
( Istana Kerajaan Laut Timur )
Di sebuah kamar Istana Laut Timur, terlihat lima sosok wanita cantik yang sedang berbincang tentang situasi yang mereka hadapi.
Kelima wanita cantik itu adalah :
Long Hong Zhu, salah satu Putri dari Raja Laut Tengah.
Long Que Zhu, salah satu putri dari Raja Laut Timur.
Long Bei Zhu, salah satu putri dari Raja Laut Utara.
Long Xi Zhu, salah satu putri dari Raja Laut Barat.
Long Nan Zhu, salah satu putri dari Raja Laut Selatan.
Kelima wanita itu memang dipilih oleh ayah mereka untuk dijadikan sebagai Istri Ryu, dimana semua dipilih dari yang paling cantik dan jenius dan tentu masih gadis. 😁
" Saudari Que Zhu... Apa kamu pernah bertemu dengan calon Suami kita?" Tanya Long Hong Zhu.
" Belum pernah. Tapi aku dengar dari Jenderal Yan Ran, usianya sudah mencapai ratusan tahun." Ucap Long Que Zhu dengan polosnya.
" Apa? Lebih baik kita menjadi Istri Putranya saja." Ucap yang lain.
" Haaahh... Kenapa Ayah kita harus melibatkan situasi ini kepada kita." Ucap Long Nan Zhu.
" Mau bagaimana lagi? Meskipun Pangeran dari Ras Naga Langit sangat tampan, tapi aku tidak rela menjadi Istrinya." Ucap Long Xi Zhu.
" Saudari Benar... Mana mungkin kita memiliki Suami yang sangat jahat kepada leluhur." Ucap Long Bei Zhu.
" Tapi masalahnya kita semua masih berusia 17 tahun. Sedangkan calon suami kita sudah ratusan tahun." Ucap Long Que Zhu.
Semua langsung terdiam sambil membayangkan wajah dari calon suami mereka.
Kelima wanita itupun merasa geli jika hal itu benar-benar terjadi, dimana mereka membayangkan suami mereka seperti sosok yang memiliki perawakan besar ditumbuhi kumis dan jenggot memanjang.
" Haaahh... Bagaimanapun ini adalah perintah dari ayah kita. Mau tidak mau, kita harus menerimanya." Ucap Long Bei Zhu.
" Saudari benar... Bagaimanapun kelangsungan hidup Ras Naga Laut berada di tangan kita." Ucap Long Hong Zhu.
" Mmmm... Tapi masalahnya Kaisar Ryu sudah memiliki 24 Istri. Aku dengar dari Jenderal Yan Ran bahwa 24 Istri Kaisar Ryu sudah tua dan keriput." Ucap Long Que Zhu.
Mendengar ucapan tersebut semua membulatkan mata dengan rahang terbuka membayangkan jika mereka bersama dengan Istri Ryu yang lain, maka akan terlihat seperti cucu bersama neneknya.
__ADS_1
" Mau bagaimana lagi? Lebih baik kita temui Jenderal Yan Ran untuk mengantar kita ke Istana Kekaisaran Awan." Long Hong Zhu tidak ingin memperpanjang perbincangan mereka.
Akhirnya kelima wanita itupun bergegas dari kamar menuju ruang tamu Istana untuk menemui Jenderal Yan Ran.
Dalam pemikiran kelima wanita itu seakan tidak rela jika memiliki suami yang kelihatan tua dan keriput.
Namun di sisi lain, mereka juga tidak bisa membantah apa yang diperintah oleh ayah mereka sendiri.
Setelah beberapa saat, kini di ruang tamu Istana terlihat sosok yang sedang menunggu kedatangan mereka.
" Salam Tuan Putri semuanya." Sambut Yan Ran sambil menundukkan kepala.
" Jenderal... Apa benar calon suami kami sudah tua dan keriput?" Tanya Long Hong Zhu yang masih tidak percaya dengan apa yang dikatakan oleh Long Que Zhu.
" Benar Tuan Putri." Ucap Yan Ran yang sebenarnya dia juga ingin menceritakan hal sebenarnya.
Namun karena perintah dari kelima Penguasa lautan yang memintanya agar menyembunyikan kebenaran itu, mau tidak mau Yan Ran harus berbohong.
" Baiklah Tuan Putri... Mari kita berangkat." Ucap Yan Ran lalu keluar dari Istana untuk menuntun kelima Putri penguasa lautan tersebut.
Kelima wanita itupun tersenyum pahit sambil berjalan mengikuti Jenderal Yan Ran, tetap menuruti kemauan ayah mereka.
Meskipun itu sangat sulit, mereka berusaha untuk menerima calon suami mereka.
