
( Istana Yexuan )
Kini terlihat semua Istri Ryu dan calon Istrinya telah berkumpul, kecuali Qin Shuomei, Li Jilan, Hong Kian, Lan Liwei dan Bing Ruyue yang masih berada di tempat asal mereka masing-masing.
" Tidak aku sangka, Pil ciptaanku berhasil 98% . Terimakasih atas bantuan kalian semua." Xin Chie mengeluarkan seratus Pil yang merupakan gabungan esensi darah Ras Ular Hijau, Phoenix Awan, dan Naga Laut serta berbagai Sumberdaya yang langka.
Xin Chie yang terlihat sangat senang langsung memeluk She Xia, Long Que Zhu dan yang lain.
Terpancar dari Pil tersebut memiliki Aura yang sangat kuat seakan menekan semua yang ada di ruangan tersebut.
" Mmmm... Selamat ya Chie'chie." She Xia tersenyum pahit karena ide gila wanita itu hampir membuatnya terbunuh.
Namun dibalik semua itu, She Xia juga merasa senang karena hidupnya merasakan kebahagiaan dengan hadirnya Sheng Zhishu dan Istri Ryu yang lain.
" Aku tau kamu masih sangat kesal denganku. Untuk itu aku minta maaf." Xin Chie memeluk She Xia dengan hangat.
" Aku sudah memaafkan kalian semua. Bahkan aku merasa sangat senang berada di tengah kalian." She Xia pun membalas pelukan tersebut dengan penuh kebahagiaan, meskipun perkenalan mereka begitu singkat.
" Jangan bilang kamu sudah tidak ingin lepas dari Suami kami?" Goda Sheng Zhishu sambil tersenyum menatap ke arah She Xia.
Kini Long Que Zhu dan yang lain saling berpandangan karena mereka semakin penasaran dengan wajah calon suami mereka.
" Kalian jangan khawatir, setelah kalian bertemu dengan suami kami, aku yakin kalian pasti kabur saat melihat wajah jeleknya." Huli Yue yang menyadari tatapan kesepuluh gadis tersebut lalu menoleh ke arah She Xia seakan memberi isyarat.
" Kakak Yue tenang saja. Kami akan berjanji akan selalu mencintai suami kami." Ucap Huang Que Yun mewakili yang lain.
" Baguslah kalau begitu. Semoga kalian tidak menyesal." Ucap Jiang Caiping.
" Sekarang kembali ke pembahasan sebelumnya, aku juga sudah menciptakan Pil Jiwa untuk kita semua. Dengan gabungan kedua Pil ini, kita bisa hidup abadi bersama suami kita." Xin Chie mengeluarkan seratus Pil berwarna keemasan yang memiliki aroma yang sangat wangi.
Xin Chie pun membagikan kedua jenis Pil tersebut kepada Sheng Zhishu dan yang lain, lalu menyimpan sisanya di Cincin miliknya.
" Kakak Chie, apa kita harus meminumnya sekarang?" Tanya Huang Nan Yun yang masih penasaran dengan khasiat kedua Pil tersebut.
__ADS_1
" Mmmm... Tapi sebelum meminum kedua Pil ini, kami harus mengajarkan kalian teknik Tubuh Dewi Emas Suci. Dengan begitu, kekuatan fisik kita akan sama." Xin Chie menatap mereka secara bergantian.
" Chie'chie, Bukankah kalian memiliki tubuh Abadi? Aku rasa kalian kalian memiliki kekuatan yang besar dari pada kami." Feng Quinlan ikut bersuara mewakili pertanyaan yang lainnya.
" Untuk masalah itu, serahkan saja padaku! Terutama untuk kalian." Ucap Jinying sambil menoleh ke arah Long Que Zhu dan yang lain.
" Baiklah, lebih baik kita lakukan sekarang untuk memberi kejutan kepada suami kita." Sheng Zhishu membawa mereka menuju ke ruang Kultivasi yang berada di Istana Yexuan.
Satu-persatu mereka meninggalkan tempat tersebut menuju ruang Kultivasi yang begitu besar dan kokoh.
Dengan bantuan Yuwang, dia langsung menciptakan ruang waktu dimana kecepatan seratus kali lipat dari waktu yang sebenarnya.
Satu-persatu mereka mengajarkan teknik tubuh Dewi Emas Suci kepada yang lain, sehingga di ruangan tersebut mengeluarkan aroma wangi yang begitu kuat.
