
Namun saat Liu Ryu dan Istrinya berada di kamar tersebut, kini mata mereka disuguhkan dengan pemandangan yang sangat tidak masuk akal.
" Apa ini sebuah ilusi? Kenapa terlihat begitu nyata." Sheng Zhishu dan Istri Liu Ryu yang lain tidak bisa berkata apa-apa lagi, karena kamar yang mereka pikir sangat sempit, kini terlihat sangat luas dan mewah.
Bahkan Liu Ryu dan Istrinya merasa seperti sedang berada di Istana Kristal mereka sendiri.
" Tidak perlu dipikirkan! Lebih baik kita istirahat." Liu Ryu tidak bisa berkata apa-apa lagi, karena dia juga tidak bisa mencerna situasi tersebut.
Mendengar perkataan dari suami mereka, Sheng Zhishu dan Istri Liu Ryu yang lain langsung mengambil tempat tidur yang tersedia di kamar tersebut yang memiliki jumlah sama dengan jumlah mereka.
*******
Pada keesokan hari, Liu Ryu dan Istrinya meminta izin kepada kepala desa untuk berkeliling di desa tersebut.
Kepala desa itupun mempersilahkan kepada mereka untuk menikmati keindahan alam di desa tersebut.
Namun setelah memeriksa cukup lama, Liu Ryu dan Istrinya tidak menemukan keanehan sedikitpun dari desa tersebut, yang masih terlihat normal.
" Ini aneh sekali." Liu Ryu menghela nafas berat, karena tidak menemukan petunjuk apapun.
Tidak lama kemudian, terlihat anak kecil sebelumnya berlari ke arah pintu gerbang desa bersama dua anak kecil lainnya.
" Adik kecil... Kenapa kalian berlari seperti itu?" Tanya Liu Ryu saat melihat ketiga anak kecil sedang buru-buru.
" Paman... Diluar gerbang ada orang jahat yang ingin masuk ke desa ini." Ucap salah satu dari anak kecil tersebut, lalu melanjutkan langkah mereka.
Mendengar ucapan tersebut, Liu Ryu dan Istrinya juga ikut berlari ke arah pintu gerbang desa untuk melihat apa yang sedang terjadi.
Saat berada di dekat pintu gerbang, terlihat ribuan sosok yang sedang dihadang oleh para warga, termasuk kepala desa itu sendiri.
" Maaf tuan Pendekar... Jika kalian ingin mencari harta, tidak ada yang menarik di desa kami ini." Ucap Kepala desa sambil menundukkan kepala.
__ADS_1
" Meskipun kalian tidak memiliki harta, tapi..." Ucap pemimpin kelompok tersebut sambil menatap beberapa sosok wanita yang merupakan warga desa itu.
" Tuan Pendekar... Kiranya tuan memberikan ampunan kepada kami. Kami hanya warga biasa." Ucap kepala desa yang masih terlihat tenang.
Liu Ryu dan Istrinya yang menyaksikan bahwa kepala desa dan warganya masih terlihat tenang, kini memasang wajah serius, karena sangat jarang ditemukan bahwa para warga memiliki ketenangan disaat menghadapi situasi seperti itu.
" Ampunan? Tidak ada kata ampunan bagi Organisasi Singa Darah, karena darah kalian sangat berguna untuk meningkatkan kekuatan kami." Ucap pemimpin organisasi Singa Darah, lalu memberi isyarat kepada bawahannya.
Mendapatkan isyarat tersebut, beberapa sosok langsung melesat ke arah para warga dengan kemampuan mereka.
Wuush! Wuush! Wuush!
Sebuah energi yang tidak kasat mata dilepaskan oleh kepala desa dan warganya, membuat kelompok Organisasi Singa Darah merasakan seluruh tubuh mereka seperti ditimpa beban berat.
Bahkan pemimpin organisasi Singa Darah juga merasakan tubuhnya semakin melemah.
Sesaat para warga yang awalnya terlihat biasa saja, kini menunjukkan kemampuan mereka dan menyerang balik anggota organisasi Singa Darah.
Pukulan demi pukulan yang dilepaskan oleh kepala desa dan warganya, membuat anggota organisasi Singa Darah tidak berkutik.
Teriakan dan rintihan dari organisasi Singa Darah membuat Liu Ryu dan Istrinya ingin tertawa, namun lebih memilih untuk diam.
