SANG DEWA AGUNG 2

SANG DEWA AGUNG 2
Ch 152. Bentrok


__ADS_3

Untuk Gong Sifa dan pasukan Peri Hutan tidak heran dengan kondisi tersebut, karena Ras Orc memang diluar nalar.


Itulah kenapa benteng pertahanan Ras Peri Hutan bisa dilumpuhkan dengan mudah oleh Ras Orc, karena mereka melakukan penyerangan besar-besaran dari berbagai arah.


" Sangat menarik." Ryu tersenyum lebar sambil menatap ke arah depan.


" Gluug." Gong Sifa dan pasukan Peri Hutan menelan ludah membayangkan bagaimana banyaknya pihak musuh.


" Biarkan kami saja yang mengurus mereka." Ucap Ryu sambil mengeluarkan Pasukan Semesta.


Wuush! Wuush! Wuush!


Tou Shuijing, Jiu Tou She,Xie Shui dan pasukan Semesta bermunculan di tengah mereka.


" Apa?" Gong Sifa sontak kaget dengan kemunculan bawahan Ryu.


Meskipun bawahan Ryu sekarang masih mencapai Pendekar Bumi tahap akhir dan beberapa sudah mencapai Pendekar Langit tahap awal, namun dengan kekuatan fisik, mereka jauh lebih unggul.


" Salam Dewa Agung." Pasukan Semesta memberi hormat.


" Mmmm... Kita ada pekerjaan sedikit." Ucap Ryu sambil menunjuk ke sebuah arah.


" Tidak menyangka mereka juga ada disini." Tou Shuijing dan Jiu Tou She menatap ke arah depan dimana mereka juga pernah bertarung dengan Ras Orc saat berada di Dunia Abadi.


" Hmmm... Mereka sudah mengetahui keberadaan kita. Penciuman mereka sangat tajam." Ryu tersenyum lebar sambil mengeluarkan Pedang Naga Petir.


" Teleportasi."


Ryu langsung berpindah tempat ke arah Ras Orc dengan sebilah pedang di tangannya.


" Serang!" Dao Luo memberi perintah sambil mengangkat tangannya.


Wuush! Wuush! Wuush!


Tou Shuijing, Jiu Tou She,Xie Shui dan Pasukan Semesta berlari dengan kecepatan tinggi mengikuti Ryu.


Straaing! Straaing! Straaing!


Xie Xian dan Istri Ryu yang lain juga menggunakan teknik teleportasi menuju ke arah pasukan Ras Orc.


Ggooooaaarr! Ggooooaaarr! Ggooooaaarr!


Rrraawr! Rrraawr! Rrraawr!


Sebuah pertarungan langsung pecah dimana wilayah sekitar langsung rusak total diikuti gempa.


" Yang Mulia Ratu... Mereka hanya mencapai Pendekar Bumi tahap akhir, tapi kekuatan mereka sangat mengerikan." Sang Jenderal mengeluarkan suara saat merasakan aura pertarungan dari kejauhan.


" Ya... Meskipun mereka menggunakan Harta langit, namun semua memiliki batasan. Tapi aku dapat merasakan bahwa kekuatan fisik mereka tidak terbatas." Gong Sifa menggelengkan kepala karena Ryu dan pasukan Semesta memiliki kekuatan fisik diluar nalar.


" Semua prajurit, ayo kita bantu mereka! Tapi tetap jaga jarak aman." Sang Jenderal memberi perintah.


" Baik." Jawab mereka serempak lalu bergegas menuju arah pertarungan.


Begitupun dengan Gong Sifa, dia juga tidak ingin ketinggalan, apalagi pertarungan tersebut demi kelangsungan hidup Ras Peri Hutan.

__ADS_1


Di sisi lain Ryu yang sudah berada di tengah-tengah Ras Orc, langsung melepaskan Aura Dewa Agung sekaligus menjatuhkan Hujan Petir Hitam.


" Sungguh sulit dipercaya. Tapi tidak untukku dan Pasukan Semesta." Ryu menyalurkan elemen yang dia miliki ke arah Pedang Naga Petir.


Slaaash! Slaaash! Slaaash!


Ryu melakukan serangan tebasan pada gerombolan Ras Orc yang selamat dari Aura Dewa Agung dan Hujan Petir Hitam.


Tentu itu pekerjaan yang mudah, karena sebelum mendekati Ryu, pasukan Ras Orc sudah mengalami tekanan Aura dan sambaran Petir.


Tidak hanya itu, Xie Xian dan Istri Ryu yang lain juga melakukan pembantaian terhadap Ras Orc yang mendekati mereka.


" Kekuatan tempur mereka sangat mengerikan." Gumam Gong Sifa sambil menatap ke arah Ryu dan Istrinya yang tanpa ragu berdiri di tengah lautan musuh.


