
[ Jika menyukai karya ini sempatkan untuk berikan dukungan dan Rate 🌟 5 ]
*******
Setelah selesai mendapatkan anugerah dari penguasa elemen cahaya, Liu Ryu langsung kembali ke Istana Kekaisaran Atas Awan.
" Siapa peduli dengan mantra pemanggilan. Aku yakin tidak ada makhluk hidup yang menguasai mantra pemanggilan itu." Liu Ryu bergumam lalu berpindah tempat ke Istana Kekaisaran Atas Awan.
Saat berada di Istana Kekaisaran Atas Awan, kini Liu Ryu disambut oleh Istrinya yang terlihat khawatir karena suami mereka tidak memberitahukan perjalanannya.
" Suamiku, kamu dari mana saja?" Tanya Sheng Zhishu sambil menatap ke arah Liu Ryu karena lebih dari satu bulan tidak ada di Istana.
" Aku hanya mengelilingi Benua Dongwei ini. Kebetulan aku sudah menemukan keberadaan penguasa elemen cahaya." Jawab Liu Ryu sambil berjalan mendekati Istrinya.
" Haaah... Ada-ada saja. Lalu bagaimana dengan 70 Peri cahaya itu? Aku sudah tidak sabar ingin melihat mereka." Ucap Xin Chie.
" Aku akan pergi ke Dunia Nuse setelah Benua Dongwei ini sudah dibawah kekuasaanku." Ucap Liu Ryu.
Saat mereka sedang berbincang, kini Zi Mayi, Tou Shuijing, Jiu Tou She dan Pasukan Semesta datang ke Istana Kekaisaran Atas Awan.
" Salam Dewa Agung." Kelima Jenderal Besar memberi hormat.
" Mmmm... Apa yang kalian dapatkan?" Tanya Liu Ryu.
" Kami sudah menaklukkan Kekaisaran Gu dan lima Kerajaan yaitu, Kerajaan Song, Kerajaan Qing, Kerajaan Shen, Kerajaan Jiang dan Kerajaan Sin. Mereka juga bersedia untuk membantu melawan Kekaisaran Langit." Ucap Tou Shuijing, lalu memberi isyarat kepada Jenderal Heilong.
Jenderal Heilong juga mengangguk lalu mengeluarkan enam sosok dari Dunia kecil miliknya.
Dari keenam sosok tersebut yaitu Kaisar Gu Fan, Song Ley, Raja Qing Miyo, Shen Tang, Raja Jiang Bu dan Raja Sin Mo.
__ADS_1
Dari keenam sosok tersebut ada satu sosok yang sontak kaget saat melihat salah satu wanita yang sedang duduk di kursi kebesarannya.
Sosok tersebut yaitu Jiang Bu yang tatapannya tertuju pada Jiang Caiping, karena dia dapat merasakan aura yang familiar.
" Tuan putri... Apakah anda Tuan putri Jiang Caiping bayi kecil dulu?" Tanya Jiang Bu, sambil menatap ke arah Jiang Caiping.
Mendengar ucapan tersebut, semua mata tertuju kepada Jiang Bu yang merupakan Raja dari Kerajaan Jiang.
" Namaku memang Jiang Caiping. Apa kita pernah bertemu sebelumnya?" Jiang Caiping sedikit mengerutkan kening, karena sosok asing mengetahui namanya.
" Tuan putri... Hamba hanya seorang Jenderal. Saat peperangan itu terjadi, hamba ditugaskan oleh Raja Jiang Dong untuk membawa Klan Jiang ke Benua Dongwei ini. Sedangkan pada waktu itu, tuan putri masih bayi yang dibawa oleh Jenderal Jiang Dengtong pergi ke Dunia Abadi agar bisa selamat dari peperangan itu." Jiang Bu menjelaskan apa yang terjadi saat Kerajaan Jiang dihancurkan oleh Kaisar Langit di Benua Timur.
Pada saat Jiang Caiping baru lahir, Kaisar Langit ingin mengambilnya karena Jiang Caiping memiliki Yin Langit.
Namun Raja Jiang Dong menolak hal itu, karena bagaimanapun Jiang Caiping masih bayi akan menikah dengan Kaisar Langit saat dia sudah dewasa.
Atas penolakan tersebut, Kaisar Langit mengerahkan pasukannya untuk menghancurkan Kerajaan Jiang yang pernah berdiri di Benua Timur.
" Tuan putri... Meskipun Kerajaan Jiang yang hamba dirikan di Benua Dongwei tidak sebesar Kerajaan Jiang di Benua Timur, namun semua itu berkat harta yang diberikan oleh Raja Jiang Dong." Ucap Jiang Bu.
