SANG DEWA AGUNG 2

SANG DEWA AGUNG 2
Ch 318. Haruki ( 2 )


__ADS_3

Melihat adanya seribu pelayan tersebut, Liu Ryu memberi isyarat kepada pelayan yang lain untuk membawa mereka menuju ke kamar yang disediakan untuk pelayan.


" Yang Mulia Kaisar, saat ini pihak Istana Kekaisaran Taiyang sedang mengalami masalah."


Perdana menteri itupun mengutarakan tujuannya agar pihak Kekaisaran Atas Awan bisa membantu mereka untuk menghadapi suku Raksasa.


" Berapa lama lagi mereka akan menyerang wilayah Kekaisaran Taiyang?" Tanya Liu Ryu.


" Untuk masalah itu, kami belum mengetahuinya. Namun suku Raksasa memiliki prinsip tidak akan menyerang jika belum ada balasan dari pihak Istana Kekaisaran Taiyang."


" Namun mereka juga memiliki batasan kesabaran." Perdana menteri menjelaskan secara rinci tentang suku Raksasa yang mendiami wilayah pedalaman hutan.


Mendengar ucapan tersebut, Liu Ryu merasa tertarik dengan prinsip suku Raksasa, sehingga dia berasumsi bahwa ada sesuatu yang aneh pada suku Raksasa, sehingga mereka menyerang pihak Istana Kekaisaran Taiyang.


" Perdana menteri... Kamu kalian tenang saja! Aku yakin mereka tidak akan menyerang kalian dalam waktu dekat." Liu Ryu memiliki alasan yang kuat, setelah mendengar penjelasan dari perdana menteri.


Dengan kata lain, pihak Kekaisaran Atas Awan masih memiliki waktu untuk menghadapi pasukan dari Benua Tengah sebelum membantu pihak Kekaisaran Taiyang.


Liu Ryu juga menjelaskan kepada perdana menteri, bahwa mereka sedang bersiap untuk menghadapi pasukan dari Benua Tengah.


" Yang Mulia Kaisar, apa itu tidak terlalu berbahaya?" Tanya perdana menteri, meskipun dia sudah mengetahui bahwa prajurit Kekaisaran Atas Awan sangatlah kuat.


" Kita tidak bisa terus berdiam diri dibawah kekuasaan Benua Tengah. Karena itulah aku akan menghancurkan kekuatan mereka sedikit demi sedikit." Ucap Liu Ryu.


Mendengar ucapan tersebut, perdana menteri menghela nafas panjang, karena Liu Ryu memiliki nyali yang tinggi.


Sedangkan untuk para penguasa yang berada di Benua Timur, berpikir dua kali untuk melawan pasukan dari Benua Tengah.


" Aku akan melaporkan kejadian ini kepada Yang Mulia Kaisar Haguro." Perdana menteri merasa tidak enak jika tidak memberikan bantuan kepada Kekaisaran Atas Awan untuk menghadapi pasukan dari Benua Tengah.


" Tidak perlu! Kami sudah menyiapkan semuanya." Liu Ryu tidak ingin prajurit Kekaisaran Taiyang banyak memakan korban, karena tingkat Kultivasi mereka masih belum mampu menghalau gerombolan pihak musuh.

__ADS_1


Setelah cukup lama berbincang tentang berbagai hal mengenai situasi di Benua Timur, perdana menteri memohon diri untuk kembali ke Istana Kekaisaran Taiyang, karena masih ada tugas yang harus dikerjakan.


Begitupun dengan Liu Ryu, juga kembali ke Dunia Quzhu untuk menemui Istrinya yang lain.


Situasi di Dunia Quzhu juga sedang sibuk, dimana Istri Liu Ryu yang lain lebih memfokuskan kepada Han Linxi dan Haruki agar bisa meningkatkan Kultivasi dengan cepat.


Tidak hanya itu saja, Sheng Zhishu dan yang lain juga mengajarkan kepada kedua wanita itu untuk mempelajari teknik Tubuh Dewi Agung.


" Aku tidak menyangka bahwa latihan tertutup yang aku jalani selama 7000 tahun masih kalah jauh dengan kalian." Haruki memasang wajah masam karena Sheng Zhishu dan yang lain sudah mencapai Bintang Kaisar.


Sedangkan dirinya sendiri hanya mencapai Bintang Bumi, meskipun sudah melakukan latihan tertutup dan banyak Sumberdaya.


Sementara hubungan antara Han Linxi dan Haruki juga mulai membaik, karena bagaimanapun mereka memiliki suami yang sama.


