SANG DEWA AGUNG 2

SANG DEWA AGUNG 2
Sambutan Ramah


__ADS_3

Waktu terus berlalu, kini Ryu dan kelompoknya sudah berada di pinggir tanah hijau.


Ryu mempercepat perjalanan mereka karena wilayah tanah merah memiliki energi jahat yang sangat kuat.


Namun di dalam perjalanan Ryu dan kelompoknya juga tidak melewatkan kesempatan untuk berburu Hewan Roh yang bercampur darah Iblis.


Terlebih kekuatan mereka meningkat drastis, sehingga Ryu dan kelompoknya dengan mudah mengalahkan gelombang Hewan Roh tersebut.


" Sekarang kita sudah sampai di kediaman Ras Iblis yang memiliki garis murni. Tapi sebelum kita menemui mereka, kita tidak bisa menggunakan wujud manusia."


" Karena itu akan mengundang perhatian orang banyak." Ryu tidak ingin membuat kekacauan, karena tujuan mereka hanya mencari keberadaan penguasa elemen Kegelapan.


Meskipun dengan kekuatan mereka sekarang bisa membantai siapapun yang berani mengusik mereka, namun tidak ingin merusak tatanan kehidupan di Dunia Yuzhou.


" Dewa Agung, bagaimana cara kita untuk berbaur dengan mereka?" Tanya Dao Luo yang terlihat penasaran.


" Kalian tenang saja, aku sudah menyiapkan segalanya." Ryu mengeluarkan beberapa Pil berwarna hitam pekat.


Ryu pun membagikan Pil tersebut kepada Tou Shuijing, Jiu Tou She dan Pasukan Semesta. Sementara 22 Istrinya dan 70 Peri cahaya juga sudah menyerap Pil tersebut di Istana Kristal.


" Dewa Agung, Pil apa ini?" Tanya Yan Ran sambil memegang Pil di tangannya.


" Itu adalah Pil Darah yang aku ciptakan dari Hewan Roh yang memiliki darah Iblis. Meskipun Pil Darah belum sempurna, namun masih bisa menyamarkan diri kita agar seperti Ras Iblis lainnya." Ryu menjelaskan kepada mereka.


Meskipun Pil Darah belum sempurna, namun hanya segelintir Ras Iblis yang bisa mengetahuinya.


" Sekarang seraplah Pil itu, kalian akan tau sendiri bentuk dari Ras Iblis." Ucap Ryu sambil menciptakan pelindung Yin-Yang Kura-kura mengelilingi tempat tersebut.


" Baik Dewa Agung." Jawab mereka serempak, lalu mengambil posisi masing-masing untuk menyerap Pil Darah.


" Haaahh." Ryu menghela nafas berat karena dia tidak bisa membayangkan bentuk fisiknya nanti.


Tanpa menunggu lama, Ryu juga mengambil tempat duduk untuk menyerap Pil Darah agar bisa memiliki wujud baru.


Tidak lama kemudian kini secara perlahan muncul sepasang tanduk hitam di kepala Ryu, diikuti bagian tulang belakangnya juga muncul ekor berwarna hitam yang terlihat runcing.

__ADS_1


Sepasang tanduk hitam membentuk setengah lingkaran dan ekor itupun terus memanjang.


Selesai menyerap Pil tersebut, kini Ryu dan Pasukan Semesta mulai membuka mata sambil memeriksa bagian tubuh mereka yang terlihat aneh.


Kini Tou Shuijing, Jiu Tou She dan Pasukan Semesta saling berpandangan satu sama lain karena melihat perubahan wujud mereka.


Bahkan ada sesuatu yang aneh pada bagian belakang mereka, yang seakan bergerak ingin keluar.


" Dewa Agung, apakah begini bentuk dari Ras Iblis?" Tanya Dao Luo.


" Ya, Sepertinya kalian harus mencari pakaian yang cocok untuk wujud baru kalian." Ucap Ryu sambil melirik ke bagian belakang tubuh anggota Pasukan Semesta yang berdarah murni manusia.


" Baik Dewa Agung." Ucap beberapa sosok Pasukan Semesta lalu kembali ke Dunia Quzhu untuk menyesuaikan pakaian mereka.


Sedangkan Tou Shuijing, Jiu Tou She, Dao Luo, dan bawahannya, Yan Ran dan bawahannya, serta 26 Naga Kerang yang memiliki pakaian secara alami, tentu pakaian yang mereka gunakan bisa otomatis mengeluarkan ekor mereka.


