
Tentu Liu Ryu sudah merencanakan hal itu, mengingat apa yang pernah dikatakan oleh ayahnya Liu Meng, agar semua anak kedua dari semua Istrinya harus menggunakan nama depan Klan mereka.
Hanya Xie Hua dan Nan Sian saja yang bisa menggunakan nama depan Liu untuk anak mereka nantinya, sehingga mereka akan tinggal di Istana Kekaisaran Atas Awan.
Meskipun demikian Sheng Zhishu dan yang lain sama sekali tidak keberatan, karena itu semua demi mengisi wilayah Kekaisaran Atas Awan agar terisi dengan rata.
" Sepertinya aku harus menambah beberapa kota lagi untuk Han Linxi dan Haruki. Bahkan 70 Peri cahaya dan keluarga Shang, karena jumlah mereka cukup banyak." Gumam Liu Ryu, karena kedua wanita itu tidak termasuk dalam hitungannya.
Sesaat Liu Ryu kembali ke Istana Kekaisaran Atas Awan, dimana disambut oleh para pelayan dengan menyuguhkan berbagai macam hidangan.
" Silahkan dinikmati Yang Mulia Kaisar." Ucap salah satu pelayan, sambil menundukkan kepala diikuti pelayan yang lain.
" Terimakasih pelayan." Ucap Liu Ryu, lalu menyesap teh hijau di tangannya.
Para pelayan itupun meninggalkan ruangan tersebut untuk melanjutkan tugas mereka yang lain.
Tentu para pelayan sangat senang dengan pekerjaan mereka, karena Liu Ryu dan Istrinya membebaskan kepada mereka untuk Berkultivasi layaknya seorang Kultivator yang lain.
Namun sebelum Berkultivasi, para pelayan harus menyelesaikan tugas mereka terlebih dulu seperti merawat taman bunga yang berada di sekitar Istana, hingga mencapai pinggir danau.
Tidak lama kemudian para pelayan yang lain muncul di hadapan Liu Ryu sambil menundukkan kepala.
" Yang Mulia Kaisar.. Jika membutuhkan Ratu Han Linxi, kami siap melayani Yang Mulia Kaisar untuk menggantikan Ratu Han Linxi untuk sementara waktu." Ucap salah satu pelayan yang tidak ingin Liu Ryu menganggap bahwa Han Linxi melupakan kewajibannya.
Begitupun dengan para pelayan dari Haruki, juga siap memberikan pelayanan dengan tubuh mereka agar Haruki tidak dianggap melupakan kewajibannya.
" Tidak perlu! Lanjutkan saja pekerjaan kalian." Liu Ryu memang mengakui kecantikan para pelayan tersebut, apalagi mereka masih muda dan masih gadis.
Namun Liu Ryu tidak mengharapkan pelayanan dari para pelayan tersebut, karena dengan adanya 205 Istrinya lebih dari cukup.
__ADS_1
" Baik Yang Mulia Kaisar." Para pelayan itupun meninggalkan ruangan dengan patuh, lalu melanjutkan pekerjaan yang lain.
Di sisi lain Liu Ryu menarik napas dalam-dalam sambil mengenang kembali saat berada di desa Lembah Hitam yang hanya sebagai warga biasa.
Bahkan saat berada di Desa Lembah Hitam, Liu Ryu tidak pernah mengenal dunia luar, apalagi dengan dunia Kultivator.
" Aku tidak menyangka bisa hidup seperti ini dengan dikelilingi para Istri yang sangat cantik." Gumam Liu Ryu, sambil memposisikan tubuhnya senyaman mungkin, lalu memejamkan mata di kursi kebesarannya.
*******
( Istana Kekaisaran Tanah Merah )
Di sebuah ruangan yang sangat luas, terlihat beberapa sosok yang sedang melakukan perbincangan mengenai Assosiasi Senjata yang pernah memberikan informasi tentang organisasi Singa Darah.
Bukan hanya itu saja, mereka juga sedang membahas tentang Kekaisaran Atas Awan yang berhasil menghancurkan pasukan dari Benua Tengah yang datang ke Benua Timur.
Sosok itu tidak lain adalah Jie Fey yang merupakan Kaisar dari Kekaisaran Tanah Merah.
" Pengawal... Apa yang kalian ketahui tentang Kekaisaran Atas Awan dan hubungannya dengan Assosiasi Senjata?" Tanya Kaisar Jie Fey sambil menatap ke arah salah satu sosok yang berada di ruangan tersebut.
