SANG DEWA AGUNG 2

SANG DEWA AGUNG 2
Ch 178. Raja Ras Peri Hewan


__ADS_3

Melihat hal itu, pasukan Ras Peri Hewan terlihat panik karena tidak merasa yakin bahwa mereka bisa menahan pelindung tersebut.


Bboooom!


Ryu yang dalam wujud Naga, membentur tubuhnya pada pelindung Istana Kerajaan Shun.


Kraang!


Pelindung tersebut langsung hancur berkeping-keping, tidak mampu menahan beban dari Ryu.


" Celaka." Jenderal Besar terlihat panik karena pelindung tersebut bisa dihancurkan hanya dengan satu kali serangan.


" Serang!" Tou Shuijing dan Jiu Tou She langsung melesat cepat ke arah halaman Istana Kerajaan Shun saat pelindung tersebut dihancurkan.


Di sisi lain Ryu yang sudah berada di dekat pasukan Ras Peri Hewan, tidak mengalami luka sedikitpun akibat benturan sebelumnya.


" Aku rasa sudah cukup." Ryu bergumam lalu berubah wujud seperti semula.


" Manusia?" Semua anggota pasukan Ras Peri Hewan berkeringat dingin sambil menatap ke arah Ryu yang sudah kembali ke wujud manusia.


Wuush! Wuush! Wuush!


Semua Pasukan Semesta melompat ke arah pasukan Ras Peri Hewan dengan kecepatan penuh.


Traaang! Traaang! Traaang!


Benturan pedang dari kedua belah pihak menggema di udara hingga menciptakan gelombang kejut menyebar ke berbagai arah.


Ggooooaaarr!


Ggooooaaarr!


Tou Shuijing dan Jiu Tou She tidak ingin kalah, langsung berubah wujud menjadi sosok raksasa sambil mengayunkan tangan mereka untuk membunuh pasukan Ras Peri Hewan.


" Bertahan!" Teriak Jenderal Besar saat melihat perubahan wujud dari Tou Shuijing dan Jiu Tou She.


Di sisi lain Ryu yang melihat pertarungan tersebut telah pecah, kini dia hanya menunggu kedatangan Raja dari Ras Peri Hewan.


Wuush! Wuush! Wuush!


Kini Humanoid Burung Elang bermunculan di tengah pertarungan, dimana Ryu langsung menaikan sudut bibirnya.


Wuush!


Kini terlihat enam sosok memiliki sepasang sayap kupu-kupu yang memiliki ketahanan layaknya benda logam.


Tidak hanya itu saja, di bagian pinggir sayap mereka memiliki ketajaman seperti pisau dimana mereka tidak lain adalah Luan Hua dan kelima rekannya.


" Dewa Agung, biarkan kami yang menghadapi mereka. darah mereka sangat cocok untuk kami." Ucap Luan Hua sambil menatap ke arah sekelompok Humanoid Burung Elang tersebut.

__ADS_1


" Baiklah, Lakukan saja." Ryu tidak keberatan dengan hal tersebut karena dia merasa yakin bahwa keenam wanita itu mampu mengalahkan mereka.


" Terimakasih Dewa Agung." Keenam wanita tersebut terlihat senang, lalu melesat cepat ke arah pasukan Ras Peri Hewan yang berwujud burung.


Wuush! Wuush! Wuush!


Keenam wanita tersebut terbang mendekati pasukan Ras Peri Hewan, langsung mengayunkan sayap mereka yang memiliki ketajaman seperti pisau dengan gerakan memutar.


Craaash! Craaash! Craaash!


Setiap serangan dari keenam wanita itu, mampu membuat luka sayatan pada anggota Ras Peri Hutan.


Pasukan Semesta yang melihat kejadian itu sedikit heran karena keenam rekan mereka mampu mengimbangi kekuatan dari Istri Ryu yang lain.


Jenderal Besar yang melihat kejadian itu, kini memasang wajah jelek karena pasukan dari udara yang seharusnya bisa membantu mereka, kini terlihat tidak berdaya saat keenam wanita dari pihak lawan mampu menekan pergerakan mereka.


" Sialan... Manusia macam apa mereka ini." para Jenderal memasang wajah masam karena pertarungan tersebut terlihat berat sebelah.


" Beraninya menghancurkan Kerajaanku." Terlihat sosok yang baru saja keluar dari Istana, sambil menatap ke arah tertentu dengan mengeluarkan elemen Api yang menyelimuti tubuhnya.


