SANG DEWA AGUNG 2

SANG DEWA AGUNG 2
Ch 480. Peninggalan Leluhur Kaisar Peri


__ADS_3

Liu Ryu merapatkan giginya karena berhadapan dengan siluman mimpi sama seperti melawan dirinya sendiri.


" Sepertinya aku harus menggunakan Formasi Cakar Hitam lagi." Gumam Liu Ryu, lalu berpindah tempat ke tempat samping siluman mimpi.


" Formasi Cakar Hitam."


Buussshh!


Liu Ryu merentangkan kedua tangannya, hingga tercipta sebuah kubah raksasa mengurung siluman mimpi.


GOOAAAH!


Jleeep! Jleeep! Jleeep!


Siluman mimpi kembali mengeluarkan puluhan jarum es untuk menghancurkan pelindung yang mengurung tubuhnya.


Bboooom!


Traaang!


Benturan keras dari jarum es menciptakan ledakan yang sangat kuat saat bertabrakan dengan dinding Formasi Cakar Hitam, hingga hancur berkeping-keping.


Jleeep! Jleeep! Jleeep!


Puluhan jarum es yang lain kembali melesat ke arah Liu Ryu dengan kecepatan tinggi.


Hawa dingin yang keluar dari jarum es seakan menusuk sampai ke tulang-tulang, membuat Liu Ryu harus mengeluarkan Qi dalam jumlah besar untuk melindungi tubuhnya agar tidak membeku.


Melihat setiap serangannya justru membuat siluman mimpi bertambah kuat, kini Liu Ryu berpikir keras tentang bagaimana cara untuk mengalahkan siluman mimpi.


" Teleportasi."


Sriiiiiing!


Liu Ryu kembali berpindah tempat ke arah belakang siluman mimpi, lalu merentangkan kedua tangannya.


" Seni Naga Kehampaan, Pelahap Kekosongan."

__ADS_1


Buussshh!


Sebuah cincin raksasa keluar dari ruang hampa muncul di atas siluman mimpi. Seketika wilayah sekitar seakan tersedot ke dalam lubang hitam.


Melihat kemunculan lubang hitam di atas kepalanya, siluman mimpi menciptakan sebuah sihir untuk melindungi tubuhnya agar tidak tersedot ke dalam lubang hitam.


Buussshh!


Siluman mimpi seakan ditarik paksa ke dalam lubang hitam, namun masih mampu bertahan meskipun tubuhnya secara perlahan mulai mengecil.


Melihat kejadian tersebut, Liu Ryu bernafas lega karena kelemahan siluman mimpi yang berada di depannya teknik penghisap.


Membutuhkan waktu yang cukup lama, kini siluman mimpi sudah berukuran seperti telur biasa, meskipun masih berada di posisi semula.


" Akhirnya kamu mati juga." Gumam Liu Ryu, lalu melesat ke arah telur tersebut untuk memastikan bahwa siluman mimpi benar-benar sudah mati.


Liu Ryu menarik napas dalam-dalam, lalu mengambil tempat untuk memulihkan diri, karena Qi miliknya benar-benar habis terkuras, meskipun lukanya tidak separah sebelumnya.


Saat Liu Ryu sedang memulihkan diri, kini keempat istrinya muncul di tempat itu, diikuti dua raja dan ratu peri.


" Tidak menyangka jika sang dewa bisa mengalahkan siluman mimpi itu." Ucap ratu peri Es, karena pulau melayang yang dia tempati sekarang sudah kembali ke tangannya.


" Sekarang hanya dua tempat yang belum bisa ditempati. Yaitu kediaman ras peri petir dan danau peri." Raja peri bumi terlihat senang, karena berkat bantuan dari Liu Ryu, kediaman mereka bisa ditempati lagi.


" Kalian jangan senang dulu! masih ada dua siluman mimpi yang masih hidup." Ucap Liu Yunxia, yang kini merasa khawatir dengan kondisi suami mereka.


Meskipun keempat Istri Liu Ryu tidak bisa melihat jelas pertarungan suami mereka sebelumnya, namun melihat kerusakan yang ditimbulkan, dapat dipastikan bahwa suami mereka banyak sekali mendapatkan luka berat.


Tidak lama kemudian, Liu Ryu membuka matanya, lalu menoleh ke arah delapan sosok yang sedang berdiri di sampingnya.