Beruntung di ruangan tersebut sudah dilindungi Formasi yang begitu kuat dan berlapis, sehingga aroma wangi tersebut tidak menyebar ke luar ruangan.
*******
" Apa aku sedang bermimpi?" Tanya Feng Quinlan sambil menatap beberapa sosok yang ada di sekitarnya.
Semua saling berpandangan karena merasakan kulit mereka semakin kencang, halus dan lembut namun memiliki kekuatan yang besar.
Kecuali Sheng Zhishu dan Istri Ryu yang sudah lama tinggal bersama suami mereka. sehingga mereka tidak heran dengan perubahan yang mereka alami.
" Plaaak." Feng Yu Ming menepuk pipi Feng Quinlan yang membuat wanita itu kesakitan.
" Saudari Yu Ming, apa yang kamu lakukan?" Feng Quinlan terlihat kesal karena pipinya ditampar.
" Maaf, aku masih belum menyadari kekuatan kita semakin bertambah. Lagi pula Saudari Quinlan bilang kalau sedang bermimpi." Ucap Feng Yu Ming sambil mengusap kembali bekas tangannya di pipi Feng Quinlan.
Suara tawa pun terdengar dari Sheng Zhishu dan yang lain melihat tingkah kedua wanita itu.
Mereka pun satu-persatu menuju lantai dasar Istana Yexuan untuk melakukan perbincangan ringan sambil menunggu kedatangan anak-anak mereka.
__ADS_1
" Aku sarankan kepada kalian untuk menggunakan pakaian yang menggoda suami kita. Tapi itu hanya berlaku untuk suami kita saja. Jika berada di luar, kalian harus menggunakan pakaian yang sopan dan tertutup." Yuwang memiliki rencana lain agar suami mereka semakin tertarik pada mereka.
Mendengar ucapan tersebut, semua saling berpandangan satu sama lain karena usulan tersebut cukup masuk akal.
" Aku setuju, lagi pula sangat gerah jika terus menggunakan pakaian tertutup." Huli Yue ikut menimpal.
" Tidak ada salahnya jika kita lakukan itu di depan suami kita." Ucap Xin Chie.
" Baiklah, nanti kalian bantu aku untuk membuat beberapa lembar pakaian untuk kita semua. Sepertinya Sutra langit sudah menumpuk di ruang Sumberdaya, jadi kita manfaatkan untuk membuat pakaian." Ucap Sheng Zhishu.
" Jangan lupa membuat pakaian untuk kita bertarung di luar sana. Aku tidak ingin kejadian yang pernah menimpaku terjadi pada keluarga baru kita." Ting Ye teringat saat dia mengeluarkan Api yang membuat pakaiannya habis terbakar.
" Ye'ye, kamu tenang saja. Aku sudah memikirkan hal itu." Ucap Sheng Zhishu.
" Aku berpikir biarkan She Xia, Feng Quinlan dan saudaranya, Long Que Zhu dan saudaranya, serta Huang Nan Yun dan saudaranya saja yang ikut menemani perjalanan suami kita. Sementara kita tinggal disini saja untuk mengurus anak-anak kita dan mempersiapkan segala keperluan saat suami kita sudah sampai di Dunia Tiantang." Xie Hua kini terlihat serius.
Bagaimanapun juga anak-anak mereka membutuhkan bimbingan agar bisa menjadi seorang yang hebat, meskipun dia ingin selalu menemani perjalanan suaminya.
" Hua'hua benar... Sekalipun anak-anak kita tidak kekurangan apapun dan bimbingan para Pelayan dan Pasukan Semesta serta anggota Klan Liu, tapi sebagai seorang Ibu kita juga ikut memantau perkembangan mereka." Ucap Sheng Zhishu.
" Tidak masalah, lagi pula sekarang Kekuatan Xia'xia dan yang lain setara dengan kita. Jadi tidak ada lagi yang perlu kita khawatirkan." Ucap Tianhe.
Semua mengangguk setuju dengan keputusan tersebut, sehingga mereka memberikan tugas kepada She Xia dan yang lain untuk merawat suami mereka saat melakukan perjalanan jauh.
Ilustrasi semua Istri Ryu yang baru. Maaf tidak bisa menyebutkan satu-persatu 😁🙏🙏
__ADS_1