
Meskipun Gu Wuya mengetahui bahwa 19 wanita itu adalah Istri dari Liu Ryu, namun terkadang para Immortal bisa berhubungan dengan orang lain, meskipun tanpa ikatan.
" Baiklah... Lebih baik kamu siapkan diri untuk mengikuti seleksi itu." Gu Wuya meminta kepada Liu Ryu agar meningkatkan kualitas fisik dan jiwanya, karena dalam seleksi, Liu Ryu harus bersaing dengan para Immortal yang sudah lama mengidamkan seleksi.
Bahkan banyak sekali para Immortal yang harus melatih kemampuan fisik dan jiwa selama ratusan tahun agar bisa lolos seleksi.
" Terimakasih senior." Ucap Liu Ryu, lalu kembali ke Dunia Quzhu untuk meningkatkan kualitas fisik dan jiwanya.
Meskipun Liu Ryu masih belum mengerti seleksi seperti apa yang dilakukan, namun karena Gu Wuya yang mengatakan bahwa banyak para Immortal membutuhkan waktu selama ratusan tahun agar masuk kualifikasi, maka itu artinya, mereka memiliki fisik dan jiwa yang sangat kuat.
*******
Tepat pada hari yang ditentukan, Liu Ryu keluar dari kediaman Gu Wuya, sambil menatap beberapa sosok yang berjalan menuju alun-alun desa.
Meskipun tempat Liu Ryu sekarang hanya sebuah desa, namun banyak para Immortal yang mencoba keberuntungan untuk mengikuti seleksi.
Sepanjang perjalanan, Liu Ryu menatap wajah beberapa sosok yang berjalan menuju alun-alun desa yang semuanya masih terlihat muda.
Meskipun demikian, para Immortal itu ada yang sudah berusia jutaan hingga milyaran tahun, namun tetap awet muda.
Bahkan para wanita semuanya memiliki paras yang cantik. Begitupun para Immortal pria, semuanya terlihat muda dan tampan, karena seorang Immortal sudah bisa meregenerasi tubuhnya agar awet muda.
" Jadi seperti ini kehidupan para Immortal?" Gumam Liu Ryu, sambil berjalan menuju alun-alun desa.
Tidak lama kemudian, Liu Ryu dan para peserta yang lain telah sampai di lapangan alun-alun desa, dimana salah satu sosok langsung berdiri di atas mimbar.
" Mohon perhatian semuanya." Ucap pria itu, yang merupakan perwakilan dari kota Yanshu.
Para peserta turnamen langsung terdiam, sambil mendengar penjelasan dari perwakilan kota Yanshu.
" Seperti seleksi sebelumnya... Untuk para peserta harus berjalan mengikuti jalur yang sudah kami sediakan."
" Disamping memiliki Ilusi, tempat itu juga menekan tubuh kalian, karena memiliki Formasi Gravitasi yang sangat kuat." Ucap pria itu, lalu memberi isyarat kepada rekannya untuk membagikan sebuah benda berbentuk token.
Beberapa sosok yang yang lain mengangguk kecil, lalu memberikan satu-persatu token kepada para peserta.
__ADS_1
" Aku sudah berlatih fisik dan jiwa selama 599. 000 tahun kali ini aku tidak mau gagal lagi." Ucap salah satu peserta yang sudah mencapai ranah half Immortal tahap akhir.
" Benar teman... Aku sudah berlatih selama 790.000 tahun. Aku harus memenangkan turnamen ini." Immortal yang lain ikut menimpal.
Kini para peserta satu-persatu mengeluarkan suara, karena sudah banyak dari mereka yang berkali-kali mengalami kegagalan dalam mengikuti seleksi.
Bahkan belasan Immortal yang sudah puluhan kali gagal dalam seleksi, karena fisik dan jiwanya masih belum mampu melewati jalur yang sudah diberikan Sihir Ilusi dan Formasi Gravitasi.
Mendengar percakapan dari para Immortal yang lain, Liu Ryu sedikit menaikkan alisnya, karena seleksi itu tidak bisa dianggap enteng.
Sesaat kemudian, para petugas telah menyelesaikan tugas mereka, lalu meminta kepada pria yang berdiri di atas mimbar, melanjutkan percakapannya.
" Benda itu adalah pemberian dari Kaisar Manusia secara langsung. Jika kalian tidak sanggup, maka kalian harus mematahkan benda itu."