" Yang Mulia Kaisar. Dari mata-mata yang dikirim ke wilayah Kekaisaran Atas Awan, nama Kaisar mereka adalah Liu Ryu atau Kaisar Ryu."
" Kaisar Ryu juga adalah pemilik Assosiasi Senjata yang kini sudah dikelola oleh Kerajaan Jiang." Pengawal itupun menjelaskan tentang informasi yang dia dapatkan dari mata-mata terbaik di Istana Kekaisaran Tanah Merah.
" Kerajaan Jiang? Bukankah jutaan tahun yang lalu kerajaan itu telah dihancurkan oleh Kaisar Langit." Kaisar Jie Fey sedikit mengerutkan kening, karena sangat mustahil jika Kerajaan Jiang telah berdiri kembali.
Namun pengawal tersebut menegaskan bahwa Kerajaan Jiang memang sudah kembali. Bahkan Kerajaan Jiang sudah berdiri di tempat Kerajaan itu berdiri sebelumnya.
" Yang Mulia Kaisar. Disamping Kekaisaran Atas Awan telah berhasil menaklukkan miliaran pasukan dari Benua Tengah, Kaisar Ryu juga memperistri putri dari Kaisar Han Kiang dan Kaisar Haguro." Pengawal itupun menjelaskan secara rinci tentang apa yang dia ketahui dari mata-mata terbaik.
__ADS_1
" Kita telah menjalin hubungan baik dengan Assosiasi Senjata. Ternyata kelompok bertopeng sebelumnya adalah Liu Ryu dan Istrinya itu sendiri."
" Pantas saja mereka bisa mengetahui markas besar organisasi Singa Darah." Ucap Kaisar Jie Fey, sambil memijat keningnya.
Kaisar Jie Fey tengah berfikir keras, bagaimana cara untuk menjalin kerjasama dengan pihak Istana Kekaisaran Atas Awan.
Tentu Kaisar Jie Fey sedikit kesulitan untuk menjalin kerjasama dengan pihak Kekaisaran Atas Awan, karena semua putrinya sudah menikah.
Sedangkan semua putranya tidak bisa diandalkan untuk situasi tersebut, karena Kaisar Ryu tidak memiliki anak.
" Yang Mulia Kaisar... Aku dengar Kaisar Ryu memiliki 205 Istri. Bagaimana kalau kita memberikan para pelayan terbaik untuk Kaisar Ryu? Penasehat Agung memberi usul, karena Kekaisaran Tanah Merah tidak memiliki seorang putri yang bisa dijadikan sebagai Istri dari Kaisar Ryu.
" Aku juga setuju. Menurut mata-mata yang dikirim, Istana Kekaisaran Atas Awan dapat diperkirakan seluas sebuah kota. Meskipun para mata-mata hanya melihat dari kejauhan, untuk tinggi Istana itu saja seakan berdiri di atas awan." Pengawal ikut menimpal.
Mendengar ucapan tersebut, Kaisar Jie Fey memasang wajah masam, karena Istana Kekaisaran Tanah Merah yang dia banggakan seakan tidak ada apa-apanya dibandingkan dengan Istana Kekaisaran Atas Awan.
Namun Kaisar Jie Fey sama sekali tidak berkecil hati, karena Kaisar Ryu memiliki kekuatan besar, tentu akan banyak memiliki harta.
" Pengawal... Apalagi yang kamu ketahui tentang Kekaisaran Atas Awan?" Tanya Kaisar Jie Fey.
" Yang Mulia Kaisar, aku dengar Kaisar Han Kiang memberikan seribu pelayan untuk putrinya. Begitupun dengan Kaisar Haguro, dia juga menghadiahkan seribu pelayan untuk putrinya." Jawab pengawal tersebut.
Mendengar keterangan dari pengawalnya, Kaisar Jie Fey membuka tutup mulutnya, seakan tidak percaya bahwa untuk satu Istri Liu Ryu saja memiliki seribu pelayan.
Dengan kata lain jika Kekaisaran Tanah Merah ingin menjalin kerjasama dengan pihak Kekaisaran Atas Awan, maka mereka harus menyediakan puluhan kali lipat dari pelayan yang dikirim oleh kedua Kaisar tersebut.
" Kita tidak memiliki pelayan sebanyak itu, meskipun wilayah Kekaisaran Tanah Merah sangat luas." Kaisar Jie Fey memasang wajah masam karena sangat sulit untuk mencari puluhan ribu pelayan dalam waktu singkat.
Kaisar Jie Fey pun meminta kepada para Jenderal untuk mencari para gadis di seluruh wilayah Kekaisaran Tanah Merah yang ingin menjadi pelayan.
__ADS_1