
Hari-hari berikutnya di Dunia Quzhu, Sheng Zhishu dan yang lain masih belum juga muncul, yang membuat Ryu sedikit heran.
Namun setelah satu minggu kemudian, Sheng Zhishu mengirim pesan jiwa kepada Ryu bahwa mereka akan kembali ke Dunia Quzhu tepat satu hari lagi, yang menandakan bahwa Sheng Zhishu dan yang lain memang sengaja melakukan hal tersebut agar Suami mereka memiliki banyak waktu untuk bersama kelima Istri barunya.
" Ternyata mereka memang sengaja." Gumam Ryu.
" Suamiku... Ada apa?" Feng Quinlan sedikit heran.
" Mereka akan kesini satu hari lagi." Ucap Ryu.
" Itu artinya kita menghabiskan waktu selama seratus hari di tempat ini." Ucap Feng Suyin.
" Mmmm... Kalau begitu kita masih ada waktu untuk berlatih sebelum melakukan latihan tertutup." Ucap Feng Yi Liang.
" Baiklah... Aku juga ingin mencoba teknik yang baru aku dapatkan." Ucap Ryu.
" Suamiku... Kami akan berendam dulu di Danau Awan untuk memurnikan tubuh kami. Jangan khawatir, saat sudah selesai kami akan melayanimu lagi." Ucap Feng Xianyu sambil menggoda Suaminya.
Mereka pun satu-persatu memberikan ciuman kepada Ryu, lalu menuju Danau Awan.
' Ternyata mereka sekarang sudah jinak.' Ryu membatin seraya tersenyum lalu menuju ruang Penempa.
Saat berada di ruang Penempa, Ryu langsung mengambil beberapa Besi Awan dan Batu Pelangi karena dia ingin membuat Boneka Bernyawa.
Tidak ingin mengambil resiko, Ryu berniat untuk menciptakan Boneka Bernyawa satu buah saja.
Tanpa menunggu lama, Ryu langsung menciptakan Formasi Ruang lalu menyatukan Besi Awan dan Batu Pelangi tersebut hingga berbentuk patung manusia.
" Ternyata membuat patung ini membutuhkan Qi yang sangat besar." Ryu bergumam sambil berkonsentrasi untuk menciptakan Boneka Bernyawa.
Saat menjelang sore, Ryu berhasil membuat satu Boneka Bernyawa yang kini terlihat begitu hidup.
Setelah puas melihat ciptaannya, Ryu memasukkan patung tersebut ke Cincin miliknya.
" Hanya ada satu yang kurang. Aku harus mencari Roh yang mau menempati patung ini agar lebih hidup lagi." Ryu bergumam lalu kembali ke Istana Kristal.
Pada hari-hari berikutnya, Ryu terus menciptakan Boneka Bernyawa dimana dalam sehari hanya bisa membuat satu patung.
Namun Ryu tidak mempermasalahkan hal tersebut karena ciptaannya itu bukan perkara mudah.
__ADS_1
Tepat seratus hari kemudian, Ryu telah berhasil membuat seratus Boneka Bernyawa dimana saat itu juga Sheng Zhishu dan yang lain kembali ke Dunia Quzhu.
" Gege... Bagaimana rasanya tinggal dengan kelima Istri barumu? Tanya Sheng Zhishu seraya tersenyum menatap Suaminya.
" Kalian memang sengaja." Ucap Ryu dengan nada datar.
" Mmmm... Sepertinya kelima Istrimu itu sedang berusaha menerobos Pendekar Surgawi." Ucap Xin Chie sambil merasakan Aura dari arah ruang Kultivasi.
" Ya, mereka sudah menghabiskan dua bulan untuk melakukan latihan tertutup setelah melakukan pemurnian." Jawab Ryu sambil berjalan mendekati sebuah kursi lalu duduk di tempat itu.
" Kalau begitu, tidak lama lagi mereka akan menerobos Pendekar Surgawi tahap awal. Jadi serahkan saja kepada kami untuk membantu mereka agar lebih cepat mencapai Pendekar Surgawi tahap akhir." Ucap Huli Yue.
" Mana yang lain?" Tanya Ryu, karena Xie Hua, Ting Ye, Zhang Qixuan, Jinying dan Liu Jiang Yu tidak bersama mereka.
" Mereka masih berada di Istana Teratai... Mungkin mereka menginginkan Gege agar kesana." Jawab Sheng Zhishu.
" Tidak masalah... Sekalian aku juga ingin berkunjung ke Sekte Kuil Bambu, Sekte Lembah Es, Sekte Kabut Ilusi dan Sekte Gunung Phoenix. Setelah itu aku akan mengunjungi Klan Wang, Klan Shu, Klan Qin dan Klan Li." Ucap Ryu.
" Gege tenang saja... Aku, Chie'chie, Yue'yue, dan yang lain bisa mengajarkan kelima Istri barumu teknik tubuh Dewi Emas." Ucap Sheng Zhishu.
' Sudah aku duga.' Ryu membatin.
