SANG DEWA AGUNG 2

SANG DEWA AGUNG 2
Ch 162. Keputusan Gong Sifa


__ADS_3

Tentu sebagai seorang pria, Ryu juga begitu tergoda dengan penampilan Gong Sifa, ditambah lagi dengan aroma wangi tersebut membuat nafsunya semakin meningkat.


" Gong Sifa... Aku memahami situasi kalian. Tapi kalian tau sendiri seberapa banyak jumlah istriku." Ryu mencoba menahan diri dari pikirannya yang sudah terganggu.


" Aku tau itu. Jika Istrimu mengetahui hal ini, aku harap mereka bisa bisa memaafkan kami." Ucap Gong Sifa sambil memberi isyarat kepada kelima Jenderal untuk keluar dari kamar.


Mendapatkan Isyarat tersebut, kelima Jenderal langsung keluar dari kamar sambil menunggu di depan pintu.


Sementara di dalam kamar, Ryu juga tidak bisa menahan diri, juga terbawa suasana langsung membaringkan tubuh Gong Sifa.


Meskipun Gong Sifa memiliki sepasang tanduk, namun wanita itu terlihat sangat menggoda dengan mata indahnya dengan kulit putih bersih dan lembut.


Kini Ryu yang sudah tidak menggunakan sehelai kain pun, langsung menyalurkan keinginan Gong Sifa, juga keinginannya sendiri.


Namun hal yang membuat Gong Sifa hampir kehilangan nafas, karena benda perkasa milik Ryu seakan menerobos paksa miliknya, membuat wanita itu menggenggam erat tangan Ryu.


Meskipun sempat merintih kesakitan, terlihat jelas Gong Sifa tersenyum puas sambil menatap ke arah Ryu penuh dengan kebahagiaan.


Namun saat mereka berdua melakukan pelepasan Yin-Yang, Gong Sifa tersadar bahwa Ryu memiliki energi 'Yang' Matahari, sehingga dia semakin puas dengan hal tersebut.


Setelah merasakan dirinya tidak mampu lagi menampung energi 'Yang' Matahari karena tubuhnya sudah mencapai batas kemampuannya, Gong Sifa langsung menyerah lalu berusaha bangkit sekuat tenaga untuk keluar dari kamar tersebut dalam kondisi tertatih.


" Yang Mulia Ratu, apa yang terjadi?" Kelima Jenderal langsung membantu Gong Sifa agar tidak terjatuh.


" Aku tidak apa-apa." Gong Sifa tersenyum puas meskipun merasakan seluruh tubuhnya seakan remuk.


" Jenderal Yinzi, berikan Pil ini kepada prajurit agar cepat memulihkan diri." Gong Sifa memberikan sebuah botol giok yang berisi Pil pemberian dari Ryu.


" Baik Yang Mulia Ratu." Jenderal Yinzi mengambil botol giok tersebut lalu menyimpannya di Cincin miliknya.


" Kalian berempat, masuklah!" Gong Sifa memberi perintah kepada keempat Jenderal tersebut.

__ADS_1


" Baik Yang Mulia Ratu." Keempat Jenderal langsung masuk ke dalam kamar, dengan memasang wajah memerah.


Tentu mereka memahami situasi tersebut, karena Gong Sifa sendiri hampir tidak mampu berjalan.


" Yang Mulia Ratu, aku akan mengantarmu ke kamar." Jenderal Yinzi membantu Gong Sifa untuk berjalan ke kamarnya.


" Tidak perlu! Kamu berikan Pil itu kepada prajurit wanita. Kalian harus bergantian masuk ke kamar itu minimal empat orang." Gong Sifa memberi perintah.


" Baik Yang Mulia Ratu." Jenderal Yinzi langsung menuju ke kediaman prajurit, sementara Gong Sifa berjalan dengan hati-hati menuju kamarnya.


" Pendekar Ryu... Aku tidak menyangka bahwa kamu begitu perkasa. Tapi bagaimana dengan semua Istrinya? Kenapa mereka terlihat baik-baik saja?" Gong Sifa menggelengkan kepala sambil berjalan menuju kamarnya.


Beruntung tidak ada satupun yang melihatnya, jika tidak maka banyak pertanyaan yang muncul di pikiran mereka.


*******


Satu minggu telah berlalu, Ryu mengikuti keinginan Gong Sifa dan kelima Jenderal beserta para prajurit wanita Ras Peri Hutan.


Tentu dibalik itu semua Ryu mendapatkan energi Yin yang berlimpah, sehingga dia bisa menerobos Pendekar Semesta tahap awal.


