SANG DEWA AGUNG 2

SANG DEWA AGUNG 2
Ch 516. Half Immortal Tahap Awal


__ADS_3

Keempat Istri Liu Ryu langsung bangkit berdiri, sambil menatap ke arah kedua mayat wanita yang berada di depan mereka.


Keempat Istri Liu Ryu saling berpandangan, karena wajah kedua wanita itu memiliki paras yang sangat cantik.


Mereka tidak yakin bahwa Liu Ryu begitu tega membunuh kedua wanita yang berada di depan mata mereka.


Terlebih untuk Dewi Malam yang lekuk tubuhnya begitu menggoda, sehingga keempat Istri Liu Ryu saja berdecak kagum melihat paras cantik kedua mayat tersebut.


Beruntung Liu Ryu sudah memasangkan pakaian kepada kedua wanita itu, sehingga keempat Istrinya tidak bisa melihat lekuk tubuh Dewi Malam dan ratu peri merah.


" Aku memilih raga wanita ini!" Ucap Elena, sambil menunjuk ke arah mayat Dewi Malam.


" Ya... Sepertinya raga wanita ini sangat cocok untukmu." Ucap Liu Fenglu, seakan mengejek Elena.


Meskipun Elena memiliki paras cantik dan memiliki kulit putih bersih, namun kedua gunung kembarnya sedikit rata dan bokongnya sedikit kecil, tentu raga Dewi Malam sangat cocok untuknya.


" Kamu juga... Meskipun kamu terlihat seksi, namun raga wanita ini sangat cocok untukmu." Elena terlihat kesal, sambil memonyongkan bibirnya seraya menunjuk ke arah jasad ratu peri merah.


Sedangkan Liu Fenglu memiliki tubuh seksi dan memiliki paras yang cantik, namun kulitnya tidak sehalus dan selembut Istri Liu Ryu yang lain.


Jika menggunakan raga milik ratu peri merah, yang memiliki kulit putih bersih dan halus, tentu Liu Fenglu akan terlihat sempurna.


Namun tujuan utama Liu Ryu bukan pada kesempurnaan wajah dan tubuh Istrinya, melainkan sebuah kekuatan fisik.


" Haaah... Terserah kamu saja." Liu Fenglu menghela nafas panjang, karena dia juga menyadari kekurangannya.


" Bukan waktunya untuk berdebat. Aku membawa kedua jasad ini, karena mereka memiliki kekuatan fisik yang sangat kuat dan juga memiliki kemampuan khusus." Liu Ryu tidak ingin pertengkaran tidak berarti antara Istrinya, langsung mengambil tindakan.


Mendengar ucapan tersebut, Elena dan Liu Fenglu mengangguk kecil, lalu meminta kepada suami mereka untuk membimbing mereka agar bisa menyatukan raga mereka.


Liu Ryu menarik napas dalam-dalam, lalu menjelaskan secara rinci agar Elena dan Liu Fenglu bisa menggunakan raga kedua wanita itu.


Setelah mendengar penjelasan dari Liu Ryu, Elena dan Liu Fenglu mengangguk kecil, lalu berjalan mendekati tubuh kedua wanita itu.


Tanpa membuang waktu, Elena dan Liu Fenglu menyatukan kedua telapak tangannya pada tubuh Dewi Malam dan ratu peri merah.

__ADS_1


Sesuai arahan dari Liu Ryu, Elena dan Liu Fenglu mulai menyerap raga Dewi Malam dan ratu peri merah.


" Jangan sampai kehilangan konsentrasi. Jika kalian kehilangan konsentrasi, maka kedua wanita itu akan bangkit kembali dan menyerap jiwa kalian." Liu Ryu mengingatkan kepada Elena dan Liu Fenglu.


Mendengar perkataan dari suami mereka, Elena dan Liu Fenglu kembali menyerap raga Dewi Malam dan ratu peri merah.


Buussshh!


Sebuah terpaan angin mengelilingi tubuh Elena dan Liu Fenglu, hingga tubuh mereka terangkat ke udara, diikuti jasad Dewi Malam dan ratu peri merah mulai mengecil.


Di sisi lain, Liu Ryu menciptakan pelindung transparan mengelilingi tubuh kedua Istrinya, diikuti Dewi Arinia dan Liu Yunxia juga ikut membantu.


Bboooom!


Bboooom!


Saat jasad Dewi Malam dan ratu peri merah berhasil diserap, Elena dan Liu Fenglu berhasil menerobos ranah half Immortal tahap awal.


Traaang!


Kedua wanita itupun perlahan membuka mata, sambil menatap tubuh mereka yang sudah berubah.


