
Meskipun pihak Kekaisaran Sun berhasil memenangkan peperangan tersebut, namun tidak ada kebahagiaan sedikitpun dari raut wajah mereka.
Tentu itu semua karena pihak Kekaisaran Sun juga banyak mengalami kerugian, dimana para prajurit hingga warga biasa yang ikut ambil bagian dalam peperangan, banyak yang kehilangan nyawa.
Bahkan Raja Tan Bai juga tidak ada kebahagiaan dari raut wajahnya, meskipun cucunya dan Liu Ryu ada di tempat itu.
Tentu akibat peperangan sebelumnya, ras Tanlan juga banyak yang mati, demi mempertahankan kelangsungan hidup di Dunia Yuzhou.
Teriakan histeris dan suara tangisan terdengar dimana-mana, karena banyak sekali yang kehilangan anggota keluarganya, membuat Kaisar Sun Gozi, Raja Tan Bai dan Raja Tan Tanjin merasa gagal dalam menjalankan tugasnya sebagai Pemimpin.
Namun semua prajurit dan para warga tidak ada yang menyalahkan mereka, karena itu semua sudah diluar kemampuan mereka.
" Maaf kami tidak bisa membantu kalian lebih banyak. Meskipun salah satu dari Istriku bisa menghidupkan orang kembali, namun semua memiliki batasan." Liu Ryu harus menjelaskan tentang kemampuan dari salah satu Istrinya, karena tidak bisa menghidupkan kembali orang yang mati secara terus-menerus.
" Tidak masalah Dewa Agung. Bantuan kalian sebelumnya begitu sangat berarti bagi kami." Kaisar Sun Gozi sangat memahami situasi tersebut, karena semua teknik pasti ada batasan tertentu.
Ketiga sosok itupun meminta kepada seluruh bawahan agar membakar mayat pasukan bawahan Xu Tianpeng.
Sedangkan untuk pasukan dari pihak Kekaisaran Sun, harus dimakamkan dengan layak dan diberikan penghormatan terakhir. Bagaimanapun mereka adalah orang-orang yang ikut berjuang untuk mempertahankan Dunia Yuzhou.
" Cucuku... Semenjak kalian pergi, kami Ras Tanlan sudah menemukan cara untuk keluar dari dunia kecil itu."
" Kaisar Sun Gozi memberikan tempat kepada kami untuk mendirikan sebuah Kerajaan di wilayahnya." Raja Tan Bai menjelaskan kepada Liu Ryu dan Tan Shuying tentang situasi tersebut.
Raja Tan Bai langsung membawa Liu Ryu dan Tan Shuying menuju ke Istana Kerajaan mereka yang baru, untuk menyambut kedatangan mereka.
Di sisi lain Raja Tan Tanjin tidak menyangka bahwa keputusan Tan Bai yang memberikan cucunya sebagai Istri Liu Ryu adalah keputusan yang tepat.
" Raja Tan Bai, tidak menyangka kalau kamu mendapatkan cucu yang sangat kuat." Raja Tan Tanjin tersenyum pahit karena pada saat itu dia juga mengetahui bahwa Liu Ryu pernah berkunjung ke dunia kecil Tanlan.
__ADS_1
Namun Raja Tan Tanjin lebih memilih untuk berdiam diri, dan meminta kepada seluruh bawahannya agar tidak keluar dari wilayah Kerajaan Tanlan Emas.
" Waktu itu aku sudah memberitahumu bahwa Dewa Agung berkunjung ke dunia kita, tapi kamu memilih untuk tidak menjodohkan cucumu itu. Jadi jangan salahkan aku, karena sebelumnya kamu juga sudah mengetahuinya." Raja Tan Bai menggelengkan kepalanya karena Raja Tan Tanjin tidak mengambil keputusan.
Di sisi lain, Sun Kim Ai menatap ke arah Liu Ryu dengan tatapan selidik, karena sosok itu sangat familiar di pikirannya.
Meskipun pada waktu itu Liu Ryu memiliki sepasang tanduk dan ekor, namun wajahnya tidak ada yang berubah.
" Ryu." Gumam Sun Kim Ai, karena sosok itu pernah mengisi hatinya.
" Nak... Lebih baik urungkan niatmu, karena perbedaan kita terlalu jauh." Meskipun Kaisar Sun Gozi mengetahui perasaan putrinya, namun dia tidak ingin putrinya terlalu berharap banyak kepada Liu Ryu.
