
Di sisi lain Liu Ryu yang sedang berada di lantai dasar Istana Kristal, kini sedang menunggu kedatangan 300 selir yang masih belum keluar dari kamar utama.
Membutuhkan waktu yang cukup lama, akhirnya 300 selir datang ke lantai dasar Istana Kristal dengan wajah berseri-seri.
Mereka sangat senang karena berkat bantuan Liu Ryu, wajah 300 selir tersebut terlihat lebih halus dan lembut, karena dia telah menyerap energi 'Yang' Matahari milik Liu Ryu.
Tidak hanya kulit mereka saja yang terlihat kencang dan lembut, tapi juga tingkat Kultivasi.
" Ras Naga Langit memang memiliki keunikan tersendiri." Gumam Liu Ryu sambil menatap ke arah 300 selir yang sedang menuruni tangga.
Pada awalnya 300 selir tersebut hanya mencapai Bintang Emas, namun sekarang mereka sudah mencapai Bintang Berlian.
Jika saja 300 selir tersebut menggunakan Pil Susu Awan, Liu Ryu dapat memastikan bahwa mereka jauh lebih cepat untuk meningkatkan Kultivasi dibandingkan dengan 70 Peri cahaya yang merupakan Istri dari Liu Ryu.
" Salam Yang Mulia Kaisar." Sambut mereka serempak, sambil menundukkan kepala.
" Yang Mulia Kaisar, apa kita akan tinggal disini selama satu tahun?" Tanya Long Tianyi, karena mereka juga mengetahui bahwa di Dunia Quzhu, mereka hanya membutuhkan waktu selama satu hari saja.
Tentu 300 selir tersebut ingin sekali bersama dengan Liu Ryu dan melayaninya setiap hari. Terlebih dengan energi 'Yang' Matahari milik Liu Ryu akan membantu mereka untuk meningkatkan Kultivasi lebih cepat.
Mendengar ucapan tersebut, Liu Ryu terdiam sejenak karena ada hal yang mengganjal di hatinya.
" Yang Mulia Kaisar tenang saja. Aku Long Tianyi akan selalu setia kepada Yang Mulia Kaisar. Langit dan bumi akan menjadi saksinya." Long Tianyi mengetahui bahwa Liu Ryu masih ragu dengan kesetiaan mereka, sehingga dia langsung mengikrarkan sumpah langit.
Satu-persatu para selir mengikrarkan sumpah langit, yang menunjukkan kesetiaan mereka, meskipun hanya sebagai seorang selir.
Melihat kesungguhan hati 300 selir tersebut, hati Liu Ryu mulai tersentuh. Tidak menyangka bahwa 300 selir tersebut sama sekali tidak menaruh dendam kepadanya, meskipun Liu Ryu telah membuat ayah dan keluarganya menjadi seorang budak.
" Baiklah, aku akan bersama dengan kalian selama satu tahun disini." Ucap Liu Ryu, lalu meminta kepada mereka untuk berendam di kolam Air Embun Surgawi dan Air Nektar Alam.
Liu Ryu juga meminta kepada mereka untuk mempelajari teknik Tubuh Dewi Agung, agar mereka tidak mengalami kerusakan saat melakukan Kultivasi Ganda.
Liu Ryu juga berpikir bahwa semakin tinggi tingkat Kultivasi pasangan Kultivasi Gandanya, maka semakin cepat juga dia akan menerobos.
__ADS_1
Terlebih jika Liu Ryu menggunakan Pil Susu Awan untuk meningkatkan Kultivasi, maka dia harus membutuhkan sebanyak 100 miliar Pil Susu Awan.
Begitupun dengan Sheng Zhishu dan Istri Liu Ryu yang lain yang sudah mencapai Bintang Kaisar, mereka juga membutuhkan 100 miliar Pil Susu Awan agar bisa menerobos Bintang Dewa.
" Sebaiknya aku fokuskan Pil Susu Awan untuk Istriku saja. Dengan demikian, tingkat Kultivasi mereka bisa naik dengan cepat." Pikir Liu Ryu.
Liu Ryu tidak bisa membayangkan, berapa banyak jumlah Sumberdaya yang mereka butuhkan untuk menciptakan Pil Susu Awan.
Tingkat Kultivasi Sheng Zhishu dan yang lain juga harus tersendat di Bintang Kaisar, karena masih kekurangan Sumberdaya.
Jika itu terjadi pada Kekaisaran yang lain, maka 100 miliar Pil Susu Awan bisa menjadi sebuah bencana jika diketahui oleh orang lain.
