SANG DEWA AGUNG 2

SANG DEWA AGUNG 2
Ch 538. Yue Meily


__ADS_3

Di sisi lain Liu Ryu yang sudah berada di kediaman Fraksi Dewi Bulan, kini semua mata tertuju padanya, karena di dalam Fraksi Dewi Bulan tidak pernah menerima tamu pria.


" Zhang Xian... Kenapa kamu membawa seorang pria ke tempat ini?" Tanya sosok wanita yang merasa tidak senang dengan kedatangan Liu Ryu.


Wanita itu tidak lain adalah ketua Fraksi Dewi Bulan yang kebetulan pulang dari Tanah Perang, karena untuk merekrut anggota baru yang hanya terjadi sekali dalam seribu tahun.


Sedangkan Zhang Xian adalah sekretaris Fraksi Dewi Bulan yang sebelumnya mencari Immortal wanita yang lolos seleksi.


" Maaf ketua... Aku membawa pemuda yang bernama Liu Ryu ini, karena ada sesuatu yang berharga di tubuhnya." Zhang Xian berlutut, sambil mengirim pesan jiwa kepada Yue Meily.


Mendapatkan pesan jiwa dari Zhang Xian, Yue Meily menyipitkan matanya sambil menatap ke arah Liu Ryu, hingga membuatnya tertegun.


" Kalian berdua, bawalah tamu kita ke taman yang berada di samping Fraksi!" Seketika Yue Meily berubah pikiran, namun berusaha untuk tenang, lalu meminta kepada anggotanya untuk membawa Liu Ryu menuju taman untuk menikmati kesejukan udara di tempat itu.


" Baik ketua." Jawab kedua wanita, lalu membawa Liu Ryu keluar dari bangunan utama Fraksi Dewi Bulan.


Saat Liu Ryu sudah keluar dari bangunan utama Fraksi, Zhang Xian kembali mengirim pesan jiwa kepada para anggota Fraksi yang lain, karena jumlah Point Dewa yang dia keluarkan sebelumnya terlalu banyak.


" Zhang Xian... Kenapa kamu mengumpulkan anggota kesini?" Yue Meily menyipitkan matanya karena dia tidak ingin ada orang lain yang mengetahui bahwa Liu Ryu memiliki Yang-Matahari.


" Maaf ketua... Sebelumnya aku sudah mengeluarkan jutaan Point Dewa agar Liu Ryu datang kesini." Zhang Xian menjelaskan bahwa sebelumnya dia telah menghabiskan Point Dewa yang dimiliki Fraksi Dewi Bulan karena dia bertugas sebagai sekretaris.


" Apa?" Semua yang berada di tempat itu merasa sesak nafas, karena Zhang Xian telah menghabiskan Point Dewa yang mereka kumpulkan selama jutaan tahun hanya demi mengundang Liu Ryu.


Yue Meily dan anggota Fraksi Dewi Bulan ingin muntah darah karena pengorbanan mereka selama ini hilang hanya dalam satu hari.


" Kalian tenang saja! Liu Ryu memiliki energi Yang-Matahari, sehingga kita bisa mendapatkan keuntungan besar darinya."


" Aku rasa hal itu sepadan dengan Point Dewa yang kita keluarkan." Meskipun terlihat gugup, namun Zhang Xian merasa yakin bahwa tidak ada yang mau menolak Sumberdaya berjalan yang sudah ada di depan mata mereka.


Mendengar ucapan tersebut, semua terdiam sejenak, lalu menoleh ke arah Yue Meily yang merupakan pemimpin mereka.

__ADS_1


" Ketua... Aku rasa apa yang dikatakan sekretaris ada benarnya. " Ucap beberapa anggota, dengan penuh harap kepada Yue Meily.


Melihat tatapan mata dari anggotanya, Yue Meily menghela nafas berat, karena sejak mencapai ranah half Immortal tahap awal, dia tidak pernah melakukan hubungan intim hingga sampai dia mencapai Earth Immortal tahap akhir.


Usia Yue Meily jika dihitung dari saat pertama kali tinggal di North Planet, sudah miliaran tahun, sehingga hal itu hampir dia lupakan, meskipun banyak para Immortal yang melakukan Kultivasi Ganda.


Begitupun dengan para Immortal yang bergabung bersama Fraksi Dewi Bulan, mereka tidak pernah lagi berhubungan intim dengan para pria, meskipun ada beberapa sosok yang melakukannya secara diam-diam.


