SANG DEWA AGUNG 2

SANG DEWA AGUNG 2
Ch 153. Kegelisahan Raja Naga


__ADS_3

Kini Ryu dan Istrinya menyerang pasukan Ras Orc semakin ganas dari sebelumnya, karena beberapa anggota Pasukan Semesta terlihat kewalahan.


" Ini sangat buruk." Anggota Ras Orc berkeringat dingin karena sekeliling mereka sudah dipenuhi asap putih yang menandakan 22 Istri Ryu sudah menggunakan teknik asap ilusi.


Begitupun dengan 70 Peri Cahaya yang merupakan Istri Ryu, mereka juga menggunakan wujud Naga Kerang dan menggunakan teknik Pelahap Bintang yang membuat anggota Ras Orc yang tersisa menjadi panik.


Tentu untuk melarikan diri bukanlah keputusan yang tepat, karena mereka telah melihat sendiri bahwa Ryu dan Istrinya bisa berpindah tempat sesuka hatinya.


Sebenarnya teknik teleportasi masih ada memiliki jeda waktu agar bisa digunakan lagi.


Namun untuk pemahaman sampai kesitu, sangat jarang ditemui kecuali makhluk yang sudah mencapai puncak Kultivator dan sudah hidup selama jutaan tahun.


" Kekuatan tempur yang sangat mengerikan." Gumam Gong Sifa saat menyaksikan dibalik keindahan dan keanggunan Istri Ryu, namun memiliki kekuatan layaknya seorang monster.


" Yang Mulia Ratu, jika saja ada satu atau dua orang yang berasal dari Ras Peri Hutan memiliki kekuatan seperti mereka, aku yakin tidak ada yang berani mengusik Kerajaan Gong." Ucap sang Jenderal yang sudah mengurungkan niatnya untuk bertarung.


Tentu dengan bantuan dari Ras Peri Hutan sama sekali tidak memiliki fungsi sedikitpun. Bahkan beberapa kali anggota Ras Peri Hutan ditolong oleh Ryu dan Istrinya.


" Kamu benar. Apalagi 22 wanita yang memiliki sayap itu, teknik yang mereka gunakan sama sekali tidak bisa dideteksi." Gong Sifa berusaha untuk mencari keberadaan Xie Xian dan yang lainnya, namun tidak mampu.


" Evolusi 70 Peri cahaya itu juga sangat mengerikan. Jika mereka sudah mencapai Pendekar Surgawi tahap awal saja, dapat dipastikan satu Kerajaan akan hancur." Sang Jenderal berspekulasi tentang 70 Naga Kerang yang memiliki kekuatan serangan yang ganas.


" Yang aku pikirkan, bagaimana Pemuda itu bisa memiliki Istri yang memiliki kekuatan besar. Bahkan Peri Cahaya itu bisa berubah wujud menjadi Naga." Gong Sifa menggelengkan kepala karena kekuatan Ryu dan Istrinya diluar nalar.


Bahkan untuk dirinya yang sudah mencapai Pendekar Surgawi tahap awal, tidak akan mampu melawan salah satu dari Istri Ryu yang masih mencapai Pendekar Langit tahap awal.


Tidak lama kemudian Ryu dan Istrinya beserta Pasukan Semesta telah berhasil membunuh semua anggota Ras Orc dimana seluruh mayat mereka langsung dibuang ke Dunia Quzhu.

__ADS_1


" Gong Sifa, lebih baik kita cepat tinggalkan tempat ini! Aku yakin Ras Orc yang lain akan datang kesini." Ryu yang sudah menyelesaikan pertarungan langsung berjalan ke arah Gong Sifa.


" Ya, aku fikir juga begitu.... Jenderal, bersihkan tempat ini." Gong Sifa menoleh ke arah sang Jenderal, lalu membawa rombongan meninggalkan tempat tersebut.


" Baik Yang Mulia Ratu." Jawab sang Jenderal lalu berjalan menjauhi wilayah bekas pertarungan bersama pasukannya.


Sesaat sang Jenderal dan pasukannya menggunakan kekuatan spiritual mereka hingga wilayah bekas pertarungan kembali ke bentuk semula dimana ditumbuhi banyak pepohonan.


" Mengagumkan." Gumam Ryu saat melihat pepohonan yang bertumbangan kembali berdiri dengan kokoh.


Bahkan beberapa tempat yang berbentuk kawah kecil juga menutup kembali seperti semula sebelum adanya pertarungan.


" Mari kita lanjutkan perjalanan." Gong Sifa menuntun jalan kepada mereka.


