
Satu tahun telah berlalu, kini Liu Ryu berhasil mengumpulkan semua Istri dan selir serta bawahannya, dimana mereka langsung berjalan menuju daratan tinggi tempat Liu Ryu membuat menara.
" Di dunia buas ini kita sama sekali tidak bisa mengirim pesan jiwa kepada satu sama lain." Xie Hua tidak menyangka bahwa energi di tempat itu seakan membatasi kemampuan mereka.
" Maaf, kami lupa memberitahukan kepada kalian." Ling Huoliang merasa tidak enak karena banyak kejadian yang diluar dugaan mereka.
Terlebih saat Liu Ryu menceritakan tentang 206.000 gadis dari ras Demi-Human yang menjadi pelayan mereka yang tidak bisa mengontrol gejolak energi dari makhluk buas.
Meskipun demikian, semua sangat senang karena berkat dunia buas, mereka semua sudah mencapai Bintang Kaisar tanpa kecuali.
Saat semua sudah berkumpul di daratan tinggi dunia buas, Liu Ryu dan Istrinya beserta bawahannya kembali melanjutkan perjalanan untuk berburu makhluk buas.
Sudah tujuh miliar tahun rombongan Liu Ryu menelusuri setiap wilayah di dunia buas, kini kemampuan mereka semakin meningkat, meskipun hanya mencapai Bintang Kaisar.
Meskipun demikian dunia buas seakan tidak berujung, sehingga makhluk buas juga seakan tidak ada habisnya.
" Tidak menyangka kita bisa meningkatkan Kultivasi secepat ini. Bahkan kekuatan fisik kita juga semakin meningkat." Tou Shuijing tidak henti dengan kekagumannya, karena berkat bantuan energi dari makhluk buas, dia sudah bisa berubah wujud menjadi sosok Hydra berkepala sembilan.
Begitupun dengan Jiu Tou She, disamping sudah mencapai Bintang Kaisar, dia juga memiliki perubahan wujud sosok Naga berkepala sembilan.
" Jangan terlalu berlebihan. Xu Tianpeng dan bawahannya juga pernah datang kesini selama satu tahun. Sedangkan kita hanya satu minggu." Ling Huoliang mengingatkan kepada para prajurit agar tidak berbangga diri, karena masih ada yang lebih kuat dari mereka.
" Gluug." Semua prajurit menelan ludah kasar, karena Xu Tianpeng dan bawahannya jauh lebih lama dibandingkan mereka.
Dengan kata lain, kemampuan para prajurit Kekaisaran Atas Awan masih dibawah kemampuan dari bawahan Xu Tianpeng.
Ye Shue juga ikut menjelaskan bahwa pasukan yang dibawa Xu Tianpeng ke Dunia Yuzhou sebelumnya hanyalah pasukan paling lemah dan kurang dari 10% dari jumlah pasukan yang sebenarnya.
Namun bukan berarti Xu Tianpeng tidak menambah pasukannya lagi, karena dia sudah mengetahui letak berbagai dunia yang lain.
__ADS_1
" Hanya saja ketika Xu Tianpeng dan bawahannya ataupun kita sendiri pergi ke Dunia Yuzhou, Dunia Dongwu, Dunia Nuse dan Dunia Abadi, kita semua hanya bisa menggunakan kekuatan seorang Pendekar Semesta tahap akhir." Ning Xuanji juga ikut menjelaskan tentang perubahan yang terjadi jika mereka pergi ke dunia yang lain.
Tanpa membuang waktu, Ling Huoliang dan 69 saudarinya merobek ruang hampa agar mereka bisa kembali ke Dunia Tiantang.
Tentu kemampuan Ling Huoliang dan 69 saudarinya tidak seperti Xu Tianpeng, sehingga mereka hanya memiliki waktu selama satu minggu di dunia buas.
Jika lebih dari itu, maka semua yang berada di tempat itu akan kehilangan kendali bahkan kehilangan nyawa.
" Sekarang kalian boleh pergi terlebih dulu." Liu Ryu memberi perintah kepada bawahannya.
" Baik Yang Mulia Kaisar." Jawab mereka serempak, lalu masuk ke dalam celah ruang hampa.
Setelah semua bawahannya sudah kembali, kini Liu Ryu dan Istrinya langsung masuk ke celah ruang hampa untuk kembali ke Istana Kekaisaran Atas Awan.