Satu minggu telah berlalu setelah selesai masa pemulihan, Gong Sifa kembali mendatangi kediaman Ryu karena dia tidak ingin benih yang berada padanya akan gagal.


Meskipun itu hanya sebuah alasan agar bisa menggunakan kesempatan tersebut sebelum Xie Xian dan Istri Ryu yang lain kembali dari kolam air suci.


Tidak hanya itu, Gong Sifa juga meminta kepada prajurit wanita Ras Peri mengulangi hal yang sama agar tidak ada kesalahan sedikitpun.


" Gong Sifa... Aku tidak tau apa yang kalian fikirkan?" Ryu yang masih dalam posisi duduk Berkultivasi, langsung membuka mata sambil menatap ke arah Gong Sifa dan kelima Jenderal.


" Pendekar Ryu... Aku tau ini salah. Disamping kami ingin mendapatkan keturunan yang kuat darimu, energi 'Yang' Matahari itu mampu memperkuat Fondasi kami dan mempercepat tingkat Kultivasi." Gong Sifa yang kini sudah mencapai Pendekar Surgawi tahap menengah, ingin sekali merasakan menjadi seorang Pendekar Semesta dengan bantuan pemilik energi 'Yang' Matahari.


Bahkan kelima Jenderal yang awalnya mencapai Pendekar Langit tahap awal, kini sudah mencapai Pendekar Langit tahap menengah.

__ADS_1


Begitupun dengan 75 prajurit wanita Ras Peri Hutan lainnya, dimana mereka semua naik satu tingkat hanya dalam waktu singkat.


" Baiklah... Tapi ini untuk yang terakhir." Ryu menyetujui hal tersebut, karena dia sendiri mengakui kecantikan dari Ras Peri Hutan. Terlebih untuk keenam wanita yang berada di depannya sekarang dan 75 prajurit wanita lainnya.


Hal itulah yang membuat Pasukan Semesta pria tidak berani mengambil istri dari mereka, karena mereka merasa tidak layak dan lebih memilih rakyat wanita Ras Peri Hutan lainnya.


" Terimakasih Pendekar Ryu." Gong Sifa terlihat senang, lalu memberi isyarat kepada kelima Jenderal untuk membantunya.


Kali ini Gong Sifa telah menurunkan harga dirinya sebagai seorang Ratu, sehingga dia memperlihatkan bagian tubuh kepada kelima Jenderal tersebut.


Kini keenam wanita itu seakan saling bekerjasama untuk menaklukkan Ryu, namun mereka sama sekali tidak mampu.


Suasana hening di Istana Kerajaan Gong seakan tidak berpenghuni, dimana semua sudah diatur oleh Gong Sifa dan kelima Jenderal.


Hanya ada satu kamar yang terdengar suara penuh erangan nikmat, yaitu kamar kediaman Ryu.


Beruntung kamar tersebut memiliki pelindung kedap suara, sehingga tidak bisa terdengar dari luar.


Hari demi hari terus berlalu hingga tepat satu bulan, Gong Sifa dan kelima Jenderal serta 75 prajurit wanita Ras Peri Hutan lainnya menghentikan aksi mereka.


Kini Gong Sifa bersama 80 prajurit wanita Ras Peri berada di ruang rapat Istana Kerajaan Gong.


" Ingatlah... Setelah ini kalian mengurung diri di kamar masing-masing untuk Berkultivasi. Kalian semua sudah mencapai Pendekar Surgawi, jadi jangan sampai diketahui oleh Istri Pendekar Ryu. Kalian mengerti?" Gong Sifa menatap ke arah mereka secara bergantian.


" Mengerti Yang Mulia Ratu." Jawab Kelima Jenderal dan 75 prajurit wanita dengan serentak.


Tentu mereka sangat senang karena bisa mendapatkan keturunan dari seseorang yang memiliki kekuatan besar, yang bisa membawa kejayaan Kerajaan Gong.


Terlebih Ryu juga memberikan Harta langit dan Sumberdaya yang berlimpah kepada Gong Sifa dan kelima Jenderal serta 75 prajurit wanita Ras Peri Hutan, tentu mereka akan meningkat pesat.


" Sekarang kalian boleh pergi. Biar sisanya menjadi urusanku." Perintah Gong Sifa.

__ADS_1


Dengan sebuah anggukan, 80 prajurit wanita Ras Peri Hutan langsung meninggalkan tempat tersebut menuju ke kediaman masing-masing.


__ADS_2