" Dengan demikian, kalian bisa kembali kesini. Dan artinya kalian sudah gagal." Pria itu menjelaskan tentang fungsi dari token yang mereka berikan kepada para peserta.
Semua peserta mengangguk kecil, karena sudah banyak dari mereka yang mengerti tentang token yang mereka pegang.
" Tidak perlu lama lagi. Kalian boleh masuk ke lingkaran teleportasi itu, maka kalian akan berpindah tempat ke jalur yang kami sediakan." Ucap pria itu, sambil menunjuk ke arah pintu dimensi di samping mereka.
Meskipun demikian, para peserta harus mengikuti aturan, dimana untuk melakukan Kultivasi Ganda, harus mendapatkan persetujuan dari kedua belah pihak.
Tanpa membuang waktu, para peserta itupun langsung masuk ke dalam pintu dimensi yang sudah disediakan, dimana Liu Ryu juga ikut bersama rombongan.
Buussshh!
Saat Liu Ryu masuk ke dalam pintu dimensi, kini dia telah berpindah ke sebuah tempat yang cukup aneh.
Bruuuuk!
Baru saja Liu Ryu berada di tempat itu, tubuhnya seakan ditekan beban berat, seperti ditimpa gunung besar.
" Jadi ini seleksi yang mereka katakan." Gumam Liu Ryu, seraya bangkit berdiri.
Tanpa membuang waktu, Liu Ryu melanjutkan perjalanan, selangkah demi selangkah, karena efek penekanan tersebut sangat kuat.
__ADS_1
Bahkan sesekali Liu Ryu kembali tersungkur ke tanah, karena efek gravitasi membuat tubuhnya seakan remuk.
" Sialan... Efek penekanan ini sangat kuat." Liu Ryu merapatkan giginya, berusaha keras untuk bertahan.
Sesaat Liu Ryu memperhatikan keadaan sekitar, untuk memastikan bahwa tidak ada orang yang berada di tempat itu.
" Sepertinya efek gravitasi ini bisa meningkatkan kualitas fisik, dengan menggunakan teknik-teknik penguatan fisik." Gumam Liu Ryu, sambil mengingat kembali beberapa teknik yang pernah mereka gunakan untuk mengingatkan kualitas fisik.
Teknik itu tidak lain adalah pengetahuan tentang Qi Sembilan Dewa, Darah Pembunuh Langit, Otot Penyangga Bumi, Tulang Sang Abadi, Sum-sum YIN-YANG dan Organ Lima Pagoda.
" Jika aku mengeluarkan mereka, sepertinya mereka tidak bisa kembali ke Dunia Quzhu." Liu Ryu berpikir tentang segala kemungkinan yang terjadi, jika Istrinya berada di tempat itu.
Setelah berpikir cukup lama, pada akhirnya Liu Ryu mengambil keputusan untuk membawa Istrinya ke tempat itu, untuk meningkatkan kualitas fisik mereka.
Wuush!
Bruuuuk!
Saat Xie Hua dan yang lain keluar dari Dunia Quzhu, mereka langsung tersungkur ke tanah, membuat mereka terkejut.
" Suamiku, apa yang terjadi?" Xie Hua merasa heran karena Liu Ryu membawa mereka ke tempat yang sangat mengerikan.
" Aku terpaksa harus mengeluarkan kalian untuk melatih kekuatan fisik kalian." Liu Ryu langsung mengutarakan tujuannya.
Liu Ryu sangat menyayangkan jika kesempatan tersebut dilewatkan begitu saja.
Mendengar ucapan dari Liu Ryu, Xie Hua dan yang lain saling berpandangan, lalu berusaha untuk bangkit berdiri.
" Gunakan teknik yang pernah kita pelajari sebelumnya, untuk menambah kekuatan fisik." Liu Ryu memberi isyarat kepada Istrinya.
Xie Hua dan yang lain mengangguk kecil, lalu mengambil posisi duduk bersila, agar bisa meningkatkan kualitas fisik.
Begitupun dengan Liu Ryu, langsung mengambil posisi duduk bersila, untuk meningkatkan kualitas fisiknya.
Beberapa saat kemudian, Liu Ryu dan Istrinya kembali membuka mata, seraya bangkit berdiri.
__ADS_1
" Sekarang kita berjalan menuju kesana." Liu Ryu menunjuk ke sebuah tempat, sambil melangkahkan kakinya yang terasa berat.