Untuk satu Pil Susu Awan saja bisa dikatakan sebagai Sumberdaya yang sangat berharga bagi perkembangan para Kultivator.
" Baik Yang Mulia Kaisar." Jawab mereka serempak, lalu berjalan mengikuti Liu Ryu yang akan mengantar mereka ke danau Air Embun Surgawi.
Beruntung energi alam yang berada di Dunia Quzhu sangat padat, sehingga Air Embun Surgawi dan Air Nektar Alam bisa digunakan kembali.
*******
Sedangkan ketika malam tiba, mereka secara rutin melakukan Kultivasi Ganda untuk meningkatkan Kultivasi.
Dengan teknik Tubuh Dewi Agung, 300 selir tersebut tidak lagi merasakan siksaan saat melakukan Kultivasi Ganda, meskipun mereka masih merasakan tubuhnya seakan remuk, karena kehilangan tenaga.
" Tidak menyangka kalian sudah mencapai Bintang Suci tanpa bantuan Pil Susu Awan." Liu Ryu tersenyum puas atas pencapaian 300 selir tersebut.
" Ini semua berkat bantuan Yang Mulia Kaisar."
" 'Yang' Matahari memang sangat berharga bagi perkembangan Kultivator yang berasal dari Benua Tengah."
" Jika ada Kultivator wanita yang mengetahuinya, maka mereka akan mengincar Yang Mulia Kaisar."
Long Tianyi dan saudarinya mengingatkan kepada Liu Ryu betapa berharganya seseorang yang memiliki 'Yang' Matahari.
__ADS_1
Bahkan 300 selir itu sendiri tidak kuasa menahan gejolak mereka untuk menyerap energi 'Yang' Matahari milik Liu Ryu.
Meskipun demikian, 300 selir tersebut berusaha untuk menahan diri, mengingat posisi mereka hanya sebagai seorang selir.
" Yang Mulia Kaisar, pemilik Yin Bulan adalah harta yang sangat berharga bagi perkembangan para Kultivator yang berasal dari Benua Utara dan Selatan."
" Jika mereka mengetahui bahwa Yang Mulia Ratu Gong Ziya memiliki Yin Bulan, maka mereka rela untuk berperang untuk merebutnya."
" Pemilik Yin Langit juga diincar oleh para Kultivator dari Kekaisaran Langit, karena bagi mereka adalah Sumberdaya yang paling berharga."
Satu-persatu dari 300 selir mengingatkan kepada Liu Ryu tentang betapa berharganya beberapa Istri dari Liu Ryu.
Untuk Istri Liu Ryu yang memiliki Tubuh Abadi, mereka paling diincar oleh Kaisar Langit itu sendiri.
Begitupun dengan Jiang Caiping yang memiliki Yin Langit, sehingga dia juga diincar oleh para Kultivator yang berasal dari Benua Tengah, bahkan Kaisar Langit itu sendiri.
" Aku sudah mengetahui hal itu, jadi kalian tidak perlu khawatir." Ucap Liu Ryu yang sudah mengetahui hal itu.
Karena itulah dia menggunakan Armor Pelangi untuk menyamarkan keberadaan Istrinya.
Terlebih untuk seluruh wilayah Kekaisaran Atas Awan, Liu Ryu juga sudah mengaktifkan Formasi Pelindung hingga dua lapis.
Dengan demikian keberadaan Liu Ryu tidak diketahui oleh orang dari Benua Tengah.
Setelah beberapa saat, kini Liu Ryu mendapatkan pesan jiwa dari Xie Hua, karena ada utusan dari Kekaisaran Tanah Merah ingin bertemu dengannya.
" Sebaiknya kita kembali ke Istana Kekaisaran Atas Awan." Ucap Liu Ryu, lalu membawa 300 selir menuju Istana Kekaisaran.
Di sebuah ruangan pribadi Istana, Liu Ryu muncul bersama 300 selir, lalu meminta kepada mereka untuk kembali ke kamar masing-masing.
Sedangkan Liu Ryu sendiri langsung bergegas menuju ke ruang kerja Istana, dimana terlihat sosok yang sedang duduk di kursi yang disediakan.
" Salam Yang Mulia Kaisar." Utusan dari Kekaisaran Tanah Merah, langsung memberi hormat ketika Liu Ryu muncul di ruangan tersebut.
__ADS_1
Dengan sebuah anggukan, Liu Ryu mengangkat tangan kanannya, lalu duduk di kursi kebesarannya.