" Sempurna." Gumam Elena dan Liu Fenglu, karena penampilan mereka sekarang jauh lebih sempurna dari sebelumnya.


Elena yang menggunakan raga Dewi Malam, kini tubuhnya menyerupai lekuk tubuh Dewi Malam, namun jauh lebih indah, karena kulitnya putih bersih dan halus.


Begitupun dengan Liu Fenglu yang menggunakan raga milik ratu peri merah, kulitnya begitu putih bersih dan halus, diikuti lekuk tubuhnya begitu sangat sempurna dan menantang.


Di sisi lain, Dewi Arinia dan Liu Yunxia memasang wajah masam, karena Elena dan Liu Fenglu sudah mencapai ranah half Immortal tahap awal, mendahului mereka.


" Kalian sangat beruntung." Dewi Arinia memasang wajah masam, karena penampilannya sudah dikalahkan oleh Elena dan Liu Fenglu.


Meskipun Dewi Arinia dan Liu Yunxia memiliki paras yang cantik, namun kali ini mereka merasa tersaingi oleh Elena dan Liu Fenglu.


" Kalau semua sangat cantik dan sempurna. Namun yang aku inginkan kalian harus lebih kuat lagi." Ucap Liu Ryu, sambil merangkul pinggang Dewi Arinia dan Liu Yunxia.

__ADS_1


Mendengar pujian dari Liu Ryu, Dewi Arinia dan Liu Yunxia terlihat senang lalu menoleh ke arah Liu Ryu dengan tatapan yang berkaca-kaca.


" Terimakasih suamiku." Ucap Dewi Arinia dan Liu Yunxia, sambil merangkul tubuh suaminya.


Liu Ryu mengangguk kecil, lalu menjelaskan tujuannya sekarang, untuk membersihkan dunia itu dari pasukan Iblis Merah sebelum kembali ke Dunia Tiantang.


" Karena kalian berdua belum mencapai ranah half Immortal tahap awal, maka aku tidak bisa membawa kalian ke Dunia Tiantang."


Liu Ryu menjelaskan bahwa dia harus mencari cara agar Dewi Arinia dan Liu Yunxia bisa menerobos ranah half Immortal terlebih dulu.


Setelah itu, Liu Ryu meminta kepada Elena dan Liu Fenglu menuju ke ruang Kultivasi untuk mempelajari kemampuan absolut, karena mereka sudah mencapai ranah half Immortal.


Tanpa membuang waktu, Liu Ryu dan kedua Istrinya menuju ke ruang Kultivasi untuk mempelajari kemampuan absolut.


Saat berada di ruang Kultivasi, Liu Ryu mengambil tempat untuk duduk bersila, diikuti kedua Istrinya.


Liu Ryu yang sudah memejamkan mata, kini mulai mempelajari kemampuan absolut dari pengetahuan yang dia miliki.


" Karena aku memiliki elemen Kehampaan, maka aku akan mempelajari kemampuan absolut Kehampaan." Pikir Liu model, sambil mempelajari berbagai teknik yang cocok untuknya di alam jiwanya.


Begitupun dengan Elena dan Liu Fenglu, juga mempelajari kemampuan absolut dari pengetahuan yang mereka miliki.


Karena Elena menyerap raga Dewi Malam, maka dia menggabungkan pemahamannya, hingga mempelajari kemampuan absolut Cahaya, namun memiliki kemampuan penyerapan.


Sedangkan Liu Fenglu yang menyerap raga dari ratu peri merah, sehingga dia mempelajari kemampuan absolut Angin berwarna merah darah.


Waktu terus berjalan, kini Liu Ryu dan kedua Istrinya menyelesaikan latihan tertutup, lalu keluar dari ruang Kultivasi.


Meskipun sekarang mereka sudah mencapai ranah half Immortal tahap awal, namun kekuatan mereka akan ditekan menjadi Bintang Dewa.


Itulah aturan alam semesta yang berlaku pada seluruh makhluk hidup, agar mereka tidak merusak keseimbangan dunia, karena aura mereka bisa membunuh Bintang Dewa kebawah tanpa harus bertarung.


Kecuali Liu Ryu dan kedua Istrinya tinggal di tempat yang seharusnya, maka kekuatan mereka akan kembali menjadi ranah half Immortal tahap awal.


Saat ketiganya keluar dari ruang Kultivasi, mereka disambut oleh Dewi Arinia dan Liu Yunxia yang sudah tidak sabar ingin melihat kemampuan seseorang Immortal.

__ADS_1


__ADS_2