpa menunggu lama, Ryu langsung menancapkan Pagoda Jiwa di tanah lapang, sehingga Pagoda Jiwa tersebut secara perlahan menyerap energi hitam yang berada di sekitarnya.


Setelah itu Ryu langsung mengambil posisi duduk bersila untuk memulihkan Qi miliknya yang habis terkuras.


Tidak lama kemudian Ryu dan Pasukan Semesta telah berhasil memulihkan diri, dimana mereka saling berpandangan karena mulai sadar bahwa mereka mengalami penurunan Kultivasi.


" Dewa Agung." Ucap Tou Shuijing yang merasakan dirinya hanya mencapai tingkat Langit tahap akhir.


" Haaahh... Sepertinya aku juga mencapai tingkat Langit tahap akhir." Jiu Tou She tersenyum pahit, namun dia yakin dengan kekuatannya sekarang bisa menghadapi segala tantangan.


Bahkan untuk Ryu sendiri hanya mencapai Pendekar Langit tahap menengah dan pasukan Semesta rata-rata mencapai Pendekar Bumi tahap akhir.


" Suamiku, apakah kita sudah sampai di Dunia Yuzhou?" Kini 22 Istri Ryu dan 70 Naga Kerang keluar dari Dunia Quzhu, dimana Xie Xian langsung melemparkan pertanyaan kepada suaminya.

__ADS_1


Terlihat 22 Istri Ryu dan 70 Naga Kerang juga mengalami penurunan Kultivasi, dimana mereka semua hanya mencapai Pendekar Langit tahap awal.


Ryu yang merasakan penurunan yang signifikan tersebut hanya bisa menggelengkan kepala, namun bukan halangan bagi mereka untuk melakukan perjalanan.


" Suamiku, Ini..." Xie Xian merasa kagum dengan daratan hitam tersebut.


Tentu dia memiliki memori tersendiri saat melihat pemandangan tersebut.


" Xie Xian, ada apa?" She Xia merasa heran karena pemandangan yang mengerikan justru membuat Xie Xian merasa tertarik.


" Asal kalian tau, energi hitam ini adalah sumber kekuatanku. Itu artinya saat kita berhasil membunuh manusia berkepala hewan, kekuatan mereka akan tersedot ke tubuh kita." Mata Xie Xian berbinar-binar ingin cepat menghabisi manusia berkepala hewan yang berada di tempat itu.


Tentu Xie Xian dapat merasakan Aura dari manusia berkepala hewan tidak jauh dari tempat mereka.


" Benarkah?" She Xia dan yang lain juga terlihat bersemangat.


" Ya, hanya saja untuk mereka tidak bisa menyerap energi hitam sekaligus. Tentu akan merusak pikiran mereka. Tapi tidak untuk 96 Naga Kerang, karena mereka memiliki kemampuan khusus." Jawab Xie Xian sambil menunjuk ke arah Pasukan Semesta, lalu menoleh ke arah 70 Naga Kerang.


" Untuk masalah itu, aku sudah menyiapkan semuanya." Ucap Ryu sambil menunjuk ke arah Pagoda Jiwa yang berada di depan mereka.


" Karena itulah aku memberikan kepada kalian Pil Pelangi. Jika pikiran kalian sedikit terganggu, maka Pagoda Jiwa yang akan mengambil energi hitam dari Pasukan Semesta. Jadi untuk kali ini kalian hanya fokus meningkatkan kekuatan jiwa kalian."


" Semakin kuat jiwa kalian, maka semakin banyak energi hitam yang bisa kalian tampung."


" Tidak hanya itu. Jika energi hitam mencapai batas, maka secara otomatis Kultivasi kalian akan meningkat." Ryu menjelaskan kepada mereka hingga terlihat sebuah senyuman puas dari Pasukan Semesta.


Tentu mereka sangat senang hanya dengan bertarung, mereka bisa meningkatkan Kultivasi.


Dengan demikian, mereka tidak perlu repot-repot untuk Berkultivasi.


" Baik Dewa Agung." Jawab mereka dengan penuh semangat.


" Mmmm... Sekarang kita akan bertarung dengan mereka." Ryu yang juga tidak sabar ingin menikmati pertarungannya langsung melepaskan pelindung Yin-Yang Kura-kura.


Wuush!

__ADS_1


Baru saja Ryu melepaskan pelindung Yin-Yang Kura-kura, kini terlihat gerombolan manusia berkepala kelelawar mulai berdatangan menuju ke arah Ryu dan kelompoknya.


__ADS_2