Di sisi lain, Sun Kim Ai sama sekali tidak peduli, langsung berlari ke arah Liu Ryu dengan perasaan yang tidak bisa digambarkan.
" Kau... Kenapa waktu itu kamu meninggalkan ku begitu saja?" Sun Kim Ai menunjuk ke arah Liu Ryu dengan perasaan penuh kekecewaan, namun dia selalu merindukan pemuda itu.
" Tuan putri." Liu Ryu menyapa ramah gadis yang memiliki sepasang tanduk di kepalanya.
Bruuuuk!
Sun Kim Ai yang perasaannya sudah tidak terbendung lagi, langsung memeluk erat tubuh Liu Ryu, tanpa memperdulikan Tan Shuying yang berada di sampingnya.
" Apa kamu ingin membuatku mati penasaran." Sun Kim Ai yang memeluk tubuh Liu Ryu, kini melepaskan kekesalannya sambil memukul punggung Liu Ryu. " Kamu harus bertanggung jawab."
Mendengar ucapan tersebut, Tan Shuying dan ketiga sosok itu membuka matanya lebar-lebar, karena perkataan dari Sun Kim Ai, seakan menyiratkan telah terjadi sesuatu diantara mereka.
Bagaimana mungkin seorang putri yang dikenal sangat angkuh bisa menyerahkan tubuhnya kepada seorang yang baru saja dia kenal?
" Maksudku, dia harus bertanggung jawab karena dia sudah membuatku jatuh cinta." Menyadari ucapannya mendapatkan tanggapan miring, Sun Kim Ai memasang wajah memerah, langsung memperbaiki kesalahannya.
__ADS_1
" Dewa Agung, tolong maafkan putriku." Kaisar Sun Gozi merasa tidak enak, karena putrinya menempel pada seorang yang memiliki derajat paling tinggi.
Melihat Sun Kim Ai yang terus memeluknya, Liu Ryu menghela nafas panjang, lalu menoleh ke arah Tan Shuying.
" Apa kamu yakin ingin bersamaku? Apa ayahmu akan menyetujuinya?" Tanya Liu Ryu, karena wanita itu benar-benar tidak bisa membohongi perasaannya sendiri.
Liu Ryu juga mengatakan bahwa dia sudah memiliki banyak Istri, yang tentu akan sangat merepotkan.
Mendengar ucapan tersebut, Kaisar Sun Gozi dengan buru-buru mengatakan bahwa dia menyetujui hubungan putrinya bersama Liu Ryu.
Tentu Kaisar Sun Gozi tidak ingin melewatkan kesempatan tersebut, karena memiliki menantu yang memiliki kekuatan besar adalah dambaan setiap Kultivator.
Dengan demikian, seluruh keturunan mereka akan mendapatkan kemampuan seperti orang tuanya.
" Apa kamu bisa berubah wujud menjadi manusia?" Tanya Liu Ryu.
Tanpa berkata apapun, Sun Kim Ai hanya menggelengkan kepala karena sebagai ras Iblis, wujud mereka memang seperti itu.
" Baiklah, aku akan membawamu bersamaku. Tapi apa kamu terus seperti ini?" Ucap Liu Ryu, lalu bertanya kepada Sun Kim Ai yang menempel padanya, tanpa memperdulikan tubuhnya yang bersimbah darah.
Tentu Liu Ryu tidak merasa heran lagi dengan gunung kembar yang setiap saat bersentuhan pada tubuhnya.
Namun karena gunung kembar milik Sun Kim Ai yang memiliki ukuran besar dan baru pertama kali menyentuh dada bidang Liu Ryu, tentu ada sensasi yang baru.
" Ah... Itu." Sun Kim Ai merasa malu karena adegan tersebut disaksikan orang banyak.
Liu Ryu pun meminta izin kepada Kaisar Sun Gozi untuk membawa Sun Kim Ai bersamanya, dimana langsung mendapatkan persetujuan dari Kaisar Sun Gozi.
" Kamu pulang saja dulu! Nanti aku akan menjemputmu." Liu Ryu tidak ingin ada tanggapan miring dari beberapa sosok yang berada di tempat itu.
__ADS_1
" Tidak mau! Jika aku pulang, bisa saja kalian langsung pergi begitu saja." Sun Kim Ai tidak ingin kejadian sebelumnya terulang lagi, sehingga dia harus bersama Liu Ryu kemanapun dia pergi.