" Chie'er... Ini Inti Roh Paus yang kamu inginkan. Aku rasa semua bahan sudah lengkap." Ryu mengeluarkan Inti Roh tersebut.
" Itu pemberian dari Istri baruku. Inti Roh itu warisan dari Klan Feng." Ucap Ryu.
" Tidak aku sangka kehadiran kelima wanita itu membawa keberuntungan untuk kita." Xin Chie sangat senang dengan Inti Roh tersebut.
" Chie'chie benar... Tidak salah jika kami akan berbagi Suami kepada kelima keluarga Feng itu." Ucap Sheng Zhishu.
" Sekarang hanya tinggal kita bertujuh. Bagaimana kalau kita bekerjasama untuk mengalahkan Suami kita dalam beberapa hari kedelapan." Ucap Yuwang sambil menatap yang lain.
" Tunggu apa lagi? Ini kesempatan emas kita." Ucap Huli Yue lalu menarik tangan Ryu menuju kamar utama.
Melihat apa yang dilakukan Huli Yue, Yuwang juga ikut menarik tangan Ryu untuk membantunya.
" Kalian ini masih saja agresif." Ryu terlihat kesal atas perlakuan Istrinya tersebut, namun dia tidak keberatan untuk menghukum ketujuh Istrinya itu.
Saat berada di dalam kamar utama, Huli Yue dan Yuwang langsung membawa Ryu ke atas ranjang dimana Yuwang langsung duduk di atas Ryu.
__ADS_1
" Hei Iblis Phoenix... Aku yang pertama kali membawanya. Kenapa kamu yang duluan?" Huli Yue yang terlihat kesal karena Yuwang telah mendahuluinya.
" Heheee... Aku sudah tidak sabar lagi. Maaf ya Rubah Langit." Ucap Yuwang sambil melepaskan pakaiannya tanpa memperdulikan tatapan Huli Yue.
" Huuuh, Dasar Iblis." Huli Yue mendengus dingin lalu mengambil bagian dengan mencium Ryu dengan ganas.
Ryu yang sudah terbiasa dengan perlakuan semua Istrinya itu, hanya tersenyum lalu membalas ciuman Huli Yue dengan permainan lidah.
Tanpa memperdulikan yang lain, Huli Yue dan Yuwang terus melancarkan aksinya dimana mereka semua tanpa busana.
Sheng Zhishu dan yang lain yang berada di tempat itu hanya membaringkan tubuh mereka tanpa memperdulikan aksi dari Ryu, Huli Yue dan Yuwang sambil menunggu giliran.
Meskipun Ryu terlihat seperti sedang dikeroyok oleh ketujuh Istrinya itu, namun justru merekalah yang terlebih dulu kewalahan meskipun sudah menggunakan teknik tubuh Dewi Emas.
Jika saja salah satu pengguna teknik Tubuh Dewi Emas berhubungan dengan 20 Pria perkasa bahkan lebih, maka dapat dipastikan pengguna teknik Tubuh Dewi Emas lah yang sebagai pemenang mutlak.
Namun bagi Ryu yang memiliki ' Yang' Matahari, tentu perlakuan ketujuh Istrinya itu seakan tidak ada arti selama energi Yin yang ada di sekitarnya berlimpah.
Semakin kuat dan banyak energi Yin dari Istrinya, maka Ryu tidak pernah kehilangan tenaga untuk bertempur dengan Istrinya tersebut.
*******
Hari-hari berikutnya Ryu menghabiskan waktu bersama ketujuh Istrinya tersebut sambil menunggu keesokan pagi pada waktu yang sebenarnya.
Untuk mengisi waktunya, Ryu terus menyerap Inti Roh hasil buruan dan jarahan mereka selama ini.
Ryu juga berniat untuk menciptakan Pil Darah untuk menyempurnakan Pil Jiwa buatan Xin Chie nantinya.
Namun untuk sekarang Ryu belum mendapatkan bahan untuk membuat Pil Darah, karena harus menggunakan darah murni dari berbagai Ras.
Meskipun Ryu mengetahui bahwa Sheng Zhishu berasal dari Ras Peri. Yunjiang dan Yuwang berasal dari Ras Iblis. Huli Yue, berasal dari Ras Siluman atau Hewan Ilahi. Tianhe dan Yinshi berasal dari Ras Dewa.
Namun mereka semua sudah memakai tubuh Roh Suci, jadi kemurnian darah mereka sudah menghilang.
Untuk itu Ryu harus mengumpulkan darah murni dari berbagai Ras, agar kemampuan khusus dari Istrinya akan sempurna walaupun sekarang Istrinya sudah memiliki kekuatan besar.
*******
Mohon maaf kemaren Penulis hanya bisa Up 1 Bab berhubung Jaringan putus-putus.
__ADS_1
Bagi yang tertarik dengan Karya ini sempatkan untuk:
Like ➡️ Koment ➡️ Rate ➡️ Vote agar Penulis lebih bersemangat untuk berkarya. 🙏🙏🙏