SANG DEWA AGUNG 2

SANG DEWA AGUNG 2
Masa Lalu Tiga Penguasa Hutan


__ADS_3

Tidak lama kemudian para Pelayan muncul dengan membawa hidangan, lalu meninggalkan ruangan tersebut.


" Pertama-tama, aku mengucapkan terimakasih kepada Ratu She Xia dan Raja Xiong Xi. Karena selama ratusan tahun kita selalu hidup berdampingan tanpa saling bersinggungan." Ucap Hou Shan.


" Raja Hou Shan tidak perlu sungkan. Sebagai penguasa Hutan, sudah selayaknya kita menjaga ketentraman wilayah Hutan ini." Ucap Xiong Xi.


" Mmmm... Namun kali ini, Tuan Ryu ingin mengambil alih Hutan ini yang sudah lama sebagai tempat tinggal kita selama ratusan tahun." Hou Shan langsung kepada topik pembicaraan sambil melihat reaksi kedua penguasa tersebut.


Mendengar ucapan tersebut She Xia dan Xiong Xi sontak kaget karena apa yang telah mereka pikirkan sebelumnya akan terjadi, lalu mengukur tingkat Kultivasi Ryu dan Istrinya.


Yang membuat mereka sangat heran dimana Ryu dan Istrinya masih mencapai Pendekar Bumi tahap akhir, namun bisa mencapai bagian terdalam Hutan.


Berkat pengalaman hidup mereka yang sudah ratusan tahun, tentu membuat mereka harus berhati-hati.


" Tuan Ryu... Apa yang membuatmu ingin mengambil Hutan ini?" Tanya She Xia.


" Karena Hutan ini banyak ditumbuhi berbagai jenis anggrek, aku ingin menghadiahkannya kepada Istriku." Ucap Ryu sambil menoleh ke Istrinya.


Kini She Xia terlihat murung, mengingat kembali kejadian saat Suaminya masih hidup dimana Suaminya selalu memberikan apapun yang dia minta. Meskipun harus mengorbankan nyawanya.


Hou Shan dan Xiong Xi yang melihat raut wajah dari She Xia, hanya bisa menggelengkan kepala.


Kedua Raja itu mengetahui bagaimana masa lalu She Xia yang dimana seluruh anggota keluarganya dibantai oleh Kultivator yang semuanya beranggota wanita sejak ratusan tahun yang lalu.


Namun yang mereka hadapi sekarang tidak kalah buruk dari kejadian ratusan tahun yang lalu, karena di depan mereka ada seorang Pemuda yang ingin mengambil kediaman mereka.


' Haaahh... Sekuat apapun seorang wanita, jika dalam situasi seperti ini begitu lemah.' Hou Shan membatin sambil melirik ke arah Ryu dan Istrinya.


" Ratu She Xia... Jangan terlalu mengingat kejadian ratusan tahun yang lalu. Bukan hanya Suamimu, tapi Putraku juga kehilangan nyawa." Ucap Xiong Xi.

__ADS_1


" Maaf Raja Xiong Xi, sebenarnya apa yang terjadi pada kalian sebelumnya?" Tanya Ryu sedikit penasaran.


" Tuan Ryu... Sebelumnya tempat kami pernah diserang oleh sekelompok Kultivator wanita. Mereka sangat kuat dan licik. Banyak Ras kami yang kehilangan nyawa Raja She Hong adalah adalah yang terkuat diantara kami, namun demi menyelamatkan wilayah ini dia mengorbankan diri." Ucap Xiong Xi sambil melirik ke arah She Xia.


Dia tidak ingin menceritakan hal yang lebih detail, karena pertarungan itu dianggap memalukan dan tabu.


" Para Kultivator wanita itu berasal dari Perguruan Hantu Malam. Mereka ingin mengambil taring suamiku untuk dijadikan pusaka langit. Jika saja mereka tidak menggunakan racun serbuk mata merah, dapat dipastikan mereka semua akan mati." Ucap She Xia seraya melepaskan Aura Pembunuh yang pekat.


Hal yang paling menyakitkan She Xia adalah, tepat di depan matanya keenam wanita itu menggunakan kesempatan untuk menyerap energi 'Yang' suaminya itu saat terkena serbuk mata merah.


Setelah nafsu keenam wanita itu tersalurkan oleh Suami She Xia, salah satu dari mereka langsung membunuh Suaminya. Lalu mengambil Inti Roh dan Taring suaminya ketika kembali ke wujud Ular Merah.


" Beruntung pada saat itu Ratu Harimau Putih bersama beberapa Penguasa Hutan yang lain datang untuk membantu kami. Jika tidak, mungkin Ras Ular, Ras Kera Bumi dan Beruang Hitam akan musnah." Lanjut She Xia.


