
Begitupun dengan Liu Ryu, dia merasa bahwa tempatnya sekarang bukan dunianya, melainkan dunia yang lain, karena energi di tempat itu sangat tidak cocok untuknya.
" Namaku Liu Ryu." Liu Ryu memperkenalkan diri, membuat Elena membuka mulutnya lebar-lebar.
Menurut Elena, pemuda yang di depannya sekarang bukan berasal dari dunianya, karena nama Liu Ryu sama sekali tidak pernah dia dengar.
" Jika boleh tau, dari mana asalmu?" Elena mencoba menggali informasi dari Liu Ryu, karena dia sangat penasaran tentang asal usul pemuda itu.
Elena memperkirakan bahwa Liu Ryu hanya berusia 20 tahun, bahkan lebih muda dari itu, bahkan perawakannya juga tidak seperti orang-orang yang dia temui.
" Aku berasal dari Benua Timur. Tepatnya di Dunia Tiantang." Liu Ryu tidak punya pilihan lain kecuali menceritakan asal usulnya.
Terlebih tempat itu begitu asing untuknya, dimana dia harus mencari cara agar bisa kembali ke dunianya.
" Benua Timur? Dunia Tiantang?" Elena tidak bisa tidak terkejut, karena dia sendiri baru pertama kali mendengar nama itu.
" Nona Elena, bisa kamu jelaskan apa saja yang ada di dunia ini?" Tanya Liu Ryu.
" Baiklah, aku akan menceritakan tentang apa saja yang aku ketahui...."
Elena menceritakan bahwa dunianya memiliki tiga daratan yang dipisahkan oleh lautan yang sangat luas dan memiliki ribuan pulau, baik kecil maupun besar.
Itupun karena Elena adalah putri dari tuan kota, sehingga dia pernah melihat peta dunia, meskipun tidak lengkap.
Daratan yang mereka tinggali sekarang adalah daratan Efhoria yang memiliki wilayah yang sangat luas, dimana harus menempuh perjalanan selama bertahun-tahun untuk mencapai bibir pantai.
" Itupun jika tidak ada kendala, dimana tempat ini banyak sekali hutan yang memiliki banyak hewan buas, bahkan beberapa dari mereka sudah menjadi Siluman." Elena menjelaskan tentang apa saja yang ada di dunianya.
Untuk pergi ke kota yang lain, tidak ada pilihan lain kecuali melewati pinggir hutan yang terkadang harus bertemu dengan hewan buas.
" Siluman?" Liu Ryu sedikit mengerutkan kening, karena nama hewan buas itu mirip ketika dia berada di Dunia Fana.
__ADS_1
Tanpa menjawab apapun, Elena terus menjelaskan sebagai alat tukar di tempat itu adalah koin atau uang kertas.
" Nona Elena, apa di tempat ini ada seorang Kultivator?" Tanya Liu Ryu.
" Kultivator?" Elena mengerutkan kening karena lagi-lagi sebutan itu sangat asing.
" Maksudnya adalah seseorang yang memiliki kemampuan untuk bertarung atau pengembangan diri." Liu Ryu memperjelas maksudnya.
" Maksudnya penyihir atau petarung?" Elena menebak pertanyaan dari Liu Ryu.
Tanpa berkata apapun, Liu Ryu hanya mengangguk kecil, karena dia berpikir bahwa nama itu sebagai sebutan bagi penghuni dunia itu.
Elena kembali menjelaskan tentang penyihir ada empat macam, yaitu penyihir pemula, penyihir ahli, penyihir senior dan yang terkuat adalah penyihir master.
Begitupun dengan seorang Petarung memiliki kelas tersendiri sesuai kekuatannya mulai dari yang terendah Kelas E, D, C, B, A, dan yang tertinggi kelas S.
Ketika seorang petarung sudah berada di kelas S, maka dia disebut sebagai Ksatria yang merupakan puncak dari kekuatan.
Sesaat Liu Ryu mengukur tingkat Kultivasi Elena, hingga dia menemukan bahwa wanita itu hanya mencapai Pendekar Pemula tahap menengah.
" Dunia ini benar-benar sangat lemah." Pikir Liu Ryu, meskipun dia sendiri sekarang tidak memiliki Qi, namun dengan kekuatan fisiknya, dia merasa yakin bisa mengalahkan wanita itu hanya dalam satu pukulan.