Dua puluh menit kemudian kini terlihat beberapa Ras Orc yang sedang memeriksa wilayah bekas pertarungan Ryu dan rombongan sebelumnya.


Itulah keunikan dari Ras Peri Hutan. Meskipun mereka terlihat lemah, namun dari garis keturunan mereka bisa menghapus aura dari bekas pertarungan.


" Jenderal, yang bisa menghapus aura di tempat ini hanya bisa dilakukan oleh Ras Peri Hutan. Jika itu berasal dari Ras Peri Cahaya, pasti bisa kita deteksi." Ucap salah satu prajurit Ras Orc.


" Ya... Apa Ras Peri Hutan mendapatkan bantuan dari Ras lain?" Jenderal Serigala memikirkan segala kemungkinan yang terjadi.


Namun pemikiran tersebut dia tepis kembali, karena mereka mengetahui bahwa seluruh Ras yang ada di Dunia Nuse saling bermusuhan. Kecuali Ras Peri Cahaya dan Peri Hutan.


" Komandan, perketat semua penjagaan! Jika kita sudah menemukan keberadaan Chimera dan Centaurus, kita tinggalkan tempat ini untuk mencari keberadaan makhluk kuno di dunia yang lain." Jenderal Serigala memberi perintah.


" Baik Jenderal." Ucap komandan tersebut, lalu membawa pasukannya untuk berpatroli.

__ADS_1


Begitupun dengan Jenderal Serigala, langsung melaporkan kejadian tersebut kepada Raja mereka yaitu Raja Naga.


Raja Naga yang dimaksud bukanlah dari Ras Naga, melainkan hanya sebuah julukan, karena Ras Orc adalah Ras tersendiri yang memiliki wujud seperti manusia, namun berpenampilan sangat garang layaknya hewan buas yang memiliki taring.


*******


( Istana Kerajaan Gong )


Saat ini Istana Kerajaan Gong yang sangat mewah dan elegan, kini berhasil dikuasai oleh Ras Orc.


Di sebuah Kursi singgasana, terlihat sosok yang menggunakan topeng Naga sedang duduk dan sedang dilayani oleh wanita dari Ras Orc itu sendiri.


Sesaat kemudian muncul sosok yang menggunakan topeng Serigala seperti sedang buru-buru.


" Salam Yang Mulia Raja, prajurit yang kita tempatkan di wilayah tenggara semuanya sudah terbunuh." Ucap Jenderal Serigala sambil menundukkan kepala.


" Apa? Siapa yang melakukannya?" Jenderal Naga terlihat marah langsung bangkit berdiri.


" Hamba belum mengetahuinya Yang Mulia Raja. Penciumanku sama sekali tidak berfungsi saat berada di bekas pertarungan." Ucap Jenderal Serigala yang memiliki penciuman paling terbaik dari Jenderal yang lain juga tidak mampu mendeteksi keberadaan pelaku.


" Ternyata di Dunia Nuse ini tidak sesederhana yang aku pikirkan. Jenderal Singa, Jenderal Harimau, dan Jenderal Beruang juga belum menemukan keberadaan kedua makhluk kuno itu." Raja Naga terlihat serius karena masih banyak hal yang mengganjal di pikirannya.


" Hanya tiga tempat yang belum kita telusuri, Yaitu Kerajaan Guang, Kerajaan Shun dan Kerajaan Gen." Ucap Jenderal Serigala.


" Ya... Setelah Ketiga Jenderal sudah pulang, kita harus mencari keberadaan makhluk kuno itu di wilayah Kerajaan Guang terlebih dulu. Kerajaan Shun dan Kerajaan Gen terlalu berbahaya karena senjata yang mereka gunakan dengan mudah menembus kulit kita." Raja Naga tidak menyangka jika senjata yang digunakan oleh Ras Peri Hewan dan Goblin mampu menembus kulit mereka yang sangat kuat dan tebal.


" Aku merasakan firasat buruk, Jika kita masih belum menemukan keberadaan makhluk kuno itu, maka Ras Org ( Manusia Gunung) akan selalu menghimpit wilayah Kekaisaran kita di Dunia Dongwu." Raja Naga terlihat serius karena di Dunia Dongwu mereka tidak mampu menyaingi perkembangan Ras Org.

__ADS_1


Ras Org dan Ras Orc sangat mirip dan yang membedakan mereka adalah warna kulit. Sebenarnya mereka memiliki darah yang sama, Namun Ras Org memisahkan diri dan membentuk Ras tersendiri.


__ADS_2