" Namun pada saat kejadian itu, Ratu Harimau Putih juga terbunuh oleh salah satu dari keempat wanita itu. Mereka sangat banyak dan sangat kuat. Meskipun kami berhasil membunuh setengah dari jumlah mereka, tapi kekuatan mereka sangat tidak masuk akal." Hou Shan Ikut menimpal.


Mendengar ucapan tersebut Ryu dan Istrinya langsung tertuju pada Perguruan Hantu Malam yang sudah mereka hancurkan.


" Apa Ratu She Xia mengenal Pusaka langit ini?" Ting Ye yang sejak awal mendengar pembicaraan mereka dan menganggap bahwa Pedang Kembar yang ada padanya ada taring dari suami Ratu She Xia.


Merasakan Aura yang sangat familiar yang ada pada pedang tersebut, She Xia langsung berlutut sambil menatap pedang kembar di tangan Jiang Caiping.


" Suamiku." Mata She Xia berkaca-kaca, merasakan Aura dari Pedang tersebut.


" Ambillah pedang ini. Aku tidak layak memakainya, karena pedang ini adalah bagian dari hidupmu." Ucap Ting Ye.


Baik itu Hou Shan, Hou Shi dan Xiong Xi. Mereka sangat kaget karena Pusaka langit tersebut berada di tangan Ting Ye.


Begitupun banyak pertanyaan di benak mereka dan menganggap bahwa Ting Ye adalah keturunan salah satu dari orang yang pernah menghancurkan kediaman mereka ataupun berhasil direbut oleh Ting Ye.

__ADS_1


" Aku pernah bertemu dengan Perguruan Hantu Malam, dan sekarang mereka sudah aku hancurkan." Ucap Ryu dengan santai.


" Terimakasih Tuan Ryu... Meskipun kami tidak bisa membalas dendam secara langsung kepada mereka, tapi aku sangat puas dengan kehancuran Perguruan Hantu Malam." Xiong Xi menunduk penuh hormat kepada Ryu.


" Tuan Putri... Aku tidak layak menerimanya, Pusaka langit itu sangat berharga." Ucap She Xia.


Meskipun dia sangat merindukan Suaminya She Hong, namun sekarang hanya berbentuk pedang kembar.


" Ratu She Xia, Pedang kembar itu adalah milikmu. Kamu boleh mengambilnya." Ryu merasa dengan kekuatan mereka sekarang, tidak terlalu menggunakan pedang tersebut.


Bahkan jika Ryu membuat Senjata Roh, maka jauh lebih kuat dari Pusaka langit tersebut.


" Terimakasih Tuan Ryu." She Xia mengambil Pedang kembar lalu memeluknya dengan erat.


" Mmmm... Sekarang sesuai dengan apa yang aku katakan sebelumnya. Aku ingin mengambil tempat ini. Tapi kalian jangan khawatir, aku akan memberikan tempat yang baru untuk kalian." Ucap Ryu.


" Jika Tuan Ryu menginginkan tempat ini, Aku tidak keberatan. Aku bisa membawa semua Ras ku mencari kediaman yang baru." Ucap She Xia.


She Xia berpikir jika mempertahankan wilayah tersebut, pasti akan mengalami kehancuran untuk semua Ras yang ada di tempat itu mengingat Ryu dan Istrinya bisa menghancurkan Perguruan Hantu Malam yang merupakan musuh mereka.


Mendengar ucapan dari She Xia, mau tidak mau Hou Shan dan Xiong Xi juga mengikutinya, karena tidak mungkin mereka bisa mengalahkan Ryu.


" Baiklah... Kami akan mengikuti apa yang dikatakan Ratu She Xia." Ucap Hou Shan sambil memasang wajah masam.


" Aku juga. Kami bisa mencari wilayah baru untuk Ras Beruang." Ucap Xiong Xi.


Mendengar ucapan tersebut, Ryu langsung meminta kepada mereka agar tidak keluar dari Dimensi masing-masing.


Kini She Xia dan Xiong Xi juga bergegas dari tempat itu menuju kediaman masing-masing dan membawa seluruh rombongannya.

__ADS_1


Begitupun Hou Shan, dia juga langsung memberi perintah kepada bawahannya agar memanggil semua Ras Kera Bumi untuk kembali ke Dimensi mereka.


Kini Ryu dan Istrinya juga keluar dari Dimensi Kera Bumi kembali ke tempat semula untuk mengambil wilayah tersebut ke Dunia Quzhu.


__ADS_2