Hal yang membuat Liu Ryu terbatuk-batuk karena Elena mengatakan bahwa dia adalah seorang jenius di kota Kyria.
Begitupun dengan koin yang wanita itu katakan. Jika saja Liu Ryu memiliki Qi dalam jumlah tertentu, maka dia bisa mengambil tumpukan batangan emas yang dianggap sebagai sampah di Dunia Quzhu.
" Sayangnya dengan energi di tempat ini sangat tipis, aku tidak bisa masuk ke Dunia Quzhu, mengambil harta di Cincin milikku, apalagi Pedang Naga Petir." Liu Ryu tersenyum pahit karena sesuatu yang berharga pada dirinya tidak bisa dikeluarkan,. karena Qi miliknya belum memadai.
Jika saja Liu Ryu memiliki Qi dalam jumlah tertentu, maka dia bisa mengambil Pil Pemulihan di Cincin miliknya, sehingga dia bisa memulihkan Qi miliknya.
Liu Ryu berpikir jika Qi miliknya sudah pulih kembali, maka dia bisa menciptakan Portal Teleportasi agar bisa kembali ke Dunia Tiantang.
__ADS_1
Sayangnya dunia ini seakan tidak memberi tempat bagi Liu Ryu agar bisa mengisi kembali Qi miliknya yang sudah mengering.
Dengan demikian Liu Ryu harus mencari benda yang berharga untuk memulihkan Qi miliknya.
" Jika kamu ingin menjadi seorang Penyihir atau Petarung, aku bisa membantumu. Kebetulan aku menyimpan beberapa tumbuhan sihir dan beberapa batu alam yang memiliki manna." Elena menunjukkan tumbuhan sihir dan batu alam yang dia maksud.
Sesaat Liu Ryu menatap ke arah tumbuhan sihir dan batu alam yang Elena maksud, dimana hanya Sumberdaya tingkat rendah.
Liu Ryu langsung memegang batu alam tersebut, hingga dalam beberapa detik, batu alam tersebut mengurai menjadi butiran debu yang berterbangan.
" Apa yang kamu lakukan?" Elena sontak bangkit berdiri hingga mundur beberapa langkah, karena batu alam yang begitu berharga menghilang begitu saja.
Di sisi lain Liu Ryu memasang wajah jelek karena batu alam tersebut hanya memberikan setetes Qi miliknya yang berbentuk Galaxi.
" Apa ada tempat batu alam yang mengandung manna seperti itu tadi?" Tanpa menjawab pertanyaan dari Elena, Liu Ryu langsung bangkit berdiri dimana dia kembali bersemangat untuk mencari batu alam sebanyak mungkin untuk mengisi lautan Qi miliknya yang berbentuk Galaxi.
Meskipun Liu Ryu harus menjelajahi berbagai tempat di dunia itu.
" Pantas saja tabib itu mengatakan bahwa manna miliknya langsung tersedot saat memeriksa kondisi pemuda ini." Gumam Elena, karena batu alam miliknya seakan tidak berarti bagi Liu Ryu.
" Untuk mendapatkan batu alam, kamu harus bergabung dengan Serikat Petarung yang berada di Kyria ini." Jawab Elena, lalu membawa Liu Ryu keluar dari kamar tersebut.
Meskipun Elena memiliki rumah sendiri, namun masih berdampingan dengan rumah orang tuanya yang menjabat sebagai tuan kota Kyria.
Elena memperkenalkan Liu Ryu kepada kedua orang tuanya, begitupun sebaliknya. Elena juga menceritakan bahwa Liu Ryu ingin bergabung dengan Serikat Petarung.
" Anak muda, apa kamu yakin dengan keputusanmu?" Tanya tuan kota, sambil menatap ke arah Liu Ryu yang memiliki perawakan yang tidak meyakinkan.
Terlebih Liu Ryu adalah orang baru, tentu tidak mudah untuk bergabung dengan Serikat Petarung.
" Tuan kota tidak perlu khawatir. Aku masih bisa menjaga diri." Liu Ryu meyakinkan tuan kota, karena dia tidak ingin terlalu lama beranda di dunia yang sangat asing baginya.
__ADS_1
Terlebih Istrinya yang berada di Dunia Tiantang sedang hamil, sebagai seorang suami, tentu Liu Ryu mengkhawatirkan keadaan mereka.