" Baiklah! Aku tidak ingin Point Dewa menghilang begitu saja. Kita harus menyiapkan tempatnya." Yue Meily yang sudah menyerah , kini meminta kepada seluruh anggota Fraksi Dewi Bulan untuk menyiapkan tempat kolam Kultivasi.


" Baik ketua." Jawab mereka serempak, lalu meninggalkan bangunan utama untuk membeli berbagai macam benda sebagai penunjang ruang Kultivasi Ganda.


Di sisi lain, Liu Ryu yang dibawa ke sebuah taman, kini merasa heran karena semua anggota Fraksi Dewi Bulan hanya beranggotakan wanita.


" Sepertinya Fraksi Dewi Bulan hanya menerima anggota wanita." Gumam Liu Ryu, sambil menatap ke arah guci arak yang disediakan di atas meja.


Karena rasa penasaran, Liu Ryu mengambil guci arak, lalu meneguknya secara perlahan, hingga membuatnya ketagihan.


Arak Suci Abadi bukanlah arak biasa, melainkan sebuah arak yang memiliki kekuatan spirit yang menambah kekuatan vitalitas, meskipun jika meminumnya akan mabuk.


Kedua wanita yang melihat Liu Ryu yang ketiduran, hanya menggelengkan kepala karena mereka berpikir bahwa Liu Ryu terlalu ceroboh.


" Fisik orang ini sangat kuat. Untuk satu teguk saja tubuh seorang Half Immortal tahap menengah bisa meledak." Salah satu wanita menggelengkan kepala karena tubuh Liu Ryu mampu menampung energi dari Arak Suci Abadi.


Karena tidak ada perintah lain, kedua wanita itupun meninggalkan Liu Ryu seorang diri yang sedang tertidur pulas di Gazebo.


*******


Dua hari lagi, Liu Ryu baru terbangun dari tidurnya, sambil memeriksa keadaan sekitar karena dia sudah berada di tempat yang asing baginya.


" Akhirnya kamu sadar juga." Yue Meily menggelengkan kepala, karena Liu Ryu terlalu ceroboh dan meneguk habis arak yang berada di dalam guci.

__ADS_1


Meskipun Yue Meily terlihat geram karena Liu Ryu tidak hanya menghabiskan Point Dewa, dia juga telah menghabiskan Arak Suci Abadi yang sangat mahal, membuat Fraksi Dewi Bulan rugi besar.


Namun Yue Meily berusaha untuk tetap tersenyum, karena mereka sangat membutuhkan energi Yang-Matahari miliknya.


" Ada dimana ini?" Tanya Liu Ryu, sambil memegang kepalanya yang terasa pusing.


" Kamu sekarang sedang berada di ruang Kultivasi Ganda milik Fraksi Dewi Bulan. Karena kamu sudah banyak menghabiskan harta kami, maka sebagai seorang Immortal, kamu harus membantu kami." Yue Meily berusaha menjelaskan kepada Liu Ryu dengan nada lembut, meskipun hatinya ingin mencabik-cabik wajah sosok di depannya.


Mendengar ucapan tersebut, Liu Ryu menyipitkan matanya sambil menatap ke arah wanita berparas cantik di depannya.


Tubuh Liu Ryu secara tiba-tiba terasa panas, karena efek dari Arak Suci Abadi yang terlalu banyak.


" Apa kita bisa melakukan Kultivasi Ganda sekarang?" Tanya Liu Ryu, tanpa merasa bersalah sedikitpun.


Terlebih Liu Ryu dapat merasakan bahwa energi Yin milik wanita itu sangat padat, sehingga dia sama sekali tidak keberatan.


Seketika wajah Yue Meily memerah seperti kepiting rebus, lalu mengangguk setuju seraya berjalan menuju kolam Kultivasi.


" Kamu harus melakukannya secara perlahan." Ucap Yue Meily, sambil melepaskan pakaian miliknya.


Melihat keindahan di depan matanya, Liu Ryu yang sudah terpengaruh Arak Suci Abadi, langsung masuk ke dalam kolam Kultivasi sambil memegang kedua gunung kembar Yue Meily.


Mendapatkan sentuhan dari Liu Ryu, Yue Meily menggeliat kenikmatan sambil mengeluarkan suara khas dari mulutnya.


Setelah puas menikmati gunung kembar Yue Meily, Liu Ryu menurunkan tangannya hingga menyentuh pinggang Yue Meily yang begitu langsing.


*******



Ilustrasi Tianhe ( Absolut Merak )

__ADS_1


__ADS_2