Liu Ryu bangkit berdiri, lalu berjalan mendekati mereka, karena kali ini dia tidak bisa melanjutkan pertarungannya, akibat energi alam yang berada di Dunia Quzhu juga sudah menipis.


Dengan kata lain, Liu Ryu tidak bisa memulihkan Qi miliknya, sehingga membutuhkan waktu yang sangat lama agar bisa terisi penuh.


" Sepertinya aku tidak bisa melanjutkan pertarungan lagi. Qi milikku belum pulih kembali." Liu Ryu tidak ingin memaksakan keadaan, karena dia berpikir bahwa kedua siluman mimpi berikutnya tidak bisa dianggap enteng.


" Qi?" Keempat penguasa peri memasang wajah serius, karena baru pertama kali mendengar sebutan ' Qi'.

__ADS_1


" Maksud dari Qi adalah manna yang ada di dunia ini." Liu Yunxia menjelaskan secara rinci tentang konsep Qi yang disebutkan oleh suaminya.


Mendengar penjelasan dari Liu Yunxia, keempat penguasa peri mengangguk mengerti, lalu saling berpandangan.


" Sang dewa... Jika Qi yang dimaksud mirip dengan manna, maka kami bisa membantumu." Ratu peri air menjelaskan bahwa di pulau melayang tempat mereka sekarang ada sebuah dunia kecil peninggalan leluhur Kaisar Peri.


Sebenarnya peninggalan leluhur Kaisar Peri adalah hal yang sangat tabu untuk dibicarakan, karena hanya enam penguasa peri saja yang mengetahuinya.


Namun mengingat Liu Ryu sudah banyak membantu ras peri, maka keempat penguasa peri sepakat jika Liu Ryu dan Istrinya bisa mengetahui tentang peninggalan leluhur Kaisar Peri.


" Kaisar peri?" Liu Ryu sedikit mengerutkan kening karena dia baru pertama kali bahwa ada penguasa peri yang memiliki kedudukan yang lebih tinggi lagi.


" Benar sang dewa. Tidak hanya Kaisar peri, namun diatasnya juga terdapat dewa peri."


" Hanya saja mereka tidak bisa tinggal disini, karena kekuatan mereka bisa membuat makhluk di dunia ini bisa hancur." Ratu peri air menjelaskan bahwa ada sebuah aturan yang membuat Kaisar peri hingga dewa peri tidak bisa tinggal di tempat itu.


Kaisar atau dewa peri sudah tinggal di Planet yang lain dan menjalani kehidupan tersendiri, hingga menciptakan dunia mereka sendiri di berbagai Planet.


" Sepertinya pengetahuanku masih kurang untuk mengetahui rahasia alam semesta ini." Pikir Liu Ryu, sambil mendengar penjelasan dari ratu peri air.


" Selama jutaan tahun tidak ada satupun dari kami yang bisa mewarisi peninggalan leluhur Kaisar Peri. Aku harap agar sang dewa bisa mendapatkan warisan itu." Ratu peri air menutup penjelasannya.


Itulah kenapa empat ras peri yang lain tidak mengetahui tentang adanya ras peri air dan ras peri petir, karena kedua pulau melayang itu menyimpan sesuatu yang berharga bagi ras peri.


" Jika ingin lebih jelas, sang dewa bisa masuk ke dunia kecil itu." Tanpa membuang waktu, ratu peri air berjalan menuju ke sebuah danau yang berada di tempat yang cukup jauh dari tempat mereka.


Tidak lama kemudian, mereka telah sampai di pinggir danau, dimana ratu peri air menciptakan sebuah sihir.


Buussshh!


Seketika air yang berada di danau seakan terbelah menjadi dua bagian, hingga terlihat sebuah tangga agar bisa memasuki dasar danau.


" Silahkan sang dewa." Ratu peri air mempersilahkan kepada mereka untuk memasuki Istananya yang berada dibawah air.


Liu Ryu dan keempat Istrinya mengangguk pelan, lalu melangkahkan kakinya menuju dasar danau.


Di dasar danau, terlihat sebuah kubah raksasa yang di tengahnya terdapat sebuah Istana ras peri air juga ditumbuhi pohon peri yang berjejer rapi.

__ADS_1


" Aku tidak menyangka jika ada sebuah daratan di dalam air." Gumam Liu Ryu sambil menatap ke arah hamparan bunga yang terlihat sudah lama tidak terawat.


__ADS_2