" Jadi Kakek Jiang Dengtong bukan kakekku?" Tanya Jiang Caiping.
" Benar tuan putri. Meskipun demikian, Jenderal Jiang Dengtong menganggap tuan putri sebagai cucunya sendiri. Karena itulah Yang Mulia Raja Jiang Dong mempercayai Jenderal Jiang Dengtong membawamu ke Dunia Abadi." Jawab Jiang Bu.
Mendengar ucapan tersebut, Jiang Caiping menghela nafas panjang mengingat kembali apa yang dikatakan Jiang Dengtong yang selalu mengatakan bahwa mereka berasal dari alam atas.
Namun hal yang tidak dipikirkan oleh Jiang Caiping, dimana dia juga berasal dari Dunia Tiantang.
' Pantas saja untuk melebur Yin Langit milikku hanya seorang Kultivator yang memiliki elemen cahaya.' Jiang Caiping membatin, karena saat pertemuannya dengan Liu Ryu karena suaminya memiliki elemen cahaya.
__ADS_1
Sedangkan di Dunia Abadi, tidak ada yang memiliki elemen cahaya seperti yang dimiliki Liu Ryu.
" Tuan putri... Kerajaan Jiang adalah milikmu. Hamba tidak berhak menjadi seorang Raja, karena hamba hanya seorang Jenderal." Jiang Bu menyerahkan mahkota Kerajaan Jiang kepada pewaris asli, yaitu Jiang Caiping.
Dengan sebuah anggukan, Jiang Caiping mengambil mahkota tersebut lalu memakainya.
" Salam Yang Mulia Ratu. Hamba Jenderal Bu siap menerima perintah." Jiang Bu menundukkan kepala.
" Bangunlah Jenderal Bu! Aku terima hormatmu. Li Chun, bawa Jenderal Bu kembali ke Istana Kerajaan Jiang! Nanti kami akan kesana." Ucap Jiang Caiping sambil mengangkat tangan kanannya, lalu memberi perintah kepada Jenderal Li Chun.
" Baik Dewi Agung." Li Chun menundukkan kepala, sambil memegang tangan Jiang Bu lalu menghilang dari pandangan.
" Jiang Caiping... Aku tidak menyangka bahwa kamu berasal dari dunia ini." Ucap Xie Hua, sambil menatap ke arah Jiang Caiping.
" Kakek juga tidak pernah memberitahukan hal ini kepadaku." Jiang Caiping terlihat murung karena Jiang Dengtong tidak pernah menceritakan bahwa mereka berasal dari Dunia Tiantang.
" Tentu saja dia tidak memberitahukan hal ini kepadamu, karena Kaisar Langit bukanlah masalah sepele." Jiu Wei Hu berasumsi bahwa Jiang Dengtong tidak menceritakan kejadian sebenarnya, karena tidak ada yang berani mengusik Kekaisaran Langit yang merupakan Kekaisaran terkuat di Dunia Tiantang.
Sesaat semua mata tertuju pada kelima sosok yang berada di tempat itu yang masih berdiam diri.
" Kaisar Gu Fan... Apa yang membuatmu ingin bergabung dengan Kekaisaran Atas Awan?" Tanya Liu Ryu.
" Kaisar Ryu... Kekaisaran Gu memiliki dendam pribadi kepada Kaisar Langit. Dulu Kekaisaran Gu berdiri di Benua Utara. Seratus tahun yang lalu, ada lima jenius dari Kekaisaran Gu yang dijuluki Pemburu Iblis."
" Pada saat mereka berusia 35 tahun, kelima pria itu sudah mencapai Pendekar Semesta tahap akhir. Karena kelima pemuda itu tidak ingin bergabung dengan Kekaisaran Langit, Kaisar Langit mengerahkan pasukannya untuk menghancurkan Kekaisaran Gu." Ucap Gu Fan sambil mengepalkan kedua tangannya.
" Meskipun kelima pria itu sudah mencapai Pendekar Semesta tahap akhir, namun tiga Jenderal Besar Kaisar Langit berhasil membunuh mereka."
" Tidak hanya itu saja, ribuan Kultivator dari Kekaisaran Gu yang menjadi korban peperangan itu. Beruntung leluhur kami berhasil membawa beberapa anggota Klan Gu ke Benua Dongwei ini, meskipun harus mengorbankan nyawa mereka." Kaisar Gu Fan menjelaskan situasi yang terjadi pada mereka.
__ADS_1
Mendengar ucapan tersebut, Liu Ryu dan Istrinya menghela nafas berat karena Kaisar Langit benar-benar memiliki kekuatan besar.