Saat semua sudah kembali, Liu Ryu kembali memasukkan Draka Zurad dan bawahannya ke Dunia Quzhu, begitupun dengan kelima Jenderal Besar juga memasukkan prajurit Awan Hitam ke dunia kecil masing-masing.
Satu hari telah berlalu, kini Liu Ryu kembali memanggil kelima Jenderal Besar agar mereka bisa berlayar ke Benua Tengah.
Liu Ryu langsung mengeluarkan enam kapal udara saat mereka sudah berada di depan Istana Kekaisaran Atas Awan.
" Wu Tian, Shuijing, Jiu, Mayi, Guang Cheng... Kalian boleh membawa seratus prajurit pada masing-masing kapal udara itu." Ucap Liu Ryu, sambil menatap ke arah mereka.
" Baik Yang Mulia Kaisar." Kelima Jenderal itupun meminta kepada masing-masing prajuritnya untuk masuk ke kapal udara.
" Heilong, Li Chun dan kalian semua... Tinggallah disini untuk menjaga Istana Kekaisaran Atas Awan." Liu Ryu menoleh ke arah beberapa Jenderal yang lain.
" Baik Yang Mulia Kaisar." Jawab mereka serempak.
Meskipun mereka juga ingin berpetualang, namun mereka juga tidak bisa meninggalkan Istana Kekaisaran Atas Awan, karena tempat itu juga harus dijaga dan diatur.
__ADS_1
Setelah berkata demikian, Liu Ryu meminta kepada Istrinya untuk masuk ke dalam kapal udara khusus untuk mereka sendiri.
Sedangkan Xie Hua dan Nan Sian juga semua selir Liu Ryu harus tinggal di Istana, karena mereka juga memiliki tugas yang lain.
" Suamiku, jika kalian sudah sampai di Benua Tengah, cepatlah kembali. Mungkin anakmu sudah lahir." Xie Hua dan Nan Sian melambaikan tangan ke arah Liu Ryu yang sudah berdiri di atas kapal udara.
" Yang Mulia Kaisar, kami berjanji akan merawat anakmu."Semua selir Liu Ryu yang berjumlah 206.300 juga menatap kepergian Liu Ryu dan Istrinya.
Dengan sebuah anggukan, Liu Ryu dan Istrinya langsung masuk ke dalam kapal udara, dimana kapal udara itu langsung melesat ke arah laut.
Di sisi lain Xie Hua dan Nan Sian melirik ke arah para selir tersebut, sambil menggelengkan kepala karena tidak menyangka bahwa suami mereka selalu menambah istrinya.
" Sepertinya tidak lama lagi Istana ini dipenuhi oleh tangisan bayi." Bisik Nan Sian kepada selir Liu Ryu.
Mendengar ucapan tersebut, semua memasang wajah memerah, namun mereka sangat bangga jika mengandung anak dari Kaisar Ryu.
" Yang Mulia Permaisuri... Mengandung anak dari Yang Mulia Kaisar itu sudah menjadi kebanggaan bagi kami." Ucap Long Tianyi yang diikuti para selir lainnya.
Di sisi lain Liu Ryu dan Istrinya yang sudah berada di laut lepas, kini langsung menurunkan kapal udara, karena perbedaan gravitasi tidak membolehkan apapun bisa terbang jika melewati lautan.
Tujuan Liu Ryu kali ini untuk menyisir setiap lautan, karena dia ingin membersihkan wilayah lautan dari para perompak.
Salah satu perompak yang paling besar adalah Organisasi Penguasa Lautan, dimana menurut keterangan Tai Lung mereka sudah berdiri sejak jutaan tahun yang lalu.
" Istriku, apa kalian mengetahui tempat pulau yang merupakan tempat markas Organisasi Penguasa Lautan?" Tanya Liu Ryu, karena dia berpikir bahwa salah satu dari Istrinya ada yang mengetahui keberadaan mereka.
" Yang aku ketahui, Organisasi Penguasa Lautan mendiami pulau tersembunyi. Selebihnya aku tidak tau." Tai Lung menggelengkan kepala karena dia sendiri tidak pernah mengetahuinya dengan jelas.
Begitupun dengan Ye Shue, Ling Huoliang, Ning Xuanji dan yang lain, mereka juga baru mendengar tentang Organisasi Penguasa Lautan, karena sebelumnya mereka tidak pernah bepergian dari Benua Tengah.
__ADS_1