" Hmmm... Lawanmu adalah aku." Ryu yang masih berada di udara, kini menatap tajam ke arah sosok tersebut yang memiliki wujud seperti Humanoid Singa.


" Kau." Raja Ras Peri Hewan menatap ke arah Ryu dengan tatapan dingin.


" Jubah Api : Pelindung Api " Raja Ras Peri Hewan menciptakan kobaran api menyelimuti tubuhnya hingga tercipta sebuah Zirah perang dengan jubah Api.


Bahkan Untuk Pasukan Semesta dapat dipastikan akan mati seketika jika berhadapan dengan sosok tersebut.


Duaarr!


Ryu yang menyadari kekhawatiran bawahannya, langsung menjatuhkan sambaran elemen Kehampaan pada tubuh Raja Ras Peri Hewan.


" Aaarrrggghhhh.... Bajingan." Raja Ras Peri Hewan berteriak keras merasakan seluruh tubuhnya seperti terbakar, meskipun dirinya sudah dilindungi elemen api.


Wuush!


Raja Ras Peri Hutan melompat ke arah Ryu dengan kecepatan tinggi, sambil mengayunkan tangannya membentuk cakaran.


Bboooom! Bboooom! Bboooom!


Pertukaran serangan antara Ryu dan Raja Peri Hewan menciptakan gelombang kejut hingga membuat kerusakan besar di wilayah tersebut.


Melihat hal itu, Raja Peri Hewan semakin marah, karena di sekeliling mereka sudah membentuk kawah besar.


" Kamu sangat kuat manusia. Tapi kamu membutuhkan waktu selama ribuan tahun untuk mengimbangi kekuatanku." Raja Ras Peri Hewan bicara dengan lantang sambil menyerang ke arah Ryu dengan serangan cakaran.


" Usia tidak menjamin kekuatan." Ucap Ryu sambil membalas serangan dari pihak lawan.


" Kamu terlalu sombong. Kita lihat saja siapa yang akan mati disini." Ucap Raja Ras Peri Hewan sambil memperkuat elemen Api miliknya agar Ryu tidak mampu menahan panasnya.

__ADS_1


" Hanya api seperti ini tidak mampu melukai tubuhku." Ucap Ryu seraya menciptakan pelindung mengelilingi tubuhnya dari elemen Kehampaan.


" Ka... Kau." Raja Ras Peri Hewan merasa tidak percaya jika Ryu mampu menahan panasnya api yang dia ciptakan.


" Raungan Singa Api."


Ggooooaaarr!


Kobaran api keluar dari mulut Raja Ras Peri Hewan, menciptakan gelombang yang sangat kuat dan panas mengarah kepada Ryu.


" Teleportasi."


Ryu berpindah tempat untuk menghindari arah serangan, lalu muncul di samping Raja Ras Peri Hewan.


Bboooom!


Serangan kobaran api melenyapkan semua yang berada di depannya, hingga tercipta tanah gersang.


" Apa?" Raja Ras Peri Hewan membulatkan mata karena serangannya bisa dihindari dengan mudah.


Sesaat Raja Ras Peri Hewan memutar bola matanya karena merasakan kehadiran Ryu di sampingnya lalu mengayunkan tangannya membentuk cakaran untuk menyerang pihak lawan.


Bboooom! Bboooom! Bboooom!


Pertemuan kedua serangan kembali menggema di udara hingga menciptakan gempa bumi di tempat tersebut.


Wuush!


Raja Ras Peri Hewan mendorong tubuhnya ke belakang untuk menggunakan teknik terkuatnya.


" Amarah Dewa Api."


Raja Ras Peri Hewan menciptakan bola api raksasa, lalu melemparkan ke arah Ryu.


Merasakan teknik tersebut sangat kuat, Ryu juga tidak tinggal diam langsung menciptakan teknik miliknya.


" Malapetaka."


Ryu menciptakan bola seukuran kepalan dari elemen Kehampaan berwarna abu-abu, lalu melemparkan ke arah bola api raksasa.


" Apa? Elemen apa yang dimiliki manusia itu?" Raja Ras Peri Hewan menyipitkan matanya karena elemen yang dimiliki Ryu sangat berbeda dari elemen pada umumnya.


Bboooom!


Pertemuan antara kedua serangan menciptakan gelombang kejut yang membuat Pasukan Semesta dan pasukan Peri Hewan terlempar puluhan meter.


Wuush!


Saat bola api raksasa telah hancur berkeping-keping, kini bola seukuran kepalan melesat cepat ke arah Raja Ras Peri Hewan.

__ADS_1


__ADS_2