" Aku tidak merasakan tingkat Kultivasi mereka, tapi bagaimana mereka bisa mengalahkan anggota organisasi Singa Darah yang rata-rata mencapai Bintang Bumi." Bisik Sheng Zhishu sambil menatap ke arah pertarungan.
" Sepertinya mereka bukan berasal dari dunia ini. Atau mungkin ada dunia yang lain yang lebih kuat lagi dari Dunia Tiantang." Liu Ryu berspekulasi bahwa para warga tersebut memiliki cara lain untuk bertambah kuat.
Setelah beberapa, para warga telah berhasil melumpuhkan anggota organisasi Singa Darah, hingga tidak ada satupun yang tersisa.
Para warga yang awalnya sangat beringas saat melawan organisasi Singa Darah, kini kembali ramah seperti warga pada umumnya, sambil menundukkan kepala kepada Liu Ryu dan Istrinya.
" Mohon maaf tuan... Seharusnya ini tidak terjadi." Kepala desa kembali berjalan mendekati Liu Ryu dan Istrinya.
__ADS_1
" Mohon maaf paman, apa kalian berasal dari dunia ini?" Liu Ryu langsung bertanya kepada mereka, karena kekuatan para warga tidak masuk akal.
Sesaat kepala desa terdiam sejenak, lalu menoleh ke arah para warga yang lain, seakan meminta isyarat.
Satu-persatu para warga mengangguk pelan, lalu kembali melanjutkan aktivitas mereka.
" Tuan muda... Dulu ada seorang pria misterius datang ke wilayah kutukan, dimana dalam satu Kerajaan, tidak ada satupun seorang pria."
" Kerajaan itu diasingkan dari dunia luar, Jika ada seseorang pria yang menikah dengan warganya, maka mereka akan mati sebelum malam pertama." Kepala desa menjelaskan tentang latar belakang mereka.
Kejadian itu membuat Kerajaan asing tersebut semakin lama semakin berkurang, karena tidak ada yang mau menikahi Kerajaan Wanita itu.
Alasannya karena para pria tidak mau mengambil resiko mati dengan cara aneh, meskipun warga di Kerajaan Wanita rata-rata memiliki paras cantik.
Untuk menjangkau kerajaan tersebut juga tidak mudah, karena harus melewati jalur berbahaya dan banyak dilindungi Formasi.
Saat itulah datang seorang pria yang menyanggupi permintaan dari Ratu Kerajaan Wanita untuk menikahinya juga seluruh warga di Kerajaan itu dengan satu syarat. ' Pada keturunannya yang ketujuh, mereka harus meninggalkan Dunia Tiantang dan kembali ke Dunia asal leluhur mereka.'
Namun semua tidak sesuai dengan rencana, dimana keturunan dari pria misterius itu masih ada beberapa yang tertinggal di Dunia Tiantang.
" Tuan muda... Kamilah keturunan pria misterius itu. Meskipun kami tertinggal disini, namun kami selalu menjalankan perintah dari leluhur kami." Kepala desa menjelaskan latar belakang mereka.
Liu Ryu ingin bertanya lebih lanjut tentang latar belakang desa tersebut, namun kepala desa menolak secara halus, karena itu masalah pribadi.
Jangankan untuk bertanya tentang cara mereka bisa kuat dalam sekejap, menanyakan nama mereka saja kepala desa tidak mau menceritakan.
" Baiklah paman, kalau begitu kami pamit dulu." Liu Ryu yang menemukan jalan buntu untuk mengetahui latar belakang para warga tersebut, kini memilih untuk pergi karena tidak baik jika menanyakan hal privasi seseorang.
" Mmmm... Tuan muda, tolong jangan ceritakan hal ini kepada orang lain. Kami tidak menggangu siapapun jika mereka tidak menggangu kami." Ucap kepala desa.
" Paman tenang saja. Kami tidak akan menceritakan hal ini kepada orang lain, meskipun kepada keturunan kami sendiri." Ucap Liu Ryu, meyakinkan kepala desa.
__ADS_1
Mendengar ucapan tersebut, kepala desa tersenyum puas, lalu meminta kepada Liu Ryu untuk mengambil harta yang dimiliki anggota organisasi Singa Darah yang mereka bunuh.