" Sialan... Kenapa ada Ras Manusia di tempat ini." Pemimpin kelompok tersebut menggerutu sambil menatap ke arah Ryu.


" Pendekar Langit tahap awal?" Tapi mengapa kekuatan serangannya sangat kuat?" Pemimpin kelompok tersebut langsung menuju ke arah Ryu agar mengurangi jumlah korban dari pihak mereka.


Jleeep!


Pemimpin kelompok Ras Orc yang menggunakan tombak langsung melompat dan mengarahkan tombaknya kepada Ryu.


Menyadari keberadaan arah serangan, Ryu memutar bola matanya lalu mengangkat pedangnya.


Traaang!


Ryu menangkis serangan tombak tersebut diikuti bola petir di tangan kirinya mengarah ke tubuh pemimpin Ras Orc.


" Cepat sekali." Mata pemimpin Ras Orc melotot ke arah bawah, langsung menarik tombaknya dengan gerakan memutar untuk menangkis tinju yang mengarah padanya.


Baaam!


" Sialan..." Pemimpin Ras Orc sangat marah karena Ryu berhasil menyerangnya, langsung berlari ke arah Ryu dengan kecepatan tinggi.


Wuush!


Pemimpin Ras Orc menggunakan serangan tusukan ke arah Ryu dengan kecepatan penuh.


Traaang! Traaang! Traaang!


Bunyi benturan kedua pedang dan tombak menciptakan percikan api kecil, membuat pemimpin Ras Orc semakin gusar.


Wuush!


Dua sosok dari Ras Orc yang sudah mencapai Pendekar Langit tahap awal menggunakan senjata Kapak melompat dan menyerang Ryu dari arah belakang.


" Kombinasi yang sempurna." Ryu yang menyadari arah serangan terlihat senyum lebar dari wajahnya.


Straaing!


Ryu menggunakan teknik teleportasi menuju ke arah belakang pemimpin Ras Orc.


" Apa?" Pemimpin Ras Orc membulatkan mata karena merasakan penekanan dari arah belakang.


Baaam!

__ADS_1


Sebelum pemimpin Ras Orc membalikkan badan, Ryu langsung menggunakan tendangan keras bertumpu pada pinggang pemimpin Ras Orc.


Aaarrrggghhhh!


Pemimpin Ras Orc berteriak keras sambil menyeimbangkan dirinya, tanpa menyadari bahwa kedua rekannya sedang melakukan serang.


Saat menyadari serangan Kapak tersebut, Pemimpin Ras Orc memasang wajah gelap sambil menoleh ke arah belakang.


Craaash! Craaash!


Serangan dari kedua kapak bersarang di tubuh pemimpin Ras Orc hingga tubuhnya langsung terbelah menjadi tiga bagian.


Kedua Orc yang melakukan serangan tersebut kini berdiam mematung karena tidak sempat membatalkan serangan mereka yang membuat pemimpin mati di tangan mereka.


Kini kedua Ras Orc sangat marah karena Ryu memang sengaja menggunakan tubuh pemimpin Ras Orc sebagai tameng.


" Matilah!" Kedua Ras Orc yang menggunakan kapak langsung melakukan serangan kepada Ryu.


" Kalianlah yang mati."


Straaing!


Ryu kembali berpindah tempat ke arah belakang kedua sosok tersebut.


Namun Insting kedua Orc sangat peka, juga mengangkat Kapak mereka dengan gerakan memutar.


Traaang! Traaang! Traaang!


Pertemuan serangan antara Pedang dan dua Kapak menggema di udara hingga menciptakan gelombang kejut.


Duaarr! Duaarr!


Dua buah sambaran Petir mengarah kepada kedua sosok tersebut saat melakukan pertukaran serangan dengan Ryu.


Aaarrrggghhhh!


Kedua sosok tersebut berteriak keras merasakan seluruh tubuhnya seperti terbakar.


Slaaash! Slaaash!


Leher kedua sosok tersebut terpotong dengan sempurna, hingga menyemburkan darah segar.


Straaing!


Ryu kembali berpindah tempat ke arah kelompok Ras Peri Hutan yang terlihat sedang terdesak.


Slaaash! Slaaash! Slaaash!


Ryu langsung menebas leher Ras Orc yang sedang melakukan serangan kepada anggota Ras Peri Hutan.


" Terimakasih Tuan Pendekar." Sosok tersebut yang merasa hidupnya diambang kematian, kini bernafas lega karena Ryu sempat menolongnya.


" Mmmm." Ryu mengangguk lalu melesat ke arah lain untuk membantu anggota Ras Peri Hutan.


Sang Jenderal dari Ras Peri Hutan yang awalnya memasang wajah gelap, kini kembali cerah dengan adanya bantuan dari Ryu.

__ADS_1


__ADS_2