Dengan demikian, hubungan antara Kekaisaran Han dan Kekaisaran Taiyang tidak akan terjadi lagi permusuhan.


" Kamu tenang saja, jika kamu berlatih keras, maka tidak lama lagi kamu bisa menerobos Bintang Kaisar dengan mudah." Ucap Sheng Zhishu sambil memberikan Pil Susu Awan kepada Haruki.


Saat mereka sedang berbincang, kini Liu Ryu muncul di hadapan mereka, membuat Haruki kembali berkeringat dingin.


" Kenapa kamu malah mau pergi? Apa kamu tidak mengakui bahwa Kaisar Ryu adalah suamimu?" Tanya Huli Yue, sambil menghentikan langkah Haruki.


" Itu..." Haruki tidak bisa melanjutkan ucapannya, sambil menyeka keringatnya.


" Suamiku, sepertinya kamu memiliki pekerjaan yang cukup sulit." Ucap Sheng Zhishu, lalu meninggalkan Haruki bersama Liu Ryu.


Sheng Zhishu dan yang lain langsung meninggalkan tempat tersebut, memilih untuk kembali ke Istana Kekaisaran Atas Awan.


" Kenapa kamu terlihat gugup?" Tanya Liu Ryu, sambil menatap ke arah Haruki, lalu duduk di sebuah kursi.


" Ada apa denganku? Kenapa bisa gugup seperti ini?" Haruki membatin sambil melirik ke arah Liu Ryu.

__ADS_1


Sesaat Haruki teringat akan yang dikatakan oleh Xie Hua, agar bisa ' Menjadi istri yang baik.'


" Aku tidak boleh seperti ini terus. Aku harus melakukan hal yang terbaik untuk suamiku, agar dia mengetahui bahwa aku mencintainya." Batin Haruki, meskipun dia tidak mengetahui apa yang dimaksud dengan CINTA.


Tentu Haruki mengetahui kata CINTA karena Sheng Zhishu dan Istri Liu Ryu yang lain yang mengajarkannya.


Secara perlahan Haruki mulai mendekati Liu Ryu, sesuai arahan dari Sheng Zhishu dan yang lain, meskipun perasaannya begitu tidak menentu.


Saat sudah berada di hadapan Liu Ryu, Haruki langsung duduk di pangkuan Liu Ryu, lalu mengalungkan kedua tangannya di leher Liu Ryu.


" Sepertinya ajaran mereka sedikit berlebihan." Batin Liu Ryu, sambil menatap ke arah Haruki yang wajahnya hanya berjarak beberapa senti dari wajah Liu Ryu.


" Aku akan memelukmu." Ucap Haruki dengan cepat, lalu memeluk suaminya dengan erat, membuat Liu Ryu sedikit kaget.


Jika saja Liu Ryu tidak memiliki fisik yang kuat, dapat dipastikan tubuhnya akan remuk akibat pelukan dari wanita itu.


" Bukan begitu caranya." Ucap Liu Ryu, lalu memeluk wanita itu dengan lembut.


Mendapatkan pelukan tersebut, jantung Haruki berdetak kencang, lalu melonggarkan pelukannya seperti yang dilakukan Liu Ryu.


Beberapa menit keduanya saling berpandangan, hingga secara naluriah Haruki merasakan kebahagiaan yang tidak bisa dijelaskan dengan kata-kata lalu memejamkan matanya dan mencium bibir Liu Ryu dengan lembut.


Saat itu juga Liu Ryu membalas ciuman dari Haruki sehingga mereka telah hanyut dalam kebahagiaan.


Secara perlahan Haruki mulai memahami apa yang harus dia lakukan selanjutnya, hingga dengan senang hati melayani suaminya sesuai arahan dari Sheng Zhishu dan yang lain.


*******


Pada keesokan pagi, Liu Ryu dan Haruki keluar dari Istana Kristal untuk mendatangi Istrinya yang lain yang berada di lantai dasar Istana Kristal.


" Hemmmmm... Sepertinya malam pertama telah berhasil." Ucap Sheng Zhishu sambil menggoda Haruki yang kini wajahnya berseri-seri.

__ADS_1


Di sisi lain Liu Ryu sedikit penasaran dengan apa yang ada di tubuh Haruki, karena saat mereka melakukan Kultivasi Ganda, Liu Ryu merasakan samar-samar cahaya keluar dari dantian milik Haruki.


Begitupun dengan Haruki sendiri, dia dapat merasakan bahwa dantian miliknya semakin membesar dan muncul sebuah cahaya matahari berukuran kecil di lautan Qi miliknya.


__ADS_2