*******
Di sebuah kamar Istana Awan Timur, juga terlihat lima sosok wanita cantik yang sedang berbincang tentang calon suami mereka.
Kelima wanita cantik itu adalah :
Huang Hong Yun, salah satu Putri dari Raja Awan Tengah.
Huan Que Yun, salah satu putri dari Raja Awan Timur.
Huang Bei Yun, salah satu putri dari Raja Awan Utara.
Huang Xi Yun, salah satu putri dari Raja Awan Barat.
Huang Nan Yun, salah satu putri dari Raja Awan Selatan.
Kelima wanita itu adalah Putri terbaik sebagai pilar dari lima Kerajaan Awan, dimana selain paling cantik, mereka juga paling jenius.
" Saudari Que Yun... Apa kamu pernah bertemu dengan calon Suami kita?" Tanya Huang Nan Yun.
__ADS_1
" Belum pernah. Tapi aku dengar dari Jenderal Dao Luo bahwa calon suami kita memiliki perut buncit berbadan besar dengan kepala botak." Ucap Huang Que Yun yang pernah bertanya kepada Dao Luo.
" Apa? Bagaimana mungkin seorang Kaisar memiliki penampilan seperti itu?" Ucap yang lain.
" Mau bagaimana lagi? Perintah ayah kita adalah mutlak. Kita tidak boleh mengecewakan mereka. Lagi pula Ini demi kelangsungan hidup Ras Phoenix Awan. Ucap Huang Xi Yun.
" Saudari Benar... Hanya dengan bantuan Kaisar Ryu saja Ras Phoenix Awan bisa mengembalikan nama baik leluhur kita." Ucap Huang Bei Yun.
" Mmmm... Tapi masalahnya Kaisar Ryu sudah memiliki 24 Istri. Aku dengar dari Jenderal Dao Luo bahwa 24 Istri Kaisar Ryu sudah seperti nenek sihir." Ucap Huang Que Yun.
Mendengar ucapan tersebut semua membulatkan mata dengan rahang terbuka membayangkan jika mereka bersama dengan Istri Ryu yang lain.
Terlintas di pikiran mereka bahwa 24 Istri Kaisar Ryu akan selalu mengatur hidup mereka dan pasti siap menerima ocehan setiap hari.
" Haaahh... Lebih baik kita pergi sekarang! Meskipun nantinya kita harus menderita, yang penting Ras Phoenix Awan tetap aman." Ucap Huang Nan Yun sambil berjalan mendekati pintu kamar.
" Mmmm." Keempat wanita yang lain juga ikut keluar dari kamar.
Setelah beberapa saat, kini di ruang tamu Istana terlihat sosok yang sedang menunggu kedatangan mereka.
" Salam Tuan Putri semuanya." Sambut Dao Luo sambil menundukkan kepala.
Tanpa menjawab apapun, kelima wanita itu hanya tersenyum pahit berusaha untuk menahan rasa kecewa mereka.
Suatu keinginan mereka adalah bagaimanapun nantinya, mereka harus menerima keluarga baru mereka.
" Baiklah Tuan Putri... Mari kita berangkat sekarang." Ucap Dao Luo lalu keluar dari Istana untuk menuntun kelima Putri penguasa awan tersebut.
Kelima wanita itupun mengangguk tersenyum pahit sambil berjalan mengikuti Jenderal Yan Ran, tetap menuruti kemauan ayah mereka.
*******
( Istana Kekaisaran Awan)
Kini Sheng Zhishu, Xin Chie, Huli Yue, Tianhe, Yunjiang, Yinshi, Yuwang dan Xie Hua sedang duduk di kursi kebesaran mereka sambil menatap beberapa sosok yang ada di tempat itu.
" Salam Yang Mulia Permaisuri, Salam Yang Mulia Ratu... Aku datang kesini atas perintah kelima Raja Laut." Ucap Yan Ran sambil menundukkan kepala.
" Salam Yang Mulia Permaisuri, Salam Yang Mulia Ratu. Aku datang kesini juga atas perintah dari kelima Raja Awan." Ucap Dao Luo sambil menundukkan kepala.
" Salam Yang Mulia Permaisuri, Salam Yang Mulia Ratu." Sepuluh sosok wanita cantik juga ikut memberi hormat.
Dalam pikiran sepuluh wanita itu bertanya-tanya karena sosok yang ada di depan mereka sekarang tidak seperti apa yang dikatakan oleh Jenderal Dao Luo dan Yan Ran.
__ADS_1
Kesepuluh wanita itupun terlihat kesal kepada Jenderal mereka, namun tidak berani bertindak karena di depan mereka adalah Istri dari Kaisar Ryu.