Di sisi lain Ryu yang menggunakan pakaian dari kepompong kupu-kupu langit, juga tidak merasa risih dengan ekornya.


Tidak lama kemudian Wu Tian dan Pasukan Semesta yang merupakan manusia, telah kembali ke tempat semula.


" Baik Dewa Agung." Ucap mereka serempak lalu membagikan kelompok dan menyebar ke berbagai arah.


" Shuijing, Jiu... Kalian juga boleh mengambil arah lain. Aku juga mencari arah lain." Ucap Ryu seraya terbang ke udara untuk mencari berbagai informasi.


Begitupun dengan Tou Shuijing dan Jiu Tou She, mereka juga mengambil jalur lain agar penelusuran mereka lebih cepat.


Tidak lama kemudian Ryu sudah berada di dekat sebuah permukiman warga yang terlihat sama seperti layaknya manusia.


Hanya saja yang menjadi perbedaan adalah memiliki sepasang tanduk dan ekor.


" Sepertinya aku harus melakukan pencarian dari tempat ini." Ryu langsung turun dari udara dan mendarat di sebuah tanah lapang sekitar seratus meter dari permukiman warga.


Ryu pun berjalan mendekati permukiman warga dengan santai.


" Siapa pemuda itu? Sepertinya dia terlihat asing." Ucap salah satu penjaga gerbang di Desa tersebut.

__ADS_1


" Benar saudara. Apa kita harus melapor kepada Kepala Desa?" Tanya sosok yang lain.


" Tidak perlu... Sepertinya dia bukan dari kalangan bangsawan." Sosok yang sebelumnya sambil menunjuk sepasang tanduk di kepala Ryu.


" Baiklah, kita akan bertanya kepada orang itu, apa tujuannya ke Desa ini." Ucap yang lain.


Di sisi lain Ryu yang mendengar percakapan mereka sedikit mengerutkan kening karena penjaga gerbang bisa menilai bahwa dirinya bukan dari kalangan bangsawan dilihat dari tanduknya.


" Mohon maaf penjaga, jika boleh tau wilayah ini ada dimana? Aku sudah lama tersesat di hutan dan tidak tau arah jalan pulang." Tanya Ryu sambil menundukkan kepala.


Mendengar perkataan dari Ryu, para penjaga saling berpandangan karena sosok tersebut bisa selamat dari hutan.


Tentu saja karena mereka tidak bisa mengukur tingkat Kultivasi dari pemuda tersebut.


" Hmmm... Saudara, kau telah berada di wilayah Kekaisaran Sun. Jika boleh tau dari mana asal saudara?" Ucap salah satu penjaga sambil melirik ke arah Ryu yang tidak memiliki cacat sedikitpun.


Tentu jika dia tersesat di hutan, maka dapat dipastikan tubuhnya tidak dalam keadaan baik-baik.


" Kekaisaran Sun? kenapa aku tidak pernah mendengarnya?" Ryu berpura-pura memegang kepalanya seakan lupa tentang dirinya.


" Saudara, sepertinya kamu kehilangan ingatan. Kebetulan dua hari lagi kami akan bertukar untuk berjaga di tempat ini. Jadi kami akan membawamu ke Ibukota Kekaisaran Sun. Semoga saja sampai disana kamu bisa menemukan orang yang kamu kenal." Ucap pemimpin penjaga yang terlihat ramah.


" Baiklah Penjaga. Semoga saja aku bisa menemukan keluargaku saat melakukan perjalanan." Ryu terlihat senang dengan keramahan dari mereka.


Ryu berpikir bahwa tidak semua Ras Iblis memiliki temperamen yang buruk.


Bahkan jika dibandingkan dengan Ras Manusia, Ras Iblis yang ada di depannya sekarang jauh lebih ramah.


" Mmmm... Sekarang kamu boleh masuk ke dalam! Di luar sangat berbahaya, banyak sekali para bandit yang berkeliaran." Ucap pemimpin penjaga.


" Terimakasih penjaga." Ryu langsung masuk ke dalam permukiman warga dimana terlihat beraktivitas seperti layaknya manusia normal.


Ryu pun langsung mencari sebuah penginapan untuk menunggu pergantian penjaga di tempat itu.


Tidak membutuhkan waktu lama, Ryu telah berdiri di depan penginapan yang terletak di pertengahan permukiman